Februari kala itu, 39Please respect copyright.PENANAsxLP5WLczm
langit seolah lupa cara berbaik hati.
Hari-harinya jatuh satu per satu di kakiku, 39Please respect copyright.PENANAgAftAfSSO2
pecah seperti kaca yang tak mungkin disusun kembali. 39Please respect copyright.PENANAPEZlSnU2Gi
Aku memungut serpihannya dengan tangan telanjang, hingga luka dan aku tak lagi bisa dibedakan.
Kehilangan datang tanpa wajah, 39Please respect copyright.PENANAcMDnxpl3tx
tanpa suara, 39Please respect copyright.PENANALBH337Lgx3
hanya meninggalkan ruang-ruang kosong 39Please respect copyright.PENANALA9fr35PfD
yang tiba-tiba terasa begitu luas di dada.
Aku pernah percaya pada arah yang ditunjukkan, 39Please respect copyright.PENANAueRQFAki12
namun jalan itu membawaku 39Please respect copyright.PENANAr1CoonR9gR
ke lorong yang penuh jebakan. 39Please respect copyright.PENANA5jqCqci5yg
Sejak saat itu aku mengerti, 39Please respect copyright.PENANAigZcsKR2yt
tidak semua cahaya adalah penuntun, 39Please respect copyright.PENANAIC7nRmGW2z
sebagian hanya api yang pandai menyamar.
Lalu seseorang dari masa lalu 39Please respect copyright.PENANAjzQQUWYwiH
menghapus jejaknya sendiri 39Please respect copyright.PENANAuigcUXj1HV
di atas kenangan yang pernah kami jaga. 39Please respect copyright.PENANAQAwNBk2lmD
Dan aku belajar, 39Please respect copyright.PENANAvcPR3KXeS5
bahwa ada yang lebih menyakitkan dari perpisahan: 39Please respect copyright.PENANAtfi4X5tLTC
menyaksikan makna diperlakukan 39Please respect copyright.PENANA9fMvplchq3
seolah tak pernah berharga.
Aku tetap berjalan. 39Please respect copyright.PENANAimge3MWQ0k
Membawa niat yang utuh, 39Please respect copyright.PENANAKQbfDwpTes
menempuh jarak yang hampir selesai. 39Please respect copyright.PENANA2KIoQ3HCwx
Namun sebelum sempat sampai, 39Please respect copyright.PENANAik7naqt8aA
saya dihentikan dengan beberapa kata sederhana.
Dan anehnya, 39Please respect copyright.PENANAOuS5R6LbDq
terkadang yang meruntuhkan seseorang 39Please respect copyright.PENANAauuGddsl3c
bukan bentakan, 39Please respect copyright.PENANADbyZd94h0l
bukan amarah, 39Please respect copyright.PENANAolgeVVEVCD
melainkan perasaan bahwa kehadirannya 39Please respect copyright.PENANARrA2kazsCp
tak pernah benar-benar dinantikan.
Malam-malam Februari lalu menjadi lebih panjang. 39Please respect copyright.PENANACqyxRQp0ll
Aku duduk bersama sunyi 39Please respect copyright.PENANAGze2r48Fte
yang terus bertambah berat. 39Please respect copyright.PENANAMovgeVlGZW
Seolah semesta sedang mengujiku 39Please respect copyright.PENANADDUNIZwv1m
dengan cara yang paling pelan, 39Please respect copyright.PENANAqkwGoRvQ17
agar setiap luka dapat dirasakan sepenuhnya.
Februari, 39Please respect copyright.PENANAGihMstaxHV
kau turun hujan yang tak kunjung reda. 39Please respect copyright.PENANAYyIr6If887
Adalah laut yang terus mengirimkan ombak 39Please respect copyright.PENANABAHj0PQOnl
ke pantai yang sudah lelah bertahan.
Aku kehilangan banyak hal di dalam dirimu. 39Please respect copyright.PENANAlnbvnoUnfR
Kepercayaan. 39Please respect copyright.PENANABNUV4l86UN
Ketenteraman. 39Please respect copyright.PENANAv5M3gb3J9d
Sebagian dari diriku sendiri.
Namun yang paling menyakitkan, 39Please respect copyright.PENANAQbUO7dE3FM
aku kehilangan cara untuk percaya 39Please respect copyright.PENANAHmJK0FmPtf
bahwa esok akan baik-baik saja.
Dan ketika bulan itu akhirnya pergi, 39Please respect copyright.PENANACOE8JofKqW
ia meninggalkan aku 39Please respect copyright.PENANASVVlTJmjXo
seperti rumah yang baru saja dilanda badai— 39Please respect copyright.PENANABg1IOAbk8f
berantakan, sepi, 39Please respect copyright.PENANAfQJt5IeDD7
dan penuh puing yang belum sempat dibereskan.
Tetapi di antara menyukainya, 39Please respect copyright.PENANARpMkXWuTj7
masih ada satu hal yang bernapas:
sebuah hati yang remuk, 39Please respect copyright.PENANA5r4JXoBBNc
namun menolak mati.39Please respect copyright.PENANAawbmgrW3D3


