Bab 3: Pintu Villa Terbuka
2986Please respect copyright.PENANA7UVmnkODZn
Malam Sabtu itu udara pinggir kota terasa lebih sejuk dibandingkan hiruk-pikuk Jakarta. Lita berdiri di depan cermin besar kamar mereka, jantungnya berdegup kencang. Ia memilih gaun merah burgundy yang sangat ketat, panjangnya hanya sebatas pertengahan paha. Bagian dada rendah, menampilkan belahan payudara D-cup yang montok dan putih mulus. Bra tanpa tali membuat putingnya hampir terlihat dari samping. Di bawah, ia hanya memakai celana dalam tipis berwarna hitam yang sudah terasa lembab sejak sore tadi.
2986Please respect copyright.PENANAb4wBu5957T
Rama mendekat dari belakang, tangannya memeluk pinggang istrinya. “Kamu benar-benar mau ini?” tanyanya, suaranya campur antara gairah dan gelisah.
2986Please respect copyright.PENANAnfyQ8cBa9K
Lita menatap pantulan mereka di cermin. “Aku takut… tapi aku juga basah banget dari tadi, Sayang. memek aku sudah banjir hanya karena bayangin apa yang akan terjadi di villa itu.”
2986Please respect copyright.PENANAT2lDXdK8iI
Rama mencium lehernya, tangannya naik meremas payudara Lita dari luar gaun. “Kalau kamu nggak nyaman, kita bisa pulang kapan saja. Aku cuma… ingin lihat kamu menikmati sesuatu yang baru.”
2986Please respect copyright.PENANA1GJiDwaVny
Mereka berangkat dengan mobil Rama. Sepanjang perjalanan, tangan Lita gemetar di pangkuan. Ia membayangkan Kevin yang tinggi atletis, kontolnya yang katanya 20 cm tebal, dan Sasha yang agresif. Rasa bersalah sebagai istri setia masih ada, tapi setiap kali terbayang sentuhan asing, cairan orgasme hangat keluar lagi dari dalam memeknya.
2986Please respect copyright.PENANAQmt5TmFNPr
Villa mewah itu tersembunyi di daerah Depok, dikelilingi tembok tinggi dan pepohonan. Gerbang besi terbuka otomatis setelah Rama menyebutkan nama Kevin. Lampu taman temaram menyambut mereka. Beberapa mobil mewah sudah parkir di halaman.
2986Please respect copyright.PENANAGd5NmXn03v
Kevin menyambut di pintu utama. Ia memakai kemeja hitam yang ketat di tubuh atletisnya. Senyum dominannya langsung membuat Lita merasa lututnya lemas.
2986Please respect copyright.PENANAMwYbw7giDs
“Selamat datang,” kata Kevin sambil memeluk Lita lebih erat dari biasa. Dada bidangnya menekan payudara Lita. Bau parfum maskulinnya kuat, membuat kepala Lita pusing. “Kamu terlihat siap dimakan malam ini.”
2986Please respect copyright.PENANAPX7jSfzu6V
Sasha muncul di belakang suaminya, memakai dress pendek putih yang hampir transparan. Putingnya terlihat samar. Ia mencium pipi Lita lama, bibirnya hampir menyentuh sudut mulut Lita. “Aku sudah nggak sabar main sama kamu.”
2986Please respect copyright.PENANASYUJEnF7Wy
Mereka masuk ke ruang tamu besar yang telah diubah menjadi area santai. Musik sensual pelan mengalun. Cahaya redup, sofa empuk, dan bantal-bantal besar di lantai. Ada sekitar empat pasangan lain sudah hadir. Beberapa sedang berciuman, tangan saling merayap tanpa malu.
2986Please respect copyright.PENANAEiAFUOSGzb
Lita merasa dunia berputar. Di sudut ruangan, seorang wanita cantik sedang duduk di pangkuan pria yang bukan suaminya. Gaunnya sudah diturunkan, payudaranya dihisap bergantian oleh dua pria. Suara desahan kecil dan kecupan basah terdengar jelas. Bau campuran parfum, keringat, dan gairah mulai memenuhi udara.
2986Please respect copyright.PENANAU2qKjl9425
Rama menggenggam tangan Lita erat. kontolnya sudah mengeras di celana.
2986Please respect copyright.PENANArnhn0S1aNu
Kevin membawa mereka ke bar kecil. Ia menuangkan wine merah ke gelas Lita. “Minum dulu biar rileks. Malam ini semua tentang kenikmatan. Tidak ada paksaan.”
2986Please respect copyright.PENANA210W1MwAfv
Sambil minum, Kevin berdiri sangat dekat di belakang Lita. Tangan besarnya menyentuh pinggul Lita pelan, mengusap kain gaun ke bawah hingga hampir menyentuh paha. Sentuhan pertama dari pria asing itu seperti arus listrik. Lita menggigit bibir, memeknya berdenyut kuat.
2986Please respect copyright.PENANAqWFaXESleU
“Kamu tegang sekali,” bisik Kevin di telinga Lita. Napas hangatnya menyapu daun telinga. “Bayangin tanganku ini yang meremas payudaramu, memilin putingmu sampai keras, lalu turun ke memekmu yang pink dan tight itu.”
2986Please respect copyright.PENANAdrz4SN1JHU
Lita mendesah pelan. Tubuhnya merinding. Ia merasakan kontol Kevin yang sudah setengah ereksi menekan bokongnya dari belakang melalui celana. Ukuran itu jelas jauh lebih besar dari Rama. Panas, tebal, berdenyut.
2986Please respect copyright.PENANAtXlWwgHogQ
Sasha mendekati Rama, tangannya langsung meraba dada suami Lita. “Suamimu lucu. Aku suka yang suka nonton.”
2986Please respect copyright.PENANARXwMVm90ft
Obrolan ringan berubah cepat menjadi erotis. Salah satu pasangan di depan mereka mulai bermain terbuka. Wanita itu berlutut, mengeluarkan kontol pasangannya yang sedang berdiri, lalu menjilatnya dengan lidah yang lincah. Suara slurping basah terdengar. Pasangan lain menonton sambil saling meraba.
2986Please respect copyright.PENANAAeBZhk5zRE
Lita merasa napasnya pendek. Kevin memanfaatkan momen itu. Tangannya naik dari pinggul ke pinggang, lalu lebih tinggi hingga meraba sisi payudara Lita. Jempolnya mengusap pelan di samping puting yang sudah mengeras.
2986Please respect copyright.PENANAT8kxyCaBSx
“Basah ya?” tanya Kevin pelan.
2986Please respect copyright.PENANAn4x6PPeEcU
Lita hanya mengangguk malu. Celana dalamnya sudah kuyup.
2986Please respect copyright.PENANAFYmgf6N2ns
Kevin membalik tubuh Lita menghadapnya. Mata mereka bertemu. Pria itu menunduk, mencium bibir Lita pelan dulu. Ciuman itu lembut, tapi cepat berubah dalam. Lidah Kevin masuk, menari liar dengan lidah Lita. Rasa wine dan nafsu bercampur. Tangan Kevin meremas payudara Lita kuat, memilin putingnya melalui kain tipis hingga Lita mendesah di dalam mulutnya.
2986Please respect copyright.PENANA0FcENkF0n3
Di samping mereka, Sasha sudah mencium Rama. Tangan wanita itu meraba kontol Rama yang kecil dibandingkan suaminya.
2986Please respect copyright.PENANAsSQtCi5kIF
Lita merasa dunia sempit. Rasa bersalah datang seperti gelombang, tapi langsung tenggelam saat Kevin menurunkan satu tali gaunnya. Payudara kanannya terbebas. putingnya yang pink dan mengeras terpapar udara sejuk. Kevin menunduk, mengulumnya rakus. Lidahnya berputar, mengisap kuat, sesekali menggigit pelan hingga Lita menggelinjang.
2986Please respect copyright.PENANACb6jEcpmtw
“Ahh… Kevin…” desah Lita tanpa sadar.
2986Please respect copyright.PENANAL0cPHrglA0
Sensasi lidah pria itu jauh berbeda dari Rama. Lebih kuat, lebih berpengalaman, lebih lapar. Lita merasakan getaran sampai ke memeknya. cairan orgasmenya mengalir deras, membasahi paha dalam.
2986Please respect copyright.PENANA9kNRPv1Bgm
Kevin mengangkat gaun Lita hingga pinggang. Tangan besarnya langsung menyentuh celana dalam yang basah. Jarinya mengusap di atas kain, menekan kristorisyang bengkak.
2986Please respect copyright.PENANAi51lFOyxzX
“Kamu sudah banjir, Lita. memekmu pasti sangat pink dan sempit,” bisiknya sambil menggigit pelan puting Lita.
2986Please respect copyright.PENANAzDKSv8rQqi
Lita gemetar. Kakinya hampir tak kuat berdiri. Ia melirik Rama. Suaminya sedang menatap mereka dengan mata penuh nafsu dan cemburu. Sasha sudah memasukkan tangan ke celana Rama, mengocok pelan.
2986Please respect copyright.PENANAxO53mapHXI
Kevin menarik Lita ke sofa panjang. Ia duduk, menarik Lita ke pangkuannya hingga wanita itu mengangkang di atas pahanya. Gaun Lita sudah naik ke pinggang. Kevin mengusap paha dalamnya yang licin karena cairan orgasme.
2986Please respect copyright.PENANA76hJYqFPpo
“Sentuh kontolku,” perintah Kevin lembut tapi tegas.
2986Please respect copyright.PENANAwbNzOxD7b2
Tangan Lita gemetar saat meraba celana Kevin. Ia merasakan benda panjang tebal di dalamnya. Ukuran itu membuat matanya membelalak. Jauh lebih besar. Ia mengusap naik turun melalui kain, merasakan denyutannya yang kuat.
2986Please respect copyright.PENANAcoJRx0XXwP
Kevin menyelipkan tangan ke celana dalam Lita. Jari tengahnya langsung menemukan lubang memek yang licin dan panas. Ia memutar pelan di mulut memek, lalu naik ke kristoris menekan dan memutar dengan ahli.
2986Please respect copyright.PENANAJBivijfDQK
Lita menjerit kecil. “Ahh…! Di situ…”
2986Please respect copyright.PENANA7Ozk1IbSkY
Sensasi jari Kevin jauh lebih terampil. Ia tahu titik mana yang harus ditekan. Lita menggoyang pinggulnya tanpa sadar, menggesekkan memeknya ke telapak tangan Kevin. Suara kecipak cairan orgasme terdengar mesra.
2986Please respect copyright.PENANAxRuSDKpdH3
Di sekitar mereka, adegan semakin panas. Seorang wanita sudah telanjang, diambil dari belakang oleh pria sambil mengulum kontol pria lain. Suara tamparan bokong *plak plak* dan desahan liar memenuhi ruangan.
2986Please respect copyright.PENANAor4dGQLWF8
Rama mendekat, duduk di sebelah mereka. Matanya tak lepas dari tangan Kevin yang bermain di memek istrinya. Sasha berlutut di depan Rama, mulai menjilat kontol suami Lita.
2986Please respect copyright.PENANAw4ln10bPTE
Kevin menarik celana dalam Lita ke samping. Dua jarinya masuk perlahan ke dalam memek yang sempit. Dindingnya yang hangat dan basah menggenggam jari Kevin erat.
2986Please respect copyright.PENANAScWLOyLdLm
“Begitu sempit… bayangin nanti kontolku yang masuk,” bisik Kevin sambil memompa jarinya perlahan.
2986Please respect copyright.PENANAIFLgHu9R3f
Lita menangis kecil kenikmatan. Air matanya mengalir, tapi ia tersenyum. Tubuhnya bergetar hebat. Setiap kali jari Kevin menyentuh titik sensitif di dalam, cairan orgasmenya semakin banyak keluar.
2986Please respect copyright.PENANAZVHeHBvV6p
Ia meremas bahu Kevin, kuku menancap. Pinggulnya bergerak naik turun mengikuti irama jari pria itu. Bau gairah mereka bercampur, membuat kepala Lita semakin ringan.
2986Please respect copyright.PENANAlJuo9uihMY
Rama mendesah saat Sasha mengulum kontolnya dalam-dalam. Tapi matanya tetap pada istrinya yang sedang dimainkan pria lain.
2986Please respect copyright.PENANAq97vehVpfI
Kevin menambah satu jari lagi. Tiga jari sekarang memenuhi memek Lita. Ia memompa lebih cepat, ibu jarinya menekan kristorissecara bersamaan.
2986Please respect copyright.PENANAKKLZlgyQni
Lita mencapai klimaks pertama malam itu. Tubuhnya mengejang hebat di pangkuan Kevin. Kakinya gemetar tak terkendali, memeknya berdenyut kuat menggenggam jari Kevin. cairan orgasme squirting kecil menyembur membasahi tangan Kevin dan paha Lita sendiri.
2986Please respect copyright.PENANAVxnV7FPEUA
“Aaaahhh…! Keluar…!” jerit Lita, suaranya parau.
https://lynk.id/novelhambilah 2986Please respect copyright.PENANAJeJLXyKbs3
LINK ALTERNATIF https://lynk.id/hambilah2986Please respect copyright.PENANAwMNorcvOL0
2986Please respect copyright.PENANAxHWuYPyRsV


