Aminah merupakan seorang wanita berusia 46 tahun dan memiliki 2 orang anak perempuan yang sama-sama telah menikah.
6623Please respect copyright.PENANApjG4kMiuos
Anak pertamanya bernama Arum (26 tahun) menikah dengan seorang laki-laki bernama Tio (27 Tahun), keduanya telah 6 tahun menikah dan dikaruniai seorang anak perempuan berusia 4 tahun.
6623Please respect copyright.PENANAAq5cTrAhI9
Sementara itu, Anak keduanya bernama Kasih (23 tahun) menikah dengan seorang pemuda bernama Rahul (21 tahun) beberapa bulan yang lalu. Saat ini keduanya tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka. Kasih tengah hamil dan usia kandungannya baru menginjak 3 bulan.
6623Please respect copyright.PENANAHVhxBmMHm1
Meskipun usianya sudah menginjak 46 tahun, Tubuh Aminah masih cukup segar dan menggoda bagi banyak laki-laki, baik laki-laki yang seumuran dengannya ataupun yang jauh lebih muda darinya.
6623Please respect copyright.PENANAyF5LlsLzsp
Aminah memiliki tubuh montok serta payudara yang berukuran cukup besar dan masih tergolong padat untuk perempuan seusianya.
6623Please respect copyright.PENANAKkKd8gX8UR
Sementara itu, Suaminya Iwan (50 tahun) sudah sakit-sakitan dan sepanjang harinya ia hanya berbaring di atas tempat tidur.
6623Please respect copyright.PENANAC7eAZMgMTj
Aminah hanya tinggal bersama suaminya yang sudah sakit-sakitan, sedangkan kedua anaknya menetap di kota bersama keluarga kecilnya masing-masing.
6623Please respect copyright.PENANAdRG483uQMO
Suaminya yang sakit-sakitan, membuat Aminah mulai kesepian. Ia tak pernah lagi mendapat nafkah batin dari sang suami.
6623Please respect copyright.PENANAYBKXzsuPEK
Ada kalanya ia merasa sangat merindukan belaian dari seorang laki-laki. Sesuatu yang sudah lama tak ia dapatkan dari suaminya.
6623Please respect copyright.PENANAQLPe6h2EUn
6623Please respect copyright.PENANAUnOx8abPrN
6623Please respect copyright.PENANAd07MSGZ07M
*****
6623Please respect copyright.PENANA5J4gSN2KpN
Di suatu waktu, kedua anak Aminah pulang kampung untuk menghadiri pernikahan kerabat jauh mereka yang merupakan teman sekaligus sahabat Arum dan Kasih sejak kecil.
6623Please respect copyright.PENANApi074Xp4zQ
Tak hanya Arum dan Kasih, Tio dan Rahul juga ikut bersama mereka.
6623Please respect copyright.PENANA4OcTKF4ThC
Kedatangan anak, menantu dan cucunya tentu menjadi kabar bahagia bagi Aminah, Setidaknya itu menghilangkan kesunyian yang dialaminya.
6623Please respect copyright.PENANA2QLZE2Pi8R
*****
6623Please respect copyright.PENANAIRiYsDYRsx
2 malam sebelum pernikahan, Arum, kasih, Tio, Rahul, Serta anak Arum dan Tio berkunjung ke rumah kerabatnya. Sementara Aminah tetap tinggal di rumah untuk menjaga suaminya yang sakit-sakitan.
6623Please respect copyright.PENANAibRareH46a
Namun saat mereka tengah asik berbincang dengan kerabat-kerabat lainnya, Tiba-tiba hujan turun sangat deras. Hal itu memaksa Arum dan kasih untuk menginap.
6623Please respect copyright.PENANAYQohkPsVNX
Sedangkan Tio dan Rahul tetap pulang ditengah hujan lebat. Keduanya pulang menggunakan Motor serta Jas hujan yang menutupi tubuh keduanya.
6623Please respect copyright.PENANAvbwfQiXn1F
Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 Menit keduanya akhirnya di rumah mertua keduanya.
6623Please respect copyright.PENANAH1MFy9XXsq
Hujan yang turun sangat lebat membuat keduanya basah kuyup, Jas hujan yang mereka kenakan tak mampu melindungi tubuh keduanya dari air hujan.
6623Please respect copyright.PENANAaETt8ZyjTN
Setibanya di depan pintu, Rahul dan Tio yang sudah basah kuyup langsung mengetuk pintu, Namun tak mendapat respon dari dalam rumah.
6623Please respect copyright.PENANA2M6zzoRCCg
Hujan yang turun sangat lebat membuat Aminah yang tengah berbaring di samping suaminya tak mendengar suara ketukan pintu.
6623Please respect copyright.PENANA6bwUv9VrN4
Setelah beberapa saat, hujan mulai reda, Aminah akhirnya mulai mendengar suara ketukan pintu serta suara panggilan dari arah pintu.
6623Please respect copyright.PENANAZ5Rx3M6b2Q
Mendengar itu, Aminah pun langsung bangkit dan berjalan menuju pintu. Sesampainya di depan pintu, Ia langsung membukakan pintu.
6623Please respect copyright.PENANA0Y8alW7kPZ
"Kalian berdua? Yang lainnya mana? Tanya Aminah pada Rahul dan Tio yang sudah menggigil di depan pintu.
6623Please respect copyright.PENANAVFsV0OiYUT
"Mereka nginap di sana, bu!" Sahut Rahul yang sudah kedinginan.
6623Please respect copyright.PENANAiS5MhzYw8m
Melihat kedua menantunya kedinginan, Aminah langsung menyuruh keduanya masuk.
6623Please respect copyright.PENANAmmrqsuldfU
"Oh ya, kalian langsung masuk aja, langsung Mandi, Nanti ibu siapin teh Panas." Perintah Aminah pada kedua menantunya.
6623Please respect copyright.PENANAO6OQEXkNJG
Tio dan Rahul pun langsung masuk ke dalam rumah dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
6623Please respect copyright.PENANATci4k43qXE
Setelah selesai mandi, Tio dan Rahul kembali ke ruang tamu, tempat dimana Aminah tengah menunggu keduanya di atas sofa.
6623Please respect copyright.PENANAv1EJIWA2Ke
Aminah pun langsung meminta keduanya duduk di atas sofa dan meminum teh hangat yang telah dipersiapkannya.
6623Please respect copyright.PENANAz9F5nVxSIx
"Ini, ibu sudah siapin teh buat kalian, silahkan kalian minum dulu!" Perintah Aminah.
6623Please respect copyright.PENANAcMOFOXQrAg
Mendengar itu, Tio dan Rahul lalu duduk di atas sofa tepat di hadapan ibu mertuanya.
6623Please respect copyright.PENANAgipHWQheF9
Saat itu Tio menggunakan baju kaos yang agak ketat sehingga menampilkan tubuhnya yang kekar dan berotot. Sementara Rahul memiliki tubuh yang agak kurus.
6623Please respect copyright.PENANAnnHYrULgjx
Kedua nya langsung meminum teh yang telah dipersiapkan oleh Aminah.
6623Please respect copyright.PENANAvLMlUKdTPr
Tak lama setelah itu, Aminah berpamitan untuk kembali ke kamar.
6623Please respect copyright.PENANAraGUwItoQI
"Kalian lanjut aja ya, ibu mau ke kamar dulu" ujar Aminah berpamitan, lalu segera melangkahkan kakinya menuju kamar.
6623Please respect copyright.PENANA3nf8zefZsS
Sesampainya di dalam kamar, Aminah langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur tepat di samping suaminya yang tengah tertidur.
6623Please respect copyright.PENANAfvMYnXnLTu
Saat tengah berbaring di atas tempat tidur, Rasa kesepian kembali menghantui Aminah yang sudah lama tidak mendapat belaian laki-laki.
6623Please respect copyright.PENANAOFxKfAd8TN
Hasratnya saat itu benar-benar memuncak, ia sangat menginginkan belaian kasih sayang, hingga akhirnya ia teringat dengan 2 menantunya yang tengah berada di ruang tamu.
6623Please respect copyright.PENANAPqMQcISehm
Aminah yang sudah tidak mampu lagi menahan hasratnya akhirnya memutuskan untuk kembali ke ruang tamu. Saat itu ia hanya mengenakan daster lusuh yang menutupi tubuh montoknya.
6623Please respect copyright.PENANA1rO2v92oNJ
Setibanya di ruang tamu, Aminah langsung menghampiri Tio dan Rahul dan duduk di antara kedua menantunya itu.
6623Please respect copyright.PENANAJf8f0eTGi9
"Ibu kenapa balik lagi? Ibu gak jadi tidur?" Tanya Tio keheranan.
6623Please respect copyright.PENANASxftrjyBQy
"Kalian tahu kan, bapak sudah lama sakit-sakitan. Sebagai perempuan normal, ibu butuh nafkah batin layaknya prempuan pada umumnya dan bapak Arum dan kasih udah gak bisa ngasih itu buat ibu. Kalian berdua bisa bantu ibu." Tanpa berbasa-basi, Aminah langsung menyampaikan keinginannya kepada kedua menantunya, kedua tangannya kemudian meraba paha kedua menantunya yang hanya mengenakan celana pendek berbahan tipis.
6623Please respect copyright.PENANA12w76hp0If
"Tapi, bu!" Celetuk Tio yang masih agak ragu-ragu dan menahan tangan sang ibu mertua.
6623Please respect copyright.PENANANQoMM4P2yD
Berbanding terbalik dengan Tio, Rahul yang duduk di samping kiri Aminah langsung menjilati leher mulus sang ibu mertua yang terpampang di hadapannya, tangan kirinya kemudian meremas bongkahan payudara sang ibu mertua yang masih tertutup daster dan bra yang dikenakannya.
6623Please respect copyright.PENANAKoKilJigei
Mendapat respon positif dari sebelah kiri, Aminah langsung menoleh ke arah kiri, rintihan mulai keluar dari mulutnya merespon rangsangan yang diberikan oleh Rahul.
6623Please respect copyright.PENANAO8A9AZMD4n
"Ouhhh... Emhhh... Aghhh... Ohhh... Shhh... Aghhh..." Rintihan mulai keluar dari mulut Aminah menikmati permainan Rahul. Sementara tangannya masih terus meraba paha sang menantu.
6623Please respect copyright.PENANADe15zIomoV
Sementara Tio masih terdiam, tidak menyangka dengan apa yang tengah terjadi di hadapannya.
6623Please respect copyright.PENANA2ddSRWcNOT
Tak lama setelah itu, Rahul mengakhiri Jilatan pada leher Ririn. Kemudian mulutnya langsung menyosor bibir Aminah yang tepat berada di hadapannya, tangan kanannya mencengkram kepala Aminah, Sementara tangan kirinya masih terus meremas bongkahan payudara sang ibu mertua.
6623Please respect copyright.PENANA3bt6BvrlJI
Aminah pun langsung membalas lumatan Rahul dengan sangat bernafsu, kedua insan yang tengah dilanda birahi itu kini saling melumat dengan sangat bernafsu.
6623Please respect copyright.PENANAFS7vTvqOLv
Pemandangan yang berada di hadapannya, Membuat Birahi Tio mulai memuncak, kontolnya yang berukuran cukup besar, sudah mulai mengeras.
6623Please respect copyright.PENANAqrLYU8QW6n
Tak tahan menahan hasratnya yang sudah memuncak, Tio langsung menjilati leher Aminah, sementara tangannya langsung melepaskan pegangan pada tangan Aminah, kemudian bergerak menuju bongkahan payudara sang ibu tiri.
6623Please respect copyright.PENANAkunIPSv1LB
================
BACA CERITA LENGKAPNYA DISINI 👇
https://victie.com/novels/ibu-mertua-kesepian-dan-2-menantu
ns216.73.216.253da2


