"Manusia!"843Please respect copyright.PENANA5AF1VqiUUH
843Please respect copyright.PENANAv4nL63ths9
- Bill843Please respect copyright.PENANAZW5AbnWW4W
843Please respect copyright.PENANAVRkpm8DX1F
843Please respect copyright.PENANAuFF6GfmBI5
843Please respect copyright.PENANAwnygprQ4AR
843Please respect copyright.PENANADx7FhRTtAZ
****843Please respect copyright.PENANAqxUVe0OILv
843Please respect copyright.PENANAupmYwTwwVa
843Please respect copyright.PENANAUrrQGOfxVE
843Please respect copyright.PENANAVqEi0zSVux
843Please respect copyright.PENANAfvTmbQI0Qv
Sepasang mata berwarna Tembaga terbelalak memperhatikan awas benda yang ada dihadapanya. Wajahnya berubah tegang, saat benda yang tengah ia pandangi kini bergetar serta mengeluarkan suara desingan kasar yang membuat tenggorokanya mengering hingga suaranya tercekat tak mau keluar.
Bill tidak ada akal mengenai benda ini. Bentuknya bulat dengan ukuran sebesar kendaraan yang dapat mengangkut satu orang didalamnya. Benda ini terbuat dari besi atau seng atau hal semacam itu sehingga memungkinkan terjadinya pengkaratan di beberapa bagian sisi badan benda.
Terdapat lampu lampu kecil yang kini tengah menyala hidup-mati secara konstan yang mengelilingi sisi atas lingkarannya, menyambung ke bagian bawah hingga bertemu lagi ke bagian sebelumnya. Ukiran aneh melingkar Horizontal membelah barisan lampu dengan list keemasan diantarnya.
Kini ia terseok mundur, kaki kurusnya nya melemah. Begitu juga dengan seluruh tubuhnya. Dia terperangah, tak bergeming saat getaran pada benda bulat tersebut semakin mengencang dan barisan lampu kecil menyala terang secara bersamaan. Tak lagi menyala hidup-mati seperti tadi.
Bunyi tuas menyusul setelah itu, di ikuti dengan sisi depan yang ternyata berupa lempengan tipis bergerak pelan keatas kemudian mendadak berhenti. Sehingga bentuknya hanya terbuka setengah.
Melihat itu, bill terjengkang kebelakang beserta mulutnya yang menganga lebar. Kedua lengannya bergetar menahan beban tubuh yang- meski tidak besar, namun cukup berat untuk tangannya yang kurus. Celana belakangnya basah hingga bagian pinggang. Sebab genangan air bercampur tanah sisa pembersihan benda tersebut ia duduki.
Bill memang merasa cemas. Namun, rasa ingin tahu mengalahkan rasa takutnya. Ia memutuskan untuk bangkit, kemudian membuka paksa bagian sisi yang terbuka setengah tadi. tangan kurusnya ia kerahkan untuk menarik lempengan ke atas hingga buku buku jarinya memutih dan muka tirusnya memerah beserta urat urat halus yang muncul disepanjang leher.
Bunyi gemeretak terdengar saat Bill berhasil membuka lempengan sepenuhnya. Sesuatu didalam sana membut mata Bill berkunang kunang. Untuk anak berumur tiga belas tahun yang belum pernah pergi berpetualang ataupun memiliki cukup banyak pengetahun, sesuatu didalam sana benar benar membuat bill merasa bahwa ia sedang dicandai alam mimpi.
Tapi dia sadar, bahwa sinar matahari yang menyengat kulitnya kini adalah nyata, bahwa bau besi berkarat yang sejak tadi ia cium juga nyata, dia sedang tidak bermimpi. Tidak untuk saat ini.
Bill berjalan mundur dengan gugup. Tangan nya teracung, menunjuk kearah benda bulat berkarat yang sudah sepenuhnya terbuka. Dia menelan ludah berkali kali, membahasi kerongkongan agar suaranya bisa keluar. Dengan tubuh gemetar hebat, dan keringat yang mengalir deras, Bill akhirnya mengeluarkan kata yang sejak tadi berkumpul sesak didalam fikirannya.
"Ma.. manusia"
***
843Please respect copyright.PENANAjoh5YwFwAg
Novel ini cerita pertama saya Dan Semoga kalian suka dengan karya saya. Saya usahakan selalu konsisten untuk publis setiap hari RABU dan SABTU.843Please respect copyright.PENANAqchJqa9UFf
843Please respect copyright.PENANA42cVlDa9uD
843Please respect copyright.PENANANvZMS63rc5
843Please respect copyright.PENANAoDKfNL6cGB
843Please respect copyright.PENANA6Fp0DCTLAW
Jangan lupa vote dan komment :)843Please respect copyright.PENANA8f9KmZdqSa
843Please respect copyright.PENANAQWmRHbcW05
843Please respect copyright.PENANALTP4KtEEej
843Please respect copyright.PENANArhnPcmcPH2
843Please respect copyright.PENANA0OGwgeoZ0k
- alfa843Please respect copyright.PENANAVmUB8P1qUs
843Please respect copyright.PENANArsc7ZcM484
843Please respect copyright.PENANAPz6XDO8odk
843Please respect copyright.PENANAz8K34z87fd
843Please respect copyright.PENANAR9uqu8ZQrk
843Please respect copyright.PENANAlSFmmx4m5T
843Please respect copyright.PENANAvcMoQJVMvp
843Please respect copyright.PENANAWKqL2ydoYd
843Please respect copyright.PENANA02hbmHJLRy
843Please respect copyright.PENANA4STZWpgLSm
843Please respect copyright.PENANAzQBGcOVVGS
843Please respect copyright.PENANAsI9kJsDAPz
843Please respect copyright.PENANARkryHw1UJm
843Please respect copyright.PENANAiUEHgQJGrq
843Please respect copyright.PENANA50i4H7TD3b
843Please respect copyright.PENANAKZRfP3R5j2
843Please respect copyright.PENANAcWZGyNhzqN
843Please respect copyright.PENANAsUrk5bUfA6
843Please respect copyright.PENANAXhp4w9LUrg
843Please respect copyright.PENANAucbSjbqUsM


