Tidak beberapa lama kemudian, akhirnya Bima sampai didepan rumah per komplekan bernama, Komplek Menari.
962Please respect copyright.PENANAa1sm37kFKm
962Please respect copyright.PENANAqvR6W9aCZm
Begitu mematikan motor, Bima pun segera turun dan melangkah ke arah rumah didepan matanya itu.
962Please respect copyright.PENANAPd1Ved9Cwk
962Please respect copyright.PENANAPekXdtH9Cf
Sesampainya depan pintu, Bima menyalakan bell sebanyak dua kali, tak berselang lama setelah itu pintu terbuka.
962Please respect copyright.PENANA0tX0p5AKfI
962Please respect copyright.PENANAhdboHRDahZ
Cklek.
962Please respect copyright.PENANAokmSLA7VaS
962Please respect copyright.PENANAP1l8crvIZv
Seorang wanita cantik berkulit putih dengan rambut bergelombang rapi muncul dari balik pintu, Bima terpana dan terpesona melihat kecantikan wanita itu yang mengenakan pakaian dress warna krim dan memakai sepatu hak tinggi.
962Please respect copyright.PENANABzMVAitqZE
962Please respect copyright.PENANAKe9CxFatiH
“Akhirnya kamu datang juga Bim, kita langsung berangkat aja iya. Soalnya tante udah telat ni. ” ucap wanita tersebut.
962Please respect copyright.PENANAJhjcsQp7JE
962Please respect copyright.PENANAgUCswxj74c
Bima tersadar, ia tersenyum canggung sambil mengangguk.
962Please respect copyright.PENANARUsRWBWqKZ
“Ehh, i-iya tante. ”
962Please respect copyright.PENANAOjHUbGjm4z
962Please respect copyright.PENANAgcHITNnB7a
“Kalau gitu ini kunci mobilnya, kamu ambil di garasi.Tante tunggu didepan. ”
962Please respect copyright.PENANA3xq2KhMMgO
962Please respect copyright.PENANAoYNrMni1RA
Wanita lebih dulu melangkah, dia sedikit tersenyum menyadari tatapan mata Bima barusan.
962Please respect copyright.PENANAwFIiVj2BD9
962Please respect copyright.PENANAZEYcq5gTrk
Bima segera pergi mengambil mobil, lalu segera membawanya. Sesampainya didepan wanita tadi melangkah menaiki mobil.
962Please respect copyright.PENANA97hO1tOdoy
962Please respect copyright.PENANAgggFNNALF6
Baru setelah itu mobil berjenis pajero tersebut melaju membelah jalanan, Bima sesekali mencuri-curi pandang ke arah wanita sebelahnya.
962Please respect copyright.PENANAQczmP1T2oR
962Please respect copyright.PENANAls1EWCUqY9
Wanita itu yang sadar akan diperhatikan, ia tersenyum. Senyumannya begitu manis. Seandainya ada kopi hitam disana tanpa gula dijamin melihat wanita itu saja rasa pahitnya akan terasa manis.
962Please respect copyright.PENANAhHXEfybSAt
962Please respect copyright.PENANAiEbVf2FvJI
“Kamu kok merhatiin aku terus? Ada yang salah kah dengan tante? ” tanya wanita itu.
962Please respect copyright.PENANAxiv1i9Up6U
962Please respect copyright.PENANAkd6luLFOgH
“Ehh, Ti-tidak kok tante, aman dan cantik kok.. Upsh.” ucap Bima keceplosan.
962Please respect copyright.PENANAptETXif2eE
962Please respect copyright.PENANAwByCvhTd8F
Wanita itu tertawa pelan, ia memiliki badan cukup langsing memiliki ukuran dada lumayan besar serta bagian pinggul sedikit lebar terlihat sempurna seukuran wanita sepertinya.
962Please respect copyright.PENANAk6rnMlc62o
962Please respect copyright.PENANA48YR1pebEP
Namanya adalah Mira Armawati, usianya baru menginjak 32 tahun dengan tinggi sekitar 150 cm lebih.
962Please respect copyright.PENANAaewtI3jPZu
962Please respect copyright.PENANAHn23ZHzCER
“Hmm, kamu bagaimana kuliahnya? lancar. ” tanya tante Mira basa-basi.
962Please respect copyright.PENANAW4K5Eqld2C
962Please respect copyright.PENANAsxMZmjGn9T
Bima mengangguk walaupun sempat merasa canggung.
962Please respect copyright.PENANAhIogvQ0GYf
962Please respect copyright.PENANA1CK45H3Ocg
“Lancar kok tante, semaunya aman-aman aja. ” jawab Bima sambil mengemudi.
962Please respect copyright.PENANAyql4fNmj0b
962Please respect copyright.PENANAb5YxxiQ8Mr
“Owh, bagus lah. Tante dengar-dengar dari ibu kamu, kamu pisah rumah ya? ” tanya tante Mira lagi.
962Please respect copyright.PENANAsUYuQPVW2d
962Please respect copyright.PENANAdWh4PrliDI
Bima mengangguk, “Iya tan, soalnya aku tidak mau terus-terusan dirumah mama terus, aku mau belajar mandiri. ”
962Please respect copyright.PENANAQUytsma2t2
962Please respect copyright.PENANAJIrLaqGuSo
“Itu cukup bagus, tapi bagaimana dengan asupan makanan mu untuk sehari-hari? ” tanya tante Mira lagi.
962Please respect copyright.PENANAXSDeZGG9aa
962Please respect copyright.PENANAMQ07IHk28I
“Aman, lagi pula aku juga mengikuti les memasak. Hadi itu tidak perlu dikhawatirkan. ”
962Please respect copyright.PENANADGiZ9Yf3cI
962Please respect copyright.PENANApl1Q3H9P2D
Wanita itu mengangguk sembil tersenyum, ia memberi support untuk Bima terus berkembang. Lagi pula pria dalam usia seperti dia sedang masa-masa berkembangnya.
962Please respect copyright.PENANAmXXawjvogp
962Please respect copyright.PENANAEUuA33QlGx
Usia mereka memang sedikit terlampau jauh, dia yang berusia 32 tahun, sedangkan Bima 24 tahun.
962Please respect copyright.PENANAXUZ41cj4QL
962Please respect copyright.PENANA7CCf7eEHyg
Sejujurnya, angka usia seperti itu seharusnya sudah berkerja atau pun sudah menikah. Tetapi Bima tidak, dia lebih suka menjalani hidupnya sendirian lebih dulu.
962Please respect copyright.PENANAso9C02rLEW
962Please respect copyright.PENANASsVDfRTtUT
Dari pada menjalani rumah tangga yang sejujurnya baginya belum dia pahami. Namun walau begitu ia juga memiliki sifat dewasa yang kebanyakan pria pada umumnya sangat jarang memiliki sifat itu di umur sepertinya.
962Please respect copyright.PENANAxlmo9p7mWE
962Please respect copyright.PENANABAVOzAiJGE
Beberapa menit kemudian, akhirnya mereka sudah sampai didepan gedung berlantai kisaran dua puluh lantai.
962Please respect copyright.PENANACxZcLFAsnI
962Please respect copyright.PENANAso5apxUELA
“Kamu temani tante dulu iya, Bim. kan hari ini kamu gak ada kuliah kan? ” tanya tante Mira.
962Please respect copyright.PENANAJu2XPtVvgS
962Please respect copyright.PENANAJuW7cwXCLt
“Iya tan, hari ini lagi kosong kuliah. ” jawab Bima.
962Please respect copyright.PENANA2uikO5bwwR
962Please respect copyright.PENANAFq7iCtI2k9
“Bagus kalau begitu, kasih aja kunci mobil itu ke satpam. Biar dia saja yang memarkirkan mobil ini. ” terangnya.
962Please respect copyright.PENANA6EEx4qU5eh
962Please respect copyright.PENANAU3vNvK7X3O
Bima dan tante Mira pun segera turun, setelah Bima memberikan kunci mobil itu ke satpam yang sedang berjaga didepan pintu masuk, keduanya pun segera lebih dulu pergi masuk kedalam gendung itu.
962Please respect copyright.PENANAasGyLvpqba
962Please respect copyright.PENANAGTD9pcCgWs
Sesampainya didalam, keduanya langsung di hampir oleh seorang wanita lumayan cantik membawa tablet didadanya.
962Please respect copyright.PENANAr06FWmfFLN
962Please respect copyright.PENANAWTWKhd5sRd
“Selamat pagi bu. ” sapa wanita itu.
962Please respect copyright.PENANAe8YzCGqo0Q
962Please respect copyright.PENANAJ4QCW9GKgQ
“Pagi juga, bagaimana apa mereka semua sudah siap. Ver? ” tanya tante Mira.
962Please respect copyright.PENANAgorfowcDZk
962Please respect copyright.PENANAKYAqowiopJ
Wanita itu mengangguk, “Sudah bu, semua orang sudah berkumpul di ruang meeting. ”
962Please respect copyright.PENANARwjQrLEfIM
962Please respect copyright.PENANALcbAD1o74Q
“Bagus, kalau begitu ayo kita segera kesana. Ayo Bim. ” ajak tante Mira.
962Please respect copyright.PENANAeQYnEQVOf1
962Please respect copyright.PENANA5sg8HibOUH
Bima mengangguk lalu mengikuti tantenya, sejenak wanita tadi melihat Bima. Ia terpesona dengan ketampanan Bima, walaupun dia cukup populer tetapi Bima sangat jarang memamerkan statusnya.
962Please respect copyright.PENANASKDgbp9nLo
962Please respect copyright.PENANAoax99NCdHf
Mereka segera naik ke lif, sesampainya di lantai lima belas. Mereka pun langsung menuju keruangan meeting.
962Please respect copyright.PENANAajGreFPxS9
962Please respect copyright.PENANAvPOGdHImr0
“Tan, aku tunggu di luar saja iya. ” ucap Bima saat mereka sudah sampai didepan pintu ruangan.
962Please respect copyright.PENANARIVcaNawlQ
962Please respect copyright.PENANA0QoWWW7d77
Tante Mira menoleh, dia mengeleng pelan.
962Please respect copyright.PENANAUis0V9v6bh
“Tidak, kamu ikut saja. siapa tahu kamu juga bisa mendapatkan pembelajaran dari diskusi kali ini. ” tolak tante Mira.
962Please respect copyright.PENANARCzklgWzmN
962Please respect copyright.PENANAdG0ghtOe5z
Bima menghela nafas, mau tak mau pun dia harus ikut, begitu mereka masuk. semua orang didalam ruangan segera berdiri lalu menyambut kedatangan mereka.
962Please respect copyright.PENANA9ZJmIHb550
962Please respect copyright.PENANApZAWWTZ8vs
Tidak ada yang membantah atas kehadiran Bima di sana, malahan mereka senyum-senyum sambil berbicara dengan nada pelan.
962Please respect copyright.PENANAo4A0dVRMR8
962Please respect copyright.PENANAB2zbTAKeF5
Terutama bagi wanita muda disana, mereka tak lepas dari wajah tampan Bima.
962Please respect copyright.PENANAWO880CxoUx
962Please respect copyright.PENANAiDHhDtZZFz
Siapa yang tidak tahu pria bernama Bima Rajastra, Seorang anak dari pengusaha nomor 4 di kota itu.
962Please respect copyright.PENANAbTi86jwq5u
962Please respect copyright.PENANAKNombDru8X
Tentu kalangan bisnis seperti itu, kebanyakan dari mereka tahu siapa sebenarnya Bima.
962Please respect copyright.PENANAKmNuTjhT1K
962Please respect copyright.PENANAQ7TsB7bgwF
Tante Mira duduk, ia sedikit tidak suka melihat para wanita di sana mencuri-curi padang ke arah Bima.
962Please respect copyright.PENANAo6hRdcDVIm
962Please respect copyright.PENANAumiWTNQBRo
Bahkan sebagian wanita tidak segan-segan mengedipkan mata mereka mencoba menarik perhatian Bima, akan tetapi Bima yang sudah terlatih pun hanya bersikap cuek saja.
962Please respect copyright.PENANAB3ca56sxz2
962Please respect copyright.PENANA43kndd8SrV
“Dasar wanita-wanita ganjen.” batin tante Mira.
962Please respect copyright.PENANAzuoS6eHM7t
962Please respect copyright.PENANAyU8Uycbq1T
Wanita disebalah tante Mira segera memberikan proposal. setelah melihatnya, tante Mira langsung memulai meeting itu.
962Please respect copyright.PENANAxA3MsnnvRB
962Please respect copyright.PENANAtNrnIiJoNd
Pembicaraan pun langsung hening, digantikan oleh tante Mira yang mulai fokus sebagai pemimpin perusahaan.
962Please respect copyright.PENANA5iSLWmNtE9
962Please respect copyright.PENANADLA5X9mcuz
Perusahaan itu adalah perusahaan berbasis pakaian daster berkualitas, serta tas mewah juga. Produk mereka sudah cukup terkenal luas dengan jangkauan hampir keluar negeri.
962Please respect copyright.PENANA1dhsMFQgZ4
962Please respect copyright.PENANApIwtyUAvZP
962Please respect copyright.PENANAGaumLHVleP
Tetapi minusnya, produk mereka kekurangan satu bahan yang membuat bagian produk tas mereka kurang diminati karena bahan satu itu kurang sempurna.
962Please respect copyright.PENANAIEKVQGVKDN
962Please respect copyright.PENANAEGPfYjrPfT
Awalnya pembahasan itu berjalan lancar, tetapi saat sebagian orang menanyakan produk tentang bahan tas mereka. Terlihat tante Mira diam sejenak.
962Please respect copyright.PENANAyTWuah1XDY
962Please respect copyright.PENANAi7z6KqghBT
962Please respect copyright.PENANAOVFEQyOzkK
“Bu.”
962Please respect copyright.PENANA7kOT3tK61t
962Please respect copyright.PENANA4A3knzZSdC
“Iya silahkan. ”
962Please respect copyright.PENANAT2KvJsGX8Q
962Please respect copyright.PENANAxjXagMJyVE
“Tentang produk bagian bahan tas itu, apakah masih tetap bagian utama untuk menyempurnakan porduknya? lagi pula bahan itu bukannya terjual murah di luar sana? ”
962Please respect copyright.PENANAvbsGiZoulq
962Please respect copyright.PENANABUMIgVM8WJ
962Please respect copyright.PENANAXW8BlGeM28
Pertanyaan itu memang sederhana, tetapi terlihat wanita itu terdiam.
962Please respect copyright.PENANAn9h1NgB5V7
962Please respect copyright.PENANAgdLmcmga1l
Ia bukan terdiam dengan kata-kata para karyawannya, melainkan ia berpikir bagaimana cara dia untuk menjelaskan lebih detail, tentang produk yang sedang mereka kembangkan saat itu.
962Please respect copyright.PENANAxSMW9ZulSm
962Please respect copyright.PENANAHu3yfWV1So
Bima yang menyadari atas kekurangan tersebut, ia diam lebih dulu. saat sudah membulatkan tekadnya. Bima melangkah lalu berbicara yang langsung menarik perhatian semua orang.
962Please respect copyright.PENANAGC05x7XseS
962Please respect copyright.PENANAySL4mM0rwg
962Please respect copyright.PENANAbmpIVZc5f4
“Menurut ku, bahan yang sesuai dengan apa yang kalian ajukan tadi kurang bagus, lebih baik menciptakan bahannya sendiri daripada mencari bahan di luar sana. Karena produk berkualitas itu dipadu dengan kekuatan perusahaan. ”
962Please respect copyright.PENANAZUoXXjEl5k
962Please respect copyright.PENANABcUTteKPZv
Bima menjelaskan panjang lebar, sangat detail membuat semua orang disana terkagum-kagum dengan pemikiran dan keberanian Bima.
962Please respect copyright.PENANAoPxDPXrO5F
962Please respect copyright.PENANAwkPgn48As0
Terutama tante Mira, wanita itu tidak menyangka jika Bima sangat paham dalam bidang yang sedang dia diskusikan, padahal dia tidak melihat proposal secara langsung.
962Please respect copyright.PENANAV7UVEJr6wM
962Please respect copyright.PENANAr4sjHLy9UC
Tetapi dia langsung bisa menangkap sumber masalahnya, dari sana pandangan tante Mira mulai berubah.
962Please respect copyright.PENANAfX5Z7OauIK
962Please respect copyright.PENANAJd3AyiJKAC
Dia tidak melihat Bima sebagai pria biasa, dia terlihat jauh dari sekedar itu. penampilan dan cara dia mendokumentasikan itu mirip seperti pengusaha muda jenius.
962Please respect copyright.PENANAIHlYYuuspV
962Please respect copyright.PENANAWf6rYwZmhm
“Dia memang berbeda, tampan dan juga sangat pintar. ” kagum tante Mira tersenyum.
962Please respect copyright.PENANAG9gPu9vxmL
962Please respect copyright.PENANA4vSF3dByvT
Satu jam pun terlewati, begitu Bima selesai mengutarakan ide-idenya. Semua orang bertepuk tangan atas kepintaran Bima.
962Please respect copyright.PENANAqWdJRk3cHZ
962Please respect copyright.PENANAYmcynbAbVo
962Please respect copyright.PENANAwhosFecA0M
Tidak sedikit oleh memberikan puji-pujian untuk Bima, pria itu henya menanggapinya dengan senyuman ramah. Tidak terlihat bangga atau pun puas. ia hanya mengatakan sesuai apa yang dia pahami.
962Please respect copyright.PENANAteZJauQ5Lv
962Please respect copyright.PENANA3k72T4OG1s
962Please respect copyright.PENANARyn6T2klLG
Setelah semua orang bubar, hanya tinggal mereka sendirian. Tante Mira berkata dengan sambil tersenyum.
962Please respect copyright.PENANA9cYkDm0PTQ
“Tante tidak nyangka loh, kamu sehebat itu menjelaskan tentang produk tante tadi. Padahal tante udah mikirin lebih dari dua bulan tapi tidak kepikiran seperti apa yang kamu dokumentasikan barusan. ” ucap tante Mira.
962Please respect copyright.PENANAJylo62RecI
“Biasa aja, kebetulan mama juga suka tas-tasan. jelas aku tahu tipe dan produk seperti apa yang dia sukai. ” jawab Bima.
962Please respect copyright.PENANApcHDJKJGoN
“Keren, sebagai tanda terimakasih tante, kali ini tante teraktir sesuatu yang spesial untuk mu. ” ucap tante Mira.
962Please respect copyright.PENANArHwnxADuXc
Bima mengerutkan keningnya, “Spesial? apa itu tan? ” tanyanya.
962Please respect copyright.PENANAF1GLzm5ak5
“Udah kamu ikut aja, nanti juga tahu. ” jawab tante Mira sambil tersenyum.
962Please respect copyright.PENANAEnIXgGllaC
Senyumanya itu taka pernah memudar atau pun hilang. Dari wajah cantiknya. Lalu mereka pun pergi melangkah keluar.
962Please respect copyright.PENANAAQkJhD7mL1
Lalu tante Mira membawa Bima naik ke lantai ter atas tempat pribadinya.
962Please respect copyright.PENANAnBnKKQkDUi
962Please respect copyright.PENANAFkWg3IDVCJ


