Tiga Hari Setelah Pelaksanaan UN.
9354Please respect copyright.PENANAp2WE4Lj31Q
"Jadi, kira-kira pelaksanaan perpisahan kelas 6 akan diadakan dimana? Apakah ada usul?" kata Pak Sulai di tengah-tengah rapat.
9354Please respect copyright.PENANAy5OToaJqLD
Hari ini para Guru mengadakan rapat untuk pelaksanaan perpisahan. Seluruh guru berkumpul di ruang guru untuk membahas segala-gala tentang perencanaan ini. Mulai dari pembentukan panitia, tempat, tanggal hingga konsep.
9354Please respect copyright.PENANAESPMOEutks
"Sepertinya belum seluruh guru berkumpul disini. Bu Lena ya belum hadir. Coba Jaka kamu cari Bu Lena, siapa tau lagi di kelas atau dimana gitu." suruh Pak Sulai.
9354Please respect copyright.PENANAWDIdT93zE2
Gw mencari Bu Lena di setiap kelas. Mulai dari kelas 4 sampai 6, musholla, kelas 3-1 tiap kamar mandi tetapi waktu Gw cek kamar mandi guru lantai 1, Gw denger suara. Kecil banget, bahkan hampir samar. Karena penasaran, Gw cek juga kamar mandi siswa laki-laki sama perempuan, semakin hilang suaranya. Tiba-tiba Bu Nisa menghampiri Gw.
9354Please respect copyright.PENANArEZaszIHqx
"Jak?" panggilnya bingung dengan tingkah Gw.
9354Please respect copyright.PENANAKW98gtuL0Z
"Bu, denger gak?"
9354Please respect copyright.PENANAbGDdc41flB
"Apa??"
9354Please respect copyright.PENANAzt0EwR6o5R
"Coba ibu diem."
9354Please respect copyright.PENANADpxPl5W1lj
Ketika kami berdua diam. Sangat hening sekali. Lalu terdengar suara denyitan kayu dan suara dua buah benda yang sedang beradu *Rnyitt rnyittt plok plok plok* tetapi sangat pelan sekali.
9354Please respect copyright.PENANAoz6DDOXs5t
"Kayak suara orang ngentot, Bu." kata Gw.
9354Please respect copyright.PENANATxltEGb7EW
"Siapa?? Bang Sani??" tanya Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAbdUeZ98Kyd
"Iya kali. Sama siapa tapi?" tanya Gw balik.
9354Please respect copyright.PENANAR9a3gLkgCc
"Bu Lena??" tebaknya.
9354Please respect copyright.PENANAb5rOPcdUBg
"Ahh yang bener. Coba yuk periksa." ajak Gw.
9354Please respect copyright.PENANALmlRnSGHJy
"Periksa dari mana??" tanya Bu Nisa bingung.
9354Please respect copyright.PENANAgkzC3hl1oL
"Jendela kamarnya langsung ke luar ya. Ventilasinya juga. Apa tungguin aja di depan pintu?"
9354Please respect copyright.PENANAbJMVKqo7Gh
"Boleh tuh, Jak."
9354Please respect copyright.PENANAWNfrrJQ3Gs
Kami pun menuju ke pintu kamar Bang Sani, OB Sekolah yang berada di paling pojok lorong lantai satu. Sangat terpencil, jarang di lalui orang. Anehnya adalah, ketika berada di depan pintu Bang Sani, malah suara itu hilang. Gw pun terheran-heran dengan Bu Nisa. Kok bisa sebegitu kedap suaranya kamar Bang Sani ini.
9354Please respect copyright.PENANAdD0tPqFcj4
"Bu, kalo kita bisa manfaatin Bang Sani. Kita bisa ngentot disini terus Bu. Enggak usah nunggu pulang sekolah. Hehehe."
9354Please respect copyright.PENANAko1pmBZHPk
"Ihh, kamu Jak. Emang kamu mau ngentot lagi sama saya?"
9354Please respect copyright.PENANAFSvXQF4igK
"Mau lah, Bu."
9354Please respect copyright.PENANA0cLs45DmTM
Lalu tanpa babibu Gw langsung menyambar bibir Bu Nisa. Juga toketnya yang menantang tak lupa Gw remas-remas saking gemasnya.
9354Please respect copyright.PENANAiMwpm3eRZq
"Jakkhh,, sebemmmm ntar."
9354Please respect copyright.PENANAk5i510j26E
*Spluurrppp. Gw sedot seluruh air liurnya.
9354Please respect copyright.PENANAojNVzxP3Sn
"Jangan duluu atuhhhh. Kita lagi tungguin Bu Lena kan."
9354Please respect copyright.PENANAwdGiDHovAi
Gw pun melepaskan ciuman Gw dari Bu Nisa. Bajunya yang tadi Gw berantakin sudah Gw rapihkan tak ada lecekan. Tiba-tiba dari dalam kamar Bang Sani terdengar suara.
9354Please respect copyright.PENANAhulh6DTUU3
*Stekk. Kunci pintunya dibuka dari dalam.
9354Please respect copyright.PENANAVUKFx77rSc
Bang Sani keluar dari kamarnya dan terkaget melihat kami berdua. Dia diam mematung bahkan hampir terjatuh. Bu Lena dibelakangnya terlihat sedang memakai BH nya. Toketnya yang lebih besar terlihat menggantung, seakan minta dihisap saja. Memeknya yang berbulu lebat ia tutup dengan tangannya. Beda dengan memek Bu Nisa yang hampir gundul, hanya menyisakan rambut-rambut kecil.
9354Please respect copyright.PENANAKvlZMvlIrB
"Cieee. Abis ngapain nih?"
9354Please respect copyright.PENANATZNH41MlJs
"Bu Nisa!! Jaka!! Kenapa disini!!??" tanya Bang Sani.
9354Please respect copyright.PENANAfznrJYLPgW
"Ehhh, Ya ampun." Bu Lena nampak terkaget-kaget dengan kehadiran kami.
9354Please respect copyright.PENANAB01GkIaShY
"Abis ada yang mainnya seru banget. Hahahaha." ledek Gw.
9354Please respect copyright.PENANAbDhaBLrfsG
"Ehh, gak gitu. Enggakk gituu." kata Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAL78Rht4Qcc
"Yaudah ayuk Jak, kita balik ke ruang guru. Bu Lena, dicariin Pak Sulai tuh ditungguin buat rapat." kata Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAv0G90NEOhL
Lalu tiba-tiba tangan Gw ditarik oleh Bang Sani.
9354Please respect copyright.PENANAC5hlVEvREn
"Jak, tolong jangan bilang siapa-siapa yaa." kata Bang Sani.
9354Please respect copyright.PENANAAMcXp54pie
"Tenang, Bang. Saya sama Bu Nisa mah orang baik. Asal Abang sama Bu Lena baik aja. Hahahaha."
9354Please respect copyright.PENANA52agtYjm2u
Lalu kami pun menuju ke ruang rapat untuk memenuhi panggilan Pak Sulai.
9354Please respect copyright.PENANAG5tKS0i6yR
Hasil rapat telah ditentukan. Perpisahan kali ini dilaksanakan seminggu lagi di daerah puncak. Bu Lena ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana, karena dirinya adalah pemilik villa tempat pelaksanaan acara. Konsep acara hanya hiburan-hiburan saja, jadi orang tua siswa tidak diikutkan. Bu Lena menunjuk Bu Putri, Pak Rizki, Bu Nisa dan Gw untuk menjadi panitia acara.
9354Please respect copyright.PENANAJgJ5pmglFZ
Dua hari setelah rapat, panitia perpisahan meminta izin untuk mengunjungi villa milik Bu Lena untuk meninjau kegiatan yang akan dilaksanakan nanti. Gw baru mengetahui ternyata Bu Lena adalah orang kaya. Dia mau menjadi guru karena sudah menjadi cita-citanya dari dulu, dan juga ketika dimasa sulit uang honor mengajarnya lah yang menjadi modal suaminya berjualan di Tanah Abang hingga menjadi sesukses sekarang.
9354Please respect copyright.PENANAWfKFZGcb4x
Kami berangkat dari sekolah jam 8 pagi menggunakan mobil Bu Lena. Pak Rizki yang mengandarainya. Sesampainya disana ternyata villanya lumayan luas. Kira-kira terdapat 8 kamar. Yang telah kami bagi menjadi 2 untuk siswa laki-laki dan 2 untuk siswi perempuan. Lalu 1 untuk guru laki-laki dan 2 untuk guru perempuan.
9354Please respect copyright.PENANA53xTYi1Y0x
Pak Rizki dan Bu Putri berkeliling untuk melihat tempat disebelah mana yang bisa dijadikan tempat api unggun. Disaat hanya kami bertiga, Bu Nisa bertanya kepada Bu Lena perihal perselingkuhannya dengan Bang Sani.
9354Please respect copyright.PENANAT7SFPkBI06
"Udah berapa lama Bu?" Bu Nisa mengawali pembicaraan.
9354Please respect copyright.PENANA5jHmk7vH89
"Udah lama apanya?"
9354Please respect copyright.PENANAuaAqHBxYJj
"Sama Bang Sani itu lohh. Hihihi."
9354Please respect copyright.PENANAmESZRGz0zZ
"Gapapa, Bu. Kami mah bisa jaga mulut." timpal Gw.
9354Please respect copyright.PENANAAL4gmri8Sl
"Bener ya tapi."
9354Please respect copyright.PENANAMqrBIfLC6Z
"Iyaa." jawab Gw dan Bu Nisa bersamaan.
9354Please respect copyright.PENANALKmfDQxCkm
"Jadi tuh baru dua bulan. Aku juga bingung mau gimana lagi. Suami aku udah impoten, dia udah enggak mau bantu aku puasin diri. Dia udah sibuk sama usahanya. Tadinya aku mau sama gigolo tapi takut. Sampe akhirnya aku liat Bang Sani, terus aku tawarin main sama aku dan aku bayar 200 ribu. Dia mau, tapi dia enggak bisa bikin aku keluar."
9354Please respect copyright.PENANAUB6hBnN44r
"Hahahaha. Salah orang kamu berarti." kata Bu Nisa sambil melirik Gw. Gw hanya bisa mengerenyitkan mata tanda tidak setuju untuk di umbar pergelutan antara Gw sama Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANA2nEhtb3HUg
"Abis gimana lagi. Aku kan lebih sering di sekolah daripada di rumah." kata Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAUZ7YXxpP7u
"Loh, saya jarang liat ibu kalo sampai sore disini." kata Gw.
9354Please respect copyright.PENANADBsJnMkwGZ
"Aku kadang di kelas 3, di pantry atau di ruang ngerokok temenin Pak Rizki sama Bu Putri pacaran. Biar enggak ada fitnah katanya." jelas Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAG5xYuyJ3mT
"Ibu salah orang kali. Coba ibu mainnya sama Jaka, bisa keluar terus." kata Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANA6lZmDdSgK8
"Ahh, bercanda aja kamu."
9354Please respect copyright.PENANABIu0KPArq5
Lalu Bu Nisa berbisik kepada Bu Lena. Gw enggak bisa mendengar pembicaraan mereka, yang Gw tau adalah ekspresi Bu Lena yang terlihat kaget setelah dibisiki Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAOmq0Rw16j8
"Ya ampun, Bu Nisa." kata Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAsTTlFunTNz
"Gapapa, Wlee. Yang penting dapet puasnya. Daripada kamu cuma dapet zinah nya doang. Hahahaha." kata Bu Nisa meledek Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAB2WKaZung0
"Tapi apa bener, Jak?" tanya Bu Lena ke Gw.
9354Please respect copyright.PENANAiTfg6mWHYv
"Bener apanya, Bu?" tanya Gw heran.
9354Please respect copyright.PENANATFbcHH6roo
"Coba, Jak. Kamu kasih unjuk kontol kamu ke Bu Lena. Bu Lena penasaran sama benda yang udah bikin saya puaasssss." Bu Nisa menyuruh Gw.
9354Please respect copyright.PENANAk59wK9y56b
Akhirnya Gw bukalah celana Gw untuk menunjukkan kontol Gw ke hadapan dua orang ibu rumah tangga ini. Yang satu belum punya anak, yang satu sudah beranak 2.
9354Please respect copyright.PENANAYixisESsv6
"Bu Lena jagain ya. Takutnya Pak Rizki sama Bu Putri nanti liat."
9354Please respect copyright.PENANAMxZKaSSA6U
Lalu Bu Nisa berlutut di hadapan Gw. Dia genggam kontol Gw lalu dikocoknya perlahan. Bu Nisa mengawali dengan menjilati kepala kontol Gw, batang lalu ke biji Gw. Dengan lahap dia telannya itu kedua buah zakar kedalam mulutnya.
9354Please respect copyright.PENANAuP4yNbZ4YV
"Slurppp. Ahhh. Ini nih yang dicari-cari warga." candanya.
9354Please respect copyright.PENANArm5ELsr8hr
"Bu, pelan-pelan. Geli tau." kata Gw.
9354Please respect copyright.PENANAM3jHJY4dat
Bu Lena hanya bisa bengong menyaksikan dua orang guru sekolah dasar Islam sedang melakukan perbuatan dosa itu. Bu Nisa tidak peduli, yang dia rasakan adalah nikmatnya menjilati kontol yang memuaskan syahwatnya.
9354Please respect copyright.PENANAYDC9ubP0ps
*Slurrpphh sluurrpp
9354Please respect copyright.PENANA9e7CL1JIhc
*Hlock hlockk hlockk
9354Please respect copyright.PENANAhx5wEAalWl
Bu Nisa menyodokkan kontol Gw hingga menyentuh kerongkongannya hingga mengeluarkan bunyi seperti itu. Dengan tempo sedang, Bu Nisa menyedot kontol Gw dan menaik turunkan kepalanya.
9354Please respect copyright.PENANAaUlHDjmpnB
*Slurpp slurpp slurpp
9354Please respect copyright.PENANAJmnrjZQcQL
"Ahhhh, enak banget Jak."
9354Please respect copyright.PENANA3JPiOl8nnT
"Sepongan ibu yang enakkk."
9354Please respect copyright.PENANAcPVacNJzG8
Bu Lena yang melihat perbuatan kami, diam tak berkutik. Daripada menganggur, Gw ajaklah bergumul bersama kami.
9354Please respect copyright.PENANAqz0wXlqsHK
"Bu Lena, sini ikut." ajak Gw.
9354Please respect copyright.PENANAAKmy7Ou7sd
"Nanti ada Pak Rizki sama Bu Putri gimana?" tanya Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANA5OkXHAeNWq
Bu Nisa hanya tersenyum lalu melanjutkan sepongannya. Semua titik dijilatinya tanpa sisa. Dia kecupnya kepala kontol Gw hingga bawah. Lalu dia ulangi menyedot kontol Gw sambil menaik turunkan kepalanya. Merasakan kenikmatan, Gw memegang kepala Bu Nisa yang tertutup jilbab itu dan ikut menggerakkan kepalanya. Semakin nikmat Gw rasakan, semakin cepat Gw naik turunkan kepala Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANArWwrBwGtaX
*Hurkkk hurkkk hurkk
9354Please respect copyright.PENANA3tp5ti2F72
Kontol Gw menyentuh kerongkongan Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAqEawlFpyHm
"Bu, udah mau keluar nih." ucap Gw memberitahu Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAxlqdxKUW7G
"Bu Lena yang tampung ya." kata Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAuH8JTc7lGb
Lalu Bu Nisa bangun dan menuntun Bu Lena untuk menyepong Gw. Dengan malu-malu Bu Lena memasukkan kontol Gw ke dalam mulutnya. Dia mengikuti gerakan yang tadi ditunjukkan Bu Nisa. Dia hisap sambil memainkan kontol Gw dengan lidahnya. Bu Lena juga menuntun tangan Gw untuk meremas toketnya dari dalam bajunya.
9354Please respect copyright.PENANAXEpSgM5UAm
"Iyaa Buu. Dikit lagiiii."
9354Please respect copyright.PENANAX2hlUiXFwI
Bu Lena semakin mempercepat gerakan kepalanya dan Gw pun menyemburkan cairan hangat itu ke dalam mulut Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAZXWm9kN0nz
*Crotttt crootttt.
9354Please respect copyright.PENANA8EewM6rqzO
*Glukkk glukkk glukkkk.
9354Please respect copyright.PENANA119gPQtoee
"Ahhh, Jakaaaaa." ucap Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAT8GBHbQ8Kt
"Banyak banget iniii. Sampai jadi haus saya." sambungnya.
9354Please respect copyright.PENANAuldhWcFgi1
Bu Lena langsung menuju dapur untuk mencari air minum. Melihat itu Bu Nisa hanya tertawa kecil. Gw hanya bisa bersyukur karena telah disepongi oleh dua orang MILF yang baik hati.
9354Please respect copyright.PENANAncyEBYpj1G
Beberapa menit kemudian Pak Rizki dan Bu Putri kembali dan menjelaskan idenya tentang acara perpisahan ini. Setelah pembicaraan yang rumit, sore harinya kami balik ke sekolah untuk pulang ke rumah masing-masing.
9354Please respect copyright.PENANA5KVdfCs3Jb
"Jaka."
9354Please respect copyright.PENANAQz753vfER3
Bu Nisa mengirim pesan lewat WA ke Gw
9354Please respect copyright.PENANAIh1iYQhZV0
"Iya, Bu?"
9354Please respect copyright.PENANAPykRDOoSAw
"Lagi dimana??"
9354Please respect copyright.PENANAytPijRCRlB
"Ruang Guru, Bu. Nemenin Bu Farhah."
9354Please respect copyright.PENANA07K94ONl0S
"Oh, yaudah. Saya nyusul."
9354Please respect copyright.PENANAqn1X6QdYhG
Bu Nisa berniat menimbrung bersama Gw dan Bu Farhah yang sedang melakukan kegiatan sore kami seperti biasa.
9354Please respect copyright.PENANArwkjUDaWht
"Siapa tuh? Pacarnya ya?" tanya Bu Farhah.
9354Please respect copyright.PENANAielyQs8BjW
"Bukan lah. Bu Nisa ini, mau gabung kesini."
9354Please respect copyright.PENANAlsfurexPW4
"Yaah, enggak jadi berduaan dong." candanya.
9354Please respect copyright.PENANAJjnPKFC4Il
Semenjak Gw bantu untuk menginput nilai siswa, Farhah semakin dekat dengan Gw. Hampir tiap malam kami chattingan hanya untuk menanyakan kabar. Tetapi tiap Gw tawarkan untuk pulang bareng, dia selalu menolah. Entah kenapa Gw juga belum tau.
9354Please respect copyright.PENANAxUuxJVxpbE
"Emang kenapa kalo bertiga? Maunya berduaan aja emangnya? Hahahaha."
9354Please respect copyright.PENANAplwzF9l99o
"Enggak juga sihh. Nanti ada setannya dong."
9354Please respect copyright.PENANAcvWMdv4cyI
"Assalamualaikum." Bu Nisa memasuki ruang guru.
9354Please respect copyright.PENANAGsgdZo59rb
"Nah, tuh setannya." canda Gw yang dilanjutkan oleh tawa Farhah.
9354Please respect copyright.PENANAikYt8lSkG9
"Ihh, anak muda. Orang masuk beri salam, bukannya dijawab malah dikatain setan." protes Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANA72FTU6S0lD
"Au tuh, Jaka."
9354Please respect copyright.PENANArffQ9l4ZDv
"Kamu lagi apa, Far?"
9354Please respect copyright.PENANAfFdqefaZoy
"Enggak lagi apa-apa. Tadi mah biasa, lagi nyicil input nilai. Sekarang udah selesai."
9354Please respect copyright.PENANAjaMRsaslyv
"Mau pulang sekarang?"
9354Please respect copyright.PENANACHGJShyzWP
"Enggak tau deh. Niatnya sih masih mau disini."
9354Please respect copyright.PENANAbX9zb2yRN9
"Mau berduaan sama Jaka ya."
9354Please respect copyright.PENANAqL6IZ0Xizl
"Iyaaa. Tapi gara-gara ibu dateng jadi ada setannya." kata Gw.
9354Please respect copyright.PENANATm6mOq7lwP
"Ihh nih anak." kata Bu Nisa sambil melempar spidol ke arah Gw.
9354Please respect copyright.PENANAthuqvLseVv
"Ett, gak kena. Hahaha."
9354Please respect copyright.PENANAtAsbRSrp0b
*Pltakkk
9354Please respect copyright.PENANACjwvg7hu9s
Spidol yang kedua yang dilempar oleh Farhah tepat mengenai hidung Gw.
9354Please respect copyright.PENANAcskcCiLRp1
"Tuh, bu saya bantuin. Enak aja bilang lagi berduaan."
9354Please respect copyright.PENANAOrUNlvErej
"Hahahaha. Rasain kamu, Jak."
9354Please respect copyright.PENANARy3nmtjYjb
"Duh, parah nih dikerjain dua cewek." kata Gw.
9354Please respect copyright.PENANAH0IfddJ1YD
"Threesome dong. Hahahaha." kata Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAaXikuaMqpP
Gw dan Farhah bingung mendengar Bu Nisa tertawa. Dan juga bingung, apa itu arti threesome.
9354Please respect copyright.PENANAYAMs6IJJzL
"Threesome itu apa, Bu?" tanya Bu Farhah.
9354Please respect copyright.PENANASCee9ceS3m
"Ada dehh. Suatu saat juga kamu bakal tau. Wkwkwk."
9354Please respect copyright.PENANAb4m9Y09uNx
"Ayo, Bu Farhah. Kita pulang." ajak Gw.
9354Please respect copyright.PENANAQxar0FSIUR
"Ehh, kamu sama Bu Nisa aja. Aku naik ojol aja seperti biasa."
9354Please respect copyright.PENANAXVDmOO8rhe
"Udahh, gapapa. Sekali-kali saya yang naik ojol. Kan rumah kalian yang berdekatan. Masa saya mulu yang bareng Jaka."
9354Please respect copyright.PENANAcdoPH0C2LT
"Tapi jatahnya enggak berkurang kan, Bu?" tanya Gw.
9354Please respect copyright.PENANAKiANMVjf7v
"Enggak atuh laa. Kan kamu tinggal minta sama Farhah. Hahaha."
9354Please respect copyright.PENANAPXZb5SUdIe
Gw mulai berpikiran aneh. Tentang jatah yang dimaksud Bu Nisa. Mungkin yang dimaksud minta jatah ke Farhah adalah upah. Tapi bagaimana jika yang dimaksud Bu Nisa adalah jatah ngentot. Sejak kejadian sama Bu Nisa waktu itu, pikiran Gw selalu menjadi mesum. Ditambah kejadian dua sepongan dari Bu Nisa dan Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANASrGnOPKfm5
"Bu, gara-gara ngomongin jatah saya jadi pengen ngentot lagi nih."
9354Please respect copyright.PENANAaiExGyF9Fv
"Yeh, kamu. Ada Farhah nih. Gimana."
9354Please respect copyright.PENANAvBtIdwKASL
"Di kamar Bang Sani aja yuk."
9354Please respect copyright.PENANA8R9VBQ4w6Q
"Ayuk, deh. Tapi sebentar aja ya."
9354Please respect copyright.PENANA1WqOpt09Xw
"Iya. Bu Nisa pura-pura ke kamar mandi gih. Nanti saya nyusul."
9354Please respect copyright.PENANAcOM2yZlsxI
Karena kepengen, Gw minta Bu Nisa untuk merasakan ngentot lagi. Tapi karena ada Farhah, kami bingung untuk melakukannya.
9354Please respect copyright.PENANAGovWGcRwjb
"Aku mau pup dulu ya. Kalian jangan macam-macam berdua disini." kata Bu Nisa meninggalkan Ruang Guru.
9354Please respect copyright.PENANAgrGUsQbI7s
"Ihh, enggak lah Bu." kata Farhah.
9354Please respect copyright.PENANAYzxPpfqlGE
"Far, aku mau ngerokok dulu yah." kata Gw.
9354Please respect copyright.PENANA7Czg8UW9ex
"Yaudah gih."
9354Please respect copyright.PENANAx9flMAXu8V
"Tapi jangan pulang dulu yaa. Jadi bareng kan?"
9354Please respect copyright.PENANAXJSv66ZscG
"Hmmm, gimana yah?".
9354Please respect copyright.PENANAWBeUvjyngf
"Udah, bareng aja."
9354Please respect copyright.PENANAJOpawyNt81
"Yaudah deh."
9354Please respect copyright.PENANA6nmPMHIkHf
Lalu Gw menyusul Bu Nisa ke kamar Bang Sani. Dia sudah duduk di kasur masing dengan pakaian lengkap.
9354Please respect copyright.PENANAbrU5Hw7Kyv
"Bang Sani nya mana, Bu?"
9354Please respect copyright.PENANApoLcuGuesw
"Tadi saya udah ngomong, pake aja katanya."
9354Please respect copyright.PENANAYyzhSWsauI
"Oke dehh."
9354Please respect copyright.PENANAKxGqgs5CQK
Lalu Gw langsung membuka seluruh pakaian Gw, begitu juga Bu Nisa. Dia langsung telentang di atas kasur dengan membuka pahanya.
9354Please respect copyright.PENANATuTrHTi7XI
"Bu, kemaren Bu Nisa sama Bu Lena jilatin kontol saya. Kalo saya jilatin memek Bu Nisa itu bisa gak sih?" tanya Gw yang masih polos ini.
9354Please respect copyright.PENANAitrEUIy29V
"Hahahaha. Bisa atuh, Jak. Cobain aja."
9354Please respect copyright.PENANAl1fGppTBny
Lalu Gw mulai mendekati memek Bu Nisa. Bulunya tipis, memeknya juga masih merah agak kehitaman. Lalu Gw belai dengan ibu jari Gw.
9354Please respect copyright.PENANAJ6KZhpqglq
"Ini apa sih Bu." tanya Gw sambil membelai-belai sesuatu yang menonjol di atas memeknya.
9354Please respect copyright.PENANAnNNNVQiBTu
"Itu namanya klitoris, atau itil. Itu tempat paling geli buat cewek. Sumber nikmatnya ada disitu."
9354Please respect copyright.PENANASK7GsUnWkL
Lalu Gw langsung menjilati klitoris Bu Nisa. Sambil sesekali Gw sedot.
9354Please respect copyright.PENANACAz4iaDTpx
"Ahhhh, Jaakkk." Bu Nisa menjambak Gw.
9354Please respect copyright.PENANAWTIWCAPK7M
"Mpphhhh, Jakaa. Geliii tauuu."
9354Please respect copyright.PENANA2pm4zzDQBJ
Lalu Gw hisap seluruh memeknya. Gw masukkan lidah Gw ke dalam liang kenikmatannya. Tak diam, tangan Gw meremas toket indahnya itu.
9354Please respect copyright.PENANA8xRZflPkqe
"Jakk, ayuk langsung aja. Ada Farhah nungguin."
9354Please respect copyright.PENANAIRBR0NanNo
Gw langsung bangun, lalu mengarahkan kontol Gw ke memek Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANA20UI0MQvww
"Masukin ya, Bu." izin Gw.
9354Please respect copyright.PENANASGrbrNj09K
Gw pun langsung memasukkan kontol Gw ke memek Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAzDHCWPQ5YJ
*Blessss
9354Please respect copyright.PENANAheVOCUDEk1
"Ayo, Jak. Puasin saya." ucap Bu Nisa. Dia hanya bisa pasrah menerima sodokan kontol Gw yang bertubi-tubi.
9354Please respect copyright.PENANAzdisxsZRLZ
"Bu Nisa udah pernah selingkuh belum sih sebelumnya??" tanya Gw sambil memompa memek Bu Nisa. Kasur reot itupun mengeluarkan bunyi yang cukup mengganggu.
9354Please respect copyright.PENANAi4ISddUd3H
"Ahh,, ahh belum Jak. Baru sama kamu,, aja ini Jak." jawabnya terputus-putus karena merasakan kenikmatan yang diberikan oleh kontol Gw.
9354Please respect copyright.PENANA6n1DQpfFxV
"Bu, cepet aja ya. Saya udah mau keluar." ucap Gw.
9354Please respect copyright.PENANAVZlsrJHq2a
"Iyaa, Jaakk. Keluarin ajaa. Saya juga mau keluar. Ahhhh."
9354Please respect copyright.PENANAOuEm1G2Q6l
*Crott crottt
9354Please respect copyright.PENANAipt1D3uEbt
Gw merubuhkan tubuh Gw di atas tubuh gempalnya Bu Nisa. Bu Nisa juga tampak senang, ia merangkul Gw sambil tersenyum.
9354Please respect copyright.PENANAuncmcttQjU
"Anget banget peju kamu, Jak."
9354Please respect copyright.PENANAID2i10j5RO
"Peju tuh apa, Bu?"
9354Please respect copyright.PENANA8NFh1Hwyyz
"Ihh, kamu kayak anak kecil aja. Peju tuh sperma, air mani."
9354Please respect copyright.PENANAhsAbxCj4HW
Kata Bu Nisa menjelaskan, dia masih merangkul Gw bagaikan seorang Ibu yang memeluk anaknya dengan penuh kasih sayang.
9354Please respect copyright.PENANAvxYjPOHpyt
"Kamu mau jadi anak saya atau suami saya, Jak?" tanyanya.
9354Please respect copyright.PENANApTlyNE3SgB
"Bedanya apa, Bu?"
9354Please respect copyright.PENANAjD46buIm64
"Enggak ada bedanya, dua-duanya juga bakal saya ngentotin kalo macemnya kayak kamu mah. Hehehehe."
9354Please respect copyright.PENANAYPKXA9stP9
Dasar Bu Nisa. Padahal dia adalah guru sekolah dasar yang lumayan disegani di lingkungannya. Image nya sebagai guru begitu terbalik disaat kami melakukan perbuatan seperti ini.
9354Please respect copyright.PENANAem7mj257dv
"Ehh ini dua guru mainnya asik amat. Kasur saya nanti rusak dah." kata Bang Sani dari luar pintu kamarnya.
9354Please respect copyright.PENANAuaHwP7JuVW
Kami memang tidak menyadari bagaimana keadaan tempat kami bergumul tadi. Tanpa terasa ternyata benar bahwa kasur Bang Sani sudah agak miring akibat perbuatan kami.
9354Please respect copyright.PENANAP6oxbn3156
Setelah kami mengenakan pakaian lengkap, kami membuka pintu kamar Bang Sani lalu meminta maaf kepadanya.
9354Please respect copyright.PENANAYJgIY3KmeD
"Bang, maaf ya. Kasurnya jadi begini." ucap Gw.
9354Please respect copyright.PENANAytwiuMWtQY
"Ya atuh mau gimana lagi. Emang udah tua." kata Bang Sani pasrah.
9354Please respect copyright.PENANAs9iQJeDyne
"Tenang Bang. Nanti saya minta Bu Lena buat bagusin kamar Bang Sani. Asal bisa buat kami ngentot ya. Hehehe." ucap Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAHKoKXjNI11
"Yah, terserah deh. Saya mah ikut ajahh." jawabnya.
9354Please respect copyright.PENANAfZe2tSuFXV
Kami berduapun kembali ke Ruang Guru untuk menemani Farhah. Mudah-mudahan saya dia tidak curiga dengan kami berdua yang kembali dengan bercucuran keringat dan baju yang berantakan.
9354Please respect copyright.PENANAJ2lRdz5VWB
"Pulang yuk, Far. Udah lega aku." ajak Bu Nisa ke Farhah.
9354Please respect copyright.PENANALoLYRDxQYg
"Ayukk."
9354Please respect copyright.PENANAWR4ERRjsKt
"Jadinya kamu sama Jaka kan?"
9354Please respect copyright.PENANA4DRwcCCRHm
"Ehh, Bu Nisa gimana nanti?"
9354Please respect copyright.PENANAbtI6JCGCPV
"Sama seperti kamu kemarin-kemarin. Ojol, hahahaha."
9354Please respect copyright.PENANAKHkNs5Vxzh
"Yahh, ibu. Saya jadi enggak enak kan."
9354Please respect copyright.PENANAOMK3n4O9BF
"Gapapa. Lagipula saya juga bosen sama Jaka. Dia mulu, dia mulu."
9354Please respect copyright.PENANAT94CGvYGQd
"Ehh, bosen? Oke kalo begitu." sambung Gw.
9354Please respect copyright.PENANA6XfFBy4SkN
"Iyaa, kenapaa." balas Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANACIrVnAwVcj
"Gapapa. Lumayan bisa berduaan sama Bu Farhah. Heheheh."
9354Please respect copyright.PENANAiQvsyTdLmu
"Ehh, awas kamu yaa." sambung Farhah.
9354Please respect copyright.PENANA6ZdW0uFgAj
"Enggak, enggak. Bercandaa." ucap Gw.
9354Please respect copyright.PENANAsDi5pK5I9G
"Yaudah, yuk. Saya udah dapet drivernya nih." kata Bu Nisa.
9354Please respect copyright.PENANAGTkzxr8TOQ
__--__
9354Please respect copyright.PENANAojjx3OC7pU
"Jaka, kamu harus baca!!"
9354Please respect copyright.PENANAPVsM75klOj
Tiba-tiba Bu Nisa mengirimkan history chatnya dengan Bu Lena. Tanpa membalas, Gw pun langsung membaca isi chat itu.
9354Please respect copyright.PENANAmGyhePiTe1
Bu Lena :
"Assalamualaikum, Bu Nis."
9354Please respect copyright.PENANAMMqolEXBYr
Bu Nisa :
"Waalaikum salam, Bu Len. Ada apa??"
9354Please respect copyright.PENANAPqje6Xln5G
Bu Lena :
"Soal yang waktu di villa itu."
9354Please respect copyright.PENANAiRlTaGBSoq
Bu Nisa :
"Kenapa, Bu? Mau nyepong Jaka lagi? Hihihi."
9354Please respect copyright.PENANA5osmMMNgIr
Bu Lena :
"Ehh, kamu frontal banget dehh."
"Sebelumnya aku mau tanya dulu."
"Emang bener kamu pernah ngentot sama Jaka?"
9354Please respect copyright.PENANAwukyhvPU0x
Bu Nisa :
"Iyaa, pernah. Keluar tiga kali akuu dibikinnya."
"Padahal itu pertama kali dia ngentot."
"Aku yang ambil perjakanya. Hehehe."
9354Please respect copyright.PENANAc4wlUBln5J
Bu Lena :
"Olaahh. Iri aku."
9354Please respect copyright.PENANAp0VA2Mp1s1
Bu Nisa :
"Pengen yahh? Hahahaha."
9354Please respect copyright.PENANAgp5k8FN7tL
Bu Lena :
"Iyaahhh  "
"Suami aku udah enggak mau bantu aku lagi."
"Kalo kemarin-kemarin aku masih dikocokin kadang dimasukin dildo sama dia. Sekarang udah enggak mau lagi."
"Makanya aku main sama Bang Sani."
"Tapi tetep aja, kurang enak."
9354Please respect copyright.PENANAiQVYVzjJwm
Bu Nisa :
"Hahahaha. Makanya main sama Jaka."
"Kalo kamu mau, aku izinin kok. Tapi ada syaratnya."
9354Please respect copyright.PENANAdX41K9RKSj
Bu Lena :
"Oalah pake izin-izinan."
"Apa tuh syaratnya?"
9354Please respect copyright.PENANAF9jnndlKky
Bu Nisa :
"Tanya sendiri deh sama Jaka. Hahaha."
9354Please respect copyright.PENANAoV1EdlXvFu
Selesai membaca isi chat itu. Benar saja, Bu Lena langsung mengechat Gw.
9354Please respect copyright.PENANAxyqemuaBu4
Bu Lena :
"Jaka."
9354Please respect copyright.PENANAIExCBhmzsH
Jaka :
"Iya, Bu Lena?"
"Ada apa?"
9354Please respect copyright.PENANAtyOAFq7dzl
Bu Lena :
"Kamu lagi dimana?"
9354Please respect copyright.PENANAKOYKM7DlSL
Jaka :
"Baru pulang nongkrong, Bu."
"Kenapa?"
9354Please respect copyright.PENANAglidTWOPVF
Bu Lena :
"Saya minta tolong nih. Boleh gak?"
"Urgent banget."
9354Please respect copyright.PENANAvsRFYhieAP
Jaka :
"Dimana, Bu?"
9354Please respect copyright.PENANAqyfHJLkkKa
Bu Lena :
"Di rumah saya."
9354Please respect copyright.PENANA65ZG6X6Tae
Jaka :
"Oke, Bu. Segera meluncur."
9354Please respect copyright.PENANAWbanlHupDj
Akhirnya, apa mungkin kali ini Bu Lena bakal minta dientotin sama Gw? Mudah-mudahan aja. Baru keluar kelas, udah dipanggil untuk ngeluarin peju, hahahaha. Iya, itu yang dibilang Bu Nisa. Peju, artinya sperma.
9354Please respect copyright.PENANAhthW1ReOzf
"Assalamualaikum."
9354Please respect copyright.PENANAV1FIjGzzGi
Gw ucapkan salam di depan gerbang rumah Bu Lena. Besar, tetapi bukan tipe rumah komplek. Hanya rumah yang paling besar yang berdiri disekitar perkampungan penduduk. Terdapat gerbang didepannya, tetapi tanpa satpam atau security. Ada garasi yang muat untuk dua mobil. Tetapi hanya ada satu mobil pick up sedang terparkir saat itu.
9354Please respect copyright.PENANAPU0XfzNKNB
"Assalamualaikum." ucap Gw lagi.
9354Please respect copyright.PENANAyKG086aIVx
"Dek, tekan belnya aja. Kalo dipanggil enggak bakal kedengaran." kata salah satu penduduk sekitar yang kebetulan sedang lewat.
9354Please respect copyright.PENANAGQMzNaqnbC
Gw tidak menyadari ada yang sedikit tersembunyi disamping gerbangnya. Mungkin untuk menghindar dari kejahilan anak kecil yang suka memencet bel tanpa alasan.
9354Please respect copyright.PENANAbS8rWgj0Px
"Ehh, Jakaa. Masuk Jak." Bu Lena keluar dari dalam rumahnya lengkap dengan gamisnya seperti ibu-ibu yang baru pulang dari pengajian.
9354Please respect copyright.PENANANl5Ue1TLsD
"Duduk, Jak. Disini dulu yah."
9354Please respect copyright.PENANA4Ls0yotGK5
"Iya, Bu."
9354Please respect copyright.PENANA2wYzRKyzpG
Gw melihat sekeliling rumah Bu Lena. Lumayan luas, sepertinya terdapat 5 kamar. Tetapi modelnya tidak seperti rumah mewah orang kayak, walaupun bagus tetapi tetap sederhana.
9354Please respect copyright.PENANAU81AvoUhXJ
Tidak ada pembantu, satpam, supir dll. Karena seperti yang pernah diceritakan Bu Lena. Keluarga dulu susah, jadi walaupun sudah jadi orang berada seperti saat ini, mereka tetap bisa mandiri.
9354Please respect copyright.PENANAYl8NZfXcQb
"Jaka, sini Jak."
9354Please respect copyright.PENANAnoVtYGmuym
Gw menghampiri sumber suara itu. Bu Lena memanggil Gw dari kamarnya, sepertinya. Apa benar Bu Lena ingin merasakan kontol Gw?
9354Please respect copyright.PENANA5YCKFKTlnx
"Iya, Bu. Ibu perlu bantuan apa?"
9354Please respect copyright.PENANAr2TqkTho7V
"Sini, Jak. Duduk." kata Bu Lena menyuruh Gw duduk di pinggir tempat tidurnya.
9354Please respect copyright.PENANAGiEk5GrRnN
"Aku mau nanya. Apa bener kamu pernah berhubungan suami istri sama Bu Nisa?" tanya Bu Lena.
9354Please respect copyright.PENANAwJQS9dlhbQ
*Degg
9354Please respect copyright.PENANArrmoPwIFeP
Ini dia nih.
9354Please respect copyright.PENANAjhseWDPXcy
"I,, iyaa. Bu."
9354Please respect copyright.PENANAqenGMUdH82
"Jadi, Jak. Saya mau minta bantuan ke kamu tuh, bisa gak kamu bikin aku puas sama kayak kamu puasin Bu Nisa."
9354Please respect copyright.PENANAyqRvdD53BN
"Hmm, insya Allah bisa, Bu."
9354Please respect copyright.PENANAWT1ruIduLk
"Jadi, kamu mau ngentot sama saya?"
9354Please respect copyright.PENANAPOfxJBCaRP
"Ya mau dong, Bu."
9354Please respect copyright.PENANA4Tw06Y9haQ
"Kalo gitu bukain gamis saya, Jak." Bu Lena membalikkan badan untuk Gw turunkan resleting gamisnya.
9354Please respect copyright.PENANA8K1NSB36tG
*srrrttttt
9354Please respect copyright.PENANADBt5GO9pIl
Bu Lena membuka gamisnya9354Please respect copyright.PENANApICCCRFQDm


