Pagi Sabtu itu terasa tenang dan nyaman. 3 hari lalu, kami baru sahaja pindah ke bungalow 3 tingkat itu dan di bahagian belakang terdapat sebuah kolam renang kecil.3026Please respect copyright.PENANA1FYbj1l26Z
3026Please respect copyright.PENANAQmBsaIbSLR
Jam di dinding dah menunjukkan pukul 10 setengah pagi tetapi aku dan isteriku, Nisa, masih terbaring berbogel di atas katil.3026Please respect copyright.PENANA8QQCTLL2qv
3026Please respect copyright.PENANABf57ltzwbG
Nisa terbaring mengereng, membelakangi ku. Aku berada di belakangnya, merangkul pinggangnya erat, menggesel-gesel konekku yang keras ke bontot Nisa, menikmati saat-saat intim bersamanya. Kulitnya lembut, hangat, dan aku boleh merasakan lengkung pinggulnya yang sempurna menekan ke arahku.3026Please respect copyright.PENANAPoTAs0LG6O
3026Please respect copyright.PENANAkVp4mVPG7z
Tiba-tiba, ketukan di pintu mengganggu kesunyian pagi itu.3026Please respect copyright.PENANAzJ8dB0zN5O
3026Please respect copyright.PENANAajv27l6pX3
"Mak! Ayah! Nak bagi tau je, Marni nak datang tau sekejap lagi," suara Aireen, anak tunggal kami, kedengaran dari sebalik pintu.3026Please respect copyright.PENANAyk9h7dJgy9
3026Please respect copyright.PENANABtuSEgjieh
"Ok!" Jawab Nisa sambil sengaja menolak-nolak punggungnya lebih kuat ke arah konek ku.3026Please respect copyright.PENANAedVD6kKpSp
3026Please respect copyright.PENANAtBO9ePw5bb
"Kenapa keras sangat ni? Fikirkan siapa?" Nisa bertanya dengan nada mengusik.3026Please respect copyright.PENANAijRUX7nu77
3026Please respect copyright.PENANAsdfjRwYzDI
Aku tidak menjawab, hanya menekan konek aku lebih kuat kepada rekahan bontot Nisa. Hakikatnya, fikiranku dah hanyut ke arah Marni, sahabat baik anak aku.3026Please respect copyright.PENANAPtSnv3r8QV
3026Please respect copyright.PENANAJYlb8x4n6o
Isteriku ni masih cantik. Kebanyakan wanita seusianya pasti akan iri hati dengan tubuhnya. Selepas beranakkan Aireen, tambahan berat tubuhnya berkumpul di bahagian punggung dan teteknya. Pinggangnya masih ramping, teteknya yang dulu kecil besaiz B, kini membesar berbentuk D cup.3026Please respect copyright.PENANAtGntnPHOyN
3026Please respect copyright.PENANAhiybvpO6JD
Aku memang obses dengan punggung Nisa —masih gebu, menggoda, dan kerap kali aku perhatikan lelaki lain memandangnya dengan nafsu.3026Please respect copyright.PENANADdv6vl6l0H
3026Please respect copyright.PENANATRnlVdIRGC
Tapi Marni... Marni terletak di tahap lain. Badan gadis berumur 19 tahun itu kelihatan sangat luar biasa. Tubuhnya kecil, seperti Nisa—hampir 5 kaki sahaja, mungkin berat 45 kg. Perutnya rata, teteknya besar dan kelihatan sangat cantik, tapi bontotnya —oh, bontotnya seakan meminta untuk digenggam. Aku sanggup menikmatinya setiap saat, setiap masa, setiap waktu. Tak kerja pun takpe.3026Please respect copyright.PENANA664hzpmgOM
3026Please respect copyright.PENANA8iWGIWcu92
Aku memejamkan mata, membayangkan tubuh remaja yang seksi itu. Tiba-tiba tangan Nisa meraba ke bawah dan memandu batangku masuk ke dalam lubang pepeknya.3026Please respect copyright.PENANATKvdr38LNN
3026Please respect copyright.PENANA2MdB08xkQf
"Ermmm. Sedapnya konek you...." rintih Nisa dengan lembut.3026Please respect copyright.PENANA3kuLRR3XSX
3026Please respect copyright.PENANAh5KdEmUMI7
Tanganku merayap dari perutnya, melalui buah dadanya, sampai ke lehernya. Aku memegang lehernya dengan lembut sambil menariknya mendekat untuk mencium lehernya.3026Please respect copyright.PENANAqIuknnpWrg
3026Please respect copyright.PENANANNSLBc0rZ2
Aku menggigit kulitnya lembut, dan dia mula merintih perlahan. Aku mula gerakkan pinggul ku supaya konek aku keluar masuk lubang pepek dia. Makin lama makin laju, makin kesedapan rasanya konek aku dalam pepek Nisa ni.3026Please respect copyright.PENANA0bw18eMh2G
3026Please respect copyright.PENANAO5ilzqLjFa
"Ce...cepat sayang... Marni3026Please respect copyright.PENANAx8rW5pQHYm
...kejap lagi sam...sampai," bisiknya 3026Please respect copyright.PENANAUNxOwrpeft
3026Please respect copyright.PENANAfNTZbJ47xV
Aku lajukan henjutan ku. Di masa yang sama, tangan aku kini meramas-ramas teteknya.3026Please respect copyright.PENANAgVsNc03Yn1
3026Please respect copyright.PENANAezUbGOD4pe
Tiba-tiba kedengaran loceng rumah ditekan. Ding Dong!3026Please respect copyright.PENANASMDWoOmMRx
3026Please respect copyright.PENANALnNG8Abmx3
Di saat itu, Nisa mendesah panjang. Dia menggerakkan tubuhnya sampai konek aku terkeluar dari lubang pepeknya. 3026Please respect copyright.PENANAa0gHxHXiy7
3026Please respect copyright.PENANA2NHn1ccWR7
"Eh! You dah cum sayang?" Aku tanya terkebil-kebil. Konek aku masih keras basah lencun dengan air pepeknya.3026Please respect copyright.PENANAIhmt61J0E7
3026Please respect copyright.PENANAnq478uycjk
"Haah. Best!" Jawabnya dengan satu senyuman manis sebelum mengucup pipi ku.3026Please respect copyright.PENANAjclidrBaPB
3026Please respect copyright.PENANApHqINLM8Ge
"Lah. Then macam mana dengan i? Konek I masih keras ni"3026Please respect copyright.PENANAsKXi9E8Kgg
3026Please respect copyright.PENANAebR2AisRY3
"Goncang lah sendiri!" Ujarnya sinis. Dia terketawa kecil sebelum bangun dari katil.3026Please respect copyright.PENANAlpSvnWbvbJ
3026Please respect copyright.PENANAMXXzWlIPM3
"Dah! I nak mandi, nak pergi pasar ni!" Ujarnya sebelum melangkah masuk ke dalam bilik mandi.3026Please respect copyright.PENANAw2qwfWSaXL
3026Please respect copyright.PENANAthhfyPux5D
Aku menghela nafas berat. Aku mula menggengam konek aku untuk melancap, tetapi diganggu dengan satu lagi ketukan kuat di pintu bilik aku. 3026Please respect copyright.PENANAqd36TGVFi3
3026Please respect copyright.PENANAdq4QS4xJyR
"Ayah! Aireen dengan Marni nak berendam kat pool jap boleh?"3026Please respect copyright.PENANAhpPjq1Bve2
3026Please respect copyright.PENANAmnATpSrK8T
Spontan aku tersenyum lebar. Mungkin inilah ganjaranku. Hari ini akan bermula dengan pemandangan tubuh Marni yang menawan itu.3026Please respect copyright.PENANAh09FPqKmQg
3026Please respect copyright.PENANAzunKE2jX5D
"Pergilah. Nanti ayah join!"3026Please respect copyright.PENANACmS7ZCZ8zA
Di saat itu, aku cuba bayangkan kerja aku, muka boss aku dan wajah-wajah kawan aku yang aku tak suka. Perlahan-lahan, konek aku yang sekeras batu itu mula kendur.
Aku bangkit dari katil dan memakai seluar pendek bersama sehelai singlet. Kemudian, aku berjalan ke arah dapur untuk membuat kopi, dan di masa yang sama, Aireen dan Marni muncul dari bilik tidur Aireen.3026Please respect copyright.PENANA2E0IoJFVq7
3026Please respect copyright.PENANAPdilrnvsFc
Terbeliak aku bila ternampak Marni hanya memakai bikini biru muda...dan ia kelihatan sangat-sangat menakjubkan di tubuhnya


