[Chapter 2 (part 3)]
707Please respect copyright.PENANAEpU0QokdMf
"Terima kasih, dengan begini kalian menjadi anggota eskul sastra, maka aku mengucapkan. Selamat datang di eskul sastra!!" Bella, Shopie, dan Lily pun bertepuk tangan.
707Please respect copyright.PENANAqsh2HztH1B
"Jadi, sebagai anggota baru, apa yang harus kami lakukan??" tanya Selvia.
707Please respect copyright.PENANAkJSObqPVL9
"Hari ini tidak ada kegiatan, tapi mulai besok, setiap pulang sekolah kalian kemari" kata Bella.
707Please respect copyright.PENANAnhL51c03Lz
"Kalau begitu kami bisa kembali ke kelas??" tanya Herry.
707Please respect copyright.PENANAjdeTpdY1eL
"Ya silahkan, kalian sebentar lagi masuk kelas kan??" tanya Bella.
707Please respect copyright.PENANAQQGpq0HRKQ
"Ya begitulah, kalau begitu kami permisi" ucap Julio.
707Please respect copyright.PENANAH5oEaL4xDd
Mereka pun kembali ke kelas mereka masing-masing.
Julio yang sudah kembali ke kelas hanya menatap keluar jendela, dan Herry sedang pergi ke toilet.
Julio yang sedang termenung, tiba-tiba di lempari kertas oleh Jessica.
707Please respect copyright.PENANA5ZoBxziwqn
"Ada apa Jessica??"
707Please respect copyright.PENANAotZvYXcx6A
"Cih... Ayolah jangan dingin begitu."
707Please respect copyright.PENANASKs8wIHmOP
"Maaf... ini bawaan dari lahir, jadi tidak mudah di hilangkan."
707Please respect copyright.PENANATRU1rkCAwx
"Terserahlah... oh iya, kamu kenapa termenung begitu."
707Please respect copyright.PENANAhVCeiE6PSq
"Hanya memikirkan sesuatu."
707Please respect copyright.PENANAHNXo1FdTKL
"Apa itu??"
707Please respect copyright.PENANACqHQOODTp3
"Rahasia, kau tidak boleh mengetahuinya."
707Please respect copyright.PENANAASPR9V2Vq1
"Oh begitu... apakah yang kamu pikirkan itu sangat penting??"
707Please respect copyright.PENANANy65DBVs9t
"Sangat penting, karena ini menyangkut lanjut atau berhenti menjadi siswa di sekolah ini."
707Please respect copyright.PENANAyypcvZGRu3
"Tu-tunggu... apa??"
707Please respect copyright.PENANADSkJZFChtN
"Jangan beritahu siapa-siapa, kau pun tidak boleh ikut memikirkan hal ini... intinya, jangan ikut campur ya"
707Please respect copyright.PENANApw5Lal5Cmo
Julio yang jarang tersenyum itu akhirnya ia bisa menarik sudut bibirnya itu.
707Please respect copyright.PENANAup9Ery7jcW
"Semoga kau cepat menyelesaikan urusanmu Julio dan berusahalah untuk menetap disini."
707Please respect copyright.PENANA3CHN6LHBNL
Jessica pun kembali ketempat duduknya dan tak lama Herry yang dari tadi ada di belakang Julio mendengar semua pembicaraan mereka. Herry pun menghampiri Julio.
707Please respect copyright.PENANAxq3S03e3o1
"Hei Julio, jangan terlalu memikirkan masalahmu, masalah mu soal eskul sudah selesai, kini masalah terbesarmu, jangan terlalu memikirkanya."
707Please respect copyright.PENANAq68lTDGIdu
"Jika aku tidak memikirkanya, bisa-bisa kami berdua berhenti sekolah."
707Please respect copyright.PENANAJt9pGFDcMj
"Ya aku tau itu, tapi kau tidak perlu memberitahu Jessica apa yang akan terjadi dengan masalah mu ini."
707Please respect copyright.PENANA5fI9ru1tYC
"Maaf, aku tidak bermaksud memberitahunya."
707Please respect copyright.PENANANw7saBRQRv
"Haduh kau ini, jangan terlalu dipikirkan. Nanti jika kau jatuh sakit karena memikirkan masalah mu, kau tidak akan bisa menyelesaikan masalahmu itu loh."
707Please respect copyright.PENANAxyMIFQmpbd
Julio hanya mengangguk.
707Please respect copyright.PENANAgoWEKCe04a
"Jika kau belum menemukan solusinya nanti kau akan ku bantu."
707Please respect copyright.PENANA7OleY6b8HD
"Eh!?… tidak usah, ini masalah—."
707Please respect copyright.PENANAKABLLaYqWK
"Berisik kau bodoh, aku tidak bisa membiarkan temanku menderita sendirian," Herry pun kembali ketempat duduknya.
707Please respect copyright.PENANANvleDSnkzu
Tak lama kelas pun di mulai, walau di timpa masalah besar, Julio masih tetap bisa fokus dalam pelajaranya.
707Please respect copyright.PENANALkgvaTVD1N
***
707Please respect copyright.PENANALQDkV1PONx
To be continue
==============================
(Maaf pendek)
707Please respect copyright.PENANAHjNsERpekN
ns216.73.216.134da2 

