Di pagi hari di pinggiran Kota Cendrawasih, Sinar matahari pagi itu menyusup lembut melalui celah-celah ventilasi kecil di kamar kontrakan.
1311Please respect copyright.PENANAVil1rjvaRY
1311Please respect copyright.PENANAdhiJjYiVJ7
Seorang pria muda bernama, Bima Rajastra. Ruangan itu berukuran 5x5 meter cukup nyaman baginya, jika hanya sendirian.
1311Please respect copyright.PENANA8gyczW4Wkf
Dindingnya dicat putih sederhana yang sudah agak menguning karena usia, lantai keramiknya dingin saat kaki telanjang menyentuhnya.
1311Please respect copyright.PENANAlfwk23xAp9
Hanya ada satu tempat kamar tempat tidur, meja belajar kayu kecil di samping jendela, lemari pakaian dua pintu, dan sebuah kipas angin berdiri. Semua barang-barang disana tertata rapi.
1311Please respect copyright.PENANAi9d1xxrWWM
1311Please respect copyright.PENANAHowfeH6kuh
Tak ada televisi, tak ada AC, hanya kesederhanaan yang sengaja dipilih Bima meski keluarganya mampu membeli apartemen mewah di pusat kota.
1311Please respect copyright.PENANAZNMEzw6Y1F
Bima membuka mata tepat pukul 07.20. Alarm ponselnya sudah berdering dua menit sebelumnya, tapi ia memilih untuk bangun secara alami hari ini.
1311Please respect copyright.PENANA5lX9SKCZYj
1311Please respect copyright.PENANAeJurTf8aU9
Tubuhnya yang tegap dan berotot terasa segar setelah tidur nyenyak enam jam.
1311Please respect copyright.PENANApzt3bjgOuT
Dengan tinggi 168 cm, postur tubuhnya jauh lebih atletis dibandingkan kebanyakan pria seusianya yang cenderung membawa perut buncit atau lengan kurus tak berisi.
1311Please respect copyright.PENANAnFB52vLEmh
Kulitnya putih langsat, hasil dari perawatan sederhana dan olahraga rutin yang ia lakukan di lapangan kampus atau lari pagi di sekitar kontrakan.
1311Please respect copyright.PENANAxbezkOqv8f
Wajahnya tampan dengan garis rahang tegas, mata sipit yang tajam, dan senyum yang selalu membuat orang merasa nyaman sekaligus terpesona.
1311Please respect copyright.PENANAaU4rnD1lYn
1311Please respect copyright.PENANAvRniCYKL5c
Lalu Ia pun duduk di tepi tempat tidur, meregangkan otot-otot lengannya yang sedikit kaku.
1311Please respect copyright.PENANA08L95qb59X
1311Please respect copyright.PENANAbhIJTmgfsw
Setelah itu, Bima berdiri dan melangkah keluar menuju kamar mandi kecil di sudut dapur.
1311Please respect copyright.PENANAtwV9EyGm3b
1311Please respect copyright.PENANARotI5nN09C
Air dingin mengguyur wajahnya, menyegarkan pikiran untuk menghadapi hari perkuliahan.
1311Please respect copyright.PENANAUizEUehD2F
Ia menyisir rambut hitamnya yang agak acak-acakan dengan jari, lalu merapikannya menggunakan sisir kayu kecil.
1311Please respect copyright.PENANAU9A4ZZVOIX
Tak perlu banyak waktu. Penampilan Bima selalu terlihat rapi meski hanya dengan kaos polos dan celana jeans.
1311Please respect copyright.PENANAfYp8CZR83x
1311Please respect copyright.PENANAz6r4LMZXVM
Setelah berganti pakaian kuliah yang bersih, kaos hitam lengan pendek yang menonjolkan bentuk dada dan lengan atasnya serta celana cargo abu-abu.
1311Please respect copyright.PENANATjjEOluk5x
1311Please respect copyright.PENANA3ijaCOOXxn
Bima mengambil kunci motor dari meja. Ia membuka pintu kontrakan yang langsung menghadap halaman kecil depan kontraknya.
1311Please respect copyright.PENANAyTCriLlEWm
1311Please respect copyright.PENANAuBH2o6FvRe
Lalu Bima mengeluarkan motor Kawasaki ninja miliknya.
1311Please respect copyright.PENANAXchRXnWQt9
1311Please respect copyright.PENANA1i8amepNbU
Saat mendorong motor ke keluar kontrakan dan menyalakannya, suara knalpot khas Ninja langsung terdengar menggelegar pelan.
1311Please respect copyright.PENANAZXz5YOZJu7
1311Please respect copyright.PENANAx8AkpRiMfT
Bromm! Bromm.
1311Please respect copyright.PENANAKDW5VXi9lK
1311Please respect copyright.PENANADRvbQ5Vm2I
Bima memanaskan mesin dengan sabar, tangannya memegang gas dengan lembut sambil memandang ke arah jalan gang yang mulai ramai.
1311Please respect copyright.PENANAm1TtxxDoHF
1311Please respect copyright.PENANA9Yejh1wAgu
"Hai, Bima... Pagi-pagi sudah keluar ya?" sapa seorang wanita muda berusia sekitar 24 tahun yang tinggal tiga kontrakan dari miliknya.
1311Please respect copyright.PENANARvzhMt6riD
1311Please respect copyright.PENANAMVkIJJxwKd
Namanya Rina, karyawan swasta yang biasa berangkat kerja pagi. Matanya tak bisa lepas dari postur Bima yang sedang membungkuk sedikit di atas motor.
1311Please respect copyright.PENANAMnkoTJoOHS
1311Please respect copyright.PENANAxtSF9OzUb1
Bima menoleh, tersenyum tipis. "Pagi, Rin. Iya, ada kelas pagi hari ini."
1311Please respect copyright.PENANAYNxc3V0qIF
1311Please respect copyright.PENANAFdICvaRsUV
Dari seberang gang, dua ibu-ibu rumah tangga yang sedang menyapu halaman ikut melambai.
1311Please respect copyright.PENANAT1kGxbKDYP
Salah satunya, Bu Siti, berusia 45 tahun, berkata dengan nada genit yang tak ditutupi,
1311Please respect copyright.PENANAgboYtzPRfA
"Wah, nak Bima makin keren aja tiap hari. Motornya juga kinclong. Hati-hati di jalan ya, Nak."
1311Please respect copyright.PENANAThJh4IZHFv
"Iya, Bu. Makasih," jawab Bima sambil mengangguk sopan.
1311Please respect copyright.PENANA8eMgp0FBL7
Senyumnya tetap ramah, meski ia sudah terbiasa dengan tatapan-tatapan seperti ini sejak pertama kali mengontrak di sini enam bulan lalu.
1311Please respect copyright.PENANAUcnmB2UkTy
Awalnya, Bima merasa risih. Dengan tatapan klepek-klepek dari wanita-wanita itu sampai-sampai waktu itu dia mau pindah.
1311Please respect copyright.PENANAwS8UF2Gf7m
1311Please respect copyright.PENANAHAAxpxyhiU
Namun dia mengurungkan niatnya, karna jarak kontraknya dengan kampusnya tidak terlalu jauh dari sana.
1311Please respect copyright.PENANAZZHdKRvARI
1311Please respect copyright.PENANAY64JEDzWKZ
Dari pada mencari yang lain, Lebih baik menerima cobaan itu dengan sabar. Pikirnya waktu itu.
1311Please respect copyright.PENANAOXl9bw9ANi
Seiringnta waktu, ia belajar menerima. Ia tahu penampilannya memang menonjol. Dengan tubuh atletis, wajah karismatik, dan sikap rendah hati yang jarang dimiliki pria tampan sepertinya.
1311Please respect copyright.PENANAupfopB60RZ
1311Please respect copyright.PENANAzgqUrTSR9F
Jadi wajar saja, jika para wanita-wanita disana pada genit dengan Bima.
1311Please respect copyright.PENANATArche6lKD
1311Please respect copyright.PENANAlLeco6vnVb
Setelah merasa motor cukup panas, Bima mengenakan jaket kulit tipis, memakai helm, dan meluncur pelan meninggalkan gang kontrakan.
1311Please respect copyright.PENANAdc0aVrTSKt
Jalanan pinggiran kota Cendrawasih masih lumayan banyak orang berkendaraan.
1311Please respect copyright.PENANAFgdfUdCCaw
1311Please respect copyright.PENANAZchiWLekvK
Ia mengendarai motornya dengan kecepatan sedang, menikmati angin pagi yang menyapu ke wajahnya.
1311Please respect copyright.PENANArBWSjnsmTs
1311Please respect copyright.PENANAvGLeNxk7Sm
Kampus Universitas Cendrawasih berada sekitar 25 menit perjalanan.
1311Please respect copyright.PENANAtvW8NdFZEr
Bima memilih jurusan Teknik Sipil karena ia menyukai tantangan merancang dan membangun, bukan karena paksaan orang tua.
1311Please respect copyright.PENANA85bwOM31bO
Keluarganya memang kaya, ayahnya pemilik beberapa perusahaan kontraktor besar di luar kota.
1311Please respect copyright.PENANAb194QBinsm
1311Please respect copyright.PENANAcayMh3h5H8
Tapi Bima memilih hidup mandiri. Uang bulanan dari orang tua ia pakai secukupnya untuk kontrakan, makan, dan bensin.
1311Please respect copyright.PENANAm87Wc9XLZz
Sisanya ia tabung atau donasikan diam-diam ke panti asuhan dekat kampus.
1311Please respect copyright.PENANAHXAt0EDxfG
Sesampainya di kampus, Bima memarkir motor di area mahasiswa. Beberapa teman seangkatan sudah berkumpul di depan gedung fakultas.
1311Please respect copyright.PENANAni36xEvXPv
Andi, sahabatnya yang bertubuh agak gemuk, melambai dari jauh.
1311Please respect copyright.PENANA8UtrSexMl6
1311Please respect copyright.PENANAHoeicidkav
"Bro! Ninja-nya kinclong lagi. Lu cuci semalam ya?" tanya Andi sambil nyengir.
1311Please respect copyright.PENANAgwlLSjY6Qm
Bima mengangguk pelan. "Biasa aja, ndi. Lu sendiri? Masih pake angkot?"
1311Please respect copyright.PENANAOvmS81m3Dt
1311Please respect copyright.PENANAitTw60UpJl
"Ya iyalah. Gak semua orang bisa beli motor kayak lu." jawab Andi sambil menepuk bahu Bima.
1311Please respect copyright.PENANAsER5IrjWfQ
Sentuhan itu membuat beberapa mahasiswi yang lewat melirik sekilas. Bisik-bisik kecil terdengar.
1311Please respect copyright.PENANAGoHRcvUbs3
"Itu Bima kan? Ganteng banget sih..."
1311Please respect copyright.PENANAb5EoVkhmu1
"Iya, tapi katanya humble. Jarang banget ngobrol sama cewek di kampus."
1311Please respect copyright.PENANANZ3g3JTpOu
Bima pura-pura tak mendengar. Ia lebih suka fokus pada kuliah.
1311Please respect copyright.PENANA4yhk7Dl570
Hari ini dia ada jadwal mata kuliah Struktur Beton dan kemudian praktikum di laboratorium.
1311Please respect copyright.PENANAtVnv4XLLVY
Ia duduk di bangku tengah ruang kuliah, membuka laptop second-nya yang sudah agak lambat tapi masih cukup bisa diandalkan.
1311Please respect copyright.PENANAjGW5vmUj08
1311Please respect copyright.PENANAlHb6RDT9u0
Dosen masuk, kelas pun dimulai. Bima mencatat dengan teliti, sesekali bertanya jika ada bagian yang kurang jelas.
1311Please respect copyright.PENANAHhPHbqeNRm
Konsentrasinya tinggi. Setelah dua jam, istirahat singkat. Ia keluar kelas untuk membeli kopi hitam di kantin kampus.
1311Please respect copyright.PENANA1GGf9w5FHk
Bima salah satu pria yang gemar suka meminum kopi, mau itu kopi apa pun.
1311Please respect copyright.PENANA5506tJrutO
Di kantin, seorang mahasiswi bernama Lila mendekat. Lila adalah salah satu yang paling terang-terangan mengagumi Bima.
1311Please respect copyright.PENANAr9NI95Tvvf
Rambutnya panjang, kulit sawo matang, dan senyumnya manis.
1311Please respect copyright.PENANA46dOOkw7HH
"Bima, boleh gabung?" tanyanya sambil membawa nampan.
1311Please respect copyright.PENANA0smkR65pvY
"Silakan," jawab Bima ramah.
1311Please respect copyright.PENANAVaZFadXRf8
Mereka pun mengobrol ringan tentang tugas kelompok. Lila berusaha menggali lebih dalam, bertanya tentang hobi Bima, keluarga, bahkan rencana liburan.
1311Please respect copyright.PENANAwGROzf0scy
Bima menjawab sopan, tapi ia selalu menjaga jarak. Ia tak ingin terlibat hubungan terlalu dekat.
1311Please respect copyright.PENANAl9EPSVpGD7
1311Please respect copyright.PENANAe4UMqlXSzc
Kesederhanaan hidupnya adalah pilihan, dan ia ingin menikmati masa kuliah tanpa drama.
1311Please respect copyright.PENANAXfoXg3ZdxK
****
1311Please respect copyright.PENANAIFyRoG2LR8
Siang menjelang, setelah praktikum selesai, Bima kembali ke kontrakan. Di perjalanan pulang, ia mampir ke warung makan sederhana favoritnya.
1311Please respect copyright.PENANAGXiVtsG9pB
Ia memesan nasi ayam goreng dan es teh manis. Pemilik warung, Pak Joko, sudah cukup mengenalnya.
1311Please respect copyright.PENANAbRWvshFKkU
"Nasi ayamnya seperti biasa, Bim?" tanya Pak Joko.
1311Please respect copyright.PENANAzCc76pbenY
"Iya, Pak. Tambah sambelnya sedikit banyak ya."
1311Please respect copyright.PENANA8OiMkQVVui
Sambil makan, Bima memikirkan hari-harinya. Ia memang sengaja memilih kontrakan kecil ini untuk belajar mandiri.
1311Please respect copyright.PENANA1wOxwC7AhU
Orang tuanya di kota seberang sering protes dengan pendirinya, tapi Bima tetap teguh dengan segala keputusannya, membuat kedua orang tuanya pun tidak bisa berbuat banyak.
1311Please respect copyright.PENANAGSqLGuioNq
1311Please respect copyright.PENANAMfugfCND9X
Selesai makan. Lalu pulang dengan keadaan perut kenyang.
1311Please respect copyright.PENANA5CMC33PAwz
1311Please respect copyright.PENANAJAT37HZCOo
Sore harinya, di kontrakan, Bima membersihkan kamar. Menyapu lantai, melipat pakaian, dan menyiram tanaman kecil di pot yang ia letakkan di depan pintu.
1311Please respect copyright.PENANAHckVb1Zs4q
Beberapa anak kecil tetangga lewat dan menyapanya.
1311Please respect copyright.PENANA6qsUHMe8WZ
"Abang Bima, main bola yuk!" ajak seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.
1311Please respect copyright.PENANAMqUX3vudDz
1311Please respect copyright.PENANALC2tvGpbbl
Bima tersenyum. "Nanti sore ya, Dek. Abang istirahat dulu."
1311Please respect copyright.PENANAGiDabr63NA
Ia pun masuk kamar, duduk di tempat tidur, dan membuka buku catatan kuliah.
1311Please respect copyright.PENANA5QYQie4S2p
Sambil mendengarkan musik instrumental pelan dari ponsel, ia merangkum materi hari ini.
1311Please respect copyright.PENANATjXOirUoJq
Singkat waktu, hari pun berganti menjadi malam.
1311Please respect copyright.PENANAQ4Dxxa9GxZ
Setelah mandi Bima memasak mie instan sederhana untuk makan malamnya.
1311Please respect copyright.PENANAbe73VSetmT
“Uhmm, selesai mandi terus makan mie. Emang the best banget sih, Enak. “ gumamnya.
1311Please respect copyright.PENANAIF1or6QO5N
Ia memakan mie buatan sendiri dengan penuh nikmat.
1311Please respect copyright.PENANABHDO0RRNye
Setelah selesai makan, ia mengeluarkan satu batang rokok.
1311Please respect copyright.PENANAR0FXvxWVVy
Lalu menyalakan koreknya. Dengan isapan pertama dari nikotin itu asap keluar mengepul dari dalam mulut Bima.
1311Please respect copyright.PENANAll7bLmGEcV
Waktu dalam merokok itu tidak lah lama.
1311Please respect copyright.PENANATylEoV4Yad
Selesai itu. Dia pun langsung pergi ke masuk kedalam kamar, ia berbaring.
1311Please respect copyright.PENANAdYpBJB18lM
Pikirannya melayang pada masa depan. Dia ingin cepat-cepat lulus, lalu membangun karir sendiri tanpa bergantung pada kekayaan keluarganya.
1311Please respect copyright.PENANAZDnaCkv5Cl
Mungkin suatu hari nanti ia akan meng wujudkan cita-citanya.
1311Please respect copyright.PENANAfWqESZDPXj
Pukul 22.30, lampu kamar dimatikan. Bima pun akhirnya tertidur dengan mimpi-mimpi yang belum pasti itu. 1311Please respect copyright.PENANAmmboBvWGtZ


