Festival Topeng di Kota Es Februari
Kota Es menggelar festival topeng setiap Februari. Anya, seorang pembuat topeng yang berbakat namun pemalu, membuat topeng yang menggambarkan emosi yang paling ia rasakan: kerinduan. Ia berharap, melalui topengnya, ia bisa menarik perhatian seorang pria misterius yang selalu ia lihat di festival itu.
Pria itu selalu mengenakan topeng burung gagak yang menutupi seluruh wajahnya. Anya tidak tahu siapa dia, tetapi ia selalu merasakan ketertarikan yang kuat kepadanya. Setiap tahun, ia berusaha untuk mendekatinya, tetapi selalu gagal.
Tahun ini, Anya memutuskan untuk lebih berani. Ia mengenakan topengnya dan mencari pria gagak itu di tengah keramaian festival. Ia menari, tertawa, dan mencoba untuk menarik perhatiannya.
Akhirnya, pria gagak itu mendekatinya. Mereka berdansa di bawah cahaya bulan. Anya merasakan kehangatan dan kedamaian di dekat pria itu. Ia merasa seperti sudah mengenal pria itu sejak lama.
Saat tengah malam tiba, mereka melepaskan topeng mereka. Anya terkejut melihat wajah pria gagak itu. Ia adalah seorang pria tua, yang selama ini bekerja sebagai penjual es krim di festival itu.
Pria itu tersenyum kepada Anya. Ia mengatakan bahwa ia selalu mengagumi Anya dari jauh. Ia terpesona dengan bakat dan kebaikan hatinya.
Anya dan pria itu saling jatuh cinta. Mereka belajar bahwa cinta bisa datang dari tempat yang tidak terduga, dan usia hanyalah angka.
ns216.73.217.22da2


