33Please respect copyright.PENANAUIDivkvWP3
Aku adalah Alex berusia dua puluh empat tahun dan saat ini aku melanjutkan bisnis milik daddy ku yang merupakan rumah sakit swasta terbesar dan termegah di kota ini dengan segala tanggung jawab yang menyertainya setiap hari. Daddy ku bernama Johny berusia lima puluh dua tahun sementara mommy ku bernama Leony berusia tiga puluh dua tahun sehingga mereka memiliki jarak usia yang cukup jauh dan daddy tidak terlalu akrab dengan aku maupun mommy karena kesibukannya yang sangat tinggi dalam mengurus bisnis rumah sakit tersebut dari pagi hingga larut malam. Aku lahir hanya empat bulan setelah daddy dan mommy menikah sehingga bisa dikatakan aku adalah hasil dari kehamilan di luar pernikahan mereka yang membuat hubungan keluarga kami terasa sedikit berbeda dari keluarga lain pada umumnya. Keseharian aku dan mommy sangat dekat dan akrab kami sering sekali mengobrol tentang berbagai hal dalam kehidupan sehari hari mulai dari pekerjaan di rumah sakit hingga hal hal kecil yang terjadi di sekitar kami dan hal itu selalu membuat hari hariku terasa lebih ringan meski daddy jarang sekali berada di rumah untuk ikut serta dalam percakapan tersebut.
33Please respect copyright.PENANANhyT9Gor8L
Pagi itu seperti biasa aku bangun di kamar yang luas di rumah megah kami yang terletak di pinggir kota dengan pemandangan taman hijau yang rimbun dan aku langsung bersiap untuk pergi ke rumah sakit tempat aku mengelola bagian administrasi dan pengembangan bisnis sejak daddy mulai menyerahkan sebagian besar urusan kepadaku dua tahun lalu. Mommy sudah berada di dapur ketika aku turun dari lantai atas dengan mengenakan seragam dokter yang rapi dan rambutnya yang hitam panjang terikat rapi di belakang membuat wajahnya yang cantik dengan kulit putih seperti amoy dan chindo terlihat semakin segar di bawah sinar matahari pagi yang masuk melalui jendela besar. Mommy memiliki tinggi seratus enam puluh sentimeter dengan tubuh yang proporsional payudara yang bulat dan padat serta pantat yang bulat yang selalu membuatnya terlihat anggun dan penuh percaya diri setiap kali berjalan di koridor rumah sakit sebagai dokter spesialis anak yang sangat dihormati oleh semua pasien dan staf. Aku mendekatinya dan mommy langsung menoleh dengan senyuman hangat yang selalu ia berikan hanya kepadaku lalu mommy berkata kepadaku Alex bagaimana tidur mu semalam nak apakah kau sudah siap untuk hari yang panjang di rumah sakit hari ini.
33Please respect copyright.PENANActLcLVFLhO
Aku mengangguk sambil tersenyum dan menjawab mommy hari ini jadwal ku cukup padat ada rapat dengan tim keuangan dan juga kunjungan ke bagian pediatrik untuk memastikan semua peralatan baru sudah terpasang dengan baik. Mommy mengangguk pelan sambil menyodorkan secangkir kopi hitam yang masih panas kepadaku dan mommy berkata lagi kau memang sudah seperti daddy mu sekarang Alex tapi jangan lupa istirahat ya nak daddy mu sendiri jarang sekali pulang sebelum tengah malam akhir akhir ini bisnis rumah sakit semakin besar tapi daddy mu semakin jarang ada waktu untuk kita berdua di rumah. Aku merasakan nada sedikit kelelahan dalam suara mommy tapi aku tidak ingin membahasnya terlalu dalam karena aku tahu daddy memang selalu sibuk dengan telepon dan meeting yang tak pernah berhenti bahkan di akhir pekan sekalipun. Kami duduk bersama di meja makan untuk sarapan sebentar dan percakapan kami mengalir dengan mudah tentang pasien pasien kecil yang mommy tangani kemarin ada seorang balita yang akhirnya sembuh setelah dirawat selama seminggu dan mommy menceritakan dengan detail bagaimana senyumannya ketika anak itu bisa pulang ke orang tuanya.
33Please respect copyright.PENANAkNPWyhbPIq
Sepanjang pagi di rumah sakit aku terus memikirkan betapa dekatnya hubunganku dengan mommy dibandingkan dengan daddy yang terasa seperti orang asing di rumah sendiri meski ia adalah ayah kandungku dan pemilik segala sesuatu di sini. Aku mengurus rapat demi rapat memeriksa laporan keuangan yang menunjukkan pertumbuhan bisnis yang luar biasa tapi di dalam hati aku merasa ada kekosongan yang daddy tinggalkan karena ia lebih memilih berada di kantor pusat daripada pulang ke rumah untuk makan malam bersama. Sore harinya ketika aku pulang lebih awal dari biasanya mommy sudah berada di ruang keluarga dengan mengenakan gaun rumah yang sederhana namun tetap membuat tubuhnya yang indah terlihat menawan kulit putihnya yang halus dan rambut yang terurai bebas setelah seharian bekerja di rumah sakit. Mommy menyambutku dengan pelukan hangat yang biasa ia lakukan dan mommy berkata Alex kau pulang cepat hari ini nak ayo duduk dulu mommy sudah menyiapkan makan malam favorit mu ayam goreng dan sayur asam seperti yang kau suka.
33Please respect copyright.PENANAkOJ5kJ620B
Kami duduk di sofa ruang keluarga sebelum makan malam dan mommy mulai bercerita tentang hari nya di bagian pediatrik ada seorang ibu muda yang panik karena anaknya demam tinggi dan mommy berhasil menenangkannya dengan sabar hingga akhirnya anak itu stabil. Aku mendengarkan dengan penuh perhatian karena percakapan seperti ini selalu membuat kami merasa seperti sahabat terbaik bukan hanya ibu dan anak. Mommy lalu bertanya kepadaku Alex bagaimana dengan mu sendiri apakah kau sudah punya rencana untuk masa depan selain bisnis rumah sakit ini mommy khawatir kau terlalu sibuk seperti daddy mu dan tidak sempat menikmati hidup mu yang masih muda. Aku tersenyum dan menjawab mommy aku senang dengan apa yang aku lakukan sekarang dan yang terpenting adalah bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan mommy seperti saat ini karena daddy selalu sibuk dan aku merasa mommy butuh teman bicara di rumah ini.
33Please respect copyright.PENANAlnAec1Jczs
Malam semakin larut dan daddy masih belum pulang seperti biasanya telepon mommy berdering sebentar dan daddy hanya memberi kabar singkat bahwa ia akan menginap di kantor karena ada meeting penting besok pagi. Mommy meletakkan ponselnya dengan ekspresi yang sedikit datar lalu mommy berkata kepada ku lagi Alex daddy mu memang seperti itu selalu bisnis di atas segalanya tapi mommy bersyukur kau ada di sini nak kau selalu membuat mommy merasa tidak sendiri. Kami melanjutkan makan malam bersama di meja makan yang besar dengan cahaya lampu kristal yang lembut dan percakapan kami terus mengalir tentang rencana akhir pekan mungkin kami bisa pergi ke pantai sebentar jika daddy tidak keberatan meski aku tahu daddy kemungkinan besar akan menolak karena jadwalnya yang padat. Aku merasakan kedekatan kami semakin kuat setiap hari dan meski daddy adalah kepala keluarga secara resmi aku mulai merasa bahwa mommy lebih mengandalkanku dalam segala hal kecil maupun besar di rumah ini.
33Please respect copyright.PENANA3F9jRtvuBA
Setelah makan malam kami pindah ke ruang keluarga lagi dan mommy duduk di sebelahku dengan kepala yang sedikit bersandar di bahuku seperti kebiasaan kami ketika menonton televisi bersama. Mommy berkata Alex kau sudah dewasa sekarang dan mommy bangga sekali melihat mu mengelola bisnis daddy dengan baik tapi kadang mommy merasa waktu berlalu terlalu cepat dulu kau masih kecil yang selalu minta mommy ceritakan dongeng sebelum tidur sekarang kau sudah menjadi pria yang kuat dan tangguh. Aku merangkul bahu mommy pelan dan menjawab mommy aku selalu ada untuk mu tidak peduli seberapa sibuknya bisnis ini karena mommy adalah orang yang paling penting bagiku di dunia ini. Malam itu berlalu dengan tenang tanpa kehadiran daddy dan aku merasa ini adalah rutinitas yang semakin sering terjadi di rumah kami yang besar dan mewah namun terasa sepi jika hanya ada mommy dan aku saja.
33Please respect copyright.PENANAkc6AVK1sdR


