"Manusia!"523Please respect copyright.PENANAzUEBqkahQB
523Please respect copyright.PENANABooFhPax8U
- Bill523Please respect copyright.PENANAsb5lJQYvpS
523Please respect copyright.PENANASAVIofIXA4
523Please respect copyright.PENANAJlnkqNmrDu
523Please respect copyright.PENANABjdkC9TyCB
523Please respect copyright.PENANADrfWw5FMBR
****523Please respect copyright.PENANAnelLw5LQbO
523Please respect copyright.PENANAZiAvU3OqMe
523Please respect copyright.PENANAVQkJMKKwUM
523Please respect copyright.PENANAXJaM4Cd7FN
523Please respect copyright.PENANAPYaLkVUth4
Sepasang mata berwarna Tembaga terbelalak memperhatikan awas benda yang ada dihadapanya. Wajahnya berubah tegang, saat benda yang tengah ia pandangi kini bergetar serta mengeluarkan suara desingan kasar yang membuat tenggorokanya mengering hingga suaranya tercekat tak mau keluar.
Bill tidak ada akal mengenai benda ini. Bentuknya bulat dengan ukuran sebesar kendaraan yang dapat mengangkut satu orang didalamnya. Benda ini terbuat dari besi atau seng atau hal semacam itu sehingga memungkinkan terjadinya pengkaratan di beberapa bagian sisi badan benda.
Terdapat lampu lampu kecil yang kini tengah menyala hidup-mati secara konstan yang mengelilingi sisi atas lingkarannya, menyambung ke bagian bawah hingga bertemu lagi ke bagian sebelumnya. Ukiran aneh melingkar Horizontal membelah barisan lampu dengan list keemasan diantarnya.
Kini ia terseok mundur, kaki kurusnya nya melemah. Begitu juga dengan seluruh tubuhnya. Dia terperangah, tak bergeming saat getaran pada benda bulat tersebut semakin mengencang dan barisan lampu kecil menyala terang secara bersamaan. Tak lagi menyala hidup-mati seperti tadi.
Bunyi tuas menyusul setelah itu, di ikuti dengan sisi depan yang ternyata berupa lempengan tipis bergerak pelan keatas kemudian mendadak berhenti. Sehingga bentuknya hanya terbuka setengah.
Melihat itu, bill terjengkang kebelakang beserta mulutnya yang menganga lebar. Kedua lengannya bergetar menahan beban tubuh yang- meski tidak besar, namun cukup berat untuk tangannya yang kurus. Celana belakangnya basah hingga bagian pinggang. Sebab genangan air bercampur tanah sisa pembersihan benda tersebut ia duduki.
Bill memang merasa cemas. Namun, rasa ingin tahu mengalahkan rasa takutnya. Ia memutuskan untuk bangkit, kemudian membuka paksa bagian sisi yang terbuka setengah tadi. tangan kurusnya ia kerahkan untuk menarik lempengan ke atas hingga buku buku jarinya memutih dan muka tirusnya memerah beserta urat urat halus yang muncul disepanjang leher.
Bunyi gemeretak terdengar saat Bill berhasil membuka lempengan sepenuhnya. Sesuatu didalam sana membut mata Bill berkunang kunang. Untuk anak berumur tiga belas tahun yang belum pernah pergi berpetualang ataupun memiliki cukup banyak pengetahun, sesuatu didalam sana benar benar membuat bill merasa bahwa ia sedang dicandai alam mimpi.
Tapi dia sadar, bahwa sinar matahari yang menyengat kulitnya kini adalah nyata, bahwa bau besi berkarat yang sejak tadi ia cium juga nyata, dia sedang tidak bermimpi. Tidak untuk saat ini.
Bill berjalan mundur dengan gugup. Tangan nya teracung, menunjuk kearah benda bulat berkarat yang sudah sepenuhnya terbuka. Dia menelan ludah berkali kali, membahasi kerongkongan agar suaranya bisa keluar. Dengan tubuh gemetar hebat, dan keringat yang mengalir deras, Bill akhirnya mengeluarkan kata yang sejak tadi berkumpul sesak didalam fikirannya.
"Ma.. manusia"
***
523Please respect copyright.PENANAMOg0KEOrEW
Novel ini cerita pertama saya Dan Semoga kalian suka dengan karya saya. Saya usahakan selalu konsisten untuk publis setiap hari RABU dan SABTU.523Please respect copyright.PENANAvChCDeO7fI
523Please respect copyright.PENANASJK5L0JXNq
523Please respect copyright.PENANAiApL11V7oP
523Please respect copyright.PENANAu1rf1i0qvU
523Please respect copyright.PENANAlzGQS5f5Jl
Jangan lupa vote dan komment :)523Please respect copyright.PENANAbeYj6h4k5N
523Please respect copyright.PENANARmxC6XpiYK
523Please respect copyright.PENANAwJ52mJzWw0
523Please respect copyright.PENANA5hIFrAYOwd
523Please respect copyright.PENANASd6j6UXAGl
- alfa523Please respect copyright.PENANAXY2K4TBqQu
523Please respect copyright.PENANAS9ZztQjlfm
523Please respect copyright.PENANAOUgebcFDSY
523Please respect copyright.PENANAZB7IpH3gig
523Please respect copyright.PENANAYKUn1RpYSo
523Please respect copyright.PENANAXOcKDF9XSh
523Please respect copyright.PENANAbE26iWXs6T
523Please respect copyright.PENANAtUWSge8GLg
523Please respect copyright.PENANAtCrLuu3Kec
523Please respect copyright.PENANAdgOGntfUF2
523Please respect copyright.PENANAGq5facXnxF
523Please respect copyright.PENANACSWkB3oR6c
523Please respect copyright.PENANA939Zg01Jfx
523Please respect copyright.PENANAaXujr3hAcn
523Please respect copyright.PENANAHupraWtoau
523Please respect copyright.PENANAUz19eVrSWM
523Please respect copyright.PENANA2Uj3zper4J
523Please respect copyright.PENANARQVfT8x70l
523Please respect copyright.PENANAe22XBPul1f
523Please respect copyright.PENANA3Fh9V4Eo58