[Sayang, besok mau pulang gak?] Sebuah pesan mesra masuk ke ponsel Rafael dari Wenda.
703Please respect copyright.PENANAS5JDGEq6Gq
[Maaf Tan, kayaknya gak bisa. Besok aku mau nganter bapak kost ke Cirebon. Ngejenguk anaknya yang mesantren di sana] balas Rafael berbohong.
703Please respect copyright.PENANATiwSJuwP0E
[Duh, giman sih, aku udah kangen banget sama belain kamu, Sayang]
703Please respect copyright.PENANABKy3vOrmnv
[Iya sama, aku juga udah kangen sama Tante, Om dan Vasco. Emangnya Om Andi gak pulang?]
703Please respect copyright.PENANAqPlRUJyoRc
[Katanya ada kegiatan di Surabaya, pulangnya nanti hari Rabu. Duh kamu tega banget sih sama aku. Udah empat bulan gak pulang-pulang, katanya mau sebulan sekali]
703Please respect copyright.PENANAVqtdnC1Nb9
[Iya, doain aja minggu depan aku bisa pulang. Maklum karyawan baru, kerjaannya masih numpuk kaya sedang diplonco gitu, Tan]
703Please respect copyright.PENANARYtBUvGpf6
[Iya sih. Lagian kenapa sih kamu harus kerja segala. Mending di sini bantuin urus toko, bisa ngelanjutin kuliah, kita pun tetap bisa bersama]
703Please respect copyright.PENANAuOj89E4gFX
[Kalau di sana terus, aku gak punya pengalaman lain, Tan. Kan pengen ngelanjutin kuliah lagi.]
703Please respect copyright.PENANAFFTAuigRUI
[Lah, dari dulu kan aku sama Om Andi, udah sangat siap ngebiayain kuliah kamu sampai lulus!]
703Please respect copyright.PENANAIJuhPGV4gJ
[Aku ingin mandiri, Tan. Gak enak ngerepotin Om sama Tante terus]
703Please respect copyright.PENANAWjbZR8Rodw
[Siapa juga yang ngerasa direpotin?]
[Iya, pokoknya doain aja, biar aku cepet mandiri dan sukses]
703Please respect copyright.PENANAdrsyLW3LzJ
[Alah palingan juga kalau udah sukses, lupa sama aku. Hancur lagi deh hatiku.]
703Please respect copyright.PENANAYExd61nKU7
[Kagak lah, Tan. Masa iya aku lupa sama orang-orang yang udah berjasa. Aku juga gak mungkin lupa atau ninggalin anak kita] balas Rafael dengan perasaan hati yang mulai jijik dan geli.
703Please respect copyright.PENANAeOIPHu3nb5
[Enak aja anak kita, itu kan anaknya Om Andi, hehe.]
703Please respect copyright.PENANAujYIH1kZ2N
[Hmmmm jadi beneran Vasco bukan anakku?] balas Rafael, saat mengetik kalimat itu wajahnya mendadak semringah.
703Please respect copyright.PENANAsyNbMRXv5w
[Duh, segitu aja marah sih, Sayang. Asli kok Vasco itu darah daging kita berdua, Om Andi kan mandul, buktinya dari dulu aku gak hamil-hamil]
703Please respect copyright.PENANAQQc6TXBla1
[Kirain anaknya si Kelvin] balas Rafael, dengan yang mendadak geram.
703Please respect copyright.PENANAKqVR0HSsjK
[Ih, udah ah jangan bahas manusia brengsek itu lagi. Jadi ilang deh mood aku. Sayang, kamu janji ya gak akan selingkuh lagi]
703Please respect copyright.PENANA4tCY594VCr
[Iya, Tante juga jangan nakal lagi sama cowok lain. Kasihan Om Andi] balas Rafael dengan hati yang mulai bergetar.
703Please respect copyright.PENANAGNfLAcljph
[Iya Sayang. Aku janji gak bakal nakal lagi selain dengan kamu. Waktu itu selingkuh juga, kan kamu yang duluan selingkuh]
703Please respect copyright.PENANA4MnDdEbXYh
[Udah ah jangan dibahas lagi]
703Please respect copyright.PENANAmc6bS26Ume
[Iya. Sayang, aku mau lagi]
703Please respect copyright.PENANAMD1nXJuyMC
[Video call?] balas Rafael, dengan perasaan hati yang mangkel.
703Please respect copyright.PENANAtKno4GAMk0
[Bukan. Gak enak video call, kan aku lagi di toko, belum tutup, masih banhyak pembeli. Kirim video kamu yang lagi ngocok aja. Aku kangen banget sama kontolmu yang lagi muncrat.]
703Please respect copyright.PENANAUB573upGhV
[Kan udah banyak video yang aku kirim?]
703Please respect copyright.PENANAPMn351ERw3
[Tapi aku ingin yang terbaru, bosen liatin yang udah lama terus.]
703Please respect copyright.PENANAtecWdsfODJ
[Aku baru aja nyampe kostan. Nanti aku kirim lagi]
703Please respect copyright.PENANAE70dEDtUjv
[Jangan lama-lama ya, Sayang.]
703Please respect copyright.PENANAJlMrEJrM8X
[Iya. aku mandi dulu, ya]
703Please respect copyright.PENANA7dlk69gXUM
[Oke deh sayang. Aku tunggu videonya. I Love you my young husband, muuuach.]
703Please respect copyright.PENANAGZpF5cbOCa
Tak sampai lima menit setelah itu, Rafael pun langsung onani, kemudian mengirimkan hasil rekamannya.
703Please respect copyright.PENANAqLsVu2Tdys
Setelah itu dia pun bergegas mandi besar. Lantas terlentang di atas kasur sambil menatap kosong langit-langit kamar yang membisu.
703Please respect copyright.PENANANo89CuCy9O
“SIALAN!!”
703Please respect copyright.PENANAPyiCL2HHPp
Makinya menyumpahi dirinya sendiri yang kembali gagal.
703Please respect copyright.PENANAUD1tGZg4Cq
Sejatinya Rafael nekad merantau, bahkan cuti dari kuliahnya di tingkat dua, semata-mata demi menyudahi hubungan terlarangnya dengan Wenda, istri pamannya.
703Please respect copyright.PENANAsiqZ8JYRR3
703Please respect copyright.PENANAPMY9vsYGHZ
Hidup Rafael mulai tak tenang dihantui perasaan berdosa dan bersalah pada pamannya yang telah dia khianatinya dalam jangka waktu yang cukup lama.
703Please respect copyright.PENANAZ3cQfcW8rA
703Please respect copyright.PENANAvbp3IfpP5A
Walau kesadaran dan penyesalan itu datang terlambat, namun tetap membulatkan tekadnya untuk berubah.
703Please respect copyright.PENANAPDE6TvftQ7
703Please respect copyright.PENANAJ9kSguwYA2
Lima tahun bukanlah waktu yang pendek untuk sebuah hubungan terlarang dan pengkhianatan.
703Please respect copyright.PENANA3yyaNkhgvu
703Please respect copyright.PENANA40tevr3Svf
Sebelumnya Rafaael pun telah melakukan berbagai cara agar bisa terlepas dari cengkraman nista dan dosa besar itu.
703Please respect copyright.PENANAQIAc1YZE86
703Please respect copyright.PENANAQJ9g4kUWGp
703Please respect copyright.PENANAgdchKD1tBl
Namun selalu gagal, karena setan terlanjur jauh ikut campur. Bahkan setelah dirinya keluar dari rumah pamannya dan merantau ke Jakarta, cengkaraman maut sang iblis betina itu, tidak bisa lepas.
703Please respect copyright.PENANA5IZkxm1Lx4
703Please respect copyright.PENANAOhEnwT1Jdb
703Please respect copyright.PENANAkpVjU2BqFC
Sampai detik ini, Rafael belum memberitahukan di mana tepatnya tempat kerja dan kostannya kepada semua keluarga besarnya di kampung.
703Please respect copyright.PENANAo96POyR6yO
703Please respect copyright.PENANAQDsxp4aamY
703Please respect copyright.PENANAUxq3NRgYL5
Namun komunikasi online tetap masih berjalan. Dan dari hubungan telpon itu lah, dia kembali masuk dalam bujuk rayu Wenda berbuat mesum secara online.
703Please respect copyright.PENANA5ty1zCW0nH
703Please respect copyright.PENANAvFobkYZSJU
703Please respect copyright.PENANA4cAE80sjeS
Chat, vidieo call sex atau mengirim video tak senonoh, seolah menjadi rutinitas yang tak bisa lagi dihindarkan.
703Please respect copyright.PENANADQ5iwtnG26
703Please respect copyright.PENANAFTOUmdacTq
703Please respect copyright.PENANA24SE60MfGW
Rafael telah berusaha menghentikan semua itu dengan cara baik-baik. Namun ancaman Wenda justru makin mengerikan.
703Please respect copyright.PENANA7gCYqh5dOG
703Please respect copyright.PENANAq9EQJ2QLyA
Istri pamannya itu bahkan berani sesumbar akan membongkar semua aib Rafael di depan semua orang.
703Please respect copyright.PENANAVu2D3U9meG
703Please respect copyright.PENANAsxWuPyRKLA
703Please respect copyright.PENANAKG8a8wJ73e
Rafael tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan dirinya, jika pamannya benar-benar tahu semua itu.
703Please respect copyright.PENANAizrOsP26GF
703Please respect copyright.PENANAUGlXAbIJ4F
703Please respect copyright.PENANADk8qCdjKyi
Terlebih lagi jika dia tahu kalau Vasco, bukan darah dagingnya.
703Please respect copyright.PENANADTaCU59W5X
703Please respect copyright.PENANAMCj3TO7GGC
703Please respect copyright.PENANAxIAtqNu1hW
“Raf… Rafa….” Sebuah sapaan hangat nan merdu dari luar kamar, membuyarkan lamunan Rafael.
703Please respect copyright.PENANAnEqedDX67v
703Please respect copyright.PENANA3deisGa2kR
703Please respect copyright.PENANAetQAYWiV2Q
“Iya, Bu Haji,” balas Rafael sambil bergegas bangkit dari tidurannya.
703Please respect copyright.PENANAncz9gxm1IR
703Please respect copyright.PENANA6QSUIPbVfU
703Please respect copyright.PENANA9CjQhNZqJA
“Makan dulu, Raf,’ balas Bu Haji masih dari luar kamar.
703Please respect copyright.PENANADwboDsXV4f
703Please respect copyright.PENANAVEwR3LBfxG
703Please respect copyright.PENANA0pMbOjXjy0
“Iya Bu,” balas Rafael, seiring dengan suara langkah kaki Bu Haji yang menjauhi kamarnya.
703Please respect copyright.PENANAO4JCyaSyHe
703Please respect copyright.PENANAWuo07qddMO
703Please respect copyright.PENANAJlFRFIKQh8
703Please respect copyright.PENANAj0KjN8Vwxu
Rafael keluar kamar, lantas menjuju meja makan. Setelah itu dia pun bergegas pergi ke masjid untuk menjalankan shalat Asyar.
703Please respect copyright.PENANAWKgqrbVO1q
703Please respect copyright.PENANAPcjJiN0SGH
703Please respect copyright.PENANAoSbWwRh8S6
Saharusnya Rafael merasa sangat beruntung karena saat ini dia bisa tinggal bersama Bapak dan Ibu Haji Hamdan.
703Please respect copyright.PENANAjheB47EVI3
703Please respect copyright.PENANAi3aTLjw0cA
703Please respect copyright.PENANAhkgJqJSgBt
Ketika pertama diterima kerja, Rafael langsung mencari kostan yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan tempatnya bekerja.
703Please respect copyright.PENANAStGwqKSAhD
703Please respect copyright.PENANAAXdLrHdrMO
703Please respect copyright.PENANAPdzCMNfvNc
Tempat kost yang didatangi milik Pak Haji Hamdan. Namun batal menempatinya karena sudah penuh dan harganya pun terlalu mahal.
703Please respect copyright.PENANAhI4jHkyF2n
703Please respect copyright.PENANARUypqVMpmt
703Please respect copyright.PENANAns45aDKoVW
Ketika akan meninggalkan rumah sang pemilik kostan itu, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya, sehingga Rafael pun dicegah pergi.
703Please respect copyright.PENANAW7Ae1dGXch
703Please respect copyright.PENANAmPtkLVJU0U
703Please respect copyright.PENANAX1GnaxVOgk
Sambil menunggu hujan reda, Rafael pun ngobrol basi-basi dengan Pak Haji, hingga akhirnya ngalor ngidul tak karuan, termasuk menceriatakan beberapa latar belakang Rafael.
703Please respect copyright.PENANA4Bs4CMdS5Z
703Please respect copyright.PENANAd7uHXrKGsA
703Please respect copyright.PENANAXFQWp9Hh3q
Dan berdasarkan obrolan ngelantur itulah benang silaturhami mereka terjalin dengan sangat indah.
703Please respect copyright.PENANAX7nFv1oY4k
703Please respect copyright.PENANAnWeqehWou0
703Please respect copyright.PENANAWEZclq5Auy
Pak Haji benar-benar tersentak ketika mengetahui jika Rafael berasal dari kampung tempat dirinya lahir dan dibesarkan dahulu.
703Please respect copyright.PENANArBNDH5qVeF
703Please respect copyright.PENANAh2SPqVHmwz
703Please respect copyright.PENANA7qNseZPT41
Bahkan Pak Haji masih kenal dan ingat dengan nama kakek, nenek, ibu dan sebagian keluarga besarnya Rafael.
703Please respect copyright.PENANAwCqciMtYVP
Atas dasar itulah Pak Haji akhirnya mengajak Rafael untuk tinggal di rumahnya. Menempati kamar bekas pembantunya yang berlokasi di dapur.
703Please respect copyright.PENANAF3yW3BbX6s
Pak Haji Hamdan, berusia 52 tahun, sementara istrinya sepuluh tahun lebih muda.
703Please respect copyright.PENANAaNhCjUOmd6
Mereka memiliki dua putri kembar yang duduk di kelas satu SMA. Si kembar tinggal di asrama pesantren modern daerah Cirebon.
703Please respect copyright.PENANAyKAV3kC4I6
703Please respect copyright.PENANAYLhW9YxdoT
Pak Haji seorang pebisnis yang cukup sukses, sementara Bu Haji, hanya ibu rumah tangga biasa yang sibuk dengan urusan kemasyarakatan, sesekali mengurusi kost-kotsan yang lumayan banyak di lokasi berbeda-beda.
703Please respect copyright.PENANAm9MDB0T6Lr
Pada awalnya Rafael merasa canggung tinggal seatap dengan keluarga kaya raya dan sangat religius itu.
703Please respect copyright.PENANARdGRw8wYJl
Lama kelamaan semunya berubah karena Pak Haji dan istrinya memperlakukan Rafael seperti keluarganya sendiri.
703Please respect copyright.PENANAyoerHnYTBK
Bahkan saat Rafael akan membayar sewa kostnya pun ditolak. Rafael juga makan di sana sebagaimana layaknya keluarga.
703Please respect copyright.PENANA4fh4XphxwP
Karena hal itulah Rafael pun semaksimal mungkin membantu pekerjaan rumah tanpa pamrih. Termasuk memelihara rumah dan halaman sekitar yang cukup luas.
703Please respect copyright.PENANAd3rU49UXRe
Sesekali di juga menjadi sopir tembak. Beruntung dulu pamannya mengajari dia membawa mobil, bahkan membuatkan SIM.
703Please respect copyright.PENANA58HsauvtWm
Pak Haji sering bepergian. Saat di rumah, dia biasa mengajak Rafael shalat berjamaah di masjid.
703Please respect copyright.PENANAOliXypqH5O
Hal tersebut juga membuat Rafael lebih cepat dikenal dan akrab dengan para ahli Masjid juga sebagin tetangganya.
703Please respect copyright.PENANAW970J6Ttf1
Di kawasan itu Rafael bahkan dikenal sebagai keponakan Pak Haji yang tampan, kalem dan soleh.
703Please respect copyright.PENANA59GMTgE8jX
Pak Haji pun menginventariskan motornya untuk Rafael, sebagai penunjang segala kegiatannya.
703Please respect copyright.PENANAxbaVQYLRze
‘Nikmat mana lagi yang akan lu dustakan? Lupakan si Wenda dan semua masa lalu lu yang hitam kelam itu.
703Please respect copyright.PENANAKGatdEjavY
"Termasuk Bu Vina dan semua cewek yang akan menjadi penggangu lu. Fokus bekerja demi masa depan. Bukankah lu ingin melanjutkan kembali kuliah?"Kembali hati kanan Rafael menasehatinya.
703Please respect copyright.PENANAcO18cdsV45
"Iya, sekarang kan gua udah berubah banget, Bro! Doakan aja, selalu kuat menahan segala godaan",Hati kiri Rafael pun berusaha santai menanggapinya.
703Please respect copyright.PENANAI7CV6rioZL
"Kalau lu mau benar-benar berubah dan terhindar dari segala godaan, jangan pake celana ketat. Asal lu tahu, kontol lu yang suka dipamerin itulah yang membuat cewek-cewek ngiler dan berpikiran kotor sama elu!" cecar sang hati kanan masih belum puas menasihati.
703Please respect copyright.PENANA2dRJ08K5xL
"Waduh! Sejak kapan gua suka pemer-pamer kontol, Blog?" sangkal hati kiri Rafael tak terima.
703Please respect copyright.PENANA6tmJbvTEEC
703Please respect copyright.PENANA4lzWqiWyfE
‘Gak pemer-pamer langsung sih, tapi kan seolah sengaja dipamerin dengan make celana ketat. Dasar norak, lu!’ Hati kanan pun mulai naik pitam.
703Please respect copyright.PENANANunTo4qgUy
"Waduh!" Hati kiri Rafael terperanjat. Kebisaan masa lalu itu memang sudah seharusnya dia tinggalkan.
703Please respect copyright.PENANAYzouQ2tiT7
"Apalagi sekarang lu tinggal serumah dengan Pak Haji. Harusnya lu malu, karena selangkang lu yang norak itu, sering tak sengaja keliatan sama Bu Haji!" tuduh hati kanan makin sengit.
703Please respect copyright.PENANAZe5EAGyNSF
"Waduh, jangan gila lu, Ndro! Jangan suudzon gitu dong sama Bu Haji!" Sang hati kiri kembali tersentak kesal.
703Please respect copyright.PENANA6InxKyubJY
"Bu Haji juga manusia biasa yang punya nafsu. Apalagi Pak Haji-nya sering tak di rumah. Lu tahu sendiri gimana gersangnya istri yang sering ditinggal suaminya? Ingat, tragedi masa lalu, jangan sampai terulang kembali!"
703Please respect copyright.PENANAy9InlG0lM4
703Please respect copyright.PENANAuCgxg0QHdM
"Waduh!" Mulut Rafael benar-benar menganga.
703Please respect copyright.PENANAK6A5DW9unc
“Tuman, selalu saja terlambat menyadari. Cuih!"pungkas hati kiri, sambil meludah.703Please respect copyright.PENANANH4gjNLa2E


