Masa dimana seks terasa serba malu-malu.
12502Please respect copyright.PENANAFE7mOx5M53
12502Please respect copyright.PENANAAGoEKlAsbd
Namun bedanya, di hadapan Dian bukanlah Loddy suaminya. Melainkan Udin, ojek kampung yang beberapa saat lalu sangat ia benci.
12502Please respect copyright.PENANAZCPawrvaHA
“Boleh ya Udin sayaaannggg….?”
12502Please respect copyright.PENANAtu2q5Q1P4d
12502Please respect copyright.PENANAEZslZbLtte
“Bentar-bentar… kamu mamanya Mitha khan…? Bukan pelacur kampung sebelah…?” ujar Udin sambil menjauhkan pinggangnya dari mulut Dian.
12502Please respect copyright.PENANAJtVOIwfbgB
12502Please respect copyright.PENANA94yum7U0l6
Sengaja mencegah Dian ketika ingin melahap kepala penisnya.
12502Please respect copyright.PENANArXdwOQ4Roc
“Kamprett.. Lagi-lagi Udin sialan ini membandingkanku dengan pelacur murahan…” sengit Dian dalam hati.
12502Please respect copyright.PENANAZuXu8418WN
“Namun masa bodoh-lah… yang jelas, aku pengen ngerasain kenikmatan orgasme lagi…”
12502Please respect copyright.PENANAyHXxbplfu8
“Iya, aku Dian, mamanya Mitha…” ujar Dian singkat.
12502Please respect copyright.PENANAnfztLzNMOD
12502Please respect copyright.PENANAt7Lcd16TOA
“Yakin… kamu tante Dian? ”
12502Please respect copyright.PENANAB7UkEKcBIg
“Iya…emangnya kenapa?”
12502Please respect copyright.PENANA371iSJp2Np
“Abisan…. Kok sekarang tingkah lakunya mirip pelacur?”
12502Please respect copyright.PENANAgx4Zz4u101
“Aku bukan pelacur… aku mamanya Mitha…”
12502Please respect copyright.PENANAiwADjmW5LL
12502Please respect copyright.PENANAlQMzhL5C86
“Ahh… kamu bukan mamanya Mitha… kamu pasti pelacur…” canda Udin lagi sambil kembali menjauhkan batang penisnya dari mulut Dian.
12502Please respect copyright.PENANAp88FNmIxBd
“Soalnya cuman pelacur yang mau nyepongin kontolku…”
12502Please respect copyright.PENANAII3d5IkoYs
“Udiinnn…..siniin…”
12502Please respect copyright.PENANAqzYmF2Gxct
“Ngaku dulu donk.. kamu pelacur apa bukan…? Kalo kamu bukan pelacur, kamu ga boleh nyepong kontolku…” goda udin lagi.
12502Please respect copyright.PENANAoW2H87BKqc
“Iyaaaa… Aku pelacur… aku bukan mamanya Mitha…” kata Dian.
12502Please respect copyright.PENANARz0fLUpZkN
“Sekarang.. kesiniin kontolmu…” tambah Dian sebelum akhirnya menerkam panjang Udin ke dalam mulutnya.
12502Please respect copyright.PENANAFMQZMbSfjg
12502Please respect copyright.PENANAqqtlhMuXkq
Lidah Dian segera berlari kesana-kemari, menjilati batang penis ojek kampung itu hingga benar-benar bersih dari lumuran sperma dan lendir vaginanya.
12502Please respect copyright.PENANAyzqPAPy7KR
12502Please respect copyright.PENANAQKHudZcHdn
Melumati kepala penis pacar putrinya sambil sesekali menyedot lubang kencing itu kuat-kuat hingga tak tersisa setetes sperma sedikit pun.
12502Please respect copyright.PENANAB0yEWL4zqT
Ini adalah seks oral pertama yang pernah ia lakukan. Bagi Dian, seks oral adalah persetubuhan yang jorok, kotor dan penuh kenajisan.
12502Please respect copyright.PENANAwHXJS0ew3v
12502Please respect copyright.PENANA2ZMjfeG3ND
Sudah berulangkali Loddy mengajak Dian untuk melakukan seks oral, tapi Dian tak pernah sekalipun mengabulkan ajakan suami tercintanya.
12502Please respect copyright.PENANAAW56eZeLYp
Namun anehnya, malam ini Dian begitu antusias untuk mencoba melakukan oral seks yang tak pernah ia sukai dengan orang yang sebelumnya ia benci.
12502Please respect copyright.PENANAcJvXgE3bsh
12502Please respect copyright.PENANAVfPEcL865d
Dian melakukan oral seks dengan Udin, ojek kampung bau yang memiliki batang penis ekstra besar.
12502Please respect copyright.PENANA1a4Wd6yctX
Kelanjutannya ada di link bawah ini
https://victie.com/novels/rezeki-tukang-ojek
ns216.73.217.22da2


