Bab 4: Doggy Style yang Mengguncang
537Please respect copyright.PENANAMa4dCpfMZi
Sore itu berlalu dengan Laras berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah sambil menahan sensasi aneh di memeknya. Setiap kali berjalan, sperma Rio yang masih tersisa di dalam tubuhnya sedikit menetes, membuat paha dalamnya licin dan lengket. memeknya terasa agak longgar dan berdenyut pelan, mengingatkan betapa dalam kontol Rio menghunjamnya tadi. Payudaranya masih merah bekas remasan, puting-putingnya sensitif setiap tersentuh kain seragam.
537Please respect copyright.PENANAEjSkGuS0A5
Menjelang malam, saat Pak Budi belum pulang, Rio memanggil Laras lagi ke kamarnya. Kali ini suaranya lebih tegas melalui pesan: “Datang telanjang. Jangan pakai apa-apa.”
537Please respect copyright.PENANAOTSSWLemLJ
Laras berdiri di depan pintu kamar Rio dengan tubuh telanjang bulat. Kulit sawo matangnya mengkilap karena keringat gugup dan sisa nafsu. Begitu pintu terbuka, Rio langsung menarik tangannya masuk dan mengunci pintu.
537Please respect copyright.PENANAnpXShoiTyU
“Posisi sekarang,” perintah Rio sambil melepas bajunya sendiri. kontolnya sudah setengah tegang, besar dan berat.
537Please respect copyright.PENANAWsEhHgEeiq
Laras merangkak naik ke tempat tidur, lutut dan tangannya bertumpu. Bokong monster-nya terangkat tinggi, memeknya yang masih basah terpampang jelas dari belakang. Rio berdiri di belakangnya, tangannya meremas bokong besar itu kuat-kuat hingga meninggalkan bekas merah.
537Please respect copyright.PENANAX0JXoVfFE7
“Bagus. Bokongmu ini benar-benar milik aku sekarang,” katanya sambil menampar pelan. “Plak!”
537Please respect copyright.PENANATasqgbkk5h
Laras menggigit bibir, desahan kecil keluar. “Ahh… Mas Rio…”
537Please respect copyright.PENANAzHanPObLX4
Rio menampar lagi lebih keras. Suara tamparan bokong “plak! plak!” bergema. Kulit sawo matang Laras memerah indah. memeknya semakin banjir, cairan orgasme bening menetes ke seprai.
537Please respect copyright.PENANAd7fkGjBGsA
Tanpa banyak kata, Rio mengarahkan kontolnya yang sudah keras maksimal ke pintu memek Laras. Kali ini ia tidak pelan. Dengan satu hentakan kuat, seluruh kontolnya masuk hingga pangkal.
537Please respect copyright.PENANA16a8jXPLeL
“Aaaahhh!!” Laras menjerit keras. Sensasi robek yang lebih kuat dari tadi membuat memeknya terasa diregang paksa. Posisi doggy membuat penetrasi lebih dalam, kepala kontol Rio langsung menekan dinding paling dalam. “Penuh… terlalu dalam… Mas!!”
537Please respect copyright.PENANANy3fcjcIL0
Rio menggeram puas. “memekmu masih sangat sempit meski sudah aku isi tadi siang.” Ia menarik rambut Laras ke belakang dengan satu tangan, membuat punggung pembantu itu melengkung indah. Tangan satunya memegang pinggul lebar Laras.
537Please respect copyright.PENANAAlRHblVKFU
Lalu ia mulai menggoyang pinggulnya dengan irama ganas. “Plok-plok-plok-plok!” Suara benturan bokong monster Laras dengan pangkal paha Rio memenuhi kamar. Setiap hentakan membuat payudara besar Laras bergoyang liar ke depan dan belakang.
537Please respect copyright.PENANAxuBltzWk4L
“Enak… Mas… hancurkan memek saya…” Laras menangis kenikmatan. Air matanya jatuh ke seprai. Rambutnya ditarik Rio membuat kepalanya mendongak, lehernya terbuka. Sensasi sakit di kulit kepala bercampur nikmat luar biasa dari kontol yang menghantam dalam memeknya.
537Please respect copyright.PENANAOD4bR2ptFi
Rio menarik rambut lebih kuat, mempercepat hentakan. kontolnya keluar masuk cepat, membawa keluar masuk cairan orgasme bening Laras yang kental. Bau nafsu semakin pekat. Keringat menetes dari tubuh Rio ke punggung Laras yang mengkilap.
537Please respect copyright.PENANAZ1Q4YeOL5q
“Bilang kamu budakku,” perintah Rio sambil menampar bokongnya lagi.
537Please respect copyright.PENANAjDrEq3vh3y
“Saya… ahh… budak Mas Rio! memek saya milik kontol Mas!!” Laras menjerit, suaranya pecah karena kenikmatan.
537Please respect copyright.PENANA1NjipEniF6
Rio tertawa puas dan semakin ganas. Ia melepaskan rambut Laras sebentar hanya untuk memegang kedua pinggulnya dan menghantam lebih dalam. Setiap kali kontolnya masuk penuh, Laras merasakan tekanan berat di perut bawahnya, seolah-olah kontol itu ingin menembus rahimnya.
537Please respect copyright.PENANASuJ67ZZwnx
Kaki Laras mulai gemetar hebat. Ceri kecilnya berdenyut setiap kali kontol Rio lewat. “Saya… mau keluar lagi… Mas… tolong!!”
537Please respect copyright.PENANABr4DcU4xhn
“Keluarlah sambil jerit nama aku,” Rio memerintah sambil menarik rambut Laras kuat-kuat lagi.
537Please respect copyright.PENANAHqIFCHvZgf
Tubuh Laras mengejang keras. memeknya menggenggam kontol Rio dengan denyutan kuat. cairan orgasmenya squirt deras, menyembur ke paha Rio dan seprai. “Riooo…!! Aaahhh!!” jeritannya panjang dan pecah.
537Please respect copyright.PENANAag7QHfoIRL
Sensasi orgasme yang kuat membuat Laras hampir ambruk. Tapi Rio tidak berhenti. Ia terus menghantam memek yang semakin basah dan longgar itu dengan irama brutal. Beberapa menit kemudian, Rio mengerang panjang.
537Please respect copyright.PENANA0xVt66WqGp
“Mau isi lagi… terima sperma aku yang banyak!”
537Please respect copyright.PENANANEbYfUIzY9
kontolnya berdenyut hebat di dalam memek Laras. Semprotan sperma panas menyembur deras, memenuhi rahim dan membuat perut bawah Laras terasa kembung penuh. Beberapa sperma terdorong keluar saat Rio menarik kontolnya, menetes kental dari memek yang terbuka.
537Please respect copyright.PENANAwSnxfnNrHC
Laras ambruk ke tempat tidur, tubuhnya kejang sisa orgasme. Bokongnya masih terangkat sedikit, memeknya menganga pelan mengeluarkan campuran sperma putih kental dan cairan orgasme beningnya sendiri. Air mata mengalir deras di pipinya, tapi bibirnya tersenyum kecil karena kenikmatan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
537Please respect copyright.PENANAafKwIi3J48
Rio menepuk bokongnya pelan. “Besok Ayah ikut. Siapkan tubuhmu untuk dua kontol sekaligus.”
537Please respect copyright.PENANAKfLZzTTpXI
Laras hanya bisa mengangguk lemah. Tubuhnya sudah ketagihan. Pikirannya mulai goyah malu sebagai pembantu, tapi nafsu sebagai budak seks semakin kuat.
537Please respect copyright.PENANAgRIf3lE0Jl
Malam semakin larut. Di rumah mewah itu, Laras semakin tenggelam ke dalam permainan ayah dan anak yang gelap dan penuh kenikmatan.
LANJUTAN CERITA https://lynk.id/novelhambilah 537Please respect copyright.PENANAsqlChCRqSo
LINK ALTERNATIF https://lynk.id/hambilah537Please respect copyright.PENANAyhwXGoiBaL
537Please respect copyright.PENANADTyNiP87oe


