993Please respect copyright.PENANATHDYGiVdYq
993Please respect copyright.PENANAltIIt69L3p
"Makasih, kak." Kirana menyerahkan helm pada Riza. Cewek itu tersenyum malu-malu. 993Please respect copyright.PENANAgpqtoBqaEp
"Iya". Riza mengangguk. Mengukir senyum di bibir. Membuat jantung Kira terjun bebas ke lambung. Jantungnya mulai menggila. 993Please respect copyright.PENANAoq115Us8Z4
Kirana menggigit bibir bawahnya. Berusaha menghilangkan canggung ini. 993Please respect copyright.PENANAyBo76WS9yV
Tak ingin membuang waktu lama, Kira langsung balik kanan. Cewek itu melangkahkan kakinya secepat kilat. 993Please respect copyright.PENANAffV6BqMRVL
Pasalnya dari tadi ada saja cewek yang menatapnya tak suka. Maklumlah. Gadis mana yang tak cemburu melihat pangeran most wanted-nya Kartika datang berboncengan dengan siswi baru? 993Please respect copyright.PENANA5Rwlkfel0T
Yap. Kira ke sekolah bersama Riza. Tentu saja ia menolak ajakan Deon kemaren. Atau lebih tepatnya permintaan Bundanya. Dengan berbagai alasan di bubuhi sedikit bumbu kebohongan, Kira berhasil membujuk Bunda untuk mengizinkannya berangkat dengan Riza. 993Please respect copyright.PENANAq7eWkr3Ms6
Awalnya Bunda tidak setuju karena merasa tidak enak dengan Deon. 993Please respect copyright.PENANAkym1Ep1inI
993Please respect copyright.PENANALPl9SEhdha
Tapi... Ahh sudahlah. Percuma melarang Kira. Bunda bisa menjelaskannya pada Deon. 993Please respect copyright.PENANAnsmZxNTTVj
Alhasil, di sinilah Kira sekarang. Pukul setengah tujuh sudah berdiri di depan gerbang. Dan mungkin sekarang, Deon baru saja ingin berangkat? 993Please respect copyright.PENANAOEALAhRmEO
"Kira. Tunggu!" 993Please respect copyright.PENANA4onUDM120D
Kira yang baru saja ingin belok kiri masuk ke kelas, langsung menghentikan langkahnya. Kira meremas handphonenya. 993Please respect copyright.PENANAVoWovaalZG
"Iya, kak. Kenapa?"993Please respect copyright.PENANAlk0SEz0BHg
"Nanti pulangnya naik apa?"993Please respect copyright.PENANAx395blW7kq
"Go-jek, kak" 993Please respect copyright.PENANAmOveeA2fcF
Bodoh. Kira merutuki mulutnya yang asal ceplos. Kira memejamkan matanya. Memyembunyikan raut tegang di wajah. 993Please respect copyright.PENANATxWIrLshY6
"Bareng gue aja, ya?"993Please respect copyright.PENANAc3T67idppj
"Ngg- tapi kak.. "993Please respect copyright.PENANAtzn9D72hZq
Riza mengambil handphone yang sedari tadi Kira genggam dengan tangan yang gemetar. Ia benar-benar grogi. Mungkin ini Efek dari lost contact mereka selama dua tahun. Sudah lama Kira tidak menghubungi Riza, dan begitu sebaliknya. 993Please respect copyright.PENANAdFlJjgoY7p
Riza menyerahkan kembali handphone Kira. Disana sudah tertera nomor yang Riza beri nama "Ganteng++". Membuat Kira terkekeh geli. 993Please respect copyright.PENANAjcs1BgdquL
"Semangat ya belajarnya. Nanti tunggu gue di parkiran. Oke? See you" Riza mengacak rambut Kira pelan. Setelah itu Riza berlari menuju gedung kelas dua belas. Meninggalkan Kira yang masih diam di tempat dengan pipi memerah. 993Please respect copyright.PENANA8TIkPCvnA5
🐛🐛🐛993Please respect copyright.PENANAuOGPyrm0yf
"Woi"993Please respect copyright.PENANATg67AT7XKs
Kira terkejut. Baru saja ia menempelkan bokongnya di kursi. Sebuah suara aneh sudah mengganggu pendengarannya. Kira mendongak. Menatap pintu yang terbuka lebar. Menampakkan sosok yang tak ingin Kira lihat. Deon. Cowok itu melipat tangan sambil menatap Kira tajam. 993Please respect copyright.PENANACeVsY2TdGt
Deon berjalan menghampiri Kira yang menatapnya tak suka. "Ngapain kesini?"993Please respect copyright.PENANA6wEWFWIys1
"Nyari nyamuk." Deon menjawab datar. 993Please respect copyright.PENANAkbz0L1u0Pd
Kira menatap meja. Pasti Deon ada maksud terselubung. Nyari nyamuk? Hah, Deon memang aneh. 993Please respect copyright.PENANAufQJTZhlKa
Deon memutar kursi di depan meja Kira. Membuat mereka saling berhadapan. "Kenapa ninggalin gue?"993Please respect copyright.PENANAeD2apTpsQc
Kira mendongak menatap Deon tidak percaya. "Kenapa pake ketinggalan segala? Kan lo yang punya motor. Lagian siapa juga yang mau nebeng sama lo?!!" 993Please respect copyright.PENANAjvZ0MRKlBh
Kira juga tidak mau berangkat dengan Deon. Apalagi Deon itu... Bebalnya minta ampun. Bahkan baru seminggu Kira sekolah disini, hari hari Kira selalu di isi berita, gosip, hot news, seputar Deon. 993Please respect copyright.PENANAi4B97tl2w6
Mulai dari dia yang pacaran dengan anak kepala sekolah, usilnya yang kelewatan, dan hot news terakhir yang Kira dengar adalah seputar Deon yang memboncengnya pulang.993Please respect copyright.PENANAx58lgDRYzO
Kelas sudah mulai terisi. Namun Deon tidak peduli. Terlebih pada Kira yang mulai risih karena teman-teman lelakinya mulai menatap mereka dengan sorot jahil. Menyebalkan. Kira benci jadi pusat perhatian. 993Please respect copyright.PENANA0oGodGiWMi
"Itu amanah. Tandanya bunda lo udah ngasi lampu hijau buat gue." Deon nyengir, tangan kananya mengacak rambut Kira dengan gemas. 993Please respect copyright.PENANAj01c4yStkw
Lagi. Pipi Kira memerah seperti tomat setengah matang. Deon yang sadar akan hal itu langsung menyambung kalimatnya. 993Please respect copyright.PENANAQnCNaLGP8y
"Artinya Bunda percaya sama gue. Dia mau gue yang ngejagain anaknya yang autis ini. Kan anak autis perlu perhatian khusus." 993Please respect copyright.PENANAvGYVg3qwEn
"Sialan!" bentak Kira yang sudah mengubah ekspresinya. Tak peduli bahwa keduanya kini kembali menjadi pusat perhatian. Apalagi setelah mendengar makian Kira yang cempreng.993Please respect copyright.PENANACXkwGxYuF8
Sontak, Deon tertawa. Membuat Kira membulatkan pipinya sambil melipat tangan di dada. Baru saja Deon membuatnya terbang ke kayangan, ehh sekarang malah dihempaskan lagi ke bumi. Tunggu, sejak kapan Kira baper dengan Deon? 993Please respect copyright.PENANAGnNKQPNUVt
"Uuuuu, jadi gemeshhh" Deon menarik pipi Kira. Sedetik setelahnya Kira langsung mengubah ekspresinya menjadi datar kembali.993Please respect copyright.PENANAgtfpHFD7YT
"Pergi lo sana!" usir Kira. Ia muak dengan Deon. Takut kalau ada gosip lagi yang melibatkan dirinya. Atau takut dilihat Riza lebih tepatnya. 993Please respect copyright.PENANAZqpTpKAU3D
"Pulangnya harus bareng gue!!" Ucap Deon yang penuh penekanan di setiap katanya. Membuat seisi kelas kembali menoleh ke arah mereka. 993Please respect copyright.PENANAfIbRmikpLH
Ada apa dengan Kira dan Deon? Seisi kelas membatin. Kenapa Deon ngotot mengantar Kira pulang? Deon Siapanya Kira? Kenapa mereka terlihat..... Ah sudahlahhh... Jangan suuzan.993Please respect copyright.PENANAY2wk8zVtn9
"Nggak mau!!"993Please respect copyright.PENANAuWeBOLTdME
Bukan karena apa. Tapi Kira hanya tak enak pada Riza. Ia ingin kembali seperti dulu. Ya dulu. Duluuu sekalii. Hanya itu. Kira ingin dengan Riza kembali seperti saat itu. 993Please respect copyright.PENANANCMngXkXX6
"Nggak ada penolakan."993Please respect copyright.PENANAZbMJAd07fv
Tatapan Deon mulai serius. Matanya mengisyaratkan seolah ada ancaman besar kalau Kira menolak ajakannya.993Please respect copyright.PENANAVRZB3ksZch
"Kenapa lo jadi ngatur-ngatur gue? Suka-suka gue mau pulang bareng siapa! "993Please respect copyright.PENANAn5nn999eC2
"Lo mau pulang bareng Riza? "993Please respect copyright.PENANA45lplJZF7Q
Kira tertegun. Bagaimana Deon tahu? Apa Deon seorang cenayang? Sudah berapa lama? Atau lebih tepatnya sejak kapan? 993Please respect copyright.PENANAZ5czSaTYst
"Iya. Gue pulangnya bareng kak Riza. Kenapa?!!"993Please respect copyright.PENANAalvIpLVooU
"Gue bilang jangan, ya jangan! Kalau lo nggak mau nambah dosa karena udah langgar amanah Bunda lo sekali lagi. Dan jangan heran kalau lo nggak bakal di beliin cokelat sama Abi!"993Please respect copyright.PENANA4Q9njTZjum
Deon menarik kakinya meninggalkan kelas Kira. Mendadak Deon merasa udara di sekitarnya panas. Apa lagi saat Kira dengan santainya mengatakan bahwa ia akan pulang bersama Riza. Membuat hati Deon ditikam begitu nama itu di sebut Kira.993Please respect copyright.PENANASYp1jfNiVr
Bel berbunyi nyaring. Tapi bu Nong belum juga menampakkan wujudnya. Kayaknya itu guru ngaret lagi.993Please respect copyright.PENANAR09XtyxatV
"Hah... " Kira mendesah kesal. "hubungan cokelat sama pulang bareng dia itu apa?" Kira menyandarkan punggungnya ke kursi. "Dasar sirik!!" maki Kira. Ia yakin Deon bisa mendengarnya. Bodo amat! 993Please respect copyright.PENANAfN7ZbDdnVW
"Kenapa dia ngatur ngatur gue? Masalahnya dia apa? Dosa? Nolak pulang bareng disebut dosa? Hah.."993Please respect copyright.PENANAjidKPtvJyA
993Please respect copyright.PENANAuCNlfMEKfT
Bakhan Kira akan memilih lari keliling lapangan 5 kali dari pada harus pulang bareng Deon.993Please respect copyright.PENANAAH0STnYuTu
Seruan kor kecewa terdengar saat Deon menghilang di balik pintu kelas. Siswa kelas XI IPA 3 kembali larut dalam rutinitas masing-masing. Semuanya kembali normal. 993Please respect copyright.PENANAZoH9oGdsUn
Cesa yang dari tadi terpaku di pintu, segera berlari tergopoh-gopoh menuju Kira. Diikuti Tifa dan Dea. Mereka membentuk kelompok kecil. Untuk apa lagi kalau bukan mengintrogasi seputar Kira dan Deon. 993Please respect copyright.PENANAOy2cwJ75sw
993Please respect copyright.PENANAS0DI9LiJoL
Berpasang pasang telinga penasaran ikut menyimak apa yang dibicarakan mereka. Lumayan. Buat stok bahan gosip selama 2 bulan.993Please respect copyright.PENANASPE3kQizEZ
"Jelasin ke kita!" Cesa membuka pembicaraan.993Please respect copyright.PENANAvPnzLXAuCw
"Gila lo ya, Ra. Kemaren lo pulang diantar Deon. Paginya lo berangkat bareng kak Riza? Sekarang Deon nyamperin lo ke kelas. Lo milih siapa sih?"993Please respect copyright.PENANAvsHgdWILHg
"lo tau dari mana gue berangkat bareng kak Riza?"993Please respect copyright.PENANAbn8tWAHiEP
"Jadi berita itu bener?" Dea geleng geleng takjub. 993Please respect copyright.PENANA1w5bBsbTHJ
Mata Kira melebar tidak percaya. Bagaimana bisa Dea tahu? Padahal Kira belum cerita. Dan kejadian itu baru 30 menit yang lalu. Lantas... Ahh gosip lagi pasti. 993Please respect copyright.PENANAJw1ZLXd5vU
Tifa menangkupkan tangannya memegangi kedua pipi Kira. "Tenang aja, Ra." Tifa mengusap pipi Kira. Memberi efek menenangkan, mengisyaratkan bahwa semuanya memang baik baik saja. "Satu sekolahan udah tahu." Tifa tersenyum jahil. 993Please respect copyright.PENANAahmwMKZBT1
Kira membelalak. Ia benar benar kaget. Bagaimana bisa berita itu menyebar hanya dalam waktu kurang dari 30 menit?!! Gosip... Gosip... Walau sebenarnya itu memang benar. 993Please respect copyright.PENANAPEQug6LJZ6
993Please respect copyright.PENANACMS7G2voTx
"Ada berita baru lho, Ra." Cesa mendekatkan wajahnya. Suaranya sengaja dipelankan agar geng rumpi di kelasnya tidak mendengar.993Please respect copyright.PENANAhN9z8zF2CC
"Apa?" Kira ikut memelankan suaranya. Pasalanya teman temannya mulai usil menguping. 993Please respect copyright.PENANA9gOMu84SJb
"Katanya lo pacaran sama kak Riza."993Please respect copyright.PENANACp7h2aDc4Z
993Please respect copyright.PENANAlgYQriRX9a
Pupil mata Kira melebar. Tifa dan Dea yang belum tahu menganga lebar. Kira membekap mulut sahabatnya itu yang bersiap untuk menjerit. 993Please respect copyright.PENANAr1jJYJRrfc
"Demi apa lo!!?" 993Please respect copyright.PENANAc4YBCaUDjE
Percuma. Tifa sudah teriak duluan. Perhatian seisi kelas kembali larut pada mereka. Membuat suasana yang semula bising, menjadi hening seketika. 993Please respect copyright.PENANAAZ39xXv3vj
"Kata siapa? Lo mau goadain gue, ya? Nggak mem-"993Please respect copyright.PENANAkuIXchw4XO
"Kak Riza yang bilang." Cesa mengidikkan bahunya.993Please respect copyright.PENANAky6FnCw61F
993Please respect copyright.PENANAl32ndJou8G
993Please respect copyright.PENANAjOWwUdkuFF
993Please respect copyright.PENANADpMsNytwSM
993Please respect copyright.PENANAZAwoLjki6Y
993Please respect copyright.PENANAtAhgYlqM0s
993Please respect copyright.PENANAUWmUFwWGHe
993Please respect copyright.PENANAuKP56tSzSs
993Please respect copyright.PENANAkccht76VXh
993Please respect copyright.PENANAWU1KL52ecB
993Please respect copyright.PENANAvRBQywv7mQ
993Please respect copyright.PENANA3yhhvb2dnx
993Please respect copyright.PENANAyr9SwMMJ8j
993Please respect copyright.PENANARFzFZ0L3KH
993Please respect copyright.PENANAp8ltOWBluL
993Please respect copyright.PENANAky3oRXJBAe
993Please respect copyright.PENANA0GNEDc5pwu
993Please respect copyright.PENANAKIovFJtuU4
993Please respect copyright.PENANAHGTVmV6lQo
993Please respect copyright.PENANACTvlu415eT
993Please respect copyright.PENANA0LNF26trJc
993Please respect copyright.PENANAwvFlniNVGR
993Please respect copyright.PENANA33adLacfXj
993Please respect copyright.PENANA0RH4HK5Ttv
993Please respect copyright.PENANA1GwAmOzkrK
993Please respect copyright.PENANALp4LI548fI
993Please respect copyright.PENANAekMwdon4Il
993Please respect copyright.PENANAdJfVMpA45j
993Please respect copyright.PENANAMD06CJ09oh
993Please respect copyright.PENANAJhuezdD1fI
993Please respect copyright.PENANAFQXD5okBBR
993Please respect copyright.PENANAGATlKRueI1
993Please respect copyright.PENANAhQo7Be71uD
993Please respect copyright.PENANAyrZ3AzwGSZ
"aapaaaaaaa?!!!! "993Please respect copyright.PENANAQ3kMQrQAiN
993Please respect copyright.PENANAQXbLfFfeJA
993Please respect copyright.PENANATfwZbui7g5
993Please respect copyright.PENANAsWd0izPatv
993Please respect copyright.PENANAtU8tumvz81
993Please respect copyright.PENANAXeuA51ybHy
993Please respect copyright.PENANA65c5CGGxJh
993Please respect copyright.PENANAmyuXPtR6O0
Nah.... Kira milih siapa? 993Please respect copyright.PENANAzufQe6LCqU
993Please respect copyright.PENANAYiKlVjS7nU
Deon yang blak blakan apa Riza yang cool? 993Please respect copyright.PENANAbCjviU7Wnd
993Please respect copyright.PENANARmRRn7KVQ5
Vote + comment 993Please respect copyright.PENANAnupAzSA4fR
993Please respect copyright.PENANAthYTkghGpN
Saaayaang readers 993Please respect copyright.PENANAEbxWR0AnlO
993Please respect copyright.PENANAjRVmePQHLE
993Please respect copyright.PENANAcsqNXqbljv
993Please respect copyright.PENANAtyZ0bRml90
993Please respect copyright.PENANAhwbpFDgWko


