1088Please respect copyright.PENANAKlEt7CfSYO
1088Please respect copyright.PENANAuxnziK3TsC
Siang hendak menjemput senja. Parkiran sekolah sudah mulai sesak karena bel terakhir sudah berbunyi sepuluh menit yang lalu. Kirana berjalan ke halte dengan gusar. Cewek itu memilih untuk bergabung dengan siswa siswi yang sedang menunggu angkutan umum disana. Hanya ada beberapa orang. Tidak terlalu ramai. Karena kebanyakan dari siswa SMA Kartika memang membawa kendaraan pribadi.1088Please respect copyright.PENANAjmNhk0iYMk
Kira melirik jam tangan mungilnya dengan kesal. Sudah jam empat. Tak butuh waktu lama, halte mulai kosong. Menyisakan Kira bersama beberapa siswa kelas duabelas yang tidak dikenalnya. Berhubung dirinya adalah siswa baru, jadi itu wajar saja.1088Please respect copyright.PENANADnG1DL1jxW
Jika saja bukan Bunda yang meminta agar Abi —kakak semata wayangnya— untuk menjemputnya, ia pasti akan menerima tawaran Cesa, Tifa, dan Dea —sahabat barunya— untuk mengantarkannya pulang. Itulah Kirana, ia mudah beradaptasi. Tak butuh waktu lama, ia sudah mendapat teman disana. 1088Please respect copyright.PENANAYolURkRMU4
Kira meng-slide layar handphonenya saat dirasanya benda itu bergetar. Sebuah pesan teks masuk. 1088Please respect copyright.PENANAfSvqwBE01s
From bAbi :1088Please respect copyright.PENANA7wZmktCNpu
1088Please respect copyright.PENANAO1akthNgNp
[Hola adek gue yang manisnya kayak kecap Jepang. Maafin kakakmu ini ya, dek. Gue nggak bisa jemput karena ban motor gue bocor. Ini lagi dorong, hehehe. Maap yaak. Jangan marah. Naik angkot aja yaa. Gampang kan? Oke. See you my princess 😘😘]1088Please respect copyright.PENANAVmjbHr6O27
"Bangsat!" Kira mengumpat kesal setelah sebelumnya bergidik geli melihat emotikon di akhir pesan Abi. Angkot apaan coba? Batin Kira. 1088Please respect copyright.PENANA6gAhllkfdU
Kalau saja dia tahu mau naik angkot yang mana, dia lebih memilih naik angkutan itu dari pada harus menunggu Abi. 1088Please respect copyright.PENANAtI0f2WsBbe
[Apaan maksudnya? Ini udah jam empat lho. Gila lo ya! Tuh angkot udah pergi dari tadi. Udah sore banget. Mana ada angkot yang lewat. Pokoknya gue mau dijemput sekarang. Sekolah udah sepi. Takut nih. Buruan! Gue tungguin] 1088Please respect copyright.PENANAdZUfMqPIbX
Send1088Please respect copyright.PENANAxp0DKUzWIw
Kirana menelfon nomor Abi berkali-kali. Tapi operator terus yang menjawab, mengatakan bahwa nomor kakaknya sedang tidak bisa dihubungi. 1088Please respect copyright.PENANAupK9WXrONt
Kakinya mengehentak bumi dengan kesal. Ia menggerutu sendirian. Tak mempedulikan bahwa rombongan siswa kelas duabelas yang sejak tadi di halte bersamanya mulai menatap Kira dengan genit. 1088Please respect copyright.PENANACu0fU9Sjnk
Kondisi sepi, tak ada angkutan yang lewat. Dan keberadaan Mereka semakin memperkeruh suasana. 1088Please respect copyright.PENANA71lrCoBVhJ
Awas aja kalau berani macem-macem. Kira menatap mereka dengan tatapan jengkel. Ia tak segan untuk mengeluarkan jurus karate andalannya kalau perlu. Bisa Kira lihat dari sudut matanya. Seorang dari mereka berjalan ke arahnya. 1088Please respect copyright.PENANAwo6NHS1ypk
"Adek... " godanya jahil. "Pulang kuy. Bareng kakak aja." Cowok itu sudah berada disamping Kira sambil memasukkan tangannya ke kantong celana. 1088Please respect copyright.PENANAsfSdlH4vAC
Kira menatapnya sekilas lalu kembali melirik layar handphonenya berharap ada balasan dari Abi. Ternyata tidak. Kira kalut. Ia sendirian disini. Tak ada angkutan apapun. Jantungnya berdegup kencang. Tanpa sadar, Kira mengepalkan tangannya. Membuat buku jarinya memutih. 1088Please respect copyright.PENANAHDM4R3sAhb
"Adek siswi baru, ya? " tanya yang satunya. Membuat Kira gemas. Tangannya sudah terkepal dengan kuat. Siap menyerang. 1088Please respect copyright.PENANAlCr8uEj41C
"Aduhh. Kok tangannya dikepal gitu sih? Kayak es aja pake dikepal-kepal?"1088Please respect copyright.PENANAXVm8lY64m7
"Udah. Jangan gangguin woi! Ntar pada bonyok!" Lalu mereka semua tertawa.1088Please respect copyright.PENANA55P1ckcNvC
Kira mengatupkan bibirnya rapat. Wajahnya menatap bumi. Antara malu dan takut. Orang yang Kira duga sebagai ketuanya berdiri di hadapan Kira. 1088Please respect copyright.PENANA6iTioqfCQK
Satu tangannya yang sejak tadi terlipat di dada, ia gunakan untuk mengangkat dagu Kira. Membuat mata mereka bertatapan. "Manis juga. Buat gue aja, ya?" cowok itu tersenyum meremehkan.1088Please respect copyright.PENANA8DjitDGVQd
Dan. Duumm. 1088Please respect copyright.PENANADTU3cvfS1J
Tinju Kira yang sejak tadi mengeras. Berhasil membuat bogeman mentah mendarat di rahang kiri cowok itu. Membuatnya terjerembab ke belakang. 1088Please respect copyright.PENANAe6A2htrYSk
Kira menatap mereka kesal. Akhirnya keluar juga tuh jurus. Ternyata tidak sia-sia Kira belajar karate bersama ayahnya di Dojo. 1088Please respect copyright.PENANATwjMSDAQuk
Teman-teman cowok itu langsung berlarian membantu ketuanya berdiri. Cowok itu menyeka cairan kental di ujung bibirnya dengan kasar. Matanya menatap Kira tajam. 1088Please respect copyright.PENANAl3Ciymse4k
"Lo pikir gue apaan?! Seenaknya ngomong gitu. Gue bukan barang!! Jangan mentang-mentang lo senior jadi lo bebas ngomong gitu ke junior lo!!" Kira berapi-api. Dia tak terima diperlakukan begitu. 1088Please respect copyright.PENANA2PLQEUjbwO
"Dasar cewek sial—" Cowok itu mengangkat tangannya di udara. Bersiap menampar Kira sebagai bentuk balas dendam atas stempel di rahang Kirinya. 1088Please respect copyright.PENANA8KK1LNTHHe
Kira memejamkan matanya. Bersiap menerimanya. Siap atas rasa sakit tamparan cowok itu yang mungkin jauh lebih sakit dari bogemannya pada cowok itu. Kira siap. Itu takdir.1088Please respect copyright.PENANA4kNbBgATv6
Tapi kenapa rasa perih seperti setruman itu tak terasa di Pipinya? Perlahan Kira membuka matanya kaget. Menatap tangan cowok itu yang diam bak melayang di udara.1088Please respect copyright.PENANA0StxaHugbG
Cowok itu sama terkejutnya dengan Kira. Ia menatap jengkel ke arah cowok di samping Kira. Cowok yang sedang mencekal tangannya. Menghalanginya menampar Kira. 1088Please respect copyright.PENANAsUZAr8jImf
"Deon," Bisik cowok yang menampar Kira tertahan. 1088Please respect copyright.PENANAkkWCADqQrM
Kira menatap keduanya tidak mengerti. Mereka saling kenal? Apa di juga ada niatan buruk sama Kira? Tapi kenyataannya lain. Ia malah menolong Kira. 1088Please respect copyright.PENANAYsmx0N7FBq
Sementara teman-teman cowok yang Kira bogem tadi malah lari terbirit-birit. Meninggalkan ketuanya sendirian. Kira diam ditempat. Menatap mereka tanpa bergidik.1088Please respect copyright.PENANAu1FGey3dRz
Cowok bernama Deon itu menghempaskan tangan cowok itu kasar. Matanya memandang cowok itu dengan tatapan nanar. "Lo belum puas gue hajar?!! " tanyanya sarkatis.1088Please respect copyright.PENANArWN1CJrpUj
"Mau lo apa?!!" tanya cowok didepan Kira tak kalah sinis.1088Please respect copyright.PENANAiysjidACIc
"Gue nggak suka lo ganggu dia!!" bentak Deon sambil menatap Kira dan mengacungkan telunjuknya1088Please respect copyright.PENANANTR7vK80oo
1088Please respect copyright.PENANAj1tluLtNlT
ke arah cowok itu. 1088Please respect copyright.PENANAY7dkPxsES5
Cowok di depan Kira menatapnya dengan sambil nyengir kuda. "Jadi dia? Target lo selanjutnya?" tanya cowok itu sambil menatap Kira lewat sudut matanya. 1088Please respect copyright.PENANAvCdxwBmelq
Deon geram lalu mendorong tubuh cowok itu hingga menghantam bangku halte. Membuat Kira yang sejak tadi diam ditempat langsung menutup wajahnya. 1088Please respect copyright.PENANAIYlq7pMyce
Takut bercampur ngeri. Bagaimana tidak? Hanya dengan sekali dorong cowok itu sudah terhuyung ke belakang. Bayangkan betapa kuatnya Deon. 1088Please respect copyright.PENANAZdf8tAFLwA
"Ayo!" Deon menarik paksa tangan Kira ke tempat motornya terparkir. 1088Please respect copyright.PENANAXhRV2UULbj
Kira hanya pasrah sambil melirik ke belakang. Memastikan bahwa cowok tadk baik-baik saja. Ia khawatir cowok itu terluka parah. 1088Please respect copyright.PENANAs46MIidRtA
Cowok yang jatuh terjeremban itu kini tertawa geli. Menatap Deon yang dengan mudahnya menarik tangan Kira untuk mengikutinya. 1088Please respect copyright.PENANAHmOS8gQ5p8
Deon meminta Kira naik ke motornya. Cowok itu bermaksud mengantarnya pulang. 1088Please respect copyright.PENANARPs1yfCoS3
"Naik!" perintah Deon yang hendak memasang helm. Namun gerakannya terhenti begitu dilihatnya Kira masih bengong. 1088Please respect copyright.PENANAo6upQIpjzZ
Kira masih terdiam di samping motor Deon. Tak mengerti dengan apa yang terjadi. Cewek itu menatap kosong ke arah Deon. Kenapa dia mau membantu Kira. Padaha Kira tak mengenal Deon. 1088Please respect copyright.PENANAsa8c8BiylJ
Meski Deon memang terkenal dan jadi incaran banyak Cewek di SMA Kartika lantaran wajahnya yang ganteng dan dikenal sebagai cowok badboy di sekolah.1088Please respect copyright.PENANA6z68OOCIPy
Hanya itu yang Kira tahu. Dan Kira yakin Deon juga tidak mengenalnya. Apalagi insiden saat Deon mendorong cowok tadi membuat Kira berpikiran yang aneh tentangnya. 1088Please respect copyright.PENANAbxL8yXCc3R
Dia aja sampe kejengkang karena cuma di dorong. Apalagi gue? Bisa mati duluan kali. Batin Kira.1088Please respect copyright.PENANAEI8WjtMGPQ
Deon menatap Kira yang bediri mematung seperti manekin. Hingga saat Deon memasangkan helm di kepalanya cewek itu tetap tidak sadar. Deon gemas sendiri lalu. 1088Please respect copyright.PENANAPiXaAXp7QT
Cup. 1088Please respect copyright.PENANALiqi5URPVq
Kira merasakan pipinya menghangat. Ia tersadar saat dilihatnya Deon senyum-senyum tak jelas sambil menatapnya dengan gemas. Kira meraba pipinya tidak percaya. Matanya membelalak seolah baru tersadar sesuatu. 1088Please respect copyright.PENANA4Gk0NtxwK5
"Dasar. Mau dianterin pulang aja minta dicium dulu. Apalagi—"1088Please respect copyright.PENANAAV3P2zqtim
"Apalagi apa maksud lo? Dasar mesum! Ngapain lo barusan?!!" Kira menatapnya penuh dendam. 1088Please respect copyright.PENANAfzNdGhexU7
"Cium pipi lo. Gimana? Nggak kerasa ya? Keasyikan melamun sih. Mau diulang? Auuwh—" Deon menjerit.1088Please respect copyright.PENANAzVMaWeQ9aK
Spontan tangannya menepis tangan Kira. Tangannya berdenyut karena cubitan super Kira. 1088Please respect copyright.PENANA1IYa0y1iYc
"Makanya jangan macem-macem!"1088Please respect copyright.PENANAXekufssnle
"Iya. Nggak bakalan deh. Gue cuma mau nganterin lo pulang." Deon meringis mengusap lengannya. 1088Please respect copyright.PENANA7Kx3aCu0sH
"Gue nggak mau." Kira menggeleng parno. 1088Please respect copyright.PENANANzQBnT1hGS
"Santai, gue nggak makan orang."1088Please respect copyright.PENANAAAu0pf1ks9
1088Please respect copyright.PENANATc1CNgg0eK
1088Please respect copyright.PENANAeg9nnXWOAw
1088Please respect copyright.PENANAq2cPJT9UhC
1088Please respect copyright.PENANA8I7tLaIxHY
1088Please respect copyright.PENANA514ys2gPck
1088Please respect copyright.PENANAtunviYRSuD
1088Please respect copyright.PENANA7wqqFFx2iU
Hehehehehe. Maap masih abal-abal1088Please respect copyright.PENANA06XJGTEAdW
1088Please respect copyright.PENANAo9wrMkB1ia
1088Please respect copyright.PENANApSUCxO8JRA
1088Please respect copyright.PENANATEBsqPAOx3
1088Please respect copyright.PENANARmAMPjlJ7U
1088Please respect copyright.PENANAHebJK9Y86v
Give me vote and comment 1088Please respect copyright.PENANAiMRKk5enRf
1088Please respect copyright.PENANAhHQHet5Xu7
1088Please respect copyright.PENANAmxxe2H0Ck9
1088Please respect copyright.PENANAXoPUcLoXdW
1088Please respect copyright.PENANAgOSKHVH6yQ
1088Please respect copyright.PENANAbbL496Bm4J
Saaayaang reader 1088Please respect copyright.PENANASEyk1LPzqq
1088Please respect copyright.PENANAEO9YJOGQZa
1088Please respect copyright.PENANAzW7tfclTtL
1088Please respect copyright.PENANA4MFlpRGP6d
1088Please respect copyright.PENANA4R5yRwMLjP


