Tiga Hari Setelah Pelaksanaan UN.
10088Please respect copyright.PENANAbkX0gXmy6C
"Jadi, kira-kira pelaksanaan perpisahan kelas 6 akan diadakan dimana? Apakah ada usul?" kata Pak Sulai di tengah-tengah rapat.
10088Please respect copyright.PENANAAIWtVmgSMM
Hari ini para Guru mengadakan rapat untuk pelaksanaan perpisahan. Seluruh guru berkumpul di ruang guru untuk membahas segala-gala tentang perencanaan ini. Mulai dari pembentukan panitia, tempat, tanggal hingga konsep.
10088Please respect copyright.PENANApecVdVnxzS
"Sepertinya belum seluruh guru berkumpul disini. Bu Lena ya belum hadir. Coba Jaka kamu cari Bu Lena, siapa tau lagi di kelas atau dimana gitu." suruh Pak Sulai.
10088Please respect copyright.PENANA9yoBaFfalk
Gw mencari Bu Lena di setiap kelas. Mulai dari kelas 4 sampai 6, musholla, kelas 3-1 tiap kamar mandi tetapi waktu Gw cek kamar mandi guru lantai 1, Gw denger suara. Kecil banget, bahkan hampir samar. Karena penasaran, Gw cek juga kamar mandi siswa laki-laki sama perempuan, semakin hilang suaranya. Tiba-tiba Bu Nisa menghampiri Gw.
10088Please respect copyright.PENANALsuqkhHnAT
"Jak?" panggilnya bingung dengan tingkah Gw.
10088Please respect copyright.PENANAU6B4S8G6Ip
"Bu, denger gak?"
10088Please respect copyright.PENANA9Uu6V6ZNfd
"Apa??"
10088Please respect copyright.PENANAj8W9kBs4JS
"Coba ibu diem."
10088Please respect copyright.PENANAwFeH9iOvsL
Ketika kami berdua diam. Sangat hening sekali. Lalu terdengar suara denyitan kayu dan suara dua buah benda yang sedang beradu *Rnyitt rnyittt plok plok plok* tetapi sangat pelan sekali.
10088Please respect copyright.PENANAajV6PEjdMq
"Kayak suara orang ngentot, Bu." kata Gw.
10088Please respect copyright.PENANAMg1G5PNfhl
"Siapa?? Bang Sani??" tanya Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAtcX7KcZugk
"Iya kali. Sama siapa tapi?" tanya Gw balik.
10088Please respect copyright.PENANAqfUS4T1NIB
"Bu Lena??" tebaknya.
10088Please respect copyright.PENANAaj5klPaHRf
"Ahh yang bener. Coba yuk periksa." ajak Gw.
10088Please respect copyright.PENANA1T8O0JkwqD
"Periksa dari mana??" tanya Bu Nisa bingung.
10088Please respect copyright.PENANAb70KHVxKc1
"Jendela kamarnya langsung ke luar ya. Ventilasinya juga. Apa tungguin aja di depan pintu?"
10088Please respect copyright.PENANAzn7M9Ag1QW
"Boleh tuh, Jak."
10088Please respect copyright.PENANA7QIPHYzirf
Kami pun menuju ke pintu kamar Bang Sani, OB Sekolah yang berada di paling pojok lorong lantai satu. Sangat terpencil, jarang di lalui orang. Anehnya adalah, ketika berada di depan pintu Bang Sani, malah suara itu hilang. Gw pun terheran-heran dengan Bu Nisa. Kok bisa sebegitu kedap suaranya kamar Bang Sani ini.
10088Please respect copyright.PENANAI0XvfszRTc
"Bu, kalo kita bisa manfaatin Bang Sani. Kita bisa ngentot disini terus Bu. Enggak usah nunggu pulang sekolah. Hehehe."
10088Please respect copyright.PENANAi9IYoSYqkM
"Ihh, kamu Jak. Emang kamu mau ngentot lagi sama saya?"
10088Please respect copyright.PENANA4xQEb42pJY
"Mau lah, Bu."
10088Please respect copyright.PENANAnHOn7RMnsu
Lalu tanpa babibu Gw langsung menyambar bibir Bu Nisa. Juga toketnya yang menantang tak lupa Gw remas-remas saking gemasnya.
10088Please respect copyright.PENANAUgzPJkhzcm
"Jakkhh,, sebemmmm ntar."
10088Please respect copyright.PENANAj8XcSyNxC4
*Spluurrppp. Gw sedot seluruh air liurnya.
10088Please respect copyright.PENANA47FpeA5Clj
"Jangan duluu atuhhhh. Kita lagi tungguin Bu Lena kan."
10088Please respect copyright.PENANADqrHn5Arrb
Gw pun melepaskan ciuman Gw dari Bu Nisa. Bajunya yang tadi Gw berantakin sudah Gw rapihkan tak ada lecekan. Tiba-tiba dari dalam kamar Bang Sani terdengar suara.
10088Please respect copyright.PENANATpr2S167Fp
*Stekk. Kunci pintunya dibuka dari dalam.
10088Please respect copyright.PENANAnh2K87Jrp7
Bang Sani keluar dari kamarnya dan terkaget melihat kami berdua. Dia diam mematung bahkan hampir terjatuh. Bu Lena dibelakangnya terlihat sedang memakai BH nya. Toketnya yang lebih besar terlihat menggantung, seakan minta dihisap saja. Memeknya yang berbulu lebat ia tutup dengan tangannya. Beda dengan memek Bu Nisa yang hampir gundul, hanya menyisakan rambut-rambut kecil.
10088Please respect copyright.PENANACjuvvthxxd
"Cieee. Abis ngapain nih?"
10088Please respect copyright.PENANA7L9EZAiTxQ
"Bu Nisa!! Jaka!! Kenapa disini!!??" tanya Bang Sani.
10088Please respect copyright.PENANAgAB383fiWD
"Ehhh, Ya ampun." Bu Lena nampak terkaget-kaget dengan kehadiran kami.
10088Please respect copyright.PENANAFPlshRMVCx
"Abis ada yang mainnya seru banget. Hahahaha." ledek Gw.
10088Please respect copyright.PENANAsoNPi7mzol
"Ehh, gak gitu. Enggakk gituu." kata Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAAcET2i52J5
"Yaudah ayuk Jak, kita balik ke ruang guru. Bu Lena, dicariin Pak Sulai tuh ditungguin buat rapat." kata Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAqwdcEkAdyd
Lalu tiba-tiba tangan Gw ditarik oleh Bang Sani.
10088Please respect copyright.PENANAx3r8NqhbTi
"Jak, tolong jangan bilang siapa-siapa yaa." kata Bang Sani.
10088Please respect copyright.PENANARbj87uPe68
"Tenang, Bang. Saya sama Bu Nisa mah orang baik. Asal Abang sama Bu Lena baik aja. Hahahaha."
10088Please respect copyright.PENANA75K7IUOClV
Lalu kami pun menuju ke ruang rapat untuk memenuhi panggilan Pak Sulai.
10088Please respect copyright.PENANAmswbS7fwwZ
Hasil rapat telah ditentukan. Perpisahan kali ini dilaksanakan seminggu lagi di daerah puncak. Bu Lena ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana, karena dirinya adalah pemilik villa tempat pelaksanaan acara. Konsep acara hanya hiburan-hiburan saja, jadi orang tua siswa tidak diikutkan. Bu Lena menunjuk Bu Putri, Pak Rizki, Bu Nisa dan Gw untuk menjadi panitia acara.
10088Please respect copyright.PENANAYfxwJ8f2AR
Dua hari setelah rapat, panitia perpisahan meminta izin untuk mengunjungi villa milik Bu Lena untuk meninjau kegiatan yang akan dilaksanakan nanti. Gw baru mengetahui ternyata Bu Lena adalah orang kaya. Dia mau menjadi guru karena sudah menjadi cita-citanya dari dulu, dan juga ketika dimasa sulit uang honor mengajarnya lah yang menjadi modal suaminya berjualan di Tanah Abang hingga menjadi sesukses sekarang.
10088Please respect copyright.PENANA65o5qhjozK
Kami berangkat dari sekolah jam 8 pagi menggunakan mobil Bu Lena. Pak Rizki yang mengandarainya. Sesampainya disana ternyata villanya lumayan luas. Kira-kira terdapat 8 kamar. Yang telah kami bagi menjadi 2 untuk siswa laki-laki dan 2 untuk siswi perempuan. Lalu 1 untuk guru laki-laki dan 2 untuk guru perempuan.
10088Please respect copyright.PENANAAVJ5yXDmAq
Pak Rizki dan Bu Putri berkeliling untuk melihat tempat disebelah mana yang bisa dijadikan tempat api unggun. Disaat hanya kami bertiga, Bu Nisa bertanya kepada Bu Lena perihal perselingkuhannya dengan Bang Sani.
10088Please respect copyright.PENANAcxDJzLRO3K
"Udah berapa lama Bu?" Bu Nisa mengawali pembicaraan.
10088Please respect copyright.PENANAdgFDVj8575
"Udah lama apanya?"
10088Please respect copyright.PENANAUcJDgzfgdd
"Sama Bang Sani itu lohh. Hihihi."
10088Please respect copyright.PENANARqAn2XhOlJ
"Gapapa, Bu. Kami mah bisa jaga mulut." timpal Gw.
10088Please respect copyright.PENANAI7s0K6yg4v
"Bener ya tapi."
10088Please respect copyright.PENANAs05ekTTQ2v
"Iyaa." jawab Gw dan Bu Nisa bersamaan.
10088Please respect copyright.PENANA84VvPC0ezI
"Jadi tuh baru dua bulan. Aku juga bingung mau gimana lagi. Suami aku udah impoten, dia udah enggak mau bantu aku puasin diri. Dia udah sibuk sama usahanya. Tadinya aku mau sama gigolo tapi takut. Sampe akhirnya aku liat Bang Sani, terus aku tawarin main sama aku dan aku bayar 200 ribu. Dia mau, tapi dia enggak bisa bikin aku keluar."
10088Please respect copyright.PENANANAuWJ3L9XA
"Hahahaha. Salah orang kamu berarti." kata Bu Nisa sambil melirik Gw. Gw hanya bisa mengerenyitkan mata tanda tidak setuju untuk di umbar pergelutan antara Gw sama Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAc0Y2oARh0I
"Abis gimana lagi. Aku kan lebih sering di sekolah daripada di rumah." kata Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAwRjm5pnTYS
"Loh, saya jarang liat ibu kalo sampai sore disini." kata Gw.
10088Please respect copyright.PENANAeMYc3HJKtG
"Aku kadang di kelas 3, di pantry atau di ruang ngerokok temenin Pak Rizki sama Bu Putri pacaran. Biar enggak ada fitnah katanya." jelas Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAObE3h9QXIR
"Ibu salah orang kali. Coba ibu mainnya sama Jaka, bisa keluar terus." kata Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANArQPsMBXtc8
"Ahh, bercanda aja kamu."
10088Please respect copyright.PENANAdlpjP8n02h
Lalu Bu Nisa berbisik kepada Bu Lena. Gw enggak bisa mendengar pembicaraan mereka, yang Gw tau adalah ekspresi Bu Lena yang terlihat kaget setelah dibisiki Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAkDi0ognjPd
"Ya ampun, Bu Nisa." kata Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAZ05HMWyw0w
"Gapapa, Wlee. Yang penting dapet puasnya. Daripada kamu cuma dapet zinah nya doang. Hahahaha." kata Bu Nisa meledek Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANA3eRlUxVELB
"Tapi apa bener, Jak?" tanya Bu Lena ke Gw.
10088Please respect copyright.PENANAhUWYlpO2M9
"Bener apanya, Bu?" tanya Gw heran.
10088Please respect copyright.PENANAs4pWhccgUv
"Coba, Jak. Kamu kasih unjuk kontol kamu ke Bu Lena. Bu Lena penasaran sama benda yang udah bikin saya puaasssss." Bu Nisa menyuruh Gw.
10088Please respect copyright.PENANArIP79c9Wsw
Akhirnya Gw bukalah celana Gw untuk menunjukkan kontol Gw ke hadapan dua orang ibu rumah tangga ini. Yang satu belum punya anak, yang satu sudah beranak 2.
10088Please respect copyright.PENANAafOpIVEaRt
"Bu Lena jagain ya. Takutnya Pak Rizki sama Bu Putri nanti liat."
10088Please respect copyright.PENANA1fYDXIk6Cp
Lalu Bu Nisa berlutut di hadapan Gw. Dia genggam kontol Gw lalu dikocoknya perlahan. Bu Nisa mengawali dengan menjilati kepala kontol Gw, batang lalu ke biji Gw. Dengan lahap dia telannya itu kedua buah zakar kedalam mulutnya.
10088Please respect copyright.PENANAWqcIC0PMlt
"Slurppp. Ahhh. Ini nih yang dicari-cari warga." candanya.
10088Please respect copyright.PENANAAeICfPt4Zm
"Bu, pelan-pelan. Geli tau." kata Gw.
10088Please respect copyright.PENANAbu4dQ4tRso
Bu Lena hanya bisa bengong menyaksikan dua orang guru sekolah dasar Islam sedang melakukan perbuatan dosa itu. Bu Nisa tidak peduli, yang dia rasakan adalah nikmatnya menjilati kontol yang memuaskan syahwatnya.
10088Please respect copyright.PENANAI5sP2lrSlk
*Slurrpphh sluurrpp
10088Please respect copyright.PENANAycxYiRIZ0W
*Hlock hlockk hlockk
10088Please respect copyright.PENANARNt6Q5JHHw
Bu Nisa menyodokkan kontol Gw hingga menyentuh kerongkongannya hingga mengeluarkan bunyi seperti itu. Dengan tempo sedang, Bu Nisa menyedot kontol Gw dan menaik turunkan kepalanya.
10088Please respect copyright.PENANARiB5a0DUSi
*Slurpp slurpp slurpp
10088Please respect copyright.PENANAfGmj8gS9aZ
"Ahhhh, enak banget Jak."
10088Please respect copyright.PENANA3Od4wnQEyb
"Sepongan ibu yang enakkk."
10088Please respect copyright.PENANA5FWHBRmxCt
Bu Lena yang melihat perbuatan kami, diam tak berkutik. Daripada menganggur, Gw ajaklah bergumul bersama kami.
10088Please respect copyright.PENANAbuVcvnypav
"Bu Lena, sini ikut." ajak Gw.
10088Please respect copyright.PENANAQij0tU3t7u
"Nanti ada Pak Rizki sama Bu Putri gimana?" tanya Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAelYErSYOhb
Bu Nisa hanya tersenyum lalu melanjutkan sepongannya. Semua titik dijilatinya tanpa sisa. Dia kecupnya kepala kontol Gw hingga bawah. Lalu dia ulangi menyedot kontol Gw sambil menaik turunkan kepalanya. Merasakan kenikmatan, Gw memegang kepala Bu Nisa yang tertutup jilbab itu dan ikut menggerakkan kepalanya. Semakin nikmat Gw rasakan, semakin cepat Gw naik turunkan kepala Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAQ3VrdXG5km
*Hurkkk hurkkk hurkk
10088Please respect copyright.PENANAjU7yAuy5rq
Kontol Gw menyentuh kerongkongan Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANA82DyI1VSrt
"Bu, udah mau keluar nih." ucap Gw memberitahu Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAfR05ZCf9sQ
"Bu Lena yang tampung ya." kata Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAAvec41ZYZq
Lalu Bu Nisa bangun dan menuntun Bu Lena untuk menyepong Gw. Dengan malu-malu Bu Lena memasukkan kontol Gw ke dalam mulutnya. Dia mengikuti gerakan yang tadi ditunjukkan Bu Nisa. Dia hisap sambil memainkan kontol Gw dengan lidahnya. Bu Lena juga menuntun tangan Gw untuk meremas toketnya dari dalam bajunya.
10088Please respect copyright.PENANAhS2HoscYZD
"Iyaa Buu. Dikit lagiiii."
10088Please respect copyright.PENANADLLpslmtOM
Bu Lena semakin mempercepat gerakan kepalanya dan Gw pun menyemburkan cairan hangat itu ke dalam mulut Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAqb4PVYoDGD
*Crotttt crootttt.
10088Please respect copyright.PENANAd6wTzpc79p
*Glukkk glukkk glukkkk.
10088Please respect copyright.PENANAmRfxYdQ4Fz
"Ahhh, Jakaaaaa." ucap Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAmVmVWyteoz
"Banyak banget iniii. Sampai jadi haus saya." sambungnya.
10088Please respect copyright.PENANAfx9LQ41DdF
Bu Lena langsung menuju dapur untuk mencari air minum. Melihat itu Bu Nisa hanya tertawa kecil. Gw hanya bisa bersyukur karena telah disepongi oleh dua orang MILF yang baik hati.
10088Please respect copyright.PENANAhHHD0kpLhp
Beberapa menit kemudian Pak Rizki dan Bu Putri kembali dan menjelaskan idenya tentang acara perpisahan ini. Setelah pembicaraan yang rumit, sore harinya kami balik ke sekolah untuk pulang ke rumah masing-masing.
10088Please respect copyright.PENANADfGakWPFYd
"Jaka."
10088Please respect copyright.PENANAbn9iV25gzw
Bu Nisa mengirim pesan lewat WA ke Gw
10088Please respect copyright.PENANA3kop3GuzLw
"Iya, Bu?"
10088Please respect copyright.PENANAKmMQLWrcXu
"Lagi dimana??"
10088Please respect copyright.PENANAzaxyqB94GM
"Ruang Guru, Bu. Nemenin Bu Farhah."
10088Please respect copyright.PENANARrUEet5LDl
"Oh, yaudah. Saya nyusul."
10088Please respect copyright.PENANA9RRuQqfroB
Bu Nisa berniat menimbrung bersama Gw dan Bu Farhah yang sedang melakukan kegiatan sore kami seperti biasa.
10088Please respect copyright.PENANAtogmwtrxca
"Siapa tuh? Pacarnya ya?" tanya Bu Farhah.
10088Please respect copyright.PENANAkpFlFItWB1
"Bukan lah. Bu Nisa ini, mau gabung kesini."
10088Please respect copyright.PENANAQWyEnqPy0o
"Yaah, enggak jadi berduaan dong." candanya.
10088Please respect copyright.PENANAVovC5i7ii9
Semenjak Gw bantu untuk menginput nilai siswa, Farhah semakin dekat dengan Gw. Hampir tiap malam kami chattingan hanya untuk menanyakan kabar. Tetapi tiap Gw tawarkan untuk pulang bareng, dia selalu menolah. Entah kenapa Gw juga belum tau.
10088Please respect copyright.PENANAeLrOgaDwab
"Emang kenapa kalo bertiga? Maunya berduaan aja emangnya? Hahahaha."
10088Please respect copyright.PENANAzZ3YPFMyOq
"Enggak juga sihh. Nanti ada setannya dong."
10088Please respect copyright.PENANAKed2DCxeXA
"Assalamualaikum." Bu Nisa memasuki ruang guru.
10088Please respect copyright.PENANAF6g8NDmBTy
"Nah, tuh setannya." canda Gw yang dilanjutkan oleh tawa Farhah.
10088Please respect copyright.PENANAhEWKExZ3bE
"Ihh, anak muda. Orang masuk beri salam, bukannya dijawab malah dikatain setan." protes Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAPhuwgpiwx0
"Au tuh, Jaka."
10088Please respect copyright.PENANAHayYeBDtJT
"Kamu lagi apa, Far?"
10088Please respect copyright.PENANAv1R1F2d2lZ
"Enggak lagi apa-apa. Tadi mah biasa, lagi nyicil input nilai. Sekarang udah selesai."
10088Please respect copyright.PENANAzBRTgchcZ5
"Mau pulang sekarang?"
10088Please respect copyright.PENANAE6CbqzGN8q
"Enggak tau deh. Niatnya sih masih mau disini."
10088Please respect copyright.PENANAOOfATsWRq5
"Mau berduaan sama Jaka ya."
10088Please respect copyright.PENANAPhi9YfC7KY
"Iyaaa. Tapi gara-gara ibu dateng jadi ada setannya." kata Gw.
10088Please respect copyright.PENANAtCEtRkfB5f
"Ihh nih anak." kata Bu Nisa sambil melempar spidol ke arah Gw.
10088Please respect copyright.PENANAnLyf5dsIzp
"Ett, gak kena. Hahaha."
10088Please respect copyright.PENANATCfmCsSCPk
*Pltakkk
10088Please respect copyright.PENANAIduZDa8Uj6
Spidol yang kedua yang dilempar oleh Farhah tepat mengenai hidung Gw.
10088Please respect copyright.PENANAGIrIe4PnoC
"Tuh, bu saya bantuin. Enak aja bilang lagi berduaan."
10088Please respect copyright.PENANA5lvX7vD6Vm
"Hahahaha. Rasain kamu, Jak."
10088Please respect copyright.PENANAwLNePR96fr
"Duh, parah nih dikerjain dua cewek." kata Gw.
10088Please respect copyright.PENANAlisDoBe9KF
"Threesome dong. Hahahaha." kata Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAjQcam6XCNt
Gw dan Farhah bingung mendengar Bu Nisa tertawa. Dan juga bingung, apa itu arti threesome.
10088Please respect copyright.PENANAUDhU7zHTqm
"Threesome itu apa, Bu?" tanya Bu Farhah.
10088Please respect copyright.PENANA7YUSzFatoM
"Ada dehh. Suatu saat juga kamu bakal tau. Wkwkwk."
10088Please respect copyright.PENANAj9t7PanhJc
"Ayo, Bu Farhah. Kita pulang." ajak Gw.
10088Please respect copyright.PENANAhun4PPyPmu
"Ehh, kamu sama Bu Nisa aja. Aku naik ojol aja seperti biasa."
10088Please respect copyright.PENANAfIGoUIvSRA
"Udahh, gapapa. Sekali-kali saya yang naik ojol. Kan rumah kalian yang berdekatan. Masa saya mulu yang bareng Jaka."
10088Please respect copyright.PENANAhoMpAj95Xi
"Tapi jatahnya enggak berkurang kan, Bu?" tanya Gw.
10088Please respect copyright.PENANA0NzolOaUHp
"Enggak atuh laa. Kan kamu tinggal minta sama Farhah. Hahaha."
10088Please respect copyright.PENANAzrprBJv2ws
Gw mulai berpikiran aneh. Tentang jatah yang dimaksud Bu Nisa. Mungkin yang dimaksud minta jatah ke Farhah adalah upah. Tapi bagaimana jika yang dimaksud Bu Nisa adalah jatah ngentot. Sejak kejadian sama Bu Nisa waktu itu, pikiran Gw selalu menjadi mesum. Ditambah kejadian dua sepongan dari Bu Nisa dan Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAa6DVwCBsy2
"Bu, gara-gara ngomongin jatah saya jadi pengen ngentot lagi nih."
10088Please respect copyright.PENANAWvUHzmCqVb
"Yeh, kamu. Ada Farhah nih. Gimana."
10088Please respect copyright.PENANA4hZvhUZxze
"Di kamar Bang Sani aja yuk."
10088Please respect copyright.PENANAsYDVlWAXYE
"Ayuk, deh. Tapi sebentar aja ya."
10088Please respect copyright.PENANAXRoRYFsA9y
"Iya. Bu Nisa pura-pura ke kamar mandi gih. Nanti saya nyusul."
10088Please respect copyright.PENANAfnpXv6WwD3
Karena kepengen, Gw minta Bu Nisa untuk merasakan ngentot lagi. Tapi karena ada Farhah, kami bingung untuk melakukannya.
10088Please respect copyright.PENANAOmXG10iMsN
"Aku mau pup dulu ya. Kalian jangan macam-macam berdua disini." kata Bu Nisa meninggalkan Ruang Guru.
10088Please respect copyright.PENANAjGByILjlN9
"Ihh, enggak lah Bu." kata Farhah.
10088Please respect copyright.PENANALkL0ia7mYZ
"Far, aku mau ngerokok dulu yah." kata Gw.
10088Please respect copyright.PENANACY5PP6gg40
"Yaudah gih."
10088Please respect copyright.PENANA76JNEOJx8A
"Tapi jangan pulang dulu yaa. Jadi bareng kan?"
10088Please respect copyright.PENANAlOGswIzAMp
"Hmmm, gimana yah?".
10088Please respect copyright.PENANAjVlMZWogWb
"Udah, bareng aja."
10088Please respect copyright.PENANA2OfA27Ziv0
"Yaudah deh."
10088Please respect copyright.PENANAoqpQrnqGhi
Lalu Gw menyusul Bu Nisa ke kamar Bang Sani. Dia sudah duduk di kasur masing dengan pakaian lengkap.
10088Please respect copyright.PENANAhZTMyvInDB
"Bang Sani nya mana, Bu?"
10088Please respect copyright.PENANAKhKlUzJoqs
"Tadi saya udah ngomong, pake aja katanya."
10088Please respect copyright.PENANAyi7qJLQDda
"Oke dehh."
10088Please respect copyright.PENANAWPJhQrn5Fi
Lalu Gw langsung membuka seluruh pakaian Gw, begitu juga Bu Nisa. Dia langsung telentang di atas kasur dengan membuka pahanya.
10088Please respect copyright.PENANAa1CN7kb0Dw
"Bu, kemaren Bu Nisa sama Bu Lena jilatin kontol saya. Kalo saya jilatin memek Bu Nisa itu bisa gak sih?" tanya Gw yang masih polos ini.
10088Please respect copyright.PENANAIt41DTQi8b
"Hahahaha. Bisa atuh, Jak. Cobain aja."
10088Please respect copyright.PENANAlsfUEf0GbM
Lalu Gw mulai mendekati memek Bu Nisa. Bulunya tipis, memeknya juga masih merah agak kehitaman. Lalu Gw belai dengan ibu jari Gw.
10088Please respect copyright.PENANA6YRcvQF8mU
"Ini apa sih Bu." tanya Gw sambil membelai-belai sesuatu yang menonjol di atas memeknya.
10088Please respect copyright.PENANAxzXi8sMhPc
"Itu namanya klitoris, atau itil. Itu tempat paling geli buat cewek. Sumber nikmatnya ada disitu."
10088Please respect copyright.PENANA58uZ4R29rn
Lalu Gw langsung menjilati klitoris Bu Nisa. Sambil sesekali Gw sedot.
10088Please respect copyright.PENANACsFlUSam5f
"Ahhhh, Jaakkk." Bu Nisa menjambak Gw.
10088Please respect copyright.PENANAMgYGQyh10D
"Mpphhhh, Jakaa. Geliii tauuu."
10088Please respect copyright.PENANATUBgyDRvU0
Lalu Gw hisap seluruh memeknya. Gw masukkan lidah Gw ke dalam liang kenikmatannya. Tak diam, tangan Gw meremas toket indahnya itu.
10088Please respect copyright.PENANAxlllN9LBr4
"Jakk, ayuk langsung aja. Ada Farhah nungguin."
10088Please respect copyright.PENANAlLmDvXQzXM
Gw langsung bangun, lalu mengarahkan kontol Gw ke memek Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANACvqF7kKXRl
"Masukin ya, Bu." izin Gw.
10088Please respect copyright.PENANApPfwpVTe0V
Gw pun langsung memasukkan kontol Gw ke memek Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAfA3L54Hrb8
*Blessss
10088Please respect copyright.PENANA1LaBBJAqWK
"Ayo, Jak. Puasin saya." ucap Bu Nisa. Dia hanya bisa pasrah menerima sodokan kontol Gw yang bertubi-tubi.
10088Please respect copyright.PENANANf7KPA1Omr
"Bu Nisa udah pernah selingkuh belum sih sebelumnya??" tanya Gw sambil memompa memek Bu Nisa. Kasur reot itupun mengeluarkan bunyi yang cukup mengganggu.
10088Please respect copyright.PENANAt3zp0ZxXG2
"Ahh,, ahh belum Jak. Baru sama kamu,, aja ini Jak." jawabnya terputus-putus karena merasakan kenikmatan yang diberikan oleh kontol Gw.
10088Please respect copyright.PENANAgCeq3qyo04
"Bu, cepet aja ya. Saya udah mau keluar." ucap Gw.
10088Please respect copyright.PENANA1eNA20RGkY
"Iyaa, Jaakk. Keluarin ajaa. Saya juga mau keluar. Ahhhh."
10088Please respect copyright.PENANAMz1bHQmRZg
*Crott crottt
10088Please respect copyright.PENANA84fcfzRS3a
Gw merubuhkan tubuh Gw di atas tubuh gempalnya Bu Nisa. Bu Nisa juga tampak senang, ia merangkul Gw sambil tersenyum.
10088Please respect copyright.PENANAhFtJJg9w3G
"Anget banget peju kamu, Jak."
10088Please respect copyright.PENANAx5zgnCPtPA
"Peju tuh apa, Bu?"
10088Please respect copyright.PENANAG2BUk4sL1R
"Ihh, kamu kayak anak kecil aja. Peju tuh sperma, air mani."
10088Please respect copyright.PENANAAFVf26Vgrm
Kata Bu Nisa menjelaskan, dia masih merangkul Gw bagaikan seorang Ibu yang memeluk anaknya dengan penuh kasih sayang.
10088Please respect copyright.PENANAazmUfIQjri
"Kamu mau jadi anak saya atau suami saya, Jak?" tanyanya.
10088Please respect copyright.PENANAq6Jy6JQmX7
"Bedanya apa, Bu?"
10088Please respect copyright.PENANAiOGQ2yLtj5
"Enggak ada bedanya, dua-duanya juga bakal saya ngentotin kalo macemnya kayak kamu mah. Hehehehe."
10088Please respect copyright.PENANARUIAdf0Tsl
Dasar Bu Nisa. Padahal dia adalah guru sekolah dasar yang lumayan disegani di lingkungannya. Image nya sebagai guru begitu terbalik disaat kami melakukan perbuatan seperti ini.
10088Please respect copyright.PENANAet9xjMwpDE
"Ehh ini dua guru mainnya asik amat. Kasur saya nanti rusak dah." kata Bang Sani dari luar pintu kamarnya.
10088Please respect copyright.PENANAsD8kfsuQbj
Kami memang tidak menyadari bagaimana keadaan tempat kami bergumul tadi. Tanpa terasa ternyata benar bahwa kasur Bang Sani sudah agak miring akibat perbuatan kami.
10088Please respect copyright.PENANASKSekTKmdf
Setelah kami mengenakan pakaian lengkap, kami membuka pintu kamar Bang Sani lalu meminta maaf kepadanya.
10088Please respect copyright.PENANARMdcsWssQv
"Bang, maaf ya. Kasurnya jadi begini." ucap Gw.
10088Please respect copyright.PENANAM03T0i5kPx
"Ya atuh mau gimana lagi. Emang udah tua." kata Bang Sani pasrah.
10088Please respect copyright.PENANA5X7ioNid32
"Tenang Bang. Nanti saya minta Bu Lena buat bagusin kamar Bang Sani. Asal bisa buat kami ngentot ya. Hehehe." ucap Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAjkLzhwnOIH
"Yah, terserah deh. Saya mah ikut ajahh." jawabnya.
10088Please respect copyright.PENANAnTMIoY5bwN
Kami berduapun kembali ke Ruang Guru untuk menemani Farhah. Mudah-mudahan saya dia tidak curiga dengan kami berdua yang kembali dengan bercucuran keringat dan baju yang berantakan.
10088Please respect copyright.PENANAfxfePCvbG0
"Pulang yuk, Far. Udah lega aku." ajak Bu Nisa ke Farhah.
10088Please respect copyright.PENANAkTUK7HhQtp
"Ayukk."
10088Please respect copyright.PENANA933lsCE5dB
"Jadinya kamu sama Jaka kan?"
10088Please respect copyright.PENANAMp6i7JySW9
"Ehh, Bu Nisa gimana nanti?"
10088Please respect copyright.PENANAnPrmbAXGYf
"Sama seperti kamu kemarin-kemarin. Ojol, hahahaha."
10088Please respect copyright.PENANArV2l21soxv
"Yahh, ibu. Saya jadi enggak enak kan."
10088Please respect copyright.PENANA8CV0Xx1e1Y
"Gapapa. Lagipula saya juga bosen sama Jaka. Dia mulu, dia mulu."
10088Please respect copyright.PENANAitbne3VrQ5
"Ehh, bosen? Oke kalo begitu." sambung Gw.
10088Please respect copyright.PENANAzrzBUBjldF
"Iyaa, kenapaa." balas Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAqaKcDJsQxg
"Gapapa. Lumayan bisa berduaan sama Bu Farhah. Heheheh."
10088Please respect copyright.PENANA68YABwWv2K
"Ehh, awas kamu yaa." sambung Farhah.
10088Please respect copyright.PENANAmS3AAtYDzP
"Enggak, enggak. Bercandaa." ucap Gw.
10088Please respect copyright.PENANAMv4wS1XJUd
"Yaudah, yuk. Saya udah dapet drivernya nih." kata Bu Nisa.
10088Please respect copyright.PENANAzz0t1ig8Bu
__--__
10088Please respect copyright.PENANAcrunWPVQYn
"Jaka, kamu harus baca!!"
10088Please respect copyright.PENANAT9VCx5jIWQ
Tiba-tiba Bu Nisa mengirimkan history chatnya dengan Bu Lena. Tanpa membalas, Gw pun langsung membaca isi chat itu.
10088Please respect copyright.PENANAJbgPikrzEt
Bu Lena :
"Assalamualaikum, Bu Nis."
10088Please respect copyright.PENANA9yq4Q8hfw0
Bu Nisa :
"Waalaikum salam, Bu Len. Ada apa??"
10088Please respect copyright.PENANAjxR3B4MYTU
Bu Lena :
"Soal yang waktu di villa itu."
10088Please respect copyright.PENANAChkONRVGL2
Bu Nisa :
"Kenapa, Bu? Mau nyepong Jaka lagi? Hihihi."
10088Please respect copyright.PENANAvjJT5HrJu0
Bu Lena :
"Ehh, kamu frontal banget dehh."
"Sebelumnya aku mau tanya dulu."
"Emang bener kamu pernah ngentot sama Jaka?"
10088Please respect copyright.PENANAsi4PQEuYBx
Bu Nisa :
"Iyaa, pernah. Keluar tiga kali akuu dibikinnya."
"Padahal itu pertama kali dia ngentot."
"Aku yang ambil perjakanya. Hehehe."
10088Please respect copyright.PENANAWtvqZW5qAU
Bu Lena :
"Olaahh. Iri aku."
10088Please respect copyright.PENANATbsGvDqqYH
Bu Nisa :
"Pengen yahh? Hahahaha."
10088Please respect copyright.PENANABD1T3A3yBO
Bu Lena :
"Iyaahhh  "
"Suami aku udah enggak mau bantu aku lagi."
"Kalo kemarin-kemarin aku masih dikocokin kadang dimasukin dildo sama dia. Sekarang udah enggak mau lagi."
"Makanya aku main sama Bang Sani."
"Tapi tetep aja, kurang enak."
10088Please respect copyright.PENANAm5tzURrIBf
Bu Nisa :
"Hahahaha. Makanya main sama Jaka."
"Kalo kamu mau, aku izinin kok. Tapi ada syaratnya."
10088Please respect copyright.PENANAI07qhfEat9
Bu Lena :
"Oalah pake izin-izinan."
"Apa tuh syaratnya?"
10088Please respect copyright.PENANA30id351pCB
Bu Nisa :
"Tanya sendiri deh sama Jaka. Hahaha."
10088Please respect copyright.PENANAf5fOg8XAWt
Selesai membaca isi chat itu. Benar saja, Bu Lena langsung mengechat Gw.
10088Please respect copyright.PENANA8KOX8xbcha
Bu Lena :
"Jaka."
10088Please respect copyright.PENANAxFBEEaksK3
Jaka :
"Iya, Bu Lena?"
"Ada apa?"
10088Please respect copyright.PENANA2KhavbxxDb
Bu Lena :
"Kamu lagi dimana?"
10088Please respect copyright.PENANAoe9NaU1AcK
Jaka :
"Baru pulang nongkrong, Bu."
"Kenapa?"
10088Please respect copyright.PENANA2BDrIq4XbU
Bu Lena :
"Saya minta tolong nih. Boleh gak?"
"Urgent banget."
10088Please respect copyright.PENANAkMtbD7qDg0
Jaka :
"Dimana, Bu?"
10088Please respect copyright.PENANAIYcMfhAoOA
Bu Lena :
"Di rumah saya."
10088Please respect copyright.PENANAgXOvU5WpfL
Jaka :
"Oke, Bu. Segera meluncur."
10088Please respect copyright.PENANA5rfhze79IS
Akhirnya, apa mungkin kali ini Bu Lena bakal minta dientotin sama Gw? Mudah-mudahan aja. Baru keluar kelas, udah dipanggil untuk ngeluarin peju, hahahaha. Iya, itu yang dibilang Bu Nisa. Peju, artinya sperma.
10088Please respect copyright.PENANAhaDmB9QoL8
"Assalamualaikum."
10088Please respect copyright.PENANAQR5K32whKp
Gw ucapkan salam di depan gerbang rumah Bu Lena. Besar, tetapi bukan tipe rumah komplek. Hanya rumah yang paling besar yang berdiri disekitar perkampungan penduduk. Terdapat gerbang didepannya, tetapi tanpa satpam atau security. Ada garasi yang muat untuk dua mobil. Tetapi hanya ada satu mobil pick up sedang terparkir saat itu.
10088Please respect copyright.PENANADZvB31fuJA
"Assalamualaikum." ucap Gw lagi.
10088Please respect copyright.PENANAKSjG3zpaWK
"Dek, tekan belnya aja. Kalo dipanggil enggak bakal kedengaran." kata salah satu penduduk sekitar yang kebetulan sedang lewat.
10088Please respect copyright.PENANA2yPykc9NZx
Gw tidak menyadari ada yang sedikit tersembunyi disamping gerbangnya. Mungkin untuk menghindar dari kejahilan anak kecil yang suka memencet bel tanpa alasan.
10088Please respect copyright.PENANA10YirlGTQK
"Ehh, Jakaa. Masuk Jak." Bu Lena keluar dari dalam rumahnya lengkap dengan gamisnya seperti ibu-ibu yang baru pulang dari pengajian.
10088Please respect copyright.PENANARtmRDRiBbr
"Duduk, Jak. Disini dulu yah."
10088Please respect copyright.PENANAwNbsjsaQnl
"Iya, Bu."
10088Please respect copyright.PENANAlGsf3zfB3F
Gw melihat sekeliling rumah Bu Lena. Lumayan luas, sepertinya terdapat 5 kamar. Tetapi modelnya tidak seperti rumah mewah orang kayak, walaupun bagus tetapi tetap sederhana.
10088Please respect copyright.PENANAG9ow9b3xvp
Tidak ada pembantu, satpam, supir dll. Karena seperti yang pernah diceritakan Bu Lena. Keluarga dulu susah, jadi walaupun sudah jadi orang berada seperti saat ini, mereka tetap bisa mandiri.
10088Please respect copyright.PENANAoteYDVv3Vm
"Jaka, sini Jak."
10088Please respect copyright.PENANAYjYQmEj6S0
Gw menghampiri sumber suara itu. Bu Lena memanggil Gw dari kamarnya, sepertinya. Apa benar Bu Lena ingin merasakan kontol Gw?
10088Please respect copyright.PENANAKHBamienOj
"Iya, Bu. Ibu perlu bantuan apa?"
10088Please respect copyright.PENANA2UGzpuX0dr
"Sini, Jak. Duduk." kata Bu Lena menyuruh Gw duduk di pinggir tempat tidurnya.
10088Please respect copyright.PENANAJY3wezP4Lu
"Aku mau nanya. Apa bener kamu pernah berhubungan suami istri sama Bu Nisa?" tanya Bu Lena.
10088Please respect copyright.PENANAgUkaTfZpig
*Degg
10088Please respect copyright.PENANAUYPIlLzKw1
Ini dia nih.
10088Please respect copyright.PENANA0PrRhCbgTK
"I,, iyaa. Bu."
10088Please respect copyright.PENANAs8vi2YQ9FO
"Jadi, Jak. Saya mau minta bantuan ke kamu tuh, bisa gak kamu bikin aku puas sama kayak kamu puasin Bu Nisa."
10088Please respect copyright.PENANAtbPi6MJF1i
"Hmm, insya Allah bisa, Bu."
10088Please respect copyright.PENANAciFGIqhzQ3
"Jadi, kamu mau ngentot sama saya?"
10088Please respect copyright.PENANARzjDjXTOUH
"Ya mau dong, Bu."
10088Please respect copyright.PENANASk39eiNwUc
"Kalo gitu bukain gamis saya, Jak." Bu Lena membalikkan badan untuk Gw turunkan resleting gamisnya.
10088Please respect copyright.PENANAlbY8isxtEU
*srrrttttt
10088Please respect copyright.PENANABXNDUnf6uz
Bu Lena membuka gamisnya10088Please respect copyright.PENANAkIO70NYtRL


