Keesokan harinya, Merisa terbangun tepat jam enam pagi. Dia langsung bersiap-siap begitu dia selesai berdandan lalu melangkah turun ke lantai bawah.
993Please respect copyright.PENANAdYOiGpzRUM
993Please respect copyright.PENANAntkqAZIfqS
“Sa, sini sarapan dulu sebelum berangkat kerja. ”
993Please respect copyright.PENANAFdlPpPVeAl
993Please respect copyright.PENANAsAduqVP3WE
Bu Rianti memanggil Merisa, segera wanita cantik itu pun bergegas ke ruang makan.
993Please respect copyright.PENANAdxOgrONgPg
993Please respect copyright.PENANAnT8rpasugc
“Selamat pagi ma, dit.“ sapa Merisa.
993Please respect copyright.PENANAWnZhMi7dQG
993Please respect copyright.PENANAurJR0jtWXf
993Please respect copyright.PENANAUYg3ONzSHe
Pagi itu keluarganya berkumpul di meja makan beserta dengan adiknya,
993Please respect copyright.PENANA4DAN4fqyyt
“Kak risa kapan pulangnya? kok aku tidak tahu? ” tanya Seorang wanita cantik memakai seragam sekolah.
993Please respect copyright.PENANAZafjWInR9P
993Please respect copyright.PENANAqeyP8v6Q8M
Wanita itu bernama Dita Sintari. Ia memiliki paras cantik sama seperti kakaknya, Hanya saja dia agak sedikit tomboy.
993Please respect copyright.PENANAvUNUtN4b22
993Please respect copyright.PENANAvy76DgT1tu
“Semalam, kakak capek makanya tidak sempat ngabarin kalau kakak kesini. ” jawab Merisa.
993Please respect copyright.PENANAUlskaKLOhr
993Please respect copyright.PENANAnOcq5ypASb
Keduanya saling mengobrol cukup dekat dan sangat akrab. Rianti yang meliputi itu pun hanya diam saja.
993Please respect copyright.PENANANrrNqfb7O8
993Please respect copyright.PENANAu3rm7F7BDM
Namun sekali-kali ia menimpali ucapan mereka, hingga jam tujuh pagi Dita mau pun Merisa berangkat ke tujuan masing-masing.
993Please respect copyright.PENANAVaUqKaD8gt
993Please respect copyright.PENANAAgmuSImAv2
“Ma, nanti aku pulangnya agak lama ya. Soalnya aku ada les sama temen-temen.“ ucap Dita sambil menyalami tangan bu Rianti.
993Please respect copyright.PENANA7ATGimrixV
993Please respect copyright.PENANAb38wit5nma
“Ya, hati-hati dijalan. Bawa mobilnya pelan-pelan saja.”
993Please respect copyright.PENANAXHpQDzKQR3
993Please respect copyright.PENANAbJTpiXrLvx
Dita mengangguk pelan, lalu dia pun pamit ke ibunya serta kakaknya juga. Selepas kepergian Dita.
993Please respect copyright.PENANAUAkM35uPDC
993Please respect copyright.PENANA3rnCQ9WPyi
Merisa mengakat tas, ia pun menoleh ke arah mamanya.
993Please respect copyright.PENANAZoNUmGW6NB
“Kalau gitu aku juga berangkat ya ma. ” Ucap Merisa.
993Please respect copyright.PENANACEi51KOL25
993Please respect copyright.PENANAEbuvpRSdq3
Bu Rianti menoleh ia tersenyum mengangguk.
993Please respect copyright.PENANAmGA2YQju4C
“Iya, hati-hati dijalan. ”
993Please respect copyright.PENANA5G5kNVc1Pq
993Please respect copyright.PENANAaHoRi3RZMV
“Ya ma. “
993Please respect copyright.PENANACAQOj3yhX4
993Please respect copyright.PENANATbWIVFgSsi
Merisa pun berbalik, begitu ia hendak ingin melangkahkan kakinya. Tiba-tiba bu Rianti memanggil Merisa kembali.
993Please respect copyright.PENANAkyX2pLxpIF
993Please respect copyright.PENANAy2XJgM9Pa7
“Merisa tunggu dulu. ” panggil Bu Rianti.
993Please respect copyright.PENANAIzOgMgnJ8s
993Please respect copyright.PENANA9x13w5AeKp
Merisa menoleh, “Ya, ada apa ma? ”
993Please respect copyright.PENANAgvgv9yTFG7
993Please respect copyright.PENANA5EG2CL2aes
Bu Rianti berjalan mendekat putrai hasil dari adopsi itu, ia membelai wajah cantik Merisa dengan lembut.
993Please respect copyright.PENANAcij80A0507
993Please respect copyright.PENANAvGlQNyuSW6
“Apa pun yang terjadi, mama akan tetap ada di samping mu. Jangan ragu jika kamu mau mengambil keputusan, selagi keputusan itu baik untukmu.. Mama tidak ingin lagi kamu menanggung semuanya Risa. ” ucap bu Rianti penuh kelembutan.
993Please respect copyright.PENANAKh6hx7I4nA
993Please respect copyright.PENANAM3JZH3nK7B
Sebagai seorang ibu, tentu saja bu Rianti tidak ini anak-anaknya tersakiti atau pun mengalami serangan mental.
993Please respect copyright.PENANAInQLED6sE3
993Please respect copyright.PENANAJuNuSaSlEP
Merisa terdiam sesaat, namun ia segera tersenyum lembuat lalu memegang jemari mamanya.
993Please respect copyright.PENANAQjFoQA1wAe
993Please respect copyright.PENANAbl4A6AdK6l
“Mama tidak perlu khawatir, aku tahu apa yang harus aku lakukan. Terimakasih sudah mensupport Risa terus ma. ” ucap Merisa lalu memeluk mamanya.
993Please respect copyright.PENANA4d8d1KTimv
993Please respect copyright.PENANAxqEiC52vep
Bu Rianti mengangguk pelan, ia tersenyum walaupun merasa sedih atas kehidupan putrinya yang cukup membuat dadanya sesak.
993Please respect copyright.PENANAaeeM24qd5V
993Please respect copyright.PENANA54k9ltTUTN
Tapi mau bagaimana lagi, dia tidak bisa berbuat terlalu banyak. Walaupun dia terlahir dari keluarga berada. Tetapi membantu masalah Merisa dengan kekuatan keluarga mereka bukan lah pilihan baik.
993Please respect copyright.PENANAJrWI60VEyd
993Please respect copyright.PENANACVmAzMbVVN
Setelah itu, Merisa pun berangkat kerja. Ia mengendarai mobilnya. Semalam Dirwan langsung mengurus mobil Merisa ia menyuruh anak buahnya untuk mengantarkan mobil itu ke tempat pemiliknya.
993Please respect copyright.PENANADfWwhwhi1V
993Please respect copyright.PENANAqYreoMUPk2
*****
993Please respect copyright.PENANAb5znHBlWtJ
Sedangkan disisi lain, di sebuah kediaman yang cukup mewah.
993Please respect copyright.PENANA7oZ3c5xRrS
993Please respect copyright.PENANAcqqgT7soCW
Seorang pria berbadan tegap dan berotot menoleh ke arah ponselnya.
993Please respect copyright.PENANAU3IQEHyvN4
993Please respect copyright.PENANAinKEisomi8
“Aku ingin melihat siapa yang berani berbuat semena-mena ku... Hanya sekumpulan kroco ingin bermain licik dihadapan ku. Humph. ”
993Please respect copyright.PENANAJCpOkXWyyZ
993Please respect copyright.PENANAQFhs6txKC3
Pria itu tak lain adalah Dirwan sendiri, dia menatap tajam ke arah luar.
993Please respect copyright.PENANAzIZH8YIDNA
993Please respect copyright.PENANAQt4sp7IHUE
Tidak lama kemudian, ia mendapatkan notifikasi dari ponselnya. Ia pun melihatnya senyuman datar terukir diwajah tampannya.
993Please respect copyright.PENANATzi0ZnXKu3
993Please respect copyright.PENANAxJYMJTrkKp
Lalu dia pun mengambil jas di sofa dan pergi keluar kediaman. Di luar ada beberapa bodyguardnya berdiri bak patung.
993Please respect copyright.PENANAiyaHoqZHcY
993Please respect copyright.PENANA4d1HsPYvTp
Dia berjalan ke arah mobil Alphard berwarna putih. bodyguardnya langsung membukakan pintu mobil Dirwan pun langsung masuk kedalam.
993Please respect copyright.PENANAhfwyWY2YvB
993Please respect copyright.PENANA0szrTiTS4E
“Kita pergi ke hotel Bunga Lauwatan. ”
993Please respect copyright.PENANAWsYNCqtnfR
993Please respect copyright.PENANAyJhvYIKwaE
“Baik tuan.”
993Please respect copyright.PENANAQaHemx6AgZ
993Please respect copyright.PENANA5in2TVJqLX
Supirnya langsung membawa mobil itu dengan kecepatan sedang, di kursi belakang. Dirwan hanya diam melihat suasana perkotaan Mendala.
993Please respect copyright.PENANARW7F3b1L9B
993Please respect copyright.PENANA1OR6UHXA5O
Tidak ada satu jam, akhirnya mobil mewah itu berhenti di sebuah motel sangat mewah di kota Mendala.
993Please respect copyright.PENANAHMZ7ILZE6w
993Please respect copyright.PENANACYLEpSizK1
Dirwan keluar dari dalam mobil, lalu tak lama kemudian datang empat bodyguard berbadan tegap berotot. Memakai jas hitam serta berkaca mata hitam. Tak lupa di telinga mereka terdapat heansed.
993Please respect copyright.PENANARiHhFHQp5J
993Please respect copyright.PENANAITwCZQPj2n
Dirwan pun segera melangkah, ia terus berjalan tanpa henti, begitu masuk kedalam lif hanya dua bodyguard yang mengawalinya.
993Please respect copyright.PENANAEw6TVRX1Iq
993Please respect copyright.PENANArej33bStUI
Beberapa saat kemudian, akhirnya Dirwan keluar dari lif dan kembali berjalan.
993Please respect copyright.PENANAJoWzxGQwIq
993Please respect copyright.PENANAaAsr13N2JF
Sampai tiba mereka di sebuah tempat ruangan VVIP. Disana sudah beberapa orang berpenampilan mewah.
993Please respect copyright.PENANAmsRsiOfw11
993Please respect copyright.PENANAUIdxwK6kYQ
Orang-orang itu langsung menyambut kedatangan Dirwan.
993Please respect copyright.PENANAuB8UvclFHb
993Please respect copyright.PENANAHwJNiRojQV
“Selamat datang pak Dirwan, senang bertemu dengan anda.”
993Please respect copyright.PENANAD6mDaEE7ND
Satu persatu orang-orang itu menyalami Dirwan, pria itu hanya menanggapinya dengan senyuman.
993Please respect copyright.PENANADPlYP7AucC
993Please respect copyright.PENANAOL5YWZ5Nns
Lalu mereka semua duduk. Seketika suasana menjadi hening.
993Please respect copyright.PENANA0ncTwVFX8i
993Please respect copyright.PENANAVWrH92kUkr
Sebagain wajah-wajah yang hadir disana telihat tidak asing lagi. Ya, disana juga hadir ayah mertuanya Merisa serta beberapa keluarga lainnya.
993Please respect copyright.PENANAnbXBn9ET7F
993Please respect copyright.PENANAw46rTcnkNx
Dirwan menoleh ke arah semua orang disana, lalu ia pun berbicara.
993Please respect copyright.PENANAWXsv9ORoTs
993Please respect copyright.PENANAWo9CAtr2OS
“Aku tidak mau berlama-lama, silahkan kalian tunjukkan bagaimana kerja kontrak perusahaan masing-masing. ”
993Please respect copyright.PENANA1d5GC0RWpo
993Please respect copyright.PENANAKLwZUeQEKg
Dalam sekejap, semua orang langsung mengeluarkan dokumen mereka lalu menyerahnya ke arah Dirwan.
993Please respect copyright.PENANAiHdSL0MFLh
993Please respect copyright.PENANAA0XO0tz4Se
Pria itu pun melambaikan tangannya, segera dua bodyguardnya begerak dan memeriksa satu persatu isi berkas-berkas itu.
993Please respect copyright.PENANA3kvLs7OMeA
993Please respect copyright.PENANAmKoLrTJ6MV
Sedangkan Dirwan menoleh menatap ke arah sebelah pria tak lain adalah Pak Tardi.
993Please respect copyright.PENANA5HUXtlk1IY
993Please respect copyright.PENANAfEnPubjPj3
Pak Tardi yang menyadari tatapan dari Dirwan pun tidak berani melihat ke arah pria itu, bahkan sekretarisnya tidak berani hanya mengakat kepalanya.
993Please respect copyright.PENANAKhh9lHtApF
993Please respect copyright.PENANAb8vu7ucgVe
Sebab semua inti dari permasalahan keluarga bosnya sudah ia ketahui sendiri.
993Please respect copyright.PENANA8uYqDZX5tW
993Please respect copyright.PENANAeUjzKiCLIQ
“Aku harap pak Tardi tidak terlalu ikut campur dalam urusan permasalahan keponakan ku dengan putra bapak, aku tidak ingin kerja sama ini tercemari hanya sekedar urusan kecil. ” ucap Dirwan secara tiba-tiba.
993Please respect copyright.PENANAf273aOdDpi
993Please respect copyright.PENANAPpt6lWA3TW
Sejenak semua orang menoleh ke arah Pak Tardi namun segera semua orang menarik perhatian mereka.
993Please respect copyright.PENANAek31yetGwP
993Please respect copyright.PENANAjQmwgkTYan
Mereka bukan takut dengan Pak Tardi. Melainkan takut dengan Dirwan, semua kalangan pembisnis juga tahu bagaimana brutalnya Dirwan jika sudah berhadapan dengan musuhnya.
993Please respect copyright.PENANAixP9R8yJIR
993Please respect copyright.PENANAz7VCgPJdDi
Makanya dari sana, mereka tidak ingin membuat kesalahan dengan Dirwan yang bisa berakibat fatal.
993Please respect copyright.PENANAOuTFHtlma9
993Please respect copyright.PENANAzr5A4C8qvp
Pak Tardi hanya bisa mengepalkan tinjunya di bawah meja.
993Please respect copyright.PENANApYTLZPLnlP
993Please respect copyright.PENANAdFrCfq63aG
“Sialan, dasar anak bodoh. Jika aku tahu Merisa memiliki seorang paman seperti dia. Aku pasti akan membelanya sedari awal.” batin Pak Tardi merasa semua itu sangat merugikan baginya.
993Please respect copyright.PENANA9jHsBWC97D
993Please respect copyright.PENANANit4bOo26A
993Please respect copyright.PENANAzYIrgMRf2L
Sedangkan disisi lain, disebuah toko kosmetik di pinggiran kota Mendala.
993Please respect copyright.PENANAOuf32XWktn
993Please respect copyright.PENANAU4DLpaVKfg
Seorang wanita cantik memakai pake dress sedang melihat-lihat barang-barang didalam toko itu.
993Please respect copyright.PENANA6X12l9nUvh
993Please respect copyright.PENANAUujH1oAxHx
Namun secara tiba-tiba sebuah suara kegaduhan menarik perhatian wanita cantik itu.
993Please respect copyright.PENANA3kpaQxnEER
Dia tak lain adalah Merisa.
993Please respect copyright.PENANAV8oTT0Kn5l
993Please respect copyright.PENANArGyoXHd5Gx
“Ada apa ini? Kenapa ribut sekali. ” ucap Merisa.
993Please respect copyright.PENANAPXY0AWJPUO
993Please respect copyright.PENANAhIVgBhX6sk
Ia melihat para karyawannya sedang menahan seorang wanita tak kalah cantiknya dengan Merisa.
993Please respect copyright.PENANAPDimMwgCsd
993Please respect copyright.PENANAR3PZzeW9vL
Merisa terkejut melihat siapa orang yang telah membuat keributan itu.
993Please respect copyright.PENANAOssqmQVIGQ
993Please respect copyright.PENANAB0ZM3QHzTw
“Untuk apa kau datang ke sini? ini bukan tempat mu. ” ucap Merisa menakan perkataannya.
993Please respect copyright.PENANAvnAy4KI29S
993Please respect copyright.PENANAqlkvUOHg6y
Wanita itu bukannya merasa takut, malahan ia tersenyum sinis.
993Please respect copyright.PENANAdNGcMGoQMj
993Please respect copyright.PENANA1T6hlKbsX8
“Dasar wanita mandul, tidak tahu diri. Sebaiknya kau pergi dari tempat ini karena tempat ini akan menjadi milik ku.” ucap wanita itu tak lain adalah Layra.
993Please respect copyright.PENANA5oFApl2AO8
993Please respect copyright.PENANAppDyRezxH0
Selingkuhan suaminya Merisa, mendengar perkataan itu itu membuat dada dan emosi Merisa naik pitam.
993Please respect copyright.PENANAVXerYndkze
993Please respect copyright.PENANAciEIg6ifcS
“Dasar bajingan, berani sekali mulut mu berbicara seperti itu sialan. “
993Please respect copyright.PENANATJpJ9qwACX
993Please respect copyright.PENANAQioyVl4WtZ
Bugh.
993Please respect copyright.PENANAWr7xbKGYAf
993Please respect copyright.PENANA2G7WRVJ4XC
Satu pukulan langsung melayang ka arah wajah Layra. Membuat wanita itu menjerit merasakan kesakitan.
993Please respect copyright.PENANAAwi3GVYMRW
993Please respect copyright.PENANAALKTzmsZuj
“Aaggrhhh.. Wajah ku. ” teriak histeris Layra merasakan wajahnya sakit.
993Please respect copyright.PENANApXxAc3zBx8
993Please respect copyright.PENANAqyaJ18W8p0
Para karyawan Merisa melihat bagaimana bos mereka meninju Layra, mereka sangat amat terkejut.
993Please respect copyright.PENANACVmOGFw3fr
993Please respect copyright.PENANAUfjHbtgST7
“Lo lihat saja nanti, lo akan menyesali atas semua ini. Argh.” ucap marah Layra pergi dengan memegang wajahnya.
993Please respect copyright.PENANAf5m95jLC2u
993Please respect copyright.PENANAwACBJldDd4
Para karyawan toko kosmetik itu pun segera kembali masuk kedalam, sedangkan Merisa. Ia menghela nafas.
993Please respect copyright.PENANACBV3fNhtyt
993Please respect copyright.PENANAAhk3UpGvoP
“Sepertinya masalah kali ini tambah semakin ruyem.. Apa-pun itu toko ini akan tetap aku pertahanan sebab ini adalah kerja hasil keras ku.. tidak ada hubungannya den keluarga kusuma.” gumam Merisa.
993Please respect copyright.PENANASLfHPnOQTt
993Please respect copyright.PENANAWfmZPAtqq5
Dia pun kembali ke dalam toko, selain dia seorang pekerja di perusahaan lain. Merisa juga memiliki dua toko kosmetik lengkap dengan semua isinya.
993Please respect copyright.PENANAJyqglgYMDe
993Please respect copyright.PENANA2xQPqt4XCr
Tempat yang dia lihat sekarang itu adalah toko cabang pertamanya, toko utamanya ada di mall kota Mendala itu. 993Please respect copyright.PENANAjB1mdWyZCV


