3827Please respect copyright.PENANAQGm2Vmmodt
Bab 2: Jebakan yang Tak Terelakkan
3827Please respect copyright.PENANASL0uR8KEhJ
Rista melangkah keluar dari ruang klub kosong itu dengan kaki gemetar, tubuhnya masih merasakan getaran dari sentuhan Aji yang tadi. Kontrak yang baru saja ditandatanganinya terasa seperti belenggu tak terlihat, mengikatnya pada nasib yang tak pernah dibayangkannya. Malam itu, di apartemen kecilnya di pinggiran Bandung, Rista duduk di tepi tempat tidur, menatap cermin dengan mata merah karena tangis. Tubuh montoknya, yang biasanya membuatnya percaya diri saat mengajar, sekarang terasa seperti kutukan. Kulit putih mulusnya masih merinding mengingat jari Aji yang menyusuri payudaranya, mencubit puting cokelatnya hingga terasa sakit nikmat. "Kenapa aku bereaksi seperti itu?" gumamnya pada dirinya sendiri, tangan menyentuh chastity belt yang dingin dan mengunci di antara pahanya. Logam itu menekan vagina dan analnya, mencegah sentuhan apa pun, tapi justru membuat hasrat sisa dari video memalukan tadi semakin membara.
3827Please respect copyright.PENANAthbkNxS4mX
Dia mencoba tidur, tapi mimpi basah datang bertubi-tubi. Dalam mimpi, Aji mendominasinya, tangannya mengikat pergelangan Rista, bisikannya penuh perintah: "Lo budak gue sekarang, Bu. Bilang mau kontol gue di vagina lo." Rista terbangun berkeringat, napas memburu, detak jantung kencang seperti drum perang. "Ini gila... aku polos, kenapa tubuhku pengkhianat?" bisiknya, mencoba menyentuh diri sendiri tapi chastity belt menghalangi. "Klik... klik..." suara logam bergesek saat dia bergeser, mengingatkan pada penjara seksual yang dipasang Aji. Malam itu panjang, penuh gelisah, dan Rista tak tahu bahwa besok adalah awal dari neraka kenikmatan yang akan mengubahnya selamanya.
3827Please respect copyright.PENANAH8lkohghAK
Pagi harinya, matahari Bandung yang cerah seolah mengejek kegelapan hati Rista. Dia berdandan seperti biasa: blus putih yang menutupi payudara montoknya, rok panjang hitam yang menyembunyikan chastity belt di bawahnya. Setiap langkah ke sekolah membuat gesekan halus dari belt itu, "Bzz... bzz..." vibrator built-in nyala pelan, membuat vaginanya basah sedikit. "Ahh... tolong, matiin ini," gumamnya dalam hati, tapi Aji yang pegang remote. Di gerbang sekolah, dia bertemu Riyan, guru olahraga yang selalu ramah—atau terlalu ramah. Riyan, dengan tubuh berototnya yang terlihat di balik kaos olahraga ketat, senyum menawannya menyapa. "Pagi, Bu Rista. Kamu terlihat... berbeda hari ini. Lebih glowing, atau mungkin lelah?" tanyanya, mata playboynya melirik lekuk tubuh Rista, seolah bisa merasakan rahasia di balik pakaiannya.
3827Please respect copyright.PENANA8gwwbi5rnR
Rista tersenyum paksa, napasnya agak pendek karena gesekan belt. "Pagi, Pak Riyan. Biasa saja kok, mungkin kurang tidur." Dia buru-buru pergi, tapi Riyan pegang lengan lembutnya sebentar. "Kalau butuh curhat, aku ada ya. Aku pandai dengerin... dan lebih dari itu." Godanya membuat Rista merinding, kristoris di vaginanya berdenyut pelan. "Terima kasih, Pak," jawabnya, lari ke ruang guru.
3827Please respect copyright.PENANAcVktebOTiE
Di sana, Aji sudah menunggu, menyusup masuk entah bagaimana—pengaruh ayahnya membuatnya bebas keluar masuk. "Pagi, budak. Ikut gue ke ruang kosong sekarang," perintahnya dingin. Rista taati, hati berdegup kencang. Di ruang kecil di belakang perpustakaan, Aji kunci pintu. "Hari pertama mulai. Lepas pakaian lo, gue mau oles obat perangsang dosis tinggi ke area sensitif lo."
3827Please respect copyright.PENANAphHtcSZmi2
Rista gemetar, tapi ingat video. Dia lepas blus perlahan, bra putih terlihat, payudaranya naik turun dengan napas. "Tolong, Tuan... jangan kasar." Aji tertawa, tangan menyentuh puting kirinya. "Pinch... ahh!" desah Rista saat dicubit. "Lo suka ya? puting lo keras banget." Dia lepas bra, oles cairan panas ke puting keduanya. Sensasi langsung datang: panas membara, seperti api yang menyala di payudara. "Ohh... panas... ahh!" desah Rista, tubuh bergoyang.
3827Please respect copyright.PENANAUnycm7NJzF
Lalu, Aji tarik rok dan celana dalamnya. vagina Rista sudah basah karena belt semalaman. "Bagus, vagina lo siap. Oles di kristoris dan dalam." Jarinya menyentuh kristoris, oles cairan, "Rub... rub..." suara gesekan halus. Rista mengerang, "Ahh! Tuan... itu sensitif banget... mmm ya..." Hasrat naik cepat, vagina basah kuyup. Aji lanjut ke anal, oles di sekitar, membuat sensasi penuh. "Dan pakai chastity belt lagi. Menahan hasrat dari pagi sampai sore. Jangan masturbasi atau orgasme, atau hukuman tambah."
3827Please respect copyright.PENANAECKYusUj4r
"Klik!" suara kunci belt. Rista rasakan vibrator di vagina dan anal, tapi mati untuk sekarang. "Ya, Tuan... aku akan tahan," bisiknya, meski tubuh sudah panas seperti demam. Aji bisik di telinga, "Lo budak sex gue. Bayangin seharian, vagina lo basah, kristoris berdenyut, tapi nggak bisa sentuh. Sore, gue dan teman gangbang lo. Nikmati siksaan ini."
3827Please respect copyright.PENANAHZTLhf7iA0
Rista kembali ke kelas dengan tubuh bergetar. Mengajar seni hari itu seperti mimpi buruk. Setiap gerak saat menggambar di papan, belt gesek, "Bzz... bzz..." vibrator nyala remote dari Aji yang duduk di belakang kelas. "Ahh..." desah pelan Rista, pura-pura batuk. Siswa curiga, "Bu, kenapa wajahnya merah? Sakit?" tanya satu siswi. Rista geleng, "Nggak apa-apa, lanjutkan gambar kalian." Tapi dalam hati, "Tolong... hasrat ini gila. vagina gue basah, pengen disentuh..."
3827Please respect copyright.PENANAJ6lzBLqBwJ
Siang hari, efek obat memuncak. Di ruang guru, Rista duduk sendirian, tangan tekan perut untuk tahan. "Mmm... oh ya... jangan cum..." gumamnya, tapi kristoris berdenyut kuat, seperti detak jantung kedua. Riyan masuk, lihat Rista gelisah. "Bu, kamu baik-baik saja? Kelihatan... horny gitu." Godanya langsung, tangan menyentuh bahu Rista. Sentuhan itu seperti listrik, membuat Rista desah pelan, "Ahh... Pak, jangan sentuh... aku... panas."
3827Please respect copyright.PENANACiFrkYwAj7
Riyan tersenyum licik, insting playboynya nyala. "Panas? Biar aku bantu dinginkan." Dia dekatkan wajah, cium leher Rista pelan, "Mwah... lo wangi, Bu. Mau aku pijat?" Tapi Rista tolak, meski hasrat naik. "Tidak, Pak! Ini nggak pantas." Dia lari ke toilet, kunci pintu, coba lepas belt tapi gagal. "Ahh... tolong... aku mau cum... jari gue pengen di vagina..." desahnya, tangan tekan belt, "Press... press..." tapi sia-sia. Air mata mengalir, campur keringat. "Ini siksaan... tapi kenapa enak juga?"
3827Please respect copyright.PENANArexxIgo9gU
Sepanjang siang, Aji kirim pesan: "Menahan ya, budak. Bayangin kontol gue 24 cm nanti di vagina lo." Pesan itu buat Rista lebih horni, imajinasi liar: Aji dominasi, ikat tangan, tampar bokong. "Plak... plak..." bayang suara itu membuatnya mengerang pelan di kelas kosong.
3827Please respect copyright.PENANAemtD8mcsY0
Akhirnya, bel pulang berbunyi. Aji tarik Rista ke ruang olahraga kosong, di mana cahaya senja menyinari matras gym. Di sana, 5 teman sekelas Aji menunggu: semua laki-laki 18 tahun, tubuh atletis, mata penuh nafsu. Termasuk Roy, sahabat Aji yang jenius obat, dengan senyum licik dan tas penuh alat BDSM. "Ini budak gue, guys," kata Aji bangga. "Hari pertama gangbang. Lepas belt-nya dulu."
3827Please respect copyright.PENANAUeyZOPDi5J
Rista gemetar di tengah lingkaran mereka. "Tolong... jangan. Aku polos, belum pernah..." bisiknya, tapi Aji lepas kunci belt. "Klik!" suara terbuka, vagina Rista basah mengkilap, cairan menetes ke paha. "Lihat, dia horni banget. Mulai dengan enema, Roy. Bersihkan anal-nya biar siap double penetration."
3827Please respect copyright.PENANArvPtsqsQH6
Roy siapkan enema, selang transparan dengan cairan hangat. Rista diikat tangan ke tiang gym, posisi doggy. "Bend over, budak," perintah Aji. Rista taati, bokong montoknya terpapar. Roy masukkan selang ke anal, "Push... squish..." cairan mengalir pelan. Rista mengerang, "Ahh! Penuh... oh ya... hangat di dalam..." Perutnya kembung, sensasi membersihkan membuat anal berdenyut. "Squish... squish..." suara cairan, lalu keluar, "Plop! Plop!" membersihkan sempurna. "Bagus, anal lo siap disiksa," kata Roy, tampar bokong Rista. "Plak! Plak!" suara tamparan keras, kulit memerah.
3827Please respect copyright.PENANA4RnGkBsUez
Foreplay intens dimulai. Aji mulai dirty talk: "Lo budak sex sekarang. Bilang, 'Tolong siksa vagina dan anal gue, Tuan-tuan.'" Rista, hasrat tinggi setelah seharian menahan, bisik, "Tolong... siksa vagina dan anal gue, Tuan-tuan. Aku mau kontol kalian semua."
3827Please respect copyright.PENANALfK98Pz96h
Teman pertama, namanya Budi, cium leher Rista, "Mwah... mwah..." lalu hisap puting kirinya. "Suck... slurp..." suara hisapan, Rista desah, "Ahh! Ya... hisap lebih kuat... pinch puting gue!" Yang lain, Andi, jilat kristoris, lidah berputar, "Lick... lick..." sensasi basah. "Ohh... enak... jilat vagina gue... mmm!"
3827Please respect copyright.PENANA6Xvx7VwyYh
Aji ambil dildo ganda dari tas Roy: satu untuk vagina, satu untuk anal, dengan vibrator. "Ini buat edging. Masuk pelan, tapi stop sebelum cum." Dia masukkan dildo ke vagina, "Thrust... thrust..." suara gesekan basah. Rista mengerang keras, "Aaaahhh! Besar... dalam... ya Tuan!" Vibrator nyala, "Bzz... bzz..." membuatnya hampir orgasme. "Jangan cum! Menahan!" perintah Aji, tarik keluar tepat waktu. Rista memohon, "Tolong... biarkan aku cum... aku budak kalian!"
3827Please respect copyright.PENANAKkviL47vJ6
Variasi dialog seksual: Roy tambah, "Lo suka disiksa ya, Bu? Bilang, 'Aku pelacur sekolah, ngentot aku keras!'" Rista, hilang kendali, ulang, "Aku pelacur sekolah... ngentot aku keras! Tampar bokong gue lagi!" Plak! Plak! Suara tamparan dari teman lain, membuat bokong merah berbekas.
3827Please respect copyright.PENANA3LiliHvALZ
Gangbang utama mulai. Aji pertama, kontol 24 cm-nya tekan vagina Rista. "Push... ahh!" desah Rista saat masuk pelan. "Besar banget, Tuan... rasanya penuh... thrust lebih cepat!" Aji gerak ganas, "Thrust! Thrust!" suara benturan. "Plak! Plak!" tampar bokong sambil bilang, "Lo vagina ketat, budak. Suka kontol gue ya? Desah nama gue!"
3827Please respect copyright.PENANAfivsi13GUA
"Ahh! Ya Aji... Tuan... ngentot lebih dalam! Aku mau cum... aaaahhh!" Orgasme pertama datang, suara squirt kuat, "Pssh! Pssh!" cairan menyemprot ke matras. Tubuh Rista gemetar, tapi mereka tak berhenti.
3827Please respect copyright.PENANAcZAQ4OVL5f
Roy ikut, masukkan kontol ke anal. Double penetration: Aji di vagina, Roy di anal. "Thrust... thrust..." suara ganda. Rista berteriak kenikmatan, "Aaaahhh! Penuh di depan belakang... ya... siksa aku! Cum lagi... oh ya!" Dialog variasi: "Lo anal enak, Bu. Ketat banget, pengen cum di dalam," kata Roy. "Ya... cum di anal gue... isi aku!" balas Rista.
3827Please respect copyright.PENANA74hEEgRgH5
Teman ketiga, Cakra, ambil mulut: "Suck kontol gue, budak." Rista hisap, "Slurp... slurp..." suara basah, sambil tangan lain spanking payudara, "Slap! Slap!" puting memerah.
3827Please respect copyright.PENANADa4KBKbGyd
Posisi berganti: missionary, Aji di bawah, Rista naik, cowgirl. "Ride gue, budak!" perintah Aji. Rista gerak naik turun, "Up... down... ahh!" suara benturan. Orgasme kedua, "Aaaahhh! Squirt lagi... pssh!"
3827Please respect copyright.PENANAYLenX1amiA
Teman keempat dan kelima ikut, satu di tangan, satu tampar. "Handjob gue, Bu!" kata satu. Rista pompa, "Stroke... stroke..." sambil desah.
3827Please respect copyright.PENANA6Zbyr13pvz
Misi BDSM tambah: Aji ikat tangan Rista dengan tali, blindfold mata. "Sekarang lo nggak tahu siapa yang ngentot." Sensasi buta membuat hasrat naik. kontol masuk silih berganti, "Thrust! Plak! Ahh!"
3827Please respect copyright.PENANAIbrg0CzILx
Cum finale: satu per satu cum. Aji cum di vagina, "Cum... aaaahhh!" panas mengisi. Roy di anal, "Isi lo, budak!" Lainnya di wajah, payudara. "Splash... splash!" suara cum. Rista orgasme berulang, suara "Aaaahhh! Ya... lebih banyak!"
3827Please respect copyright.PENANAMyvla7TkNn
Setelah satu jam setengah, Rista lemas di matras, tubuh penuh cum, bekas tamparan, tapi emosi campur: malu, sakit, tapi puas mendalam. "Kenapa... aku ketagihan?" bisiknya.
3827Please respect copyright.PENANArWsgvnG9QQ
Aji: "Ini baru hari pertama. Besok, gue suntik silikon di payudara lo, buat lebih besar. Dan gangbang dengan 7 orang."
3827Please respect copyright.PENANAa9jpFJyWWC
Rista pulang, mandi, tapi rindu siksaan itu. Perubahan polosnya menjadi budak sex mulai nyata.
3827Please respect copyright.PENANA7rQ90OIqmd


