968Please respect copyright.PENANAFOadG62PS2
968Please respect copyright.PENANAFMoGmfwxVT
"Makasih, kak." Kirana menyerahkan helm pada Riza. Cewek itu tersenyum malu-malu. 968Please respect copyright.PENANActN1T7kHBA
"Iya". Riza mengangguk. Mengukir senyum di bibir. Membuat jantung Kira terjun bebas ke lambung. Jantungnya mulai menggila. 968Please respect copyright.PENANAJTL1jQJ32H
Kirana menggigit bibir bawahnya. Berusaha menghilangkan canggung ini. 968Please respect copyright.PENANA1GIy9HLm6R
Tak ingin membuang waktu lama, Kira langsung balik kanan. Cewek itu melangkahkan kakinya secepat kilat. 968Please respect copyright.PENANA4bq6yBeePJ
Pasalnya dari tadi ada saja cewek yang menatapnya tak suka. Maklumlah. Gadis mana yang tak cemburu melihat pangeran most wanted-nya Kartika datang berboncengan dengan siswi baru? 968Please respect copyright.PENANA6Gv7NOAOeo
Yap. Kira ke sekolah bersama Riza. Tentu saja ia menolak ajakan Deon kemaren. Atau lebih tepatnya permintaan Bundanya. Dengan berbagai alasan di bubuhi sedikit bumbu kebohongan, Kira berhasil membujuk Bunda untuk mengizinkannya berangkat dengan Riza. 968Please respect copyright.PENANAeAtsfDQr9g
Awalnya Bunda tidak setuju karena merasa tidak enak dengan Deon. 968Please respect copyright.PENANAY2VsNGxBp3
968Please respect copyright.PENANA4FCpJHjYCw
Tapi... Ahh sudahlah. Percuma melarang Kira. Bunda bisa menjelaskannya pada Deon. 968Please respect copyright.PENANAwo4J6aXQVI
Alhasil, di sinilah Kira sekarang. Pukul setengah tujuh sudah berdiri di depan gerbang. Dan mungkin sekarang, Deon baru saja ingin berangkat? 968Please respect copyright.PENANArTLbMfREK7
"Kira. Tunggu!" 968Please respect copyright.PENANAv54DmFQI2Z
Kira yang baru saja ingin belok kiri masuk ke kelas, langsung menghentikan langkahnya. Kira meremas handphonenya. 968Please respect copyright.PENANAXVR3W6aimI
"Iya, kak. Kenapa?"968Please respect copyright.PENANAXsbIDzsJ6u
"Nanti pulangnya naik apa?"968Please respect copyright.PENANAqjEDJrYhJb
"Go-jek, kak" 968Please respect copyright.PENANALVkve6iUwE
Bodoh. Kira merutuki mulutnya yang asal ceplos. Kira memejamkan matanya. Memyembunyikan raut tegang di wajah. 968Please respect copyright.PENANApKRw9HLpA8
"Bareng gue aja, ya?"968Please respect copyright.PENANApjFxDuyGj6
"Ngg- tapi kak.. "968Please respect copyright.PENANA9mcAIfp6GN
Riza mengambil handphone yang sedari tadi Kira genggam dengan tangan yang gemetar. Ia benar-benar grogi. Mungkin ini Efek dari lost contact mereka selama dua tahun. Sudah lama Kira tidak menghubungi Riza, dan begitu sebaliknya. 968Please respect copyright.PENANAwjcNhbB94T
Riza menyerahkan kembali handphone Kira. Disana sudah tertera nomor yang Riza beri nama "Ganteng++". Membuat Kira terkekeh geli. 968Please respect copyright.PENANAIW5LiMglPM
"Semangat ya belajarnya. Nanti tunggu gue di parkiran. Oke? See you" Riza mengacak rambut Kira pelan. Setelah itu Riza berlari menuju gedung kelas dua belas. Meninggalkan Kira yang masih diam di tempat dengan pipi memerah. 968Please respect copyright.PENANA0cPDTQnBKp
🐛🐛🐛968Please respect copyright.PENANAioHSAyawvO
"Woi"968Please respect copyright.PENANAkAFfoIDFKB
Kira terkejut. Baru saja ia menempelkan bokongnya di kursi. Sebuah suara aneh sudah mengganggu pendengarannya. Kira mendongak. Menatap pintu yang terbuka lebar. Menampakkan sosok yang tak ingin Kira lihat. Deon. Cowok itu melipat tangan sambil menatap Kira tajam. 968Please respect copyright.PENANAmEmLFnMcxP
Deon berjalan menghampiri Kira yang menatapnya tak suka. "Ngapain kesini?"968Please respect copyright.PENANA52bKVWwGz1
"Nyari nyamuk." Deon menjawab datar. 968Please respect copyright.PENANACpiqJZW0l8
Kira menatap meja. Pasti Deon ada maksud terselubung. Nyari nyamuk? Hah, Deon memang aneh. 968Please respect copyright.PENANADqFwvJ3W87
Deon memutar kursi di depan meja Kira. Membuat mereka saling berhadapan. "Kenapa ninggalin gue?"968Please respect copyright.PENANAGLWmGlsrKP
Kira mendongak menatap Deon tidak percaya. "Kenapa pake ketinggalan segala? Kan lo yang punya motor. Lagian siapa juga yang mau nebeng sama lo?!!" 968Please respect copyright.PENANA5tdQ8avJmg
Kira juga tidak mau berangkat dengan Deon. Apalagi Deon itu... Bebalnya minta ampun. Bahkan baru seminggu Kira sekolah disini, hari hari Kira selalu di isi berita, gosip, hot news, seputar Deon. 968Please respect copyright.PENANADq1Deybbwh
Mulai dari dia yang pacaran dengan anak kepala sekolah, usilnya yang kelewatan, dan hot news terakhir yang Kira dengar adalah seputar Deon yang memboncengnya pulang.968Please respect copyright.PENANAcTlfFCSNLo
Kelas sudah mulai terisi. Namun Deon tidak peduli. Terlebih pada Kira yang mulai risih karena teman-teman lelakinya mulai menatap mereka dengan sorot jahil. Menyebalkan. Kira benci jadi pusat perhatian. 968Please respect copyright.PENANA8GlHkFsNXn
"Itu amanah. Tandanya bunda lo udah ngasi lampu hijau buat gue." Deon nyengir, tangan kananya mengacak rambut Kira dengan gemas. 968Please respect copyright.PENANAJg6EUbZZnH
Lagi. Pipi Kira memerah seperti tomat setengah matang. Deon yang sadar akan hal itu langsung menyambung kalimatnya. 968Please respect copyright.PENANAxuTvWFXpTF
"Artinya Bunda percaya sama gue. Dia mau gue yang ngejagain anaknya yang autis ini. Kan anak autis perlu perhatian khusus." 968Please respect copyright.PENANAuTyLHNFxZK
"Sialan!" bentak Kira yang sudah mengubah ekspresinya. Tak peduli bahwa keduanya kini kembali menjadi pusat perhatian. Apalagi setelah mendengar makian Kira yang cempreng.968Please respect copyright.PENANA11T7nkQL9w
Sontak, Deon tertawa. Membuat Kira membulatkan pipinya sambil melipat tangan di dada. Baru saja Deon membuatnya terbang ke kayangan, ehh sekarang malah dihempaskan lagi ke bumi. Tunggu, sejak kapan Kira baper dengan Deon? 968Please respect copyright.PENANAvpxBTLbuZE
"Uuuuu, jadi gemeshhh" Deon menarik pipi Kira. Sedetik setelahnya Kira langsung mengubah ekspresinya menjadi datar kembali.968Please respect copyright.PENANACvuHWIytPr
"Pergi lo sana!" usir Kira. Ia muak dengan Deon. Takut kalau ada gosip lagi yang melibatkan dirinya. Atau takut dilihat Riza lebih tepatnya. 968Please respect copyright.PENANACfPPBD0iZS
"Pulangnya harus bareng gue!!" Ucap Deon yang penuh penekanan di setiap katanya. Membuat seisi kelas kembali menoleh ke arah mereka. 968Please respect copyright.PENANAhNQZWNdeVA
Ada apa dengan Kira dan Deon? Seisi kelas membatin. Kenapa Deon ngotot mengantar Kira pulang? Deon Siapanya Kira? Kenapa mereka terlihat..... Ah sudahlahhh... Jangan suuzan.968Please respect copyright.PENANAgKSITTA1Ps
"Nggak mau!!"968Please respect copyright.PENANAc3SF2YzMtv
Bukan karena apa. Tapi Kira hanya tak enak pada Riza. Ia ingin kembali seperti dulu. Ya dulu. Duluuu sekalii. Hanya itu. Kira ingin dengan Riza kembali seperti saat itu. 968Please respect copyright.PENANAFbeVtTaRBj
"Nggak ada penolakan."968Please respect copyright.PENANATdSz0ymmOD
Tatapan Deon mulai serius. Matanya mengisyaratkan seolah ada ancaman besar kalau Kira menolak ajakannya.968Please respect copyright.PENANA1Qf6qtygby
"Kenapa lo jadi ngatur-ngatur gue? Suka-suka gue mau pulang bareng siapa! "968Please respect copyright.PENANAVvHmsot7PC
"Lo mau pulang bareng Riza? "968Please respect copyright.PENANAbj6BUC42pa
Kira tertegun. Bagaimana Deon tahu? Apa Deon seorang cenayang? Sudah berapa lama? Atau lebih tepatnya sejak kapan? 968Please respect copyright.PENANAYaZ1GSGN8g
"Iya. Gue pulangnya bareng kak Riza. Kenapa?!!"968Please respect copyright.PENANACyWopxKs3A
"Gue bilang jangan, ya jangan! Kalau lo nggak mau nambah dosa karena udah langgar amanah Bunda lo sekali lagi. Dan jangan heran kalau lo nggak bakal di beliin cokelat sama Abi!"968Please respect copyright.PENANASZHs5s1k33
Deon menarik kakinya meninggalkan kelas Kira. Mendadak Deon merasa udara di sekitarnya panas. Apa lagi saat Kira dengan santainya mengatakan bahwa ia akan pulang bersama Riza. Membuat hati Deon ditikam begitu nama itu di sebut Kira.968Please respect copyright.PENANAcZyXfbdzFh
Bel berbunyi nyaring. Tapi bu Nong belum juga menampakkan wujudnya. Kayaknya itu guru ngaret lagi.968Please respect copyright.PENANAv6ipgtBSWV
"Hah... " Kira mendesah kesal. "hubungan cokelat sama pulang bareng dia itu apa?" Kira menyandarkan punggungnya ke kursi. "Dasar sirik!!" maki Kira. Ia yakin Deon bisa mendengarnya. Bodo amat! 968Please respect copyright.PENANAOr5x8YXYCc
"Kenapa dia ngatur ngatur gue? Masalahnya dia apa? Dosa? Nolak pulang bareng disebut dosa? Hah.."968Please respect copyright.PENANAIPLLABYJM5
968Please respect copyright.PENANANOBzASRoeI
Bakhan Kira akan memilih lari keliling lapangan 5 kali dari pada harus pulang bareng Deon.968Please respect copyright.PENANAvdaNCUBIXl
Seruan kor kecewa terdengar saat Deon menghilang di balik pintu kelas. Siswa kelas XI IPA 3 kembali larut dalam rutinitas masing-masing. Semuanya kembali normal. 968Please respect copyright.PENANAheTqs2RKh7
Cesa yang dari tadi terpaku di pintu, segera berlari tergopoh-gopoh menuju Kira. Diikuti Tifa dan Dea. Mereka membentuk kelompok kecil. Untuk apa lagi kalau bukan mengintrogasi seputar Kira dan Deon. 968Please respect copyright.PENANASV61hD2ykb
968Please respect copyright.PENANAvYGAIVjOV6
Berpasang pasang telinga penasaran ikut menyimak apa yang dibicarakan mereka. Lumayan. Buat stok bahan gosip selama 2 bulan.968Please respect copyright.PENANA98CJFDMpBT
"Jelasin ke kita!" Cesa membuka pembicaraan.968Please respect copyright.PENANAaAJACxnKTq
"Gila lo ya, Ra. Kemaren lo pulang diantar Deon. Paginya lo berangkat bareng kak Riza? Sekarang Deon nyamperin lo ke kelas. Lo milih siapa sih?"968Please respect copyright.PENANAKO581fI6kE
"lo tau dari mana gue berangkat bareng kak Riza?"968Please respect copyright.PENANAeClJEFDBiO
"Jadi berita itu bener?" Dea geleng geleng takjub. 968Please respect copyright.PENANArC6l9UK654
Mata Kira melebar tidak percaya. Bagaimana bisa Dea tahu? Padahal Kira belum cerita. Dan kejadian itu baru 30 menit yang lalu. Lantas... Ahh gosip lagi pasti. 968Please respect copyright.PENANAPpBpC0dxIi
Tifa menangkupkan tangannya memegangi kedua pipi Kira. "Tenang aja, Ra." Tifa mengusap pipi Kira. Memberi efek menenangkan, mengisyaratkan bahwa semuanya memang baik baik saja. "Satu sekolahan udah tahu." Tifa tersenyum jahil. 968Please respect copyright.PENANAGYzEAUljKo
Kira membelalak. Ia benar benar kaget. Bagaimana bisa berita itu menyebar hanya dalam waktu kurang dari 30 menit?!! Gosip... Gosip... Walau sebenarnya itu memang benar. 968Please respect copyright.PENANAYJ4oVMv76i
968Please respect copyright.PENANAnaEzukCmOX
"Ada berita baru lho, Ra." Cesa mendekatkan wajahnya. Suaranya sengaja dipelankan agar geng rumpi di kelasnya tidak mendengar.968Please respect copyright.PENANAHd4HXPmBrD
"Apa?" Kira ikut memelankan suaranya. Pasalanya teman temannya mulai usil menguping. 968Please respect copyright.PENANAYP6PqhTQD3
"Katanya lo pacaran sama kak Riza."968Please respect copyright.PENANAY8kHuLng45
968Please respect copyright.PENANAliXfZc07Ck
Pupil mata Kira melebar. Tifa dan Dea yang belum tahu menganga lebar. Kira membekap mulut sahabatnya itu yang bersiap untuk menjerit. 968Please respect copyright.PENANAl2UXuHd8yo
"Demi apa lo!!?" 968Please respect copyright.PENANAABbBlXtKgV
Percuma. Tifa sudah teriak duluan. Perhatian seisi kelas kembali larut pada mereka. Membuat suasana yang semula bising, menjadi hening seketika. 968Please respect copyright.PENANAm2AzPsMmPV
"Kata siapa? Lo mau goadain gue, ya? Nggak mem-"968Please respect copyright.PENANAZ6jHFGINoh
"Kak Riza yang bilang." Cesa mengidikkan bahunya.968Please respect copyright.PENANAW1GNkUVqRL
968Please respect copyright.PENANAZM91yWFGL2
968Please respect copyright.PENANAyp44MKN4mS
968Please respect copyright.PENANAgBeokrD1lv
968Please respect copyright.PENANAdR5QqTIHxR
968Please respect copyright.PENANAuCq8q6jQY3
968Please respect copyright.PENANA1p01eKnpZu
968Please respect copyright.PENANAPdiyekbn9a
968Please respect copyright.PENANAFekK9C88oW
968Please respect copyright.PENANAFp1kTspyfb
968Please respect copyright.PENANAlqsa0CJNGI
968Please respect copyright.PENANASPXplJ6NxB
968Please respect copyright.PENANAAk3ynK2sCC
968Please respect copyright.PENANABwLbWo2jfs
968Please respect copyright.PENANAvVGREh6lf9
968Please respect copyright.PENANA8YmEMp3XNa
968Please respect copyright.PENANABqozf8D2Fd
968Please respect copyright.PENANAKTcvAUOIqo
968Please respect copyright.PENANAnrMDl4DQTm
968Please respect copyright.PENANANz4gvJ8cfM
968Please respect copyright.PENANADhhn6oqzAi
968Please respect copyright.PENANABysGsNyIuG
968Please respect copyright.PENANA7zRyE1FwHq
968Please respect copyright.PENANAEcCkmkNVUf
968Please respect copyright.PENANAVL0Ksg7BXm
968Please respect copyright.PENANAWVjbOtES7x
968Please respect copyright.PENANA1Y7gHaVJhY
968Please respect copyright.PENANAl6cWdDxp64
968Please respect copyright.PENANAwZOQYPx82V
968Please respect copyright.PENANAUzFaIXn7gU
968Please respect copyright.PENANArq1bfgaOsD
968Please respect copyright.PENANAKo8BDSqqQd
968Please respect copyright.PENANAlSjQZ5bsyC
968Please respect copyright.PENANAjaRu5NCvEG
"aapaaaaaaa?!!!! "968Please respect copyright.PENANAkzmgea1I3q
968Please respect copyright.PENANApFkNNrBbna
968Please respect copyright.PENANAPYHzIIIa8M
968Please respect copyright.PENANAi3HMNnv3Un
968Please respect copyright.PENANArswA6zIm7c
968Please respect copyright.PENANABbPtV74DmY
968Please respect copyright.PENANAa9OEvZMp5C
968Please respect copyright.PENANAOjzZcPtfNq
Nah.... Kira milih siapa? 968Please respect copyright.PENANAf974y94wJF
968Please respect copyright.PENANAaT9LgfcUDP
Deon yang blak blakan apa Riza yang cool? 968Please respect copyright.PENANA13bCKJ77Mb
968Please respect copyright.PENANAvIXEBbvs7s
Vote + comment 968Please respect copyright.PENANAfYepj6tdME
968Please respect copyright.PENANAVPSvnIBdNd
Saaayaang readers 968Please respect copyright.PENANAed8JeTfVHw
968Please respect copyright.PENANAiv5kCOllYj
968Please respect copyright.PENANAn9TwDVpLO2
968Please respect copyright.PENANAQT464huqzl
968Please respect copyright.PENANAR9Pgd0xSHX


