Ayu Pramesti Ningrum (24 tahun) dan Nino (26 tahun) merupakan sepasang suami Istri yang telah setahun menikah dan sehari-harinya bekerja sebagai karyawan biasa di sebuah perusahaan.
475Please respect copyright.PENANANX72CFcBZi
Ayu... Begitulah wanita cantik itu di panggil. Seorang perempuan cantik, berkulit putih dengan tubuh seksi nan menggoda. Biasanya, wajah cantiknya tak lepas dari kacamata yang membuat tampilannya terlihat layaknya perempuan polos nan menggoda.
475Please respect copyright.PENANAnMgAIMCZGy
Ayu dan Nino bekerja di perusahaan yang sama. Meskipun telah menikah, keduanya tetap diizinkan bekerja di perusahaan tersebut.
475Please respect copyright.PENANAQGXeKlWv3H
Begitulah kebaikan Pak Santoso, sang pemilik perusahaan terhadap keduanya.
475Please respect copyright.PENANApu1N7f6MQX
Pak Santoso (59 Tahun), Seorang Bos yang terkenal mesum bagi karyawan-karyawan wanitanya, tak sedikit karyawan yang pernah digoda olehnya, tak terkecuali Ayu, baik sebelum maupun setelah ia menikah.
475Please respect copyright.PENANARWZqxTZw7s
Selain itu meskipun terkenal Mesum, Pak Santoso juga di kenal baik oleh para karyawannya. Tak hanya itu, ia juga terkenal setia. Meskipun sang istri telah lama sakit-sakitan, buktinya laki-laki tua itu tak pernah berencana untuk menikah lagi. Ia memilih untuk setia menemani dan merawat sang istri yang tengah sakit keras ketimbang mencari yang baru.
475Please respect copyright.PENANAC9aaOxhleh
******
475Please respect copyright.PENANAN8TlPqOP1R
Sifat mesum sang atasan, sebenarnya sudah membuat Ayu risih. Apalagi laki-laki tua itu terkadang berani mencolek pinggulnya, tanpa sepengetahuan karyawan lain ataupun suaminya.
475Please respect copyright.PENANAVneqEPEQ3m
Sudah pernah terfikir olehnya untuk memberi tahu sang suami, Namun ia tak sanggup membayangkan bagaimana reaksi Sang Suami mendengar penjelasannya.
475Please respect copyright.PENANAIZe3Mdqij3
Pernah juga ia berfikir untuk berhenti bekerja, Namun situasi keuangan yang belum stabil semenjak pernikahan, memaksa Ayu untuk tetap bekerja di perusahaan milik Pak Santoso.
475Please respect copyright.PENANAnRwDIxYNyS
Lembur.....
475Please respect copyright.PENANAlj24NFfS0h
Siang itu, Saat tengah makan siang bersama sang suami, Tiba-tiba Hp Ayu yang terletak di atas meja berdering. Rupanya itu adalah sebuah pesan dari Pak Santoso yang memintanya untuk lembur.
475Please respect copyright.PENANAX1vA4PlT6w
Melihat itu, Ayu pun langsung meminta izin kepada sang suami.
475Please respect copyright.PENANAd8qPtJL5WS
"Sayang, Nanti sore kamu pulang duluan ya, aku harus lembur!" Ujar Ayu sambil memegangi tangan Nino.
475Please respect copyright.PENANA4jdhJ8b0tz
Nino pun tak banyak berbasa-basi dan langsung memberinya izin.
475Please respect copyright.PENANAc2OSwWwbM3
"Ya udah sayang, hati-hati ya! Semangat!!!" Sahutnya sambil terus menyendok makanan di meja.
475Please respect copyright.PENANAW3APjRYV7K
Sore harinya...
475Please respect copyright.PENANAvdSCivNqiL
Saat Jam sudah menunjukkan pukul 17.00 Wib, Para karyawan satu-persatu mulai meninggalkan kantor, tak terkecuali Nino yang mulai meninggalkan kantor.
475Please respect copyright.PENANAJfG9txDiHg
Disaat semua karyawan satu-persatu mulai meninggalkan kantor, Sedangkan Ayu masih sibuk dengan laptop di mejanya.
475Please respect copyright.PENANAhMbaevGvcp
"Lembur, Yu?" Sapa Sarah, salah seorang karyawan senior yang tengah asik membereskan meja kerjanya.
475Please respect copyright.PENANAQrWK0x3ycR
"Eh, Iya Mbak!" Sahut Ayu yang sedikit terkejut dengan sapaan dari seniornya itu.
475Please respect copyright.PENANAOpRWEwhx8V
"Duluan, Yu!" Lanjut Sarah, lalu mulai melangkahkan kakinya meninggalkan kantor.
475Please respect copyright.PENANAgOGstAMIeo
Setelah kepergian Sarah, kini ruangan kerja Ayu tampak Sepi. Hanya lampu di Meja kerjanya yang masih menyala. Serta di kejauhan, tampak lampu di ruangan Pak Santoso yang masih menyala.
475Please respect copyright.PENANAHAPVVS49PX
Meskipun begitu, Ayu memutuskan untuk tetap fokus pada pekerjaannya.
475Please respect copyright.PENANAevMcrG2Aqp
Hingga akhirnya, Setelah setengah jam berlalu, Tiba-tiba telepon di Mejanya Berdering. Mendengar itu Ayu pun langsung menjawab telepon tersebut.
475Please respect copyright.PENANA7D85tjMKzH
"Saya, tunggu di ruangan Saya!" Begitulah bunyi perintah dari seorang laki-laki tua di telfon dengan suara beratnya. Meskipun Pak Santoso dikenal sebagai seorang yang baik, tapi tetap saja suara beratnya terdengar begitu menakutkan.
475Please respect copyright.PENANAsas5h0Cckk
Ayu yang mendapat perintah dari Pak Santoso pun langsung bangkit dari tempat duduknya.
475Please respect copyright.PENANAv5yOZsE3rh
Dengan setelan Blazer hitam serta dalaman ketat berwarna putih, Serta Rok Hitam selutut, lengkap dengan stocking hitam transparan yang dikenakannya, tak lupa juga dengan kacamata yang selalu melengkapi penampilannya, Ayu perlahan mulai melangkahkan kakinya menuju ruangan Pak Santoso.
475Please respect copyright.PENANAdjpmZNfCZq
Suasana kantor yang sepi, ditambah dengan suara Pak Santoso yang terdengar menakutkan membuat langkah kakinya terasa berat.
475Please respect copyright.PENANACq8g69CN5u
Namun setelah berjalan cukup lama, Ayu pun akhirnya tiba di depan pintu. Ia pun langsung mengetuk pintu.
475Please respect copyright.PENANAhC6JtZd6wl
"Tok... Tok... Tok..."
475Please respect copyright.PENANAEKzJbgmU2e
Pak Santoso yang mendengar suara ketukan pintu, langsung memintanya masuk.
475Please respect copyright.PENANA1aYCALSHQ9
"Masuk, Yu!" Teriaknya dari dalam ruangan.
475Please respect copyright.PENANAt2aHqKOZmj
Ayu yang mendengar itu langsung membuka pintu dan langsung masuk ke dalam ruangan.
475Please respect copyright.PENANAEpgP8ctyuy
Di dalam ruangan, Pak Santoso tengah duduk di atas Sofa dan tengah asik mengotak-atik laptop yang terdapat di atas meja.
475Please respect copyright.PENANA9t6gMVmCNR
"Duduk, Yu!" Perintah laki-laki tua yang masih terus fokus pada laptopnya itu.
475Please respect copyright.PENANAg22nmYGvwv
Ayu yang mendengar itu, langsung duduk di Sofa yang berada di sisi sebelah kiri Pak Santoso.
475Please respect copyright.PENANAgnarGITvrK
"Ada perlu apa ya, Pak? Tanya Ayu yang mulai penasaran dengan alasan laki-laki tua itu memanggilnya ke ruangannya, sementara sang atasan masih terus fokus pada laptopnya.
475Please respect copyright.PENANAJKGUmDYQEp
"Gini Yu, ada yang mau saya bahas sama kamu!" Ujar Pak Santoso yang masih terus mengotak-atik laptopnya, seperti sedang mencari sesuatu. Kemudian tak lama setelah itu, Ia kemudian mendaratkan telapak tangan sebelah kirinya di atas paha mulus yang masih tertutup rok hitam selutut yang dikenakan Ayu.
475Please respect copyright.PENANAjhAn66ONdq
Ayu yang merasa mendapat perlakuan yang kurang pantas dari sang atasan langsung menepis tangan laki-laki tua itu dan langsung bangkit dari tempat duduknya.
475Please respect copyright.PENANA4JzcVgNPOb
Namun Pak Santoso dengan sigap langsung meraih tangannya dan menarik tangan mulus itu, hingga membuat Ayu terduduk di atas pahanya, kedua tangan laki-laki tua itu memegangi pinggang sang wanita polos.
475Please respect copyright.PENANABV6Xmk37Ql
"Maaf Pak, urusan kerjaan kita bahas besok aja, Di jam kerja!" Ujar Ayu Yang berusaha melepaskan diri.
475Please respect copyright.PENANADy8WnPl4X5
Namun, Pak Santoso tampaknya tidak berniat melepaskannya malam itu. Kedua tangannya justru semakin erat memegangi pinggang sang wanita berkacamata.
475Please respect copyright.PENANA6tZ9VmV8FK
"Yu, Semenjak menikah, kinerja kamu benar-benar menurun! Dengan kinerja kamu yang seperti itu, sulit bagi saya untuk mempertahankan kamu di perusahaan ini!" Ujar Pak Santoso dengan kedua tangannya yang terus memegangi pinggang Ayu.
475Please respect copyright.PENANAwgo0GVlMgY
"Saya pasti akan bekerja lebih baik lagi, Pak!" Sahut Ayu yang berusaha bangkit dan melepaskan diri dari cengkraman Pak Santoso.
475Please respect copyright.PENANAk0kXpbnu6y
Tak lama setelah itu, tangan kanan Pak Santoso kembali beralih menuju laptopnya dan kembali sibuk mengotak-atik laptopnya, sementara tangan kirinya melingkar di pinggang Ayu dan memeluknya dengan erat.
475Please respect copyright.PENANA9T2BzvV4La
"Itu baru kamu, belum lagi suami kamu yang korupsi dan banyak merugikan perusahaan selama 2 tahun terakhir." Celetuk Pak Santoso tiba-tiba sambil menunjukkan data kerugian yang telah ditimbulkan Nino selama 2 tahun terakhir.
475Please respect copyright.PENANAsA55Vabemb
"Pak, tolong jangan pecat kami Pak, kami baru menikah dan kami masih butuh uang untuk cicilan apartemen." Ujar Ayu memelas kepada laki-laki tua itu.
475Please respect copyright.PENANAa9AEtECtrX
"Hemm... Saya bisa saja bantu kamu, Yu! Asal kamu juga mau ngelakuin sesuatu buat saya." Sahut Pak Santoso lalu menutup laptop di mejanya.
475Please respect copyright.PENANAGdoAvqpmNc
Laki-laki tua itu kemudian mulai mengendus dan menjilati leher mulus Ayu yang terbuka, sementara tangan kanannya mulai meremas bongkahan payudara kenyal Ayu yang masih tertutup di dalam pakaian yang dikenakannya. Sementara tangan kirinya terus memeluk tubuh seksi Ayu.
475Please respect copyright.PENANAlRDE0JvTxR
Ayu yang tak sepenuhnya setuju dengan kemauan Pak Santoso, Terus meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan laki-laki tua itu.
475Please respect copyright.PENANA5JP66xUOwG
" Uhhh... Lepas Pak... Ahhh... Jangan!" Ujar Ayu sambil terus menepis tangan yang memeluk dan mencoba meremas bongkahan payudara kenyalnya.
475Please respect copyright.PENANA3iTCmQN4Mw
Alih-alih melepaskannya, Tangan kiri Pak Santoso justru semakin erat memeluk tubuh mulus Ayu. Tangan kanannya terus bermain di buah dada Ayu dan mulai memainkan puting payudaranya dari balik pakaian yang dikenakannya, sementara itu lidahnya terus menari-nari dan menjilati leher bagian belakang sang wanita berkacamata.
475Please respect copyright.PENANAQBJCTRPXBs
Sementara itu, Ayu terus meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan laki-laki tua itu.
475Please respect copyright.PENANAmU7ranOlwf
"Ihhh... Pak... Lepas Pak... Ohhhh... " Ujarnya sambil terus meronta berusaha melepaskan diri.
475Please respect copyright.PENANA8AAoKxBUdZ
Tak puas menjilati leher mulus Ayu, Pak Santoso kemudian mencoba memutar kepala Ayu mencoba mengajaknya untuk berciuman.
475Please respect copyright.PENANAijz9JvkBOt
Namun Ayu langsung memalingkan wajahnya sesaat setelah bibir keduanya bersentuhan. Ayu terus meronta berusaha menolak ciuman bibir dengan laki-laki tua itu.
475Please respect copyright.PENANAt5oDEWaODl
Sementara itu, Pak Santoso yang tampak sudah sangat bernafsu pun tak tinggal diam, Ia terus menggunakan tangannya menuntun wajah Ayu agar tetap menghadapnya, sehingga tetap memberinya kesempatan untuk melumat bibir seksi sang wanita berkacamata.
475Please respect copyright.PENANABgrBjlTb7h
Yap, dengan tenaganya yang lebih kuat, Pak Santoso berhasil membuat bibir keduanya beradu. Ia mulai menyosor dan terus melumat bibir seksi Ayu, Meskipun si wanita terus meronta berusaha melepaskan bibirnya dari bibir laki-laki tua itu.
475Please respect copyright.PENANAmCx8HrjNBG
Sama halnya dengan Ayu, Pak Santoso juga tak mau kalah, ia terus berusaha merapatkan bibirnya ke bibir sang wanita berkacamata yang terus meronta itu.
475Please respect copyright.PENANAh0t4D7d4h2
Ayu dan sang atasan terus bertarung selama beberapa saat. Namun, Tanpa disadari Ayu, laki-laki tua itu tak hanya mengincar bibirnya, kedua tangan Pak Santoso rupanya tengah berusaha melepas Blazer yang dikenakan Ayu. Dan dengan mudah, Ia berhasil melepas Blazer hitam yang dikenakan Ayu yang terlalu fokus pada bibirnya.
475Please respect copyright.PENANAe94IHEjyje
Setelah berhasil melepas Blazer yang dikenakan Ayu, Pak Santoso kemudian segera mendudukan tubuh Ayu di atas Sofa. Setelah itu, kedua tangannya dengan cepat menarik atasan yang masih menutupi bagian dada Ayu dari dalam roknya, hingga akhirnya laki-laki tua itu dapat melihat bongkahan payudara kenyal yang hanya ditutupi oleh Bra berwarna putih.
475Please respect copyright.PENANAjzeTpAi99i
Tak ingin berlama-lama lagi, Pak Santoso langsung mengeluarkan kedua gunung kembar itu dari sarangnya, kedua tangannya kemudian mencengkram bongkahan payudara kenyal itu dengan erat dan langsung disambut oleh mulutnya yang langsung menyosor puting payudaranya.
475Please respect copyright.PENANAP727ZL4QNu
Sementara itu, Ayu yang terduduk di atas Sofa pun tak tinggal diam, ia terus meronta-ronta, kedua tangannya berusaha menepis Kedua tangan yang tengah mencengkram payudaranya.
475Please respect copyright.PENANAjX2yKT8dws
"Pak... Stop Pak.... Aghhh... Ouhhh... Lepas Pak... Aghhh... Ouhhhh... Emhhh..." Ujar Ayu disertai rintihan merespon permainan Pak Santoso pada payudaranya.
475Please respect copyright.PENANAdiGbqGGNnP
Baca cerita lengkapnya disini 👇
https://victie.com/novels/istri-polos-digarap-pak-bos
ns216.73.216.208da2


