Pukul dua puluh dua lewat lima menit malam, kamar suite 612 Hotel Aston sudah benar-benar berantakan. Kasur king size yang tadinya rapi kini bergeser sedikit dari posisi semula, seprai putih basah kuyup oleh campuran cairan memek Irna yang squirt dua kali, pejuh kental Asep yang masih menetes dari memek tembem wanita itu, dan keringat yang membanjiri tubuh ketiganya. Aroma seks pekat memenuhi udara, bercampur bau sperma, cairan vagina, dan parfum sisa kebaya hijau Irna yang sudah sangat kusut. Lampu tidur kuning lembut menerangi adegan itu, membuat kulit Irna yang putih mulus berkilau karena keringat dan sisa pejuh di wajah serta lehernya.
39Please respect copyright.PENANAIf5zUURSel
Irna terbaring telentang di tengah ranjang, napasnya masih tersengal-sengal setelah orgasme hebat tadi. Memek tembemnya terbuka lebar, bibir memek merah muda membengkak karena digenjot Asep, lubangnya masih berdenyut pelan, sperma putih kental Asep bercampur cairan bening mengalir lambat ke sela paha dan ke seprai. Payudara bulatnya naik turun cepat di balik kebaya yang masih tertutup rapat, puting merah kecilnya menonjol keras menekan kain brokat hingga terlihat jelas. Jilbab hijau sudah sangat miring, hampir lepas, beberapa helai rambut hitam panjang menempel di dahi dan pipi yang memerah karena nafsu dan kepuasan.
39Please respect copyright.PENANALExz7Q9yfp
Asep mundur dari posisi doggy tadi, kontolnya yang masih setengah tegang basah mengkilap oleh campuran sperma dan cairan memek Irna. Ia tersenyum puas sambil mengusap keringat di dahi. Anto, yang selama ini hanya puas dengan blowjob dan meremas toket, kini maju dengan mata gelap penuh hasrat. Kontol panjangnya yang hampir delapan belas senti sudah keras penuh lagi, urat-uratnya menonjol, kepalanya merah keunguan berdenyut kuat.
39Please respect copyright.PENANAy0bbcbqfoG
Giliran gue sekarang Bu. Lo tiduran aja, biar gue entot memek tembem lo dari depan sambil liat ekspresi lo pas orgasme lagi, ucap Anto dengan suara berat, tangannya meraih paha Irna dan membukanya lebar.
39Please respect copyright.PENANApYtyPt2ILw
Irna mengangguk lemah tapi penuh semangat, tubuhnya gemetar antisipasi. Ia merapatkan lutut ke dada sebentar lalu membukanya lebar-lebar, posisi misionaris klasik tapi dengan kaki terangkat tinggi agar Anto bisa masuk lebih dalam. Anto naik ke tepi ranjang, berlutut di antara paha Irna, tangan kirinya memegang kontol panjangnya, menggesek kepala kontol di clitoris bengkak Irna beberapa kali. Gesekan itu membuat Irna langsung menggelinjang, pinggulnya maju mencari penetrasi.
39Please respect copyright.PENANATp27saTKPl
Ahhh... Pak Anto... kontolmu panjang sekali... gesek clitorisku... ya... seperti itu... ssshhh... masukin sekarang... aku mau ngerasain kontolmu nyodok rahimku... ahhhh...
39Please respect copyright.PENANA8PKbkShgmu
Anto mendorong pinggul maju perlahan dulu, kepala kontolnya menyusup masuk ke memek tembem yang sudah licin dan penuh sperma Asep. Dinding memek Irna menjepit erat, panas dan berdenyut, membuat Anto mendesis nikmat. Ia mendorong lebih dalam hingga separuh kontol masuk, lalu tarik mundur pelan, kemudian sodok lagi lebih kuat hingga pangkal kontolnya menempel di bibir memek. Irna menjerit panjang, punggungnya melengkung, tangannya mencengkeram seprai kuat-kuat.
39Please respect copyright.PENANAi5VReAVASh
Aaaahhhh... ya Allah... dalam sekali... kontolmu nyampe rahim... ahhhh... genjot aku Pak Anto... entot memekku keras... aku suka diginiin... ssshhh... ahhhh...
39Please respect copyright.PENANAkKDCowBbo8
Anto mulai menggenjot dengan ritme stabil tapi kuat, pinggulnya maju mundur cepat, setiap hentakan membuat bokong tembem Irna bergoyang, payudara bulatnya berguncang liar ke atas dan ke bawah di balik kebaya. Bunyi plak-plak basah memenuhi ruangan lagi, cairan memek dan sisa sperma Asep terciprat setiap kali kontol Anto keluar masuk. Clitoris Irna bergesekan dengan batang kontol setiap tarikan mundur, membuat sensasi listrik menyebar ke seluruh tubuhnya.
39Please respect copyright.PENANAota0XNZ7u8
Sementara itu Asep naik ke atas ranjang, berlutut di sisi kepala Irna. Tangan besarnya langsung membuka kancing kebaya hijau satu per satu dengan cepat tapi hati-hati. Kain brokat terbuka lebar, bra hitam tipis terlihat, payudara bulat Irna menyembul keluar begitu bra ditarik ke bawah. Payudara itu penuh, kencang, puting merah kecil berdiri tegak karena udara dingin dan rangsangan. Asep meremas kedua payudara itu dengan kasar, jempol dan telunjuk mencubit puting hingga Irna mendesah lebih keras.
39Please respect copyright.PENANAUw4luLoAkR
Toket lo gede banget Bu... puting merah kecil ini... gue pengen titit di antara toket lo... rapatkan dong Bu... rapatkan toket lo buat kontol gue...
39Please respect copyright.PENANADf2V7yMpRR
Irna dengan tangan gemetar merapatkan payudara bulatnya dari sisi, membentuk belahan dalam yang sempurna. Asep menggeser posisi, naik ke atas dada Irna, kontolnya yang sudah keras lagi diletakkan tepat di antara belahan payudara. Ia meludahi kontolnya sendiri beberapa kali, air liur menetes deras membasahi batang dan kepala kontol hingga licin mengkilap. Lalu ia mulai menggenjot maju mundur, kontolnya bergesekan di antara payudara bulat yang lembut tapi kencang itu. Setiap dorongan maju, kepala kontol menyembul keluar dari atas belahan dada, hampir menyentuh dagu Irna.
39Please respect copyright.PENANA09QkuKiwDA
Ahhh... ya... kontolmu panas Pak Asep... gesek toketku... ludahi lagi... buat lebih licin... ssshhh... aku suka titit di toketku... ahhhh...
39Please respect copyright.PENANAHwdNtlTLIS
Asep menggenjot lebih cepat, pinggulnya maju mundur ritmis, payudara bulat Irna berguncang-guncang mengikuti gerakan itu, puting merah kecil bergesekan dengan kulit kontol Asep setiap tarikan. Sesekali Asep menarik kepala Irna ke depan dengan tangan kanan, memasukkan kepala kontol yang menyembul itu ke mulut wanita itu. Irna langsung mengulum dengan rakus, lidahnya berputar di kepala kontol, menyedot kuat sebelum Asep menarik lagi dan melanjutkan titit di antara toket.
39Please respect copyright.PENANAR6qRVoZyXW
Sementara itu Anto terus menggenjot memek tembem dari bawah, sudut penetrasi membuat kontol panjangnya menyentuh titik sensitif di dinding depan memek Irna berulang kali. Clitoris bergesekan dengan tulang kemaluan Anto setiap hentakan, membuat Irna semakin mendekati puncak.
39Please respect copyright.PENANAtN5i1dMi5m
Aaaahhhh... aku... aku mau keluar lagi... Pak Anto... genjot lebih cepat... clitorisku... ahhhh... toketku diremas Pak Asep... ya... cubit putingku... ahhhh... aku squirt lagi... ssshhh...
39Please respect copyright.PENANA6eHAqO5ziT
Tubuh Irna menegang hebat, kakinya menggigil, pinggulnya terangkat tinggi. Dinding memek tembem menjepit kontol Anto erat sekali, berdenyut-denyut kuat. Cairan bening muncrat deras lagi, squirt ketiga malam itu menyembur ke perut Anto, ke paha, dan ke kasur, genangan semakin lebar. Irna menjerit panjang, matanya terpejam rapat, mulut terbuka lebar, air mata kenikmatan mengalir di pipi.
39Please respect copyright.PENANAYr7CxGK1fR
Aaaahhhhhhh... ya... squirt lagi... cairanku banjir... ahhhh... entot terus... jangan berhenti... aku orgasme hebat... ssshhh... ahhhhh... toketku... kontol kalian... aku tidak tahan... ahhhh...
39Please respect copyright.PENANAEP8tfwdSaP
Anto menggeram, genjotannya semakin brutal meski belum crot, kontol panjangnya terus menyodok dalam-dalam memek yang masih berdenyut orgasme. Asep juga semakin cepat menggenjot di antara payudara bulat, kepala kontolnya menyembul keluar masuk mulut Irna yang terbuka karena desahan.
39Please respect copyright.PENANAGfjJqmNwas
Malam masih panjang, Bu. Kita belum selesai. Lo masih bisa orgasme lagi kan, ucap Asep sambil tersenyum gelap, tangannya terus meremas payudara Irna yang basah keringat.
39Please respect copyright.PENANAPVHwDvPvMQ
Irna hanya mengangguk lemah, tubuhnya gemetar hebat, tapi matanya masih penuh nafsu, siap menerima lebih banyak lagi dari kedua supir yang kini benar-benar menguasainya.
ns216.73.217.110da2


