Bab 3: Double Penetration Awal
3967Please respect copyright.PENANA8BaSze73PS
Kevin duduk bersandar di kursi gamingnya, napasnya masih tersengal setelah orgasme pertama. Tissue basah penuh sperma tipisnya tergeletak di samping. Kontol 12 cm-nya yang masih setengah tegang berdenyut pelan. Ia mengambil minum air sebentar, lalu langsung memutar video lagi. Menit ke-42 dari 8 jam yang panjang.
3967Please respect copyright.PENANACHXnCGrtYc
Di layar, tubuh Rani sudah berkilau oleh keringat dan cairan memeknya sendiri. Payudara F-cup-nya naik turun cepat mengikuti napasnya yang memburu. Puting pinknya basah oleh air liur para pria yang bergantian mengisapnya.
3967Please respect copyright.PENANA4md98NJrrL
Pria ber-kontol 18 cm yang baru saja mengentotnya masih berada di dalam memek Rani, menggerakkan pinggulnya pelan-pelan, sengaja menjaga Rani tetap di ambang kenikmatan tanpa membiarkannya tenang.
3967Please respect copyright.PENANAw3F3cTrQSW
Rani mengerang frustrasi. “Lebih cepat… entot lebih keras… memek aku masih gatel…”
3967Please respect copyright.PENANAZobWZDQlQC
Salah satu pria bertubuh tinggi dengan kontol 16 cm yang tebal dan berurat maju ke depan wajah Rani. Ia memegang rambut hitam panjang Rani dengan kasar, menarik kepalanya ke atas.
3967Please respect copyright.PENANAs30VfDnlpJ
“Buka mulut lebar-lebar, Bu Lonte. Sekarang saatnya double.”
3967Please respect copyright.PENANALfryK3C9v1
Rani tidak perlu disuruh dua kali. Mulutnya langsung terbuka lebar, lidahnya terjulur keluar seperti anjing haus. Pria itu langsung mendorong kontolnya yang sudah licin oleh precum ke dalam mulut Rani hingga setengah batang.
3967Please respect copyright.PENANAnCLwWFgVX7
“Gluck…! Gluck… gluck…!”
Suara tenggorokan Rani yang tersumbat kontol terdengar vulgar dan basah. Air liurnya langsung menetes deras dari sudut bibirnya.
3967Please respect copyright.PENANA4Y8mjIAKe3
Di belakang, pria yang sedang mengentot memeknya mulai mempercepat ritme. *Plak! Plak! Plak!* Suara benturan pinggul ke bokong montok Rani semakin keras dan cepat.
3967Please respect copyright.PENANAVeg2E97Myf
Kevin merasa kontolnya langsung ngaceng lagi sepenuhnya. Ia menggenggam kontol kecilnya dan mulai mengocok pelan sambil menatap layar tanpa berkedip.
3967Please respect copyright.PENANAnRdOgiN1qo
“Gila… ibu… diisi dari depan dan belakang sekaligus…”
3967Please respect copyright.PENANArctDAeMFH6
Rani kini benar-benar tersandung di antara dua kontol besar. Mulutnya penuh, memeknya penuh. Matanya mulai berair karena kontol yang menusuk tenggorokannya dalam-dalam. Tapi bukannya menolak, ia malah menggerakkan kepalanya maju mundur dengan semangat, mengisap kontol di mulutnya dengan rakus.
3967Please respect copyright.PENANAAskbzNYRqF
“Enak banget… istri lo jago ngisap kontol,” ejek pria yang sedang diisap Rani sambil menatap Ahmad yang terikat di kursi.
3967Please respect copyright.PENANANQFZs3Ns9q
Ahmad hanya bisa menatap istrinya dengan mata merah. Kontolnya di dalam celana sudah basah oleh precum, tapi ia tidak bisa menyentuhnya.
3967Please respect copyright.PENANAwnGWlNed8D
Obat perangsang membuat tubuh Rani semakin hypersensitive. Setiap hantaman kontol di memeknya terasa seperti listrik yang menjalar ke seluruh tubuh. Putingnya dicubit dan ditarik oleh dua pria lain di samping, membuatnya semakin liar.
3967Please respect copyright.PENANAqmRGEVCemq
“MMMMPPHHH!!! MMMHHH!!!”
Rani mengerang keras di balik kontol yang memenuhi mulutnya. Suaranya teredam, tapi getarannya justru membuat kontol di mulutnya semakin enak.
3967Please respect copyright.PENANAAz1M9of5Iu
Pria yang mengentot memeknya menarik kontolnya keluar sepenuhnya, memperlihatkan memek Rani yang sudah menganga lebar, merah, dan banjir cairan kental. Ia menepuk-nepuk memek Rani dengan kontolnya yang basah *plak plak plak*, lalu mendorongnya masuk lagi dengan satu hantaman kuat hingga pangkal.
3967Please respect copyright.PENANAqkAwsQPmIY
“AAAAHHH—!!”
Rani menjerit ketika kontol di mulutnya terlepas sebentar. Air liurnya membentuk benang panjang yang menghubungkan bibirnya dengan kontol pria itu.
3967Please respect copyright.PENANAGnAA1umPpH
“Lebih dalam… kontol kalian berdua… lebih dalam lagi!!” jerit Rani dengan suara mesum yang sudah hilang kendali.
3967Please respect copyright.PENANAQF7FH2torT
Kedua pria itu saling pandang lalu tersenyum. Mereka mulai bergerak berirama. Saat pria di belakang menghantam memek Rani dengan kuat, pria di depan mendorong kontolnya masuk dalam ke tenggorokan Rani. Lalu bergantian.
3967Please respect copyright.PENANA71GeuNa5OI
Tubuh Rani bergoyang maju mundur seperti boneka seks di antara dua kontol besar itu. Payudara F-cup-nya bergoyang liar, cipratan keringat dan air liur beterbangan.
3967Please respect copyright.PENANApaUsxd7Poq
Kevin mengocok kontolnya semakin cepat. “Ibu… kamu kelihatan sangat menikmati… kenapa… kenapa enak banget liatnya…”
3967Please respect copyright.PENANAUlnvDBLetu
Salah satu pria yang belum ikut bermain naik ke ranjang. Ia meraih kedua payudara Rani yang besar itu, menjepit kontolnya di antara lembah payudara yang lembut dan hangat, lalu mulai menggeseknya dengan rakus. Titik-titik precumnya meninggalkan jejak licin di kulit putih Rani.
3967Please respect copyright.PENANA9gwASC67zn
Rani kini melayani tiga kontol sekaligus — memek, mulut, dan payudaranya.
3967Please respect copyright.PENANArzkBNo3U7E
“Ahmad… suamiku… lihat… lihat istri kamu jadi lonte beneran…” Rani sempat berbicara cepat saat kontol di mulutnya terlepas sebentar, sebelum langsung disumpal lagi dengan kontol tebal.
3967Please respect copyright.PENANARt1Pz1pEEK
Ahmad menggeleng pelan, tapi matanya tidak bisa lepas dari pemandangan istrinya yang sedang dihajar habis-habisan.
3967Please respect copyright.PENANAWQHFtRQS8F
Obat perangsang semakin membuat Rani gila. Tubuhnya mulai mengejang hebat lagi. Kali ini orgasme datang lebih cepat dan lebih kuat.
3967Please respect copyright.PENANAg1ApvUM1e0
“NGGGHHH!!! LAGI… LAGI!!! AKU MAU CROT LAGI!!! ENTOT AKU TERUS!!!”
3967Please respect copyright.PENANAyOFMrQuNLS
Pria di belakang mempercepat hantaman hingga suara *plak plak plak* memenuhi ruangan. Pria di depan memegang kepala Rani kuat-kuat dan mengentot mulutnya seperti memek.
3967Please respect copyright.PENANA054tf7eV22
Rani menjerit panjang di balik kontol. Tubuhnya kejang hebat. Memeknya menyembur squirt lagi untuk kedua kalinya malam itu, menyemprot ke paha pria yang mengentotnya.
3967Please respect copyright.PENANAdpSJQTQr8x
Kevin juga tidak tahan. “Ibu…!!” erangnya. Kontol kecilnya kembali menyembur sperma tipis untuk kedua kalinya. Tubuhnya gemetar hebat sambil terus menatap ibunya yang orgasme dengan wajah penuh kenikmatan.
3967Please respect copyright.PENANAB64BMeeoCR
Di video, kedua pria itu tidak berhenti. Mereka terus mengentot Rani tanpa ampun meski tubuh Rani masih bergetar sisa orgasme. Memek dan mulut Rani terus dipakai bergantian dengan ritme yang semakin brutal.
3967Please respect copyright.PENANArhGz0AfnMb
Rani, dengan air mata kenikmatan mengalir di pipinya, hanya bisa mengerang lemah penuh kepuasan:
3967Please respect copyright.PENANAFwyhx4etEM
“Lebih… kasar lagi… aku suka… aku suka banget dikentot banyak kontol…”
3967Please respect copyright.PENANAXDQxvrZyd0
Video memasuki menit ke-58.
3967Please respect copyright.PENANAdpD141ZIO8
Kevin membersihkan sperma di perutnya dengan tissue baru. Matanya masih terpaku pada layar. Ia sudah dua kali crot, tapi nafsunya justru semakin besar.
3967Please respect copyright.PENANAWG39Z4RL6j
Ia mulai menyadari sesuatu yang berbahaya — ia sangat menikmati melihat ibunya diperlakukan seperti budak seks murahan.
3967Please respect copyright.PENANA0Po55T5HPD
Dan 8 jam video ini masih sangat panjang.
LANJUTAN CERITA https://lynk.id/novelhambilah3967Please respect copyright.PENANAzg5Rpv9C9u
3967Please respect copyright.PENANAwhpaUy8Dul


