Bab 4: Doggy Style yang Mengguncang
531Please respect copyright.PENANATUkdPeE8Vb
Sore itu berlalu dengan Laras berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah sambil menahan sensasi aneh di memeknya. Setiap kali berjalan, sperma Rio yang masih tersisa di dalam tubuhnya sedikit menetes, membuat paha dalamnya licin dan lengket. memeknya terasa agak longgar dan berdenyut pelan, mengingatkan betapa dalam kontol Rio menghunjamnya tadi. Payudaranya masih merah bekas remasan, puting-putingnya sensitif setiap tersentuh kain seragam.
531Please respect copyright.PENANAWNE13pS8jU
Menjelang malam, saat Pak Budi belum pulang, Rio memanggil Laras lagi ke kamarnya. Kali ini suaranya lebih tegas melalui pesan: “Datang telanjang. Jangan pakai apa-apa.”
531Please respect copyright.PENANAUT3JrH4fPZ
Laras berdiri di depan pintu kamar Rio dengan tubuh telanjang bulat. Kulit sawo matangnya mengkilap karena keringat gugup dan sisa nafsu. Begitu pintu terbuka, Rio langsung menarik tangannya masuk dan mengunci pintu.
531Please respect copyright.PENANAYOTnVIWiWR
“Posisi sekarang,” perintah Rio sambil melepas bajunya sendiri. kontolnya sudah setengah tegang, besar dan berat.
531Please respect copyright.PENANAI0E0CCxWEt
Laras merangkak naik ke tempat tidur, lutut dan tangannya bertumpu. Bokong monster-nya terangkat tinggi, memeknya yang masih basah terpampang jelas dari belakang. Rio berdiri di belakangnya, tangannya meremas bokong besar itu kuat-kuat hingga meninggalkan bekas merah.
531Please respect copyright.PENANAmkXZfL8PEo
“Bagus. Bokongmu ini benar-benar milik aku sekarang,” katanya sambil menampar pelan. “Plak!”
531Please respect copyright.PENANAomi4BKOmfW
Laras menggigit bibir, desahan kecil keluar. “Ahh… Mas Rio…”
531Please respect copyright.PENANAz0tM5LKUR8
Rio menampar lagi lebih keras. Suara tamparan bokong “plak! plak!” bergema. Kulit sawo matang Laras memerah indah. memeknya semakin banjir, cairan orgasme bening menetes ke seprai.
531Please respect copyright.PENANAjvsCzIwLMe
Tanpa banyak kata, Rio mengarahkan kontolnya yang sudah keras maksimal ke pintu memek Laras. Kali ini ia tidak pelan. Dengan satu hentakan kuat, seluruh kontolnya masuk hingga pangkal.
531Please respect copyright.PENANAsduJmFQ5ev
“Aaaahhh!!” Laras menjerit keras. Sensasi robek yang lebih kuat dari tadi membuat memeknya terasa diregang paksa. Posisi doggy membuat penetrasi lebih dalam, kepala kontol Rio langsung menekan dinding paling dalam. “Penuh… terlalu dalam… Mas!!”
531Please respect copyright.PENANAbvYJURJbnm
Rio menggeram puas. “memekmu masih sangat sempit meski sudah aku isi tadi siang.” Ia menarik rambut Laras ke belakang dengan satu tangan, membuat punggung pembantu itu melengkung indah. Tangan satunya memegang pinggul lebar Laras.
531Please respect copyright.PENANAYcFmwqwCib
Lalu ia mulai menggoyang pinggulnya dengan irama ganas. “Plok-plok-plok-plok!” Suara benturan bokong monster Laras dengan pangkal paha Rio memenuhi kamar. Setiap hentakan membuat payudara besar Laras bergoyang liar ke depan dan belakang.
531Please respect copyright.PENANAobGsVewIlP
“Enak… Mas… hancurkan memek saya…” Laras menangis kenikmatan. Air matanya jatuh ke seprai. Rambutnya ditarik Rio membuat kepalanya mendongak, lehernya terbuka. Sensasi sakit di kulit kepala bercampur nikmat luar biasa dari kontol yang menghantam dalam memeknya.
531Please respect copyright.PENANAeuU7nNdlEr
Rio menarik rambut lebih kuat, mempercepat hentakan. kontolnya keluar masuk cepat, membawa keluar masuk cairan orgasme bening Laras yang kental. Bau nafsu semakin pekat. Keringat menetes dari tubuh Rio ke punggung Laras yang mengkilap.
531Please respect copyright.PENANAHJYRBBXluo
“Bilang kamu budakku,” perintah Rio sambil menampar bokongnya lagi.
531Please respect copyright.PENANAwePQgVegJA
“Saya… ahh… budak Mas Rio! memek saya milik kontol Mas!!” Laras menjerit, suaranya pecah karena kenikmatan.
531Please respect copyright.PENANA8BWbOWUHSV
Rio tertawa puas dan semakin ganas. Ia melepaskan rambut Laras sebentar hanya untuk memegang kedua pinggulnya dan menghantam lebih dalam. Setiap kali kontolnya masuk penuh, Laras merasakan tekanan berat di perut bawahnya, seolah-olah kontol itu ingin menembus rahimnya.
531Please respect copyright.PENANAtVutinH0nN
Kaki Laras mulai gemetar hebat. Ceri kecilnya berdenyut setiap kali kontol Rio lewat. “Saya… mau keluar lagi… Mas… tolong!!”
531Please respect copyright.PENANAHN2cqFsdg8
“Keluarlah sambil jerit nama aku,” Rio memerintah sambil menarik rambut Laras kuat-kuat lagi.
531Please respect copyright.PENANAgAov5W1o6w
Tubuh Laras mengejang keras. memeknya menggenggam kontol Rio dengan denyutan kuat. cairan orgasmenya squirt deras, menyembur ke paha Rio dan seprai. “Riooo…!! Aaahhh!!” jeritannya panjang dan pecah.
531Please respect copyright.PENANAnL6gm8iBEP
Sensasi orgasme yang kuat membuat Laras hampir ambruk. Tapi Rio tidak berhenti. Ia terus menghantam memek yang semakin basah dan longgar itu dengan irama brutal. Beberapa menit kemudian, Rio mengerang panjang.
531Please respect copyright.PENANAwAlFqMAz0w
“Mau isi lagi… terima sperma aku yang banyak!”
531Please respect copyright.PENANA7OfcqUmNBg
kontolnya berdenyut hebat di dalam memek Laras. Semprotan sperma panas menyembur deras, memenuhi rahim dan membuat perut bawah Laras terasa kembung penuh. Beberapa sperma terdorong keluar saat Rio menarik kontolnya, menetes kental dari memek yang terbuka.
531Please respect copyright.PENANAzamDWAn84A
Laras ambruk ke tempat tidur, tubuhnya kejang sisa orgasme. Bokongnya masih terangkat sedikit, memeknya menganga pelan mengeluarkan campuran sperma putih kental dan cairan orgasme beningnya sendiri. Air mata mengalir deras di pipinya, tapi bibirnya tersenyum kecil karena kenikmatan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
531Please respect copyright.PENANAplA4ZONoxW
Rio menepuk bokongnya pelan. “Besok Ayah ikut. Siapkan tubuhmu untuk dua kontol sekaligus.”
531Please respect copyright.PENANAt2UYihtavB
Laras hanya bisa mengangguk lemah. Tubuhnya sudah ketagihan. Pikirannya mulai goyah malu sebagai pembantu, tapi nafsu sebagai budak seks semakin kuat.
531Please respect copyright.PENANAGCnP4JjgqG
Malam semakin larut. Di rumah mewah itu, Laras semakin tenggelam ke dalam permainan ayah dan anak yang gelap dan penuh kenikmatan.
LANJUTAN CERITA https://lynk.id/novelhambilah 531Please respect copyright.PENANAXZ1VPjJzOI
LINK ALTERNATIF https://lynk.id/hambilah531Please respect copyright.PENANAh9xXbD1JWg
531Please respect copyright.PENANAfXpNcP3T3o


