Bab 3: Pesan Daring dan Blindfold Pertama di Kost Rahasia
3700Please respect copyright.PENANADQzBTPuzc7
Malam ketiga setelah rahasia itu terbongkar, hujan deras mengguyur Jakarta. Suara gemuruh petir sesekali menyela kesunyian di dalam mobil Erfan yang melaju pelan menuju pinggiran kota. Caca duduk di kursi penumpang, mengenakan mantel panjang hitam yang menutupi sarung tipis di dalamnya. Rambut hitam panjangnya longgar, mata coklatnya sambil melirik suaminya dengan campuran gugup dan penasaran. Tubuh langsingnya yang berukuran 166 cm terasa hangat meski AC mobil dingin, karena ia sudah membayangkan apa yang akan terjadi malam ini.
3700Please respect copyright.PENANAfYCcrLyMiD
"Mas...kita mau ke mana sih? Kok jauh dari rumah?" tanya Caca, suaranya manja tapi ada nada pemarah kecil yang lucu.
3700Please respect copyright.PENANAYmXdkR20wx
Erfan tersenyum menawan, tangan kirinya memegang setir sementara tangan kanan menyentuh paha istrinya di atas perapian. “Kita ke kost kecil yang aku sewa khusus. Namanya kost rahasia. Di sana kita bisa bebas, tanpa tetangga dengar omonganmu.”
3700Please respect copyright.PENANAWFv8PbD9b2
Caca merona hebat, pipinya panas. “Mas…jangan bilang bilang.Aku malu…” Ia memukul pelan lengan suaminya, tapi tangannya langsung digenggam Erfan.
3700Please respect copyright.PENANAvGh4GQqE9A
Setelah hampir satu jam perjalanan, mereka tiba di sebuah kost sederhana di pinggiran, bangunan dua lantai yang sepi karena hanya ada dua kamar yang disewakan. Erfan sudah booking kamar paling pojok untuk bermalam. Ruangan itu bersih, ada kasur king size, sofa kecil, dan lampu redup yang bisa diatur. Aroma sabun lantai yang segar masih tercium.
3700Please respect copyright.PENANAnNJaeZ0Cj5
Begitu pintu tertutup dan terkunci, Erfan langsung menarik Caca ke pelukannya. Ciuman mereka panas dan lapar. Lidah Erfan menari dengan lidah istrinya, mengecap rasa manis yang selalu membuatnya ketagihan. Tangan Erfan membuka rak perapian, membiarkannya jatuh ke lantai. Gaun tidur tipis berwarna hitam yang Caca pakai di bagian bawahnya hampir tidak menutupi apa pun. Payudara F-cupnya menonjol, puting pink samar terlihat di balik kain tipis.
3700Please respect copyright.PENANANExVWSX5K8
“Malam ini aku sudah belajar sedikit dari teman online,” bisik Erfan di telinga istrinya. “Namanya Kevin. Dia ajari aku cara membuat kamu lebih… tersiksa dengan nikmat.”
3700Please respect copyright.PENANAaKgKjtz6a2
Caca menggigit bibir, mengerutkan kening. "Teman online? Mas berani ya… Tapi… aku percaya sama Mas.”
3700Please respect copyright.PENANAQuDNDI9skz
Erfan mengeluarkan kain hitam lembut dari tasnya — penutup mata sederhana. “Tutup mata dulu, sayang. Biar kamu fokus hanya pada rasa.”
3700Please respect copyright.PENANAAfSuY1omTQ
Caca mengangguk pelan. Erfan memasang penutup mata di mata coklat istrinya, dunia Caca langsung gelap. Hanya suara hujan di luar jendela dan napas Erfan yang terdengar. Kulitnya merinding saat tangan suami menyentuh bahunya, menurunkan tali sarung tangan hingga kain itu meluncur ke lantai. Tubuh telanjang Caca kini hanya diterangi lampu redup.
3700Please respect copyright.PENANALBcLrxZYji
Erfan membimbing istrinya ke ranjang, membaringkannya telentang. “Tanganmu aku ikat longgar ke kepala kasur ya. Biar kamu tidak bisa menyentuh dirimu sendiri.”
3700Please respect copyright.PENANAFPsMFbV98T
Caca merasakan tali sutra lembut melilit pergelangan tangan. Ia pelan-pelan menarik, tapi tidak bisa lepas. Dada berdegup kencang. “Mas… aku takut tapi… basah sekali sudah.”
3700Please respect copyright.PENANAdXk6e3iFuo
Erfan tersenyum melihat vagina istrinya yang sudah berkilau basah di bawah cahaya lampu. Aroma gairah manis mulai memenuhi ruangan. Ia naik ke kasur, membuka kaki Caca lebar-lebar. Pertama, ia mencium paha dalam yang putih mulus, lidahnya menelusuri kulit halus itu hingga mendekati vagina. Caca menggelinjang, pinggulnya terangkat mencari sentuhan.
3700Please respect copyright.PENANAYWc0CoPujg
“Mas… jangan goda lama-lama… sentuh kristoris…”
3700Please respect copyright.PENANATwiy7PlWDT
Erfan menurut, tapi tidak langsung. Lidahnya hanya menjilat pelan di sekitar kristoriskecil yang sudah berlangsung, menghindari sentuhan langsung. Caca mengerang frustrasi, “Nnggh… Mas jahat… aku mau kecanduan atau dicubit…”
3700Please respect copyright.PENANAaSKHKvY1Ol
Erfan tertawa pelan. “Belum boleh orgasme ya. Aku mau kamu tahan dulu.” Jarinya akhirnya menyentuh kristoris mengusapnya dengan gerakan sangat lambat. Tekanan ringan, lalu berhenti, lalu lagi. Caca menggelinjang hebat, tali di tangan tertarik, tubuhnya berkeringat.
3700Please respect copyright.PENANAGUbrcezG13
Rasa panas di vaginanya semakin membara. Setiap kali jari Erfan hampir membuatnya meledak, suaminya berhenti. “Mas… kumohon… aku mau keluar… ditahan…”
3700Please respect copyright.PENANAMKM3KHrULs
“Belum, sayang.Tahan lagi.” Erfan menambahkan lidahnya, menekan kristorisdengan ujung lidah sambil dua jarinya masuk ke dalam vagina hangat yang berdenyut. Suara basah *slurp-slurp* terdengar saat jarum jam keluar masuk perlahan. Caca menjerit kecil, nafasnya tersengal. Bau keringat dan gairah semakin kuat.
3700Please respect copyright.PENANABS44pyv5Ne
Setelah hampir dua puluh menit menahan, Erfan akhirnya membuka penutup matanya. Mata coklat Caca terbuka, berkaca-kaca karena kecewa dan nikmat. “Mas… aku sudah tidak tahan…”
3700Please respect copyright.PENANASddNxGIdX3
Erfan melepaskan ikatan tangan istrinya, lalu membalik tubuh Caca hingga menungging di tepi kasur. Bokong bulat besarnya terangkat tinggi, vagina dan analnya terpampang jelas. Erfan berdiri di belakang, tititnya yang keras sudah siap. Ia mengusap kepala titit di celah vagina Caca, menggoda tanpa masuk.
3700Please respect copyright.PENANAHuHVfangJS
“Mas… masuk… pelan dulu…” mohon Caca.
3700Please respect copyright.PENANAWtLtXw57uQ
Dengan satu dorongan mantap, titit 15 cm Erfan masuk hingga pangkal. Caca mendesah panjang, “Aahh… penuh… enak…”
3700Please respect copyright.PENANA95wmDzMLrJ
Erfan mulai mengenjot dengan ritme sedang. Tangannya terangkat, *PLAK!* mengetuk keras mendarat di bokong kiri. Caca menjerit, vaginanya rusak titit suaminya lebih erat. *PLAK! papan! PLAK!* Tamparan terus datang bergantian, membuat bokong putih semakin merah dan panas.
3700Please respect copyright.PENANAEIoJWlNeNL
Caca menjerit setiap terkejut, “Aahh! Sakit… tapi vaginaku semakin ketat… Mas! Tarik putingku juga!”
LANJUTAN CERITA BISA DI AKSES DI https://lynk.id/novelhambilah
3700Please respect copyright.PENANAtKJojworh9


