Ayu Pramesti Ningrum (24 tahun) dan Nino (26 tahun) merupakan sepasang suami Istri yang telah setahun menikah dan sehari-harinya bekerja sebagai karyawan biasa di sebuah perusahaan.
14Please respect copyright.PENANATIMYMjRGyU
Ayu... Begitulah wanita cantik itu di panggil. Seorang perempuan cantik, berkulit putih dengan tubuh seksi nan menggoda. Biasanya, wajah cantiknya tak lepas dari kacamata yang membuat tampilannya terlihat layaknya perempuan polos nan menggoda.
14Please respect copyright.PENANAqIc2WvLnL9
Ayu dan Nino bekerja di perusahaan yang sama. Meskipun telah menikah, keduanya tetap diizinkan bekerja di perusahaan tersebut.
14Please respect copyright.PENANA5vne3ZH44V
Begitulah kebaikan Pak Santoso, sang pemilik perusahaan terhadap keduanya.
14Please respect copyright.PENANA4yvUQpGVKX
Pak Santoso (59 Tahun), Seorang Bos yang terkenal mesum bagi karyawan-karyawan wanitanya, tak sedikit karyawan yang pernah digoda olehnya, tak terkecuali Ayu, baik sebelum maupun setelah ia menikah.
14Please respect copyright.PENANAN1ZH5UBSI5
Selain itu meskipun terkenal Mesum, Pak Santoso juga di kenal baik oleh para karyawannya. Tak hanya itu, ia juga terkenal setia. Meskipun sang istri telah lama sakit-sakitan, buktinya laki-laki tua itu tak pernah berencana untuk menikah lagi. Ia memilih untuk setia menemani dan merawat sang istri yang tengah sakit keras ketimbang mencari yang baru.
14Please respect copyright.PENANAEGOUzLUUvM
******
14Please respect copyright.PENANAbmSziMRpi8
Sifat mesum sang atasan, sebenarnya sudah membuat Ayu risih. Apalagi laki-laki tua itu terkadang berani mencolek pinggulnya, tanpa sepengetahuan karyawan lain ataupun suaminya.
14Please respect copyright.PENANAw0dVC57sfP
Sudah pernah terfikir olehnya untuk memberi tahu sang suami, Namun ia tak sanggup membayangkan bagaimana reaksi Sang Suami mendengar penjelasannya.
14Please respect copyright.PENANAjODhb6wvtM
Pernah juga ia berfikir untuk berhenti bekerja, Namun situasi keuangan yang belum stabil semenjak pernikahan, memaksa Ayu untuk tetap bekerja di perusahaan milik Pak Santoso.
14Please respect copyright.PENANA1YK2ibqbgM
Lembur.....
14Please respect copyright.PENANA3r67ZR4Q08
Siang itu, Saat tengah makan siang bersama sang suami, Tiba-tiba Hp Ayu yang terletak di atas meja berdering. Rupanya itu adalah sebuah pesan dari Pak Santoso yang memintanya untuk lembur.
14Please respect copyright.PENANAYCjhIWwj0D
Melihat itu, Ayu pun langsung meminta izin kepada sang suami.
14Please respect copyright.PENANA4GCexfuMfQ
"Sayang, Nanti sore kamu pulang duluan ya, aku harus lembur!" Ujar Ayu sambil memegangi tangan Nino.
14Please respect copyright.PENANAUvavSwAt8q
Nino pun tak banyak berbasa-basi dan langsung memberinya izin.
14Please respect copyright.PENANA4HWwgsuO1s
"Ya udah sayang, hati-hati ya! Semangat!!!" Sahutnya sambil terus menyendok makanan di meja.
14Please respect copyright.PENANAiuaLef1jpu
Sore harinya...
14Please respect copyright.PENANAB7BdcBl8gG
Saat Jam sudah menunjukkan pukul 17.00 Wib, Para karyawan satu-persatu mulai meninggalkan kantor, tak terkecuali Nino yang mulai meninggalkan kantor.
14Please respect copyright.PENANAwBIf61KkNZ
Disaat semua karyawan satu-persatu mulai meninggalkan kantor, Sedangkan Ayu masih sibuk dengan laptop di mejanya.
14Please respect copyright.PENANAEjnoVEnsvL
"Lembur, Yu?" Sapa Sarah, salah seorang karyawan senior yang tengah asik membereskan meja kerjanya.
14Please respect copyright.PENANAJre0qlyBoe
"Eh, Iya Mbak!" Sahut Ayu yang sedikit terkejut dengan sapaan dari seniornya itu.
14Please respect copyright.PENANAALhsECishd
"Duluan, Yu!" Lanjut Sarah, lalu mulai melangkahkan kakinya meninggalkan kantor.
14Please respect copyright.PENANAbLcesoKxKk
Setelah kepergian Sarah, kini ruangan kerja Ayu tampak Sepi. Hanya lampu di Meja kerjanya yang masih menyala. Serta di kejauhan, tampak lampu di ruangan Pak Santoso yang masih menyala.
14Please respect copyright.PENANAZqbqcwY3U0
Meskipun begitu, Ayu memutuskan untuk tetap fokus pada pekerjaannya.
14Please respect copyright.PENANA0RAWEQEpf7
Hingga akhirnya, Setelah setengah jam berlalu, Tiba-tiba telepon di Mejanya Berdering. Mendengar itu Ayu pun langsung menjawab telepon tersebut.
14Please respect copyright.PENANAKIEKuOAshS
"Saya, tunggu di ruangan Saya!" Begitulah bunyi perintah dari seorang laki-laki tua di telfon dengan suara beratnya. Meskipun Pak Santoso dikenal sebagai seorang yang baik, tapi tetap saja suara beratnya terdengar begitu menakutkan.
14Please respect copyright.PENANAUYb1sENJS2
Ayu yang mendapat perintah dari Pak Santoso pun langsung bangkit dari tempat duduknya.
14Please respect copyright.PENANAmGh3rKKw5w
Dengan setelan Blazer hitam serta dalaman ketat berwarna putih, Serta Rok Hitam selutut, lengkap dengan stocking hitam transparan yang dikenakannya, tak lupa juga dengan kacamata yang selalu melengkapi penampilannya, Ayu perlahan mulai melangkahkan kakinya menuju ruangan Pak Santoso.
14Please respect copyright.PENANAOYqwKFOCkQ
Suasana kantor yang sepi, ditambah dengan suara Pak Santoso yang terdengar menakutkan membuat langkah kakinya terasa berat.
14Please respect copyright.PENANAxjxoaHIWFt
Namun setelah berjalan cukup lama, Ayu pun akhirnya tiba di depan pintu. Ia pun langsung mengetuk pintu.
14Please respect copyright.PENANAcOCOcFKW5E
"Tok... Tok... Tok..."
14Please respect copyright.PENANALCYH9P4KaB
Pak Santoso yang mendengar suara ketukan pintu, langsung memintanya masuk.
14Please respect copyright.PENANA2UmjSGRIR9
"Masuk, Yu!" Teriaknya dari dalam ruangan.
14Please respect copyright.PENANA3ZVGQSKi7e
Ayu yang mendengar itu langsung membuka pintu dan langsung masuk ke dalam ruangan.
14Please respect copyright.PENANAGQRbFm8go2
Di dalam ruangan, Pak Santoso tengah duduk di atas Sofa dan tengah asik mengotak-atik laptop yang terdapat di atas meja.
14Please respect copyright.PENANAv02UpB0BwB
"Duduk, Yu!" Perintah laki-laki tua yang masih terus fokus pada laptopnya itu.
14Please respect copyright.PENANAZcjMU9AZPG
Ayu yang mendengar itu, langsung duduk di Sofa yang berada di sisi sebelah kiri Pak Santoso.
14Please respect copyright.PENANAfIcCdufgEc
"Ada perlu apa ya, Pak? Tanya Ayu yang mulai penasaran dengan alasan laki-laki tua itu memanggilnya ke ruangannya, sementara sang atasan masih terus fokus pada laptopnya.
14Please respect copyright.PENANAuZGLeY4E5V
"Gini Yu, ada yang mau saya bahas sama kamu!" Ujar Pak Santoso yang masih terus mengotak-atik laptopnya, seperti sedang mencari sesuatu. Kemudian tak lama setelah itu, Ia kemudian mendaratkan telapak tangan sebelah kirinya di atas paha mulus yang masih tertutup rok hitam selutut yang dikenakan Ayu.
14Please respect copyright.PENANAkvGHM0pUPq
Ayu yang merasa mendapat perlakuan yang kurang pantas dari sang atasan langsung menepis tangan laki-laki tua itu dan langsung bangkit dari tempat duduknya.
14Please respect copyright.PENANAIwnJzMaCCw
Namun Pak Santoso dengan sigap langsung meraih tangannya dan menarik tangan mulus itu, hingga membuat Ayu terduduk di atas pahanya, kedua tangan laki-laki tua itu memegangi pinggang sang wanita polos.
14Please respect copyright.PENANAkQJynwX8X3
"Maaf Pak, urusan kerjaan kita bahas besok aja, Di jam kerja!" Ujar Ayu Yang berusaha melepaskan diri.
14Please respect copyright.PENANAQAFN20NU8D
Namun, Pak Santoso tampaknya tidak berniat melepaskannya malam itu. Kedua tangannya justru semakin erat memegangi pinggang sang wanita berkacamata.
14Please respect copyright.PENANAISONfQ6U5u
"Yu, Semenjak menikah, kinerja kamu benar-benar menurun! Dengan kinerja kamu yang seperti itu, sulit bagi saya untuk mempertahankan kamu di perusahaan ini!" Ujar Pak Santoso dengan kedua tangannya yang terus memegangi pinggang Ayu.
14Please respect copyright.PENANADksAgVLKRO
"Saya pasti akan bekerja lebih baik lagi, Pak!" Sahut Ayu yang berusaha bangkit dan melepaskan diri dari cengkraman Pak Santoso.
14Please respect copyright.PENANAwzd84Jtcyy
Tak lama setelah itu, tangan kanan Pak Santoso kembali beralih menuju laptopnya dan kembali sibuk mengotak-atik laptopnya, sementara tangan kirinya melingkar di pinggang Ayu dan memeluknya dengan erat.
14Please respect copyright.PENANAmS0ayuSklA
"Itu baru kamu, belum lagi suami kamu yang korupsi dan banyak merugikan perusahaan selama 2 tahun terakhir." Celetuk Pak Santoso tiba-tiba sambil menunjukkan data kerugian yang telah ditimbulkan Nino selama 2 tahun terakhir.
14Please respect copyright.PENANAom2oCV1qzB
"Pak, tolong jangan pecat kami Pak, kami baru menikah dan kami masih butuh uang untuk cicilan apartemen." Ujar Ayu memelas kepada laki-laki tua itu.
14Please respect copyright.PENANAMjWpUTLDQn
"Hemm... Saya bisa saja bantu kamu, Yu! Asal kamu juga mau ngelakuin sesuatu buat saya." Sahut Pak Santoso lalu menutup laptop di mejanya.
14Please respect copyright.PENANAQAMkCVXXwY
Laki-laki tua itu kemudian mulai mengendus dan menjilati leher mulus Ayu yang terbuka, sementara tangan kanannya mulai meremas bongkahan payudara kenyal Ayu yang masih tertutup di dalam pakaian yang dikenakannya. Sementara tangan kirinya terus memeluk tubuh seksi Ayu.
14Please respect copyright.PENANA0vtB9qPhvK
Ayu yang tak sepenuhnya setuju dengan kemauan Pak Santoso, Terus meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan laki-laki tua itu.
14Please respect copyright.PENANABQp5KeS1qu
" Uhhh... Lepas Pak... Ahhh... Jangan!" Ujar Ayu sambil terus menepis tangan yang memeluk dan mencoba meremas bongkahan payudara kenyalnya.
14Please respect copyright.PENANAleKtgczFfh
Alih-alih melepaskannya, Tangan kiri Pak Santoso justru semakin erat memeluk tubuh mulus Ayu. Tangan kanannya terus bermain di buah dada Ayu dan mulai memainkan puting payudaranya dari balik pakaian yang dikenakannya, sementara itu lidahnya terus menari-nari dan menjilati leher bagian belakang sang wanita berkacamata.
14Please respect copyright.PENANA7ZhBdXrIhr
Sementara itu, Ayu terus meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan laki-laki tua itu.
14Please respect copyright.PENANAiZRfCCL5J8
"Ihhh... Pak... Lepas Pak... Ohhhh... " Ujarnya sambil terus meronta berusaha melepaskan diri.
14Please respect copyright.PENANAYSku5iOKZB
Tak puas menjilati leher mulus Ayu, Pak Santoso kemudian mencoba memutar kepala Ayu mencoba mengajaknya untuk berciuman.
14Please respect copyright.PENANAocgjm7TbO5
Namun Ayu langsung memalingkan wajahnya sesaat setelah bibir keduanya bersentuhan. Ayu terus meronta berusaha menolak ciuman bibir dengan laki-laki tua itu.
14Please respect copyright.PENANA84m7UreeHy
Sementara itu, Pak Santoso yang tampak sudah sangat bernafsu pun tak tinggal diam, Ia terus menggunakan tangannya menuntun wajah Ayu agar tetap menghadapnya, sehingga tetap memberinya kesempatan untuk melumat bibir seksi sang wanita berkacamata.
14Please respect copyright.PENANAC9VC4hqPUr
Yap, dengan tenaganya yang lebih kuat, Pak Santoso berhasil membuat bibir keduanya beradu. Ia mulai menyosor dan terus melumat bibir seksi Ayu, Meskipun si wanita terus meronta berusaha melepaskan bibirnya dari bibir laki-laki tua itu.
14Please respect copyright.PENANAL4ddgbpeaO
Sama halnya dengan Ayu, Pak Santoso juga tak mau kalah, ia terus berusaha merapatkan bibirnya ke bibir sang wanita berkacamata yang terus meronta itu.
14Please respect copyright.PENANAjN3tWmpJ4b
Ayu dan sang atasan terus bertarung selama beberapa saat. Namun, Tanpa disadari Ayu, laki-laki tua itu tak hanya mengincar bibirnya, kedua tangan Pak Santoso rupanya tengah berusaha melepas Blazer yang dikenakan Ayu. Dan dengan mudah, Ia berhasil melepas Blazer hitam yang dikenakan Ayu yang terlalu fokus pada bibirnya.
14Please respect copyright.PENANAsMGiXFa3Pl
Setelah berhasil melepas Blazer yang dikenakan Ayu, Pak Santoso kemudian segera mendudukan tubuh Ayu di atas Sofa. Setelah itu, kedua tangannya dengan cepat menarik atasan yang masih menutupi bagian dada Ayu dari dalam roknya, hingga akhirnya laki-laki tua itu dapat melihat bongkahan payudara kenyal yang hanya ditutupi oleh Bra berwarna putih.
14Please respect copyright.PENANA1WWccXS8XI
Tak ingin berlama-lama lagi, Pak Santoso langsung mengeluarkan kedua gunung kembar itu dari sarangnya, kedua tangannya kemudian mencengkram bongkahan payudara kenyal itu dengan erat dan langsung disambut oleh mulutnya yang langsung menyosor puting payudaranya.
14Please respect copyright.PENANAsIOq238Vh1
Sementara itu, Ayu yang terduduk di atas Sofa pun tak tinggal diam, ia terus meronta-ronta, kedua tangannya berusaha menepis Kedua tangan yang tengah mencengkram payudaranya.
14Please respect copyright.PENANADAOWjEMoxm
"Pak... Stop Pak.... Aghhh... Ouhhh... Lepas Pak... Aghhh... Ouhhhh... Emhhh..." Ujar Ayu disertai rintihan merespon permainan Pak Santoso pada payudaranya.
14Please respect copyright.PENANAoFP4sHXwmI
Baca cerita lengkapnya disini 👇
https://victie.com/novels/istri-polos-digarap-pak-bos14Please respect copyright.PENANA8JWevGZOQp


