Gw lalu menjatuhkan diri ke sofa tadi. Bersama dengan Bu Nisa dan Kak Sinta.
4885Please respect copyright.PENANAnGmnvpEuxL
Setelah beberapa saat Gw tersadar. Bahwa Kak Sinta tidak KB makanya dia meminta agar Gw mengeluarkan peju di mukanya. Tetapi sedari malam Gw selalu mengeluarkan peju Gw dalam memeknya.
4885Please respect copyright.PENANAsguPwUgXmE
"Kak." panggil Gw.
4885Please respect copyright.PENANAzBaLGk14vf
"Kenapa?" tanyanya.
4885Please respect copyright.PENANAdfzJOqKWqT
"Semalem aku keluar dalam memek Kak Sinta loh. Gimana tuh?" ucap Gw.
4885Please respect copyright.PENANAroMLJR2dyx
"Ehhh. Iya yahhh." kagetnya mengingat hal semalam.
4885Please respect copyright.PENANAuBvENzye9d
"Udah, tenang." kata Bu Lena sambil pergi meninggalkan kami lalu menuju ke kamarnya.
4885Please respect copyright.PENANAoSoBbsXGDK
Lalu sekembalinya Bu Lena dari kamarnya, dia membawa dua strip obat.
4885Please respect copyright.PENANAJbfVHbBGAI
"Nih sin, yang warna pink sekarang kamu minum. Besok sama lusa juga kamu harus minum satu. Nah, yang warna kuning kamu minum deh setiap hari." jelas Bu Lena.
4885Please respect copyright.PENANAzEWOl5Pj7p
Kak Sinta pun langsung pergi ke arah dapur untuk meminum obat yang dikasih Bu Lena. Sekembalinya Kak Sinta dari dapur, Bu Lena melanjutkan penjelasannya.
4885Please respect copyright.PENANAoMtNS5EW0v
"Yang pink itu pil KB darurat. Jadi kalo abis kecolongan keluar di dalem, langsung minum aja. Nah kalo yang kuning pil KB biasa. Kan Jaka enggak jelas kapan bisa ngentotin kamunya, jadi untuk jaga-jaga aja biar enak gituu." jelasnya lagi.
4885Please respect copyright.PENANALAJPotAehO
"Ibu punya pil KB darurat?" tanya Bu Nisa.
4885Please respect copyright.PENANAsMrIxedeYe
"Iya. Masih ada waktu dulu aku main sama Bang Sani." jawabnya.
4885Please respect copyright.PENANAMBw3aZA6tK
"Terus ini aku minum pil nya, ibu gimana?" tanya Kak Sinta.
4885Please respect copyright.PENANAFx8dOTZu37
"Aku mah sekarang udah pake spiral. Hehehe." jawab Bu Lena.
4885Please respect copyright.PENANAzNmoKmG1ay
"Ihh, aku juga kepengen pake spiral." kata Bu Nisa.
4885Please respect copyright.PENANAx5wXlsXRTm
"Enggak usah ikut-ikutan dehhh." ucap Bu Lena.
4885Please respect copyright.PENANAZ4wepoq9cP
Adzan pun berkumandang yang membuat kami beranjak untuk membersihkan tubuh kami dan menandakan bahwa pesta telah usai. Kami mandi bersama di kamar mandi Bu Lena yang luas menampung kami berempat.
4885Please respect copyright.PENANAdJciHYGTxb
Setelah selesai membersihkan tubuh, kami menggunakan pakaian yang semalam kami lepaskan lalu pulang ke rumah masing-masing. Seperti biasa, Gw diminta untuk mengantarkan Bu Nisa ke rumahnya.
4885Please respect copyright.PENANAoRtnGgRoqf
"Mau mampir, Jak?" tanya Bu Nisa.
4885Please respect copyright.PENANAwW4Q2KWSK3
"Jangan ah. Nanti tetangga curiga." jawab Gw.
4885Please respect copyright.PENANAidNVRaiEtc
"Iya sih. Yaudah deh, makasih ya." ucapnya.
4885Please respect copyright.PENANAqkyp90Fpbo
"Iyaa, Buuu."
4885Please respect copyright.PENANAyVYwyCAWat
_____-----_____
4885Please respect copyright.PENANA9B4zaf4Iu7
Esoknya
4885Please respect copyright.PENANAt173zW74PO
Seperti biasa, sekolah mengadakan ucapara senin pagi. Tak hanya murid, guru-guru pun ikut serta melaksanakannya.
4885Please respect copyright.PENANAcI5QuqpO8j
Tak seperti pada jenjang SMP atau SMA, petugas upacara pada jenjang SD sering kali melakukan kesalahan dikarenakan minimnya latihan dan belum bisa untuk menanggung tanggung jawab. Sehingga, upacara yang harusnya berlangsung khidmat malah menjadi seperti latihan bagi mereka.
4885Please respect copyright.PENANAGP0Z4ahHNr
Selesai upacara berlangsung, Bu Nia menghampiri Gw dengan tatapan sinisnya.
4885Please respect copyright.PENANAuYFpoj2zJc
"Jaka." panggilnya datar.
4885Please respect copyright.PENANAc37CJRBtP2
"Anterin murid saya lomba ya." pintanya.
4885Please respect copyright.PENANAuVY0Qc3Xfw
"Saya, Bu? Saya enggak ngerti nanti disana harus ngapain." jawab Gw mengelak.
4885Please respect copyright.PENANAZHH4AjIdRv
"Anterin doang. Ada ibunya." ucapnya masih datar.
4885Please respect copyright.PENANANWUBrgsP5c
"Yaudah." kata Gw juga dengan sikap datar.
4885Please respect copyright.PENANAP07hFonCYW
Gw pun menunggu di depan gerbang sambil mengobrol dengan Bang Sani. Beberapa lama kemudian, murid Bu Nia bersama ibunya datang menghampiri Gw.
4885Please respect copyright.PENANATafp9MASqK
"Pak Jaka." sapa Ibunya.
4885Please respect copyright.PENANAGlgAW4YuK1
"Iya Bu." jawab Gw.
4885Please respect copyright.PENANA5sr8cTNNA3
"Ini, saya disuruh Bu Nia minta diantar sama Pak Jaka ke tempat lomba." ucapnya.
4885Please respect copyright.PENANAbFCro2o8dZ
"Ohh, iya Bu. Ini saya lagi nunggu ibu. Ayuk." ajak Gw.
4885Please respect copyright.PENANAcXBccVsDF1
Gw pun menaiki motor Gw, lalu disuruhnya naik anaknya di depan dan ibu itu naik di belakang.
4885Please respect copyright.PENANABaOT1OksMp
"Ibu tau tempatnya?" tanya Gw.
4885Please respect copyright.PENANAEYAZjLAlKS
"Tau. Nanti saya arahin dehh." jawabnya.
4885Please respect copyright.PENANA289On1tmJR
Sesampainya di tempat lomba, murid Bu Nia langsung pergi menuju ruangan perlombaan. Gw pun hanya menunggu di luar ruangan bersama ibunya yang belum Gw ketahui namanya.
4885Please respect copyright.PENANAoo53O1nFmH
"Ini lomba apa sih, Bu?" tanya Gw.
4885Please respect copyright.PENANAtFj6gujrtI
"Lomba sains, Pak." jawabnya.
4885Please respect copyright.PENANA5aqWVD6Rxn
"Wuihh. Kerennn." puji Gw.
4885Please respect copyright.PENANAuUzm4hBDnK
"Iya tuh. Nurun dari ayahnya."
4885Please respect copyright.PENANA2mipWzAglv
"Anak ibu namanya siapa?" tanya Gw.
4885Please respect copyright.PENANAccFe9rP8Kb
"Intan, Pak." jawabnya.
4885Please respect copyright.PENANA6ry8JTQ6aw
"Ohhh."
4885Please respect copyright.PENANAIfPfqsVXfL
"Mama intan sering ngajarin juga dong?" tanya Gw.
4885Please respect copyright.PENANA43qaZrtXv7
"Ihh, panggil saya Kartika ajaa." pintanya.
4885Please respect copyright.PENANAlukpRtA559
"Ohh. Nama ibu Kartika." ucap Gw.
4885Please respect copyright.PENANAIerBbbUQFs
"Jadi, Bu Kartika sering ngajarin intan?" tanya Gw lagi.
4885Please respect copyright.PENANAlwGNDpzMl1
"Enggak, tauu. Saya malah enggak ngerti tentang sains. Pak Jaka ngerti sains?" tanyanya balik.
4885Please respect copyright.PENANA1pD1jOLfNF
"Cuma ngerti biologi. Hihihi." jawab Gw.
4885Please respect copyright.PENANALtSaj59QZd
"Biologi kayak gimana tuh Bu? Belah-belah kodok gitu yaa? Hahaha." candanya.
4885Please respect copyright.PENANASzTst1V5mN
"Ihh, kalo belah kodok mah ngerii. Mending belah duren. Hahaha." jawab Gw yang mengarah ke hal selangkangan. Mencoba belajar untuk flirting.
4885Please respect copyright.PENANA9nnGvqWL3c
"Kalo duren mah saya suka." jawabnya yang entah apakah mengarah ke ranjang juga atau tidak.
4885Please respect copyright.PENANAV9QpN40Dd7
"Saya suka banget Bu. Apalagi kalo durennya wangi, terus manis." ucap Gw.
4885Please respect copyright.PENANApHzNG2QbFX
"Sampe kadang saya jilatin kulit dalemnya." tambah Gw.
4885Please respect copyright.PENANARqsfw3YyRq
"Ehh, kok sama. Saya malah kadang saking gregetnya sampe bijinya saya mainin di mulut." jawabnya.
4885Please respect copyright.PENANADT5054S6Xh
Fakkk. Ini ke arah seks gak siiihhhhh.
ns216.73.216.253da2


