Halo gan, Akulah Kamu mencoba bikin cerita lagi nih, buat yang belum baca tulisan ane lainnya boleh langsung aja search hehhee.
3403Please respect copyright.PENANAAKeKgqRKKi
kali ini ane mau ceritain temen ane dan kata dia sih ini real kejadian dia waktu sma di kota T. ane samarin nama temen ane jadi badrun.
3403Please respect copyright.PENANAWht3VJlVz1
Badrun berperawakan tinggi 169 dan berat badan 67, lumayan gagah lah ukuran anak sma, dia tinggal di sebuah komplek yang tidak terlalu elit, satpam hanya ada di gerbang komplek, dan taman taman komplek pun menurutnya tidak terawat dan banyak kios kios ilegal bukalapak disitu, dari mulai warung, pecel lele, nasi goreng, martabak dll deh pokonya.
3403Please respect copyright.PENANAOtO6MB8tnl
Badrun ini waktu sma dia coba coba merokok, dan dirumahnya ga boleh ngerokok, jadi kalau beli rokok harus jauh dari blok dia, dan suka dihabisin di warungnya sebatang gitu, dan ada kejadian lucu ketika dia beli rokok di salah satu warung kios di taman yang ane sebut tadi diatas tidak terawat, alias suka sepi kalau siang, ramenya malem doang karna banyak yang dagang.
3403Please respect copyright.PENANASXxHQkMJ5n
Si badrun ini berangkatlah pake motor dengan setelan bangun tidurnya, celana juventus dan baju distro bandung... dia setengah sadar soalnya malem nobar champion, tapi karna pengen ngerokok ya si badrun ini maksain matanya melek dan langsung cus ke warung biasa dia beli dan menghabiskan rokok. menurutnya mba penjaga warung itu namanya ani, sebutlah mba ani, dia suka pake baju ketat (entah ketat, atau ga kebeli baju lain) bodynya semok dengan toket gede dan muka sedikit oriental, dengan rambut sedikit dikuningin.
3403Please respect copyright.PENANAyeiOrchBcv
tapi si badrun pas waktu itu kaget bukan main dan sedikit lucu. seperti biasa tuh kios kaya tutup, tapi diketok aja kaca kecilnya nanti kebuka dan nanya mau beli apa.
3403Please respect copyright.PENANA2R3fn3vga7
diketoklah itu kaca kecilnya, tok tok tok... beli...
3403Please respect copyright.PENANAAjtYYFv8ir
(tidak ada jawaban) diketok lagi... tok tok tok beli mba..
3403Please respect copyright.PENANAyIMfi99HrF
sret, terbuka lah kaca kecil itu. dan transaksi rokok pun dilakukan.
3403Please respect copyright.PENANAZEPOWyoiif
lalu berlanjutlah ritual si badrun ini ngerorokok di belakang kios, dengan muka ngantuk duduk di kursi.
3403Please respect copyright.PENANAyub62DTeal
dan tiba tiba... terdengar sebuah desahan...
3403Please respect copyright.PENANAhEglq3mOD4
"ahh ahh uh bang jangan cepet, pelan ajaa"
3403Please respect copyright.PENANAnjQ44CPnWS
"ssttt berisik ah nanti ada orang lewat bisa denger, udah km merem aja jangan desah desah gitu, nikmatin aja, mumpung abang lagi pengen"
3403Please respect copyright.PENANAZfVD8crCMx
lalu hilanglah suara tersebut...
3403Please respect copyright.PENANAxyT0ae4AGC
si badrun celingak celinguk kaya yang bego, sambil ngantuk dan nikmatin rokok dia deketin kursi ke batas belakang kios. dan kedenger suara dug dug dug dug kaya kayu dipukul pukul. karna penasaran si badrun berusaha nyari celah bolongan, dan nemu lah celah bekas paku gitu gan, begitu diliat...
3403Please respect copyright.PENANAvVviJOM1Bz
beuuhhhhhhh si mba nya lagi ngentot sama satpam komplek, dengan kios yang kecil, si satpam ngentot dengan fullspeed, posisi kaki si mba ani diangkat keatas diantara kepala si satpam, pokonya itu scene ngentot paling ngakak katanya, bayangin aja si satpamnya item banget, terus ngentot si mba ina yang putih kaya kopi susu, dan sedikit bikin si badrun ngaceng, akhirnya dikeluarkan lah hp si badrun dan direkam buat bahan ngakak sama temen temen.
3403Please respect copyright.PENANAHhLi9farDs
pulanglah si badrun kerumah.
3403Please respect copyright.PENANA6DrOnp47qG
nah selang lama setelah itu, dia sering liatin video itu disekolah, ditongkrongan komplek juga, anak anak banyak yang beli rokok kesitu karna pensaran sama si mba ani nya, dan mereka suka ketawa ketawa kalau liat si mba ani nya lagi ngelayanin pas beli rokok.
3403Please respect copyright.PENANArTb1TwIfc9
tapi akhirnya ane racunin si badrun, ane suruh dia liatin video itu ke si ani, siapa tau kebagian, minimal rokok gratis tiap minggu hahahahah.
3403Please respect copyright.PENANA7DiUstFbPN
si badrun pun melakukan itu, gini gan percakapannya
3403Please respect copyright.PENANAwu9ozTjQMU
Badrun: "mba rokoknya sama kondom"
3403Please respect copyright.PENANAeXxnDPnL2o
Mba ani: "wes mas kondom yg mana? ko tumben beli kondom juga"
3403Please respect copyright.PENANAjtwW8Mg4ms
B: "yang mana ya yg bagus ajadeh"
3403Please respect copyright.PENANAP1vResxxYm
A: "yang ini aja mas cukup, sutra yg merah, 5rb aja"
3403Please respect copyright.PENANA85DtWM3qY2
B: "yang mana ajalah mba, lagian gatau mau dipake kapan tuh kondom"
3403Please respect copyright.PENANAusM9TeCaNs
A: "weleh si mas nya safety ya kalau main hehe"
3403Please respect copyright.PENANAfrlPi2p2c6
B: "iyadong mba, emangnya mba hahaha"
3403Please respect copyright.PENANAuiGG8PomIu
A: "hahaha mas nya bisa aja"
3403Please respect copyright.PENANAErrVIKJLKH
B: "eh mba minjem korek dong"
3403Please respect copyright.PENANA0l75liYkzk
lalu sambil menyalakan rokok sambil nanya selewat
3403Please respect copyright.PENANAefKrom7oR5
B: "mba si satpam masih suka genjot?"
3403Please respect copyright.PENANA2nxthD7dVh
A: "hah? apa mas?"
3403Please respect copyright.PENANAFEmpuuEmPz
B: "genjot..."
3403Please respect copyright.PENANAU9ZdBDrq9s
A: "genjot?"
3403Please respect copyright.PENANA6KwOMMTP9B
B: Fenny...", melihat kondisi anak gadis ku yang ternyata baik-baik saja membuat hatiku lebih tenang. "Ma... Fenny kangen...", dia lalu memelukku dengan erat. Air mata kami kemudian menetes, rasa haru pun menyelumuti kami. Sesaat aku dan Fenny berbagi cerita tanpa menghiraukan teman-temannya yang lain. Walaupun ia tetap terjerumus di lembah gelap, tapi aku masih sedikit tenang, setidaknya bukan tempat bang Solihin yang lebih bobrok. Fenny memilih di sini, aku yakin dia punya alasan tertentu, mungkin karena orang-orang di sini masih muda, jauh beda dengan 1001 malam yang dari berbagai usia. Fenny lebih akrab dengan mereka yang umurnya tidak begitu selisih jauh, apalagi di sini bebas dari narkotika, walaupun sebelumnya Mamat dan Syamsul pernah berkeja menjadi kurir narkoba. Lain dengan 1001 Malam yang marak sebagai tempat transaksi narkoba."Yully...", aku memperkenalkan diri kepada orang-orang di sini. Sebentar saja aku sudah akrab dengan mereka. Bos di sini adalah Herman, dia lah yang mengucurkan uang untuk membebaskabku dari jeratan bang Solihin, kemudian ada Satorman, Mamat dan Syamsul yang tadinya menjemputku. Selain itu ada teman-teman Herman yang lain; Tono, Andi, Iskandar, Marwan, Budi, dan Eko. Serta tiga gadis pemijit selain Fenny; Ayu, Lisa dan Widya.3403Please respect copyright.PENANAZbNvFJfew9
Mereka semua baik sekali dengan Fenny, sampai-sampai nanti malam mau mengadakan pesta untuk merayakan kebebasanku. Sebagai tanda terima kasih, aku pun berjanji akan memasak makanan untuk pesta nanti malam. "Bagus, tante tinggal di sini saja, hitung-hitung bantu siapkan makanan untuk kita..", ajak Herman agar aku bergabung dengan usahanya. "Kasihan juga si Fenny tidur sendirian...", lanjut Herman. Aku pun mengiyakan karena aku sendiri juga tak tahu harus tinggal di mana lagi. Di gedung ini hanya Fenny dan Satorman saja yang tinggal, sedangkan yang lain kalau sudah malam pulang ke rumah masing-masing, kadang-kadang saja ada yang menginap di sini.3403Please respect copyright.PENANA0epDryAsZR
3403Please respect copyright.PENANAf51xxaMq2j
Aku pun mulai keluar berbelanja bahan untuk masakan, Herman meminta Satorman menemaniku, namun sepertinya dia kecapekan karena tadi telah menjemputku, mau tidak mau Tono lah yang ditunjuk kemudian. Wajahnya sedikit aneh, tampak seperti seorang pecandu seks yang berlebihan, menatapku saja seperti menatap mangsa. Tapi tidak apalah, sudah tidak heran kok diperlakukan seperti ini. Tubuhku yang putih mulus memang sering mengundang nafsu para lelaki hidung belang, apalagi aku adalah keturunan china, walaupun umurku sudah 32 tahun, namun aku tetap menjaga bentuk tubuhku.3403Please respect copyright.PENANASXu7BZCOcF
3403Please respect copyright.PENANA5zgNoXiggE
Dalam perjalanan aku banyak berbincang dengan Tono, aku duduk di sebelahnya yang sedang menyupir. Sesekali ia meraba pahaku yang kebetulan aku menggunakan rok, sehingga gampang sekali disibak. Ternyata Tono adalah sahabat Herman sedari kecil, mereka sudah seperti saudara dan saling membantu. Orang tua Tono pun bekerja pada orang tua Herman. Karena rabaan lembutnya di pahaku membuatku sedikit terangsang, stidak ingin mengecewakannya, aku pun membalas meraba pahanya. Tono tersenyum girang, ku buca resleting celananya lalu ku keluarkan penisnya yang sudah ngaceng. Selama perjalanan aku mengocok penisnya dengab tanganku, dari sejak pergi sampai pulang hingga ke tempat asal kami. "Tar malam boleh dong temani Tono?", tanya Tono sebelum aku turun dari mobil. Aku hanya tersenyum dan mengangguk pelan.3403Please respect copyright.PENANADBLFiRW0rH
3403Please respect copyright.PENANACVTMyayyHo
Tidak terasa waktu cepat berlalu, mungkin karena aku terlalu berfokus pada masakanku, jam sudah menunjukkan pukul 10, hanya Fenny yang membantuku di dapur, sedangkan yang lain ada di ruang kumpul untuk berkaraoke ria. "Yuk, kita bawa ke sana...", aku mengajak Fenny anakku untuk membantuku membawa masakan. Cukup kaget ketika aku membuka pintu ruangan kumpul. Ternyata semua sudah bugil dan menikmati bir sambil berkaraoke. Hmm, anak muda jaman sekarang terlalu bebas pikirku. Namun lebih kagetnya lagi ku lihat Fenny membuka pakaiannya setelah meletakkan masakan di atas meja. Sebenarnya aku tidak lah awam dengan ini, namun tidak tega saja melihat anakku sendiri yang berbuat demikian.3403Please respect copyright.PENANAFNZgXdee8P
Aku pun meletakkan masakan yang aku pegang di atas meja. "Ayo gabung...", aku ditarik Tono yang lalu memaksaku melepaskan pakaianku. Tanpa perlawanan, aku mengikuti acara mereka, menari bugil. Para lelaki berkaraoke dan dikaraoke, Fenny melayani bos Herman, aku melihatnya dengab jelas, Fenny menyepong penis Herman dengan nafsu. Sedangkan Ayu melayani Satorman dan Andi, Widya melayani dua sekawan alias Mamat dan Syamsul, sedangkan Lisa menyepong punya Iskandar dan Marwan. Yang tidak dapat jatah masih asyik menikmati bir sambil merokok. Aku kemudian ditarik Tono, "Sepongin dong tante...", pintanya. "Awas, hyper tuh...", ejek Eko dan Budi yang sedang minun-minum.3403Please respect copyright.PENANAfyIesqV3f6
3403Please respect copyright.PENANAK2R5oRKzmj
Kumainkan penisnya yang mengeras itu, penuh nafsu Tono mencengkram erat rambutku agar aku terus menyepong penisnya. Sebentar-bentar ia juga menampar pipiku, sungguh benar Tono adalah seorang yang hypersex. Sesekali ia juga menjulurkan tangannya ke bawah untuk meremas susuku. "Tante masih cantik...", ia coba merayuku agar aku semakin terangsang. Ku pandangi yang lain juga masih asyik menyepong, seperti lomba saja, lima perempuan sedang melayani beberapa pria secara bersama-sama. "Tante... Boleh gak Tono request?...", tanya Tono. Aku pun kemudian menghentikan seponganku untuk mendengar apa permintaannya. "Pengen model bondage...", lanjutnya sambil tersenyum. Aku tidak menjawabnya, melainkan meneruskan seponganku. Penisnya terasa hangat dimulutku, ku kulum dan ku jilat. Tono hanya diam, ia tidak kembali menanyakan jawabanku, sungguh pria yang hypersex.3403Please respect copyright.PENANAJ4JtB1IIpL
3403Please respect copyright.PENANAv5ECs2ozU6
Kulihat Eko dan Budi tidak lagi minum, mereka sudah bergabung dengan yang lainnya. Hanya Herman yang berdua dengan Fenny, tidak ada yang berani rebutan dengannya karena dialah bos di sini. Fenny tidak lagi menyepong, tetapi telah berjongkok di atasnya, percintaan gaya WOT, Fenny terlihat sangat menikmatinya dengan terus menggoyangkan pinggulnya untuk mengocok penis Herman.3403Please respect copyright.PENANAN2tHqcS0cy
3403Please respect copyright.PENANAgxElxNfILK
Di arah lain, Ayu sedang didoggie oleh Satorman. Andi tidak diam saja, ia masih membiarkan penisnya disepong oleh Ayu. Depan belakang diberi penis, terlihat Ayu juga sudah cukup profesional. Budi yang tadi minum bergabung dengan Marwan dan Iskandar untuk menikmati Lisa, ada yang mengentotnya, ada yang disepongnya, dan ada yang menyedoti susunya. Sama halnya keadaan Widya, ia juga melayani tiga pria sekaligus, Mamat, Syamsul dan Eko. Semua mendapat jatah bergiliran, dari melumat bibirnya, menyedoti susunya, menusukkan penis ke vagina nya, dan adegan-adegan lain yang bergaya threesome.3403Please respect copyright.PENANAz1OssoanUT
3403Please respect copyright.PENANAr7ug34eMTG
Seponganku mungkin sudah membuat Tono sedikit bosan sehingga ia langsung mendorongku jatuh, dan lalu ia melumat susu ku dengan kasar. Tubuhku ditindihnya hingga aku sulit bernafas. Dari bibir hingga ke dada, ia menciumin seluruh tubuhku. Sambil menyedot susuku, Tono memainkan jarinya di arah vaginaku. Mungkin ia sedikit marah karena aku tidak menjawab kemauannya untuk menggunakan gaya bondage.3403Please respect copyright.PENANAvrE6kGaUah
Puting susuku terasa perih, Tono seperti tanpa perasaan menyedot dan menggigitnya dengan kesetanan. Vaginaku pun terus dikocok dengan jarinya secara paksa. Aku hanya bisa bertahan mengikuti kemauannya. Sial pikirku kalau ketemu pria hyper seperti ini. Dulu di markas bang Solihin juga sering ketemu yang seperti ini, namun tidak begitu kasar. Tono lebih kasar dari pada pelanggan dulu, susu dan pantatku pun ditampar hingga kemerahan. Tak mau berlama-lama, Tono pun bangkit mengambil tas nya dan mengeluarkan seutas tali. "Sorry tante...", ia tersenyum padaku. Aku hanya berbaring lemas di lantai.3403Please respect copyright.PENANAmAt71NThCy
3403Please respect copyright.PENANAEvz23m3jfq
Kemudian Tono mengikat tanganku kebelakang sambil berbisik, "Tante pura-pura berontak saja...". Gila, pikirku, nih anak sudah keracunan video porno kayaknya. Agar ia puas, aku pun pura-pura berontak, aku menendangkan kakiku agar Tono menjauh. 'PLLAAAKKKK.....", Tono menampar pipi ku dengan keras hingga aku pun meneteskan air mataku. Sekujur tubuhku diikat dengan tali hingga aku tidak bisa bergerak, hanya kakiku saja yang dibiarkan mengangkang. Bukan hanya itu, Tono pun melakban mulutku dan kemudian ia pun mengeluarkan sextoy dari tasnya, sebuah benda panjang yang berbentuk penis besar.3403Please respect copyright.PENANAjNuqCILXOh
Aku melihatnya menekan tombol yang ada di gagangnya, kemudian penis itu bergerak dan berputar seperti bor dan menggeliat seperti ulat. Benda itu terbuat seperti dari bahan karet, Tono pun kemudian berusaha menusukkannya ke lubang vaginaku. "Hmmmmm....", aku tidak bisa bersuara, mulutku tertutup lakban, benda besar itu terasa tidak muat di vaginaku. Sakit sekali hingga aku kembali menangis. Benda itu terus mengobok-ngobok dalam vaginaku, berputar-putar seperti bergejolak. Tono tak mau menariknya untuk waktu yang cukup lama, sambil menusukkan benda itu, ia terus menyedot susuku.3403Please respect copyright.PENANA65yrvv54DU
3403Please respect copyright.PENANAQO3qtWfb2a
Aku tidak jelas memandang sekitar, mataku penuh dengan air. Kurasa yang lain masih asyik bercinta. Mungkin saja mereka sudah berganti posisi atau bahkan sudah berganti pasangan. Hanya aku saja yang diperlakukan begini. Puting susu ku ditarik Tono hingga mancung ke depan. Aku juga merasakan telah mencapai orgasme, air kenikmatanku sudah muncrat keluar, membasahi sextoy dan tangan Tono, namun dia tetap saja tak mau menarik keluar sextoy nya itu. Lelah sekali diperlalukan seperti ini, mungkin dinding vaginaku pun sudah koyak, karena benda yang besar itu tanpa henti berputar, terasa panas sekali.3403Please respect copyright.PENANA7x16ATwOD8
Puas menyodokkan penis mainan itu, Tono akhirnya menarik keluar dari dalam vaginaku. Sedikit tenang karena tidak dipaksa seperti tadi lagi, karena sekarang ku lihat Tono akan memasukkan penisnya yang tidak begitu besar ke dalam vaginaku. Untuk mendapatkan sensasi, Tono menampar pipiku dan menjambak rambutku hingga aku hanya bisa merintih tanpa bisa berteriak karena mulutku masih tertutup lakban.3403Please respect copyright.PENANA4Y9N7jpi9t
Aku terus digenjot oleh Tono, badanku terasa sakit karena ikatan tali di tubuhku sangat erat sekali, semoga saja ini cepat berlalu. Tiba-tiba ada seseorang mendekati kami, kucoba lihat dengan jelas, ternyata itu adalah Herman, ia langsung menarik lakban yang menutupi mulutku dengan kasar, "Mama Fenny... Sepongin dong...", ia lalu mendekatkan penisnya ke mulutku. 'Hoek' mual sekali bagiku karena penisnya masih basah, karena barusan saja Herman menyetubuhi anakku Fenny, sehingga bekas-bekas cairan sperma masih melekat di penisnya. Mau tak mau harus ku kulum penisnya itu. Badanku bergoncang kuat, atas bawah mendapatkan pekerjaannya masing-masing.3403Please respect copyright.PENANAaJk7a62gMz
3403Please respect copyright.PENANA56dNq6qBjk
Yang lain entah bagaimana, baik Fenny, Ayu, Lisa maupun Widya. Yang jelas, ini adalah pesta seks yang cukup melelahkan. Ku lihat beberapa pria sudah istirahat, mereka duduk dipojokan sambil merokok. Gadis lain sudah terkapar tak bertenaga melayani beberapa pria, hanya aku yang masih bermain cinta.3403Please respect copyright.PENANAw3z3TPTamu
"Bos, Tono minta ijin semprot...", pinta Tono yang sudah mau berejakulasi setelah setengah jam meenggenjot vaginaku. Herman mencabut penisnya dari mulutku, lalu Tono menggantikan posisinya, Tono mau aku mengulum penisnya hingga cairan spermanya keluar dan memenuhi mulutku.3403Please respect copyright.PENANAS3zagRI00N
3403Please respect copyright.PENANAmMEnDIh0E9
Mulutku sudah belepotan dengan sisa sperma Tono yang sebagian sudah tertelan, Tono pun menjauh dan berkumpul dengan yang lain untuk menghabiskan bir dan masakan yang aku buat. Sekarang giliran bos Herman yang menggenjot vaginaku, dengan tubuh masih terikat, aku terus digoyang. Tak berhenti, kini Satorman datang bersama Andi untuk bergantian memintaku sepong. Kelihatannya mereka sudah bosan dengan Fenny, Ayu, Widya dan Lisa. Dengan keadaan terkapar terikat, tubuhku bergoyang mengikuti irama genjotan Herman, dan mulutku terus disumpal penisnya Satorman dan Andi.3403Please respect copyright.PENANAJDBO5rKGqr
3403Please respect copyright.PENANA9fPgktpQpg
Tak lama dari itu, kulihat pria yang tadinya beistirahat sudah mulai segar kembali dan antri dibelakang Satorman dan Andi. Mereka mengerumuniku, menjamahku, dan meremas-remas buah dadaku.3403Please respect copyright.PENANAlgGiPZ1e3v
Hanya Tono yang masih beristirahat sambil merokok, tapi penisnya tidak istirahat, ia masih meminta Widya untuk memainkan penisnya. Sedangkan Ayu, Fenny dan Lisa menyantap makanan dan minuman yang tersisa. Seperti halnya Tono, Herman pun menarik penisnya dari vaginaku dan berejakulasi di mulutku. Kini giliran Satorman yang mengambil posisi Herman.3403Please respect copyright.PENANAvYksQn80mW
3403Please respect copyright.PENANAuc2YccZzwA
Aku sudah capek, vaginaku pun sudah perih terasa. Tapi mereka seolah tidak mengerti, mungkin karena aku barang baru bagi mereka. Aku sudah tak mampu melihat sekitar, hanya merasakan genjotan para lelaki itu, dan muntah-muntah karena menelan peju mereka. Setelah Satorman, giliran Andi, seterusnya entah siapa lagi, aku sudah tak sadarkan diri karena kecapekan, yang jelas semuanya mendapatkan giliran.3403Please respect copyright.PENANALKiIkpnFoM
Ketika aku terbangun, ternyata pesta mereka belum usai, Fenny dikerumuni Syamsul, Andi, dan Tono, sedangkan Ayu menyepong Satorman sambil didoggie oleh Mamat, gadis lainnya si Widya dan Lisa sedang dinikmati pria lainnya, hanya bos Herman yang tidak kelihatan. Mungkin mereka selalu beristirahat sejenak sehingga stamina mereka begitu kuat dari malam hingga pagi hari.3403Please respect copyright.PENANA9rC3EpcuRD
3403Please respect copyright.PENANAHOH1E5uP4t
Aku tidak mau memperdulikan mereka lagi, dan berpura-pura tertidur agar tidak perlu capek lagi melayani mereka. Akhirnya siang, aku dibangunkan Fenny dan melepaskan ikatanku, aku pun segera bangkit untuk mandi. Mereka ternyata sudah mandi terlebih dahulu, hanya beberapa orang saja yang masih tiduran di lantai. "Habis mandi, siapin makanan ya ma... Bos Herman pergi jemput tamu...", pesan Fenny sebelum aku masuk ke kamar mandi.3403Please respect copyright.PENANAeRYtPJaPx1
3403Please respect copyright.PENANACEEv9oXsKW
"Huah... Capeknya...", desahku di dalam kamar mandi sambil diguyur air hangat dari shower, cukup segar merasakan air yang membasahi tubuhku. Setelah ini aku harus memasak, tidak tahu siapa yang dijemput oleh Herman.3403Please respect copyright.PENANA2iRaYRFnuN
3403Please respect copyright.PENANAO3TdoDI5mD
Jam sudah menunjukkan pukul 16:00, Herman yang ditemani Satorman belum kunjung pulang. Aku dan teman yang lain cukup khawatir, takut makanan yang ku siapkan tidak segar lagi. Tono dan beberapa pria berjaga dibawah, sedangkan para gadis masih santai bersamaku di ruang kumpul, karena tempat usaha kami terhitung baru, masih jarang konsumen yang singgah ke sini. "Fen, nanti makanannya dipanasin saja ya, mama capek banget nih", aku meminta Fenny untuk membantuku. "Oke ma, mama istirahat saja...", jawab Fenny.3403Please respect copyright.PENANAYQegvdTQWc
Aku pun masuk kamar dan langsung menghempaskan tubuhku ke ranjang. Capeknya hari ini, aku pasti akan nyenyak tidur di sore ini. Bagaimanapun pesta tadi malam sangat membekas dipikiranku, karena aku belum pernah mengalami pesta seks ramai-ramai begitu, apalagi bersama dengan Fenny anakku yang juga ikut berpesta.


