Bab 2: Jebakan Pertama di Ruang Ganti
3126Please respect copyright.PENANAayZYPGSADw
Aira hampir tidak bisa tidur semalaman. Setiap kali memejamkan mata, bayangan jari-jari tebal Pak Joko yang memasuki memeknya kembali muncul. Sensasi penuh, panas, dan getaran nikmat yang membuatnya squirting di lantai ruang ganti masih terasa jelas di antara pahanya. Tubuhnya berkhianat. Meski hatinya menjerit malu dan takut, klitorisnya sering berdenyut sendiri saat mengingat suara basah *squish squish* yang keluar dari dalam dirinya.
3126Please respect copyright.PENANAhQHTWG8fgc
Pagi harinya, Aira pergi ke sekolah dengan wajah pucat. Seragamnya rapi seperti biasa, rok lipat abu-abu menutupi pinggul lebarnya, kemeja putih membungkus payudara C-cup yang kencang. Rambut hitam panjangnya diikat ekor kuda tinggi, membuat wajah lolitanya terlihat semakin imut dan polos. Laras, teman sebangkunya, langsung menyadari ada yang aneh.
3126Please respect copyright.PENANA0rBrr7sIcK
"Aira, kamu kenapa? Mata panda gitu. Lagi sakit?" tanya Laras sambil mendekat.
3126Please respect copyright.PENANAOpzZCkQAKg
Aira tersenyum paksa, pipinya memerah. "Enggak apa-apa, Lar. Cuma kurang tidur belajar malam." Ia berpura-pura polos seperti biasa, padahal dalam hati ia ketakutan setengah mati. Video itu. Kalau tersebar, hidupnya selesai.
3126Please respect copyright.PENANA3PbnKm2Bd2
Sepanjang pelajaran, Aira merasa diawasi. Pak Joko mengajar olahraga dengan suara tegas seperti biasa, tapi tatapannya sering tertuju ke Aira. Saat siswi lain berlari, Pak Joko mendekati Aira yang pura-pura memegang perut. "Kamu istirahat saja di ruang ganti. Nanti sore jam 4 tepat, ke sana lagi. Jangan telat," bisiknya pelan saat lewat di samping Aira. Napas hangat guru itu menyapu telinga gadis kecil itu, membuat bulu kuduk Aira berdiri.
3126Please respect copyright.PENANA7sUgkpR9vx
Aira mengangguk lemah. Kakinya terasa dingin.
3126Please respect copyright.PENANA1t4n2TUgQT
Sepulang sekolah, ia berusaha mencari alasan untuk pulang cepat, tapi pesan dari nomor tak dikenal masuk ke ponselnya: "Kalau kamu tidak datang, video akan dikirim ke ayahmu sekarang juga. Lampirkan bukti foto memekmu yang basah di ruang ganti."
3126Please respect copyright.PENANAX372aSGOtX
Air mata Aira menggenang. Ia berjalan menuju ruang ganti olahraga dengan langkah gontai. Koridor sudah sepi. Bau keringat samar dan aroma sabun lantai bercampur di udara. Saat ia mendorong pintu, ruangan itu sudah dikunci dari dalam. Pak Joko berdiri di tengah ruangan, tersenyum lebar. Di sampingnya berdiri seorang siswa kelas 12 yang dikenal sebagai bad boy—Reynaldi, atau Rey.
3126Please respect copyright.PENANABkhzq0WLbf
Rey tinggi, ganteng dengan rambut acak-acakan ala bad boy, senyum sinis yang karismatik, dan tubuh atletis. Ia ketua geng yang sering membuat onar tapi selalu lolos karena nilai dan koneksinya.
3126Please respect copyright.PENANAABzIxB6GmA
"Pak... kenapa Rey juga di sini?" tanya Aira dengan suara gemetar. Ia mundur selangkah, punggungnya menyentuh pintu yang sudah terkunci.
3126Please respect copyright.PENANAFqhCbAZT5f
Rey tertawa pelan sambil memainkan ponsel. "Jadi ini si lolita polos yang Pak Joko ceritain. Wajahnya imut banget, Pak. Pasti enak."
3126Please respect copyright.PENANAFZd4MdO883
Pak Joko mendekat dan langsung memegang pinggang ramping Aira. Tangan besarnya yang kasar menarik gadis itu ke pelukannya. "Aira sudah janji akan lakukan apa saja agar videonya tidak tersebar. Benar kan, Sayang?"
3126Please respect copyright.PENANAxKTiUAR7k2
Aira mengangguk pelan, air matanya jatuh ke pipi. "Iya, Pak... tapi tolong jangan banyak orang..."
3126Please respect copyright.PENANAHjD9D1OEuD
Rey mendekat dari belakang, tangannya langsung merayap ke payudara Aira dari atas seragam. Ia meremas keduanya dengan kuat, merasakan kehalusan dan kekenyalan payudara C-cup yang sempurna. "Wah, kencang sekali. Putingnya sudah keras loh, Pak."
3126Please respect copyright.PENANATKJDdiQUrm
Aira tersentak. "Ahh! Jangan... sakit..." Ia mencoba melepaskan diri, tapi tubuh kekar kedua pria itu mengurungnya seperti sangkar.
3126Please respect copyright.PENANA6PV1cxI8aG
Pak Joko menarik rok Aira ke atas hingga pinggang. Celana dalam putih polosnya terlihat. Ia menyelipkan tangan ke dalam celana itu, jari tengahnya langsung menemukan celah memek yang sudah agak lembab. "Lihat ini, Rey. Memeknya pink banget, tight, dan cepat basah. Kemarin dia squirting hanya dengan dua jari saya."
3126Please respect copyright.PENANASYaxIWOtu7
Rey tertawa senang. Ia menarik kemeja Aira ke atas, membuka kancingnya satu per satu. Payudara Aira yang tertutup bra putih sederhana terpapar. Rey menurunkan bra itu, melepaskan kedua payudara yang montok. Putingnya kecil, pink muda, dan sudah mengeras seperti biji ceri.
3126Please respect copyright.PENANAXFUyi3y8aX
Rey menunduk, lidahnya menjilat puting kiri Aira dengan lambat. Ia mengisap kuat, giginya menggigit pelan. "Enak rasanya... manis."
3126Please respect copyright.PENANAYDgyHmf5L5
"Nngghh... ah... jangan digigit..." Aira menangis, tangannya mendorong kepala Rey lemah. Tapi sensasi panas dan basah di putingnya membuat perut bawahnya berdenyut. Pak Joko di depan terus menggosok klitorisnya dengan ibu jari, dua jari lainnya sudah masuk setengah ke dalam vagina sempit gadis itu.
3126Please respect copyright.PENANAPXyXHzRPHC
Suara cairan basah mulai terdengar lagi. *Slosh... slosh...* Cairan bening Aira membasahi jari Pak Joko dan menetes ke lantai.
3126Please respect copyright.PENANAoMuZffd85i
"Kamu menangis, tapi memekmu banjir, Aira," bisik Pak Joko dengan suara dalam. "Kamu suka diperlakukan kasar ya? Tubuhmu jujur sekali."
3126Please respect copyright.PENANAjewjEONxfI
Rey pindah ke puting kanan, mengisap lebih kuat sambil tangan kirinya meremas payudara kiri. Tangan kanannya turun ke pantat Aira, meremas bokong kencang itu lalu menyelipkan satu jari ke celah anusnya dari luar celana dalam. Aira menggelinjang hebat.
3126Please respect copyright.PENANALHgfMe1YNX
"Pak... Rey... tolong... saya malu... ahhh!" Desahannya lolos tanpa bisa ditahan.
3126Please respect copyright.PENANAgzFEjvg1WI
Pak Joko menarik celana dalam Aira hingga ke lutut. Memek pinknya yang mulus dan basah berkilau di bawah lampu ruang ganti. Bibir vaginanya sedikit terbuka karena jari-jari Pak Joko, klitorisnya membengkak. Bau manis alami Aira memenuhi ruangan kecil itu.
3126Please respect copyright.PENANA1KvG9z9wvM
Rey berlutut di depan Aira. Ia membuka mulutnya dan menjilat memek gadis itu dari bawah ke atas dengan lidah lebarnya. Rasa asin-manis cairan Aira membuatnya semakin bergairah. Ia mengisap klitoris dengan rakus, lidahnya menari di sekitar lubang sempit itu.
3126Please respect copyright.PENANAMYHoFWSmDJ
Aira hampir jatuh. Kakinya gemetar hebat. Pak Joko memeluknya dari belakang, kedua tangannya meremas payudara sambil mencubit putingnya bergantian. "Lihat bagaimana kamu mendesah. Dengar suaramu yang mesum."
3126Please respect copyright.PENANAwEzX4qgqDP
*Slurp... slurp...* Suara lidah Rey yang menjilat memek Aira terdengar vulgar dan basah. Aira merasa panas luar biasa. Perutnya seperti ada gelombang yang naik turun. Air matanya terus mengalir, tapi pinggulnya tanpa sadar maju ke wajah Rey, mencari lebih banyak gesekan.
3126Please respect copyright.PENANApRJ81lG95S
"Pak... saya... mau keluar lagi... tolong berhenti..." pinta Aira dengan suara pecah.
3126Please respect copyright.PENANAOy3ITxIohZ
Rey malah semakin cepat. Ia memasukkan dua jari ke dalam vagina Aira sambil mengisap klitoris kuat-kuat. Pak Joko di belakang mencubit kedua puting Aira keras sambil menggigit lehernya pelan, meninggalkan bekas merah.
3126Please respect copyright.PENANAE8UtpcVn9n
Gelombang orgasme pertama datang dengan hebat. Tubuh Aira kejang, kakinya hampir tak kuat menopang. "Aaaahhhh!!!" Cairan hangat menyembur deras dari memeknya, membasahi wajah Rey dan lantai. Ia squirting lagi, lebih kuat dari kemarin.
3126Please respect copyright.PENANAkxf2H3NRXK
Rey mundur sambil tertawa, wajahnya basah oleh cairan Aira. "Gila, dia squirter asli, Pak. Enak banget rasanya."
3126Please respect copyright.PENANABFjKzDIIY4
Aira ambruk ke pelukan Pak Joko, napasnya tersengal-sengal. Air liur menetes dari sudut bibirnya. Memeknya masih berdenyut-denyut, cairan orgasme menetes pelan di paha dalamnya yang putih mulus.
3126Please respect copyright.PENANAsad2rClSuJ
Tapi mereka belum selesai.
3126Please respect copyright.PENANAYIUX5laNtq
Pak Joko membalik tubuh Aira menghadap meja panjang di ruang ganti. Ia menekuk tubuh gadis itu hingga dada Aira menempel di meja dingin. Pantatnya yang bulat terangkat ke atas. Rey berdiri di samping, mengeluarkan kontolnya yang sudah keras sempurna, panjang 19 cm dengan kepala tebal mengkilap.
3126Please respect copyright.PENANAsHGxvurMQr
"Ini baru pemanasan, Aira," kata Rey sambil mengusap-usapkan kepala kontolnya di bibir memek Aira dari belakang. "Besok kamu akan melayani kami semua. Dan kamu akan minta sendiri."
3126Please respect copyright.PENANAcoe8EIE54Z
Pak Joko memegang rambut Aira, menariknya pelan hingga gadis itu mendongak. "Buka mulutmu. Belajar menghisap dulu."
3126Please respect copyright.PENANAdWLpTkuXKW
Aira membuka mulut kecilnya dengan air mata mengalir. Rey memasukkan ujung kontolnya ke dalam mulut hangat Aira. Rasa asin dan bau maskulin memenuhi indra penciumannya. Pak Joko di belakang kembali memasukkan tiga jari ke memek Aira yang masih sensitif pasca orgasme.
3126Please respect copyright.PENANAUOm6mp713j
Sensasi penuh, sakit nikmat, panas, dan kehinaan bercampur jadi satu di tubuh Aira. Ia menangis sambil mengisap kontol Rey dengan kikuk, lidah kecilnya tanpa sadar menjilat kepala kontol itu. Sementara itu, jari Pak Joko bergerak cepat di dalam vaginanya, menemukan titik G yang membuat Aira menggelinjang lagi.
3126Please respect copyright.PENANAhOGXAKMKNn
Ruangan dipenuhi suara desahan, isapan, dan cairan basah. Bau seks mulai kuat. Aira merasa dirinya semakin tenggelam. Hatinya hancur, tapi tubuhnya mulai haus akan sentuhan kasar ini.
3126Please respect copyright.PENANALyqKlSHhdS
Rey memegang kepala Aira, mendorong kontolnya lebih dalam hingga menyentuh tenggorokan. "Bagus... isap lebih kuat, Lonte kecil."
3126Please respect copyright.PENANABFDvfobY3h
Aira tersedak, air matanya deras, tapi memeknya semakin banjir.
3126Please respect copyright.PENANA3HSmrAAGEg
Pak Joko tersenyum puas. "Besok, giliran yang lain. Kamu sudah tidak bisa mundur lagi, Aira Safira."
3126Please respect copyright.PENANA0yyWRXk6uj
Sesi foreplay paksa itu berlangsung hampir satu jam penuh. Aira mencapai orgasme tiga kali hanya dari jari dan mulut mereka. Tubuhnya lemas, penuh bekas merah di payudara dan leher, memeknya bengkak dan basah kuyup.
3126Please respect copyright.PENANA8suWGYEkW6
Saat mereka akhirnya membiarkannya pulang, Aira berjalan tertatih ke rumah. Di antara pahanya terasa lengket dan panas. Malam itu, meski menangis di kamar, tangannya tanpa sadar menyentuh memeknya lagi sambil mengingat sensasi kontol Rey di mulutnya.
3126Please respect copyright.PENANA0rkm1SUFrn
Transformasi gelap Aira mulai merayap lebih dalam.
3126Please respect copyright.PENANABGFIXz3Fbp


