/story/206180/sejarah-berdirinya-suzuya-mall-bireun-aceh/toc
Sejarah Berdirinya Suzuya Mall Bireun Aceh | Penana
arrow_back
Sejarah Berdirinya Suzuya Mall Bireun Aceh
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
G
Sejarah Berdirinya Suzuya Mall Bireun Aceh
Panteu
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Kabar mengejutkan datang dari seorang bocah dari Aguero Amerika Serikat. Dikabarkan, bocah kecil itu adalah seorang pendiri Suzuya Mall Bireun Aceh Indonesia.


Bocah kecil itu bernama Zani kelahiran Aguero Amerika Serikat tahun 1980an. Sejak kecil ia sudah merantau ke Bireun Aceh Indonesia. Ibunya bernama Maria Sharapova. 


Sebelumnya, dia adalah penguasa Money changer, dan pencipta sekaligus pengusaha kereta api atau (PJKA). Pria tersebut berdasarkan fakta yang ditemukan sudah membalikkan nama dan identitasnya menjadi warga Sigli Aceh bernama Afrizani kelahiran Aceh tahun 1987 waktu konflik masih melanda Aceh.


Pada tahun 1987, ia sudah sukses mendirikan Suzuya Mall Bireun. Diketahui bocah kecil itu sebelumnya berdagang buah puyuh dan nasi perang. Alkisah, dia pagi pagi sudah naik kereta api dari Aguero Amerika Serikat menuju Bireun Aceh Indonesia. 


Subuh subuh pagi, dia sudah berkeliling Bireun menjual buah puyuh ke orang orang dan ke warung warung. Hasil dagangannya dia kumpulkan untuk membeli tanah. Kebetulan Cosmo salah seorang preman di Bireun menjadi penguasa Bireun saat itu.


Kebetulan dia menawarkan tanah itu untuk Zani, karena dia tahu Zani bocah kecil yang punya uang. Kebetulan tanah yang ditawarkan adalah tanah miliknya yang selama ini dijadikan terminal. 


Tanah itu terletak di Simpang Empat Bireun, dimana Suzuya Berdiri sekarang. Saat itulah Zani membeli tanah itu. Karena dia tidak punya data Aceh, lalu dia membeli obligasi warga Aceh di sebuah warga di Sigli. Lantas dia pun membeli tanah itu.


Sebelumnya tanah itu dijadikan tempat warung, atau tempat jualan biasa. Tempat tongkrongan pemuda. Kemudian barulah dia membangun kios tempat jualan biasa. Hingga akhirnya pada tahun 1989, dia pun membangun perusahaan perdagangan seperti ruko.


Sedangkan Suzuya dia Dirikan pada tahun 2004 bersama istrinya Maya, Suzuya artinya (Suara Zani untuk Luna Maya). Suara dimana mereka sering bercinta di dalam ruangan itu.


Sebelumnya, rencana Suzuya itu hanya ingin dibangun sebagai sebuah rumah mewah, tapi Luna Maya menolak dibangun rumah, dia menjadikan tempat itu tempat berjualan bersama anak anaknya.


Lantas, kemudian mereka pun menjadikan Suzuya Mall Bireun sebagai tempat mereka jualan buah puyuh. Lalu hingga akhirnya menjadi sebuah pusat perbelanjaan menjadi sebuah Mall.


Luna Maya adalah artis cantik tersohor di Jakarta. Pada tahun 1997 dia tinggal bersama Zani suaminya di Suzuya Mall. Hingga nama Mall itu tersemat namanya. Keduanya sepakat memberi nama Mall itu Suzuya.


Luna Maya memiliki tujuh orang anak perempuan dengan suaminya Zani. Keduanya tinggal dan hidupnya bersama di Bireun sampai tahun 2004, sebelumnya akhirnya Luna Maya menjadi artis terkenal di Jakarta dan keduanya berpisah.


Sementara diketahui Mall Suzuya diwariskan untuk seorang anak perempuan dari hasil perkawinan Luna Maya dan Zani. Sementara Zani pulang ke negaranya ke Aguero Amerika Serikat.*


Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 4 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.