PART 2 : NIGHTLIFE OF PHANTASGLORIA229Please respect copyright.PENANA2RvS6HWDpK
229Please respect copyright.PENANAmUdLgSha7D
[Cop Adasmere] merupakan wilayah yang hidup dengan mata pencahariannya dengan alam. Merupakan komoditi besar untuk tomat, ubi, jagung, dan berbagai macam jamur yang bisa dimakan.229Please respect copyright.PENANArzm4rfnM8q
229Please respect copyright.PENANAEd51k49qnZ
Itu bila membicarakan mengenai hasil daratan. Ada lagi dari hasil perikanan. Utamanya adalah Prittle Fish dan Toberpoltent Prawn, yang mudah pengolahannya menjadi makanan dan lauk - pauk yang menyehatkan.229Please respect copyright.PENANAvMjDZpKr1O
229Please respect copyright.PENANA4LPtDglHnN
[Cop Adasmere] hidup dengan menghidupkan cara bersosial yang tradisional, mengedepankan bermasyarakat, bercengkarama bersama dalam memecahkan masalah bersama. Tipikal wilayah berkomunitas.229Please respect copyright.PENANAlfMSkOmp3p
229Please respect copyright.PENANAcRH0xFN4vW
Secara wilayah, [Cop Adasmere] terdiri dari Pemukiman Prittle, Toberpoltent, Kohl, dan Ambermory. Menjadi tangan kanan penggerak perekonomian di provinsi [Soulton], komunitas pedesaan [Cop Adasmere] bisa dibilang seharusnya bisa hidup sendiri dengan khas mata pencaharian mereka, tanpa iming - iming dari kota.229Please respect copyright.PENANAxAGkZu83lp
229Please respect copyright.PENANAV36RmPhO7i
Perdagangan yang sehat, musyawarah untuk permufakatan. Semua itu adalah sejarah yang indah, bagi wilayah itu. Hingga dalam tahun - tahun kini, kerukunan itu dibeli dengan doktrin kerajaan.229Please respect copyright.PENANANtQprPToqr
229Please respect copyright.PENANA0Oz5SKwm1X
Dulunya [Cop Adasmere] diisi dengan pemandangan alam mata pencaharian, sekarang menjadi wilayah kumuh yang dipetak - petak. Kompromi dan permusuhan kini menjadi keseharian sosial. 229Please respect copyright.PENANAtxZjRBWkdK
229Please respect copyright.PENANA8ao1hD6Lit
Dulu mendambakan kesederhanaan, sekarang berlomba - lomba ego mempamerkan kekayaan. Walaupun pada umumnya, mereka ini para orang miskin.229Please respect copyright.PENANAUvmmGPXh0G
229Please respect copyright.PENANAIQ5u1PLOhI
[Cop Adasmere] yang telah kumuh, juga masih meninggalkan jejak - jejak kewarasan bagi orang - orang yang masih mempertahankan idealisme kesederhanaan.229Please respect copyright.PENANAXQbjY7WbDx
229Please respect copyright.PENANAJLv79PHegQ
Namun di tengah - tengahnya, Phantasgloria Bar&Nightlife, adalah perbisnisan yang diawali oleh pelancong kota.229Please respect copyright.PENANA0wdXwmfiHe
229Please respect copyright.PENANApQtM9GewGo
Awal dari Bar sekaligus rumah bordil itu menjadi titik awal dan cara yang nyeleneh dengan niatan untuk mengembalikan [Cop Adasmere] ke posisi sebelumnya. 229Please respect copyright.PENANAHvU9yPeQ0M
229Please respect copyright.PENANA2Dhr0uKG0e
Dianggap nyeleneh karena rumah bordil sendiri adalah kebiasaan buruk orang - orang kota. Dan kini dibawa di pedesaan komunitas.229Please respect copyright.PENANAJOd8Ge3pcR
229Please respect copyright.PENANAifX1UGyavu
Walau faktanya tempat itu memang menjadi media penengah. Istilahnya dianggap sebagai solusi pada fase transisi, untuk [Cop Adasmere] kembali ke jati dirinya.229Please respect copyright.PENANAGrSYr3qBHI
229Please respect copyright.PENANAznoTps6WF6
Langkah awal yang diberikan adalah, Phantasgloria Bar&Nighlife mampu menjadi penggerak untuk komoditas hasil alam para penduduk baik perseorangan maupun petani dan peternak skala besar di [Cop Adasmere]. Phantasgloria Bar & Nightlife mampu memberikan harga yang setidaknya 15% lebih baik daripada pedagang - pedagang rakus perkotaan kepada petani maupun peternak. Bar itu mempunyai fondasi melingkar kokoh menyerupai lingkaran rol film opera, terdiri dari 2 lantai yang sangat dibedakan sesuai kasta sosial. 229Please respect copyright.PENANAs3gYpwwovg
229Please respect copyright.PENANAgMtp7CgWAZ
Pintu masuk lalu bar dan kantin terbuka dengan harga yang sangat terjangkau, ada di lantai pertama. Sedangkan lantai kedua adalah di mana tempat konseling bagi pria - pria yang patah hatinya, di sini pengawasan si pemilik sangat ketat mulai dari cek kesehatan hingga potensi penyakit menular ataupun generik turunan.229Please respect copyright.PENANAtlCc2GdFjj
229Please respect copyright.PENANAFMIeYcLBHb
Ya, disamping kotoran dengan nama rumah bordil, setidaknya Phantasgloria masih berupaya membawa [Cop Adasmere] menuju perubahan yang lebih baik.229Please respect copyright.PENANAlcTSYpSnAQ
229Please respect copyright.PENANAm8lIza2Fz6
Para pekerja di tempat ini semuanya perempuan. Dari ras manusia hingga hantu, asalkan mereka mau dan sanggup bekerja dengan mematuhi aturan.229Please respect copyright.PENANAfBetEw5kPE
229Please respect copyright.PENANAJDkGXCq06f
"Susu jahe dengan ekstrak buah zirconian berry." gadis banshee menaruh segelas cairan berwarna putih dengan sedikit hint biru gelap. Ia menyeka poni di dahinya, lalu menguncir rambut lurusnya dengan cepat memperlihatkan kedua bolanya yang hanya putih. "Mau saya tambahkan mint? Kebetulan kami punya stok yang harus dihabiskan dalam minggu ini."229Please respect copyright.PENANA1Sh9HtXLcN
229Please respect copyright.PENANAwKjBrYELLd
Suaranya halus dan sedikit menggema, sedangkan kulitnya pucat pasi ungu ke abu-abuan, ciri khas ras hantu, banshee. Hidungnya mancung, matanya terbenam dan terlihat dingin. Pipinya sedikit tembem dan bibirnya tipis dengan warna lipstik minimalis. 229Please respect copyright.PENANAj18YEvNl8Y
229Please respect copyright.PENANA98jvqrKTJq
"Tak perlu, terima kasih." pria pelanggan asik melipat dan memperhatikan isi koran, lalu memberikan selembar uang. Ia bahkan tak menengok ketika pesanan telah berada di hadapannya229Please respect copyright.PENANAwMZ24QAbBO
229Please respect copyright.PENANAA0Ft3MUXXg
"T-tapi, tuan? Ini lebih lagi,"229Please respect copyright.PENANAl5uskwuJRG
229Please respect copyright.PENANArJRssT9He0
"Ambil sisanya, taruh di saku." pria itu cuek saja, dan masih asik pada koran.229Please respect copyright.PENANATyYjKQ77oU
229Please respect copyright.PENANAAX4chtVmHe
229Please respect copyright.PENANA3dPTGXGFRH
229Please respect copyright.PENANAzf1xSeH5fa
Mukanya seperti mumi dililit perban. Mengenakan topi koboy dan mantel kulit senada dengan warna topinya, hitam legam. Suaranya cenderung kasar dan terdengar menyentak, walau kata - kata yang dilontarkan hanya sedikit.229Please respect copyright.PENANAowRwDjZdet
229Please respect copyright.PENANAi1FM49WoE2
Banshee itu terlihat selalu kuwalahan dan ketakutan dengan satu - satunya pelanggan itu. Pasalnya, selama di baru bekerja 3 bulan ini, hanya pelanggan itu yang mau memesan darinya. Normalnya, jarang sekali ada yang mempekerjakan ras hantu dalam bisnis umum, karena mereka menakutkan. 229Please respect copyright.PENANA6xOiOYQ0Rc
229Please respect copyright.PENANADHwtZV368O
Bisa dikatakan, Bar Phantasgloria melakukan uji coba. Dan barangkali berkat satu - satunya pelanggan itu, si banshee ini masih dipertahankan sebagai pelayan bar. Meski si banshee ini, juga satu - satunya ras hantu yang bekerja di model bisnis umum seperti Phantasgloria.229Please respect copyright.PENANAlo275RMJY0
229Please respect copyright.PENANA23sZ4lcuwD
"Tapi... ini lebih setengahnya.... Saya tak bisa mengambil lebih dari ini..." nadanya memelas.229Please respect copyright.PENANAasL8DY6jj8
229Please respect copyright.PENANAyrqW2Lr0Or
"Kau rewel sekali? Apa kata - kataku terlalu sulit?" si pelanggan mulai memuncak amarahnya, terlihat dari bunyi membalikkan halaman koran dengan kasar.229Please respect copyright.PENANAWq3CnIwDAQ
229Please respect copyright.PENANAZmQfroYar2
"T-tidak tuan. S-saya selalu berterima kasih. I-ini sudah yang ke-30 kalinya, saya tak bisa menerima itu atau saya akan merasa bersalah lagi sepanjang malam,"229Please respect copyright.PENANANFTXVUAWsM
229Please respect copyright.PENANAOuAtjqOkp4
"Tcih! kau wanita yang akhir - akhir ini membuatku darah tinggi!" ia melipat dan membanting koran di hadapan banshee. "Ya sudah, buatkan satu gelas lagi." 229Please respect copyright.PENANA2ST52ImuMy
229Please respect copyright.PENANAgVtruUhRKH
Si pelanggan itu lalu mengambil cerutu dan menyalakannya, menghembuskan asap di langit - langit.229Please respect copyright.PENANAawaBBRmWwQ
229Please respect copyright.PENANA8G5NDGrEB1
"B-baik, tunggu sebentar,"229Please respect copyright.PENANAnV874cZjaF
229Please respect copyright.PENANATcdrnvgCOh
Tidak lama dari 3 menit, minuman yang sama, susu jahe dengan ekstrak zirconic berry.229Please respect copyright.PENANAssRIDAniEv
229Please respect copyright.PENANA1gBHzQLRKd
"Baiklah, itu untukmu minumlah," perintah pelanggan itu dengan tegas.229Please respect copyright.PENANAZaipTkjD0T
229Please respect copyright.PENANA4WuusvDXbu
"E-eh!? T-tapi-"229Please respect copyright.PENANAvzSbfe7aMc
229Please respect copyright.PENANAecIv4Rd0wl
"Apa lagi!? Kau tak mau melakukannya meski aku yang bayar, hah!?"229Please respect copyright.PENANAk2YAek76DC
229Please respect copyright.PENANAIMt8a9MaaR
"Hwa-wa, b-baiklah!"229Please respect copyright.PENANAcrd8tlH915
229Please respect copyright.PENANAHLe1j2jhKg
Banshee itu semakin ketakutan dan tidak punya pilihan lain. Nyalinya semakin ciut dan langsung meneguk cepat.229Please respect copyright.PENANAXlJyhUps1v
229Please respect copyright.PENANATdxV0s1DxZ
"Hei, pelan - pelan, sialan!" si pelanggan itu lalu menyeruput gelas miliknya, sambil mengingatkan gadis Banshee itu agar tidak tersedak.229Please respect copyright.PENANAMpKV4CbSi8
229Please respect copyright.PENANAtvwaFszwb1
Si pelanggan yang terlihat seperti mumi itu memang selalu dari awal antara memberikan tip atau mentraktik bartender Banshee itu. Entah karena kasian atau alasan lain, meski nada bicaranya kasar, tapi perlakuannya baik. 229Please respect copyright.PENANAQeiByjbF44
229Please respect copyright.PENANA8kXJCAFrWr
"Dasar sudah kubilang, kau tidak perlu terlalu tegang, sialan," katanya sambil menatap pandang banshee itu dengan tajam. "Katakan, apa menu terbaik hari ini?"229Please respect copyright.PENANAB9FUGfdSd1
229Please respect copyright.PENANASz0bbO2oha
Merasa seperti dejavu, ini pertama kalinya banshee itu menolak sambil menutup matanya, ketakutan. "S-saya tidak mau bilang!" 229Please respect copyright.PENANAgTWupV6zdH
229Please respect copyright.PENANATvtJdw24qO
Ia tahu kalau nanti pasti ditraktir lagi, itu yang membuatnya merasa tidak enakan.229Please respect copyright.PENANAAlpvk9nXrK
229Please respect copyright.PENANAOWGm4lZzY8
"Dasar sialan!" si pelanggan itu menggebrak ringan mejanya.229Please respect copyright.PENANAbjwuX2mqhB
229Please respect copyright.PENANAslIO2QNxXR
Lalu tiba - tiba, satu wanita lain datang kepada si pelanggan yang nadanya kasar itu. Wanita kuncir hitam, kaca mata, serta pakaian formal rok selutut, menegaskan sekali bahwa dia bukan bartender, Carla.229Please respect copyright.PENANAWz8P5UU8Is
229Please respect copyright.PENANAFmXI2nS6fP
"Terima kasih atas kunjungan anda setahun ini, Tuan," Carla membungkuk. "Terima kasih selalu memperhatikan junior kami Porcelein. Dia memang satu - satunya ras hantu yang bekerja di sini,"229Please respect copyright.PENANAypdmdsS1xP
229Please respect copyright.PENANAu3P9MxeZRR
"Hm?" si pelanggan itu menoleh sesaat, "Dia lembek sekali, kau harus memberi tahunya!" 229Please respect copyright.PENANAH3cFVDsEaY
229Please respect copyright.PENANA7nNYYeaCcV
"M-maafkan aku!" banshee yang bernama Porcelein itu membungkuk sambil mengucapkan berkali - kali.229Please respect copyright.PENANAhYnAWonVPS
229Please respect copyright.PENANAUm7zV1iUCX
"Sudah kubilang kemarin jangan selalu meminta maaf, kan!?" Si pelanggan malah semakin mendidih melihat sikap itu. Carla tersenyum formal.229Please respect copyright.PENANAYoWuGOqJii
229Please respect copyright.PENANAPEuHr7GpkK
Tak lama berselang, si pelanggan memicingkan matanya. "Tcih, kenapa kau ke sini segala? Bikin sebal!"229Please respect copyright.PENANAd8mwWqXVkH
229Please respect copyright.PENANAQ26Rt1wweg
Carla tidak berbasa - basi dan langsung ke intinya. Carla lalu sedikit bimbang dengan dua tanda nama di sakunya. Ia lalu menyodorkan salah satunya.229Please respect copyright.PENANAQfq0D35iIS
229Please respect copyright.PENANAIzz3wVIdVB
Mengetahui nama pengenal itu, sempat sesaat mata si pelanggan membulat besar.229Please respect copyright.PENANAc3SJdsqC0H
229Please respect copyright.PENANAYOAPufmSSR
"Kami ingin membicarakan ini di ruang HQ,"229Please respect copyright.PENANAo2XLNV2dcL
229Please respect copyright.PENANA1NTmnxrnNE
Si pelanggan itu menghela nafas. Kemudian meneguk sampai habis susu jahe miliknya. Sebelum pergi, ia memberikan satu lembar uang lagi.229Please respect copyright.PENANAyDNFGSonAk
229Please respect copyright.PENANAQJQf9Cf25H
"Pesan Fritter fish dan sup bawang jamur." uang yang disodorkan kali ini pas. 229Please respect copyright.PENANADtrG4MCZ02
229Please respect copyright.PENANAQB3vvr0OhD
Porcelein kaget, "S-saya tak mau. Saya bawa bekal makan siang!"229Please respect copyright.PENANAkHnOZerK9L
229Please respect copyright.PENANATXn8UkvXrb
"Kau kepedean! Aku akan kelaparan setelah meeting!? Kau kira aku memberikannya kepadamu, sialan, hah!?"229Please respect copyright.PENANASJEAlHEKw2
229Please respect copyright.PENANAHKbrcWdsRs
"E-eh!? B-baiklah segera!" 229Please respect copyright.PENANAOUz8h3bpit
229Please respect copyright.PENANAglieLFuinx
Porcelein segera membawa pesanan itu di bagian dapur. Kedua mata pelanggan itu sempat mengecil melihat Porcelein yang panik dari belakang.229Please respect copyright.PENANAvLc9DWRpni
229Please respect copyright.PENANAGAbFrET3V3
"Kau sangat menyukai... Porcelein ya?"229Please respect copyright.PENANAE4KMQ2RRZj
229Please respect copyright.PENANAdb6vMc6l3Z
"Sialan, kau tak suka aku berbuat baik, haha!?"229Please respect copyright.PENANAsyuSZpRRZw
229Please respect copyright.PENANAJUfyIrAtvl
Carla dan pelanggan bernada kasar itu telah pergi. Setelah sekitar 20 menit, hidangan itu tiba. Dan tentu saja, setelah Porcelein menunggu sekitar 1 jam lebih sambil merapal sihir hangat setiap 15 menit, si pelanggan kasar itu tak kunjung balik.229Please respect copyright.PENANAZQJHNWqo7R
229Please respect copyright.PENANA7Lgq4bVjNj
Barulah setelah Carla datang memberitahu bahwa pesanan itu memang ditujukan pada Porcelein.229Please respect copyright.PENANAUE4DYAGuj0
229Please respect copyright.PENANAD42f052gRC
"Dasar... dia memang jahat..." ucap Porcelein dalam benaknya. Pada akhirnya, ia menghabiskan itu sebagai bekal makan tengah malam. 229Please respect copyright.PENANAGqbhuR5MYE
229Please respect copyright.PENANAlOqLNEkq1V
"Bagaimana dia tahu kalau aku tak bawa bekal makan siang?" pikirnya.229Please respect copyright.PENANAoir5nJ7Ngc
229Please respect copyright.PENANAFy9yjgdgl7
Dalam dua menit Porcelein mendapat jawabannya. Padahal ia selalu shift malam.229Please respect copyright.PENANA4ogfrNXniI
229Please respect copyright.PENANA3dJTmmcPxd
229Please respect copyright.PENANAJ2bG4buobR


