"Iya aku tahu, oh ya yang sopan Rama, itu ibumu kan?"
101Please respect copyright.PENANA440T1ngtvY
"Ya selalu begitu padahal aku ingin menganggap keluarga sebagai temanku juga, ternyata kalian sama tidak asiknya ya, ya sudah bye.." kata Rama yang pergi meninggalkan Afgan dan Tiara di dapur.
101Please respect copyright.PENANAPJZ3OmLR8x
"Hai mau kemana kau, bantu ibumu dulu nak?"
101Please respect copyright.PENANA8komgvvuUw
"Sudah kak biarkan saja, biar saya bantu."
101Please respect copyright.PENANAKz9qjoWgr2
"Terimakasih." kata Tiara.
101Please respect copyright.PENANAqHzMh5w6Vv
"Sama-sama kak."
101Please respect copyright.PENANAprlJEvAgjC
Di Meja Makan..
101Please respect copyright.PENANAPMDu26J6b1
"Alhamdulillah.." kata Afgan.
101Please respect copyright.PENANAODX4xvIbEa
"Kenyang.." sambung Rama.
101Please respect copyright.PENANAsLVx52EWki
"Oh iya Afgan ada yang ingin saya bicarakan dengan anda sebentar saja ini soal anak ini." pinta Arsya pada Afgan yang melirik ke arah anaknya (Rama).
101Please respect copyright.PENANA2FfonSkFIo
"Baik kak, siap." kata Afgan patuh.
101Please respect copyright.PENANAZECaJ67MHB
" Kira-kira papa akan membicarakan apa ya dengan paman ini? " tanya Rama dalam hati dengan curiga.
101Please respect copyright.PENANAx71HUDMhAa
"Ya sudah kalau begitu ikut denganku sekarang dan untukmu Rama.."
101Please respect copyright.PENANA7RwDbdkwgr
"Yes daddy, why?" tanya Rama.
101Please respect copyright.PENANA2vK8HN2Kq3
"Take on the dining table after putting it in the kitchen and you can just go to your room, the mother will take your grandmother to her room so you're on, let's come with me ..." jawab Arsya.
101Please respect copyright.PENANAmBFSLkoTHG
"Okay brother, spirit, Rama, bye.." kata Afgan.
101Please respect copyright.PENANAojGLugPBcc
Di Ruang Keluarga..
101Please respect copyright.PENANAgGL8X7fQ5x
"Saya ingin meminta tolong padamu ubah lah kebiasaan buruk Rama yang selalu melawan aku, papa nya." kata Arsya memohon pada Afgan.
101Please respect copyright.PENANAzvneodDGlA
"Maaf tuan bangunlah jangan begini, jangan bersujud padaku, aku akan membantu tuan merubah anak tuan." sambung Afgan.
101Please respect copyright.PENANAPaPYWBXd8o
"Benarkah itu Afgan?" tanya Arsya.
101Please respect copyright.PENANADqiwKgsBMZ
"Yes of course brother, I mean Mr. Arsya .." jawab Afgan.
101Please respect copyright.PENANA8KeRTnqFvh
"Thanks Afgan." kata Arsya.
101Please respect copyright.PENANAujj778yEwF
"You are welcome." sambung Afgan.
101Please respect copyright.PENANAw7t9cCwdfk
"Okay then I excuse me to go to the room first."
101Please respect copyright.PENANAXeGhez4MVO
"Okay.." seru Afgan.
101Please respect copyright.PENANAT5gmJYUyjx
Afgan pun kembali ke kamarnya, di perjalanan menuju ke kamarnya Afgan melihat ibu Nurmala sedang memandangi foto kecil Afgan.
101Please respect copyright.PENANA9t2ikOSGoO
Afgan menghampiri ibu Nurmala, di saat itulah ibu Nurmala menangis di pelukan Afgan dan untuk pertama kalinya Afgan memeluk ibu kandungnya.
101Please respect copyright.PENANAB1a8DXgvyz
Di Ruang Tengah..
101Please respect copyright.PENANANJRznzjRek
"Ibu.. Sedang apa di sana, itu kan foto kecilku." kata Afgan.
101Please respect copyright.PENANASnVVXU4gNy
"Assalamu'alaikum ibu.." Afgan memberikan salam pada ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANAtrYl8j3AAm
"Wa'alaikumussalam Eza.." ibu Nurmala menjawab salam dari Afgan.
101Please respect copyright.PENANAHAg4eARYVF
"Ibu sedang apa di sini?" tanya Afgan.
101Please respect copyright.PENANAw2Z6qlwKNb
"Nak.." ibu Nurmala pun menangis di pelukan Afgan.
101Please respect copyright.PENANAHqbnRfo01Z
"Loh ibu, kenapa ibu menangis?" tanya Afgan lagi yang memeluk ibunya.
101Please respect copyright.PENANAaFw5FtncRN
"Andai aku tidak pernah meninggalkan dia nak pasti ibu tidak akan terpisah darinya dan demi seorang perempuan jahat itu pasti pernikahan aku dan suamiku akan baik-baik saja.." jawab ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANAn8cRvmOuq3
" Apa yang di maksud dengan ibu itu adalah mama Yasmin, ada apa ini sebenarnya dan sepertinya ada yang tidak aku ketahui tentang semua ini, aku harus mencari tahu langsung dari ibuku sendiri.. " kata Afgan dalam hati.
101Please respect copyright.PENANA3fUezEwIob
"Nak boleh ibu menceritakannya padamu?" tanya ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANAU53CDOQeFq
"Tentu saja ibu, ceritakan semuanya dan keluarkan keluh kesah ibu." jawab Afgan.
101Please respect copyright.PENANAVfTlXMZrjM
**Flashback on**
101Please respect copyright.PENANA2DbNRD71LK
Beberapa Tahun Yang Lalu..
101Please respect copyright.PENANAt68VwZCQ2C
DI RUMAH PAK FAISAL
101Please respect copyright.PENANAUzoVSpQUfH
Di Ruang Tengah..
101Please respect copyright.PENANAXWTfW7fYUA
"Apo jadi bana yo kecurigaan ambo selama iko kok tanyato uda faisal lah basalingkuah dangan padusi murahan sarupojo inyo iko, malah diam-diam kalian lah menikah indakjo sepengetahuan ambo, uda sampai ati bana dangan ambo jo anak-anak kito da.." kata ibu Nurmala yang marah sekaligus kecewa dengan suaminya.
101Please respect copyright.PENANARiSlXVsFQt
"Maap nurmala, maap.. Ambo mintak maap pado waang bana lai uda kilaf.." kata pak Faisal meminta maaf pada ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANA3H5Hh5iMHs
"Baiak kini uda musiti piliah ambo atau inyo nan barado di rumah iko sebagai istri jo amak nagara uda di rumah iko.." kata ibu Nurmala memberi pilihan untuk pak Faisal.
101Please respect copyright.PENANAjHoKCHjPMF
"Ambo tatap mamiliah waang sebagai amak nagara di rumah iko sayang jo ambo jua nan menginginkan waang untuak tatap barado di rumah iko sayang, tapi.." kata pak Faisal yang berhenti meneruskan perkataannya karena takut menyakiti hati ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANAMpCK0cIaxl
"Tapi apo da, dek da?" tanya ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANAyOxOe2r10a
"Maap bana lai sayang, Yasmin kini hamil anak ambo, jadi waang nan tatap tingga di rumah iko basamo dangan anak kito jo ambo nan ka tingga basamo dangan inyo di rumah inyo sampai Yasmin malahiakan." jawab pak Faisal.
101Please respect copyright.PENANAD3BtjO8Yyh
"Apo..!! Padusi murahan tu wakatu iko sadang hamil anak waang da jo tadi waang etoang apo waang tingga di rumah inyo tu, samo sajo waang mamiliah padusi murah tu dari pado ambo da, istri sah uda baiak kok tu namuah uda, ambo ka pai dari rumah iko kini jua." kata ibu Nurmala yang mengancam akan meninggalkan rumah dan menuju ke kamar.
101Please respect copyright.PENANAaUYOo7E181
"Jan sayang.. Ndak sarupojo tu mukasuik uda, sayang.." kata pak Faisal yang mencoba menghentikan langkah untuk menuju ke kamar.
101Please respect copyright.PENANATcCyMwtS1O
Di Kamar Pak Faisal Dan Ibu Nurmala..
101Please respect copyright.PENANAdtO76AIrbF
"Ambo lah indak paduli uda.. lah cukuik mano janji uda pado apak ambo mano, daulu sebelum uda menikah dangan ambo uda berjanji indak ka menyakiti ati ambo jo jua uda tatap mamiliah ambo walaupun nantinya uda memiliki padusi lain nan labiah rancak dari ambo mano janji uda tu mano.. lah cukuik da ambo ka pai basamo dangan anak kito." kata ibu Nurmala yang masuk ke dalam kamar dan memasukan pakaiannya ke dalam koper.
101Please respect copyright.PENANA8vYbxFrUWU
"Jan bao anak kito sayang, waang jua jan pai dari rumah iko, maap iko kasado memang salah ambo sayang.. ambo muhun jan sayang.." kata pak Faisal memohon pada istrinya agar tidak pergi dari rumah juga meninggalkan nya.
101Please respect copyright.PENANAaSXc2HQ0PB
"Baiak uda ambo indak ka mambao kedua anak kito pai dari uda, salah ciek dari anak kito ka tingga basamo dangan uda basamo dangan padusi tu di rumah iko kok untuak tatap tingga di rumah iko maap uda ambo indak bisa semoga uda sanang basamo dangan inyo padusi murahan tu, jago Afgan da, salamaik tingga.." kata ibu Nurmala meninggalkan pak Faisal.
101Please respect copyright.PENANA76G282BpTu
"Sayang ambo muhun jan sayang.." pak Faisal mengejar ibu Nurmala yang pergi meninggalkannya.
101Please respect copyright.PENANAUVO27AXgm1
**Flashback off**
101Please respect copyright.PENANAumrswJJC5u
Pada Saat Ini..
101Please respect copyright.PENANAaGbR8GSWLV
Masih Di Ruang Tengah..
101Please respect copyright.PENANA36PBHBAwse
"Dan saat kejadian itu saya dan anak kedua saya terpisah karena kesalahan saya yang tidak membawanya juga dan membiarkan suamiku merawatnya bersama dengan perempuan itu, sakit hati saya nak jika mengingat kembali." kata ibu Nurmala yang masih menangis di pelukan Afgan.
101Please respect copyright.PENANAP3I6vU4ptn
"Jadi ibu mempunyai dua orang anak dan sekarang dia tinggal bersama ayah nya di Indonesia, berarti Rama mempunyai paman?" tanya Afgan.
101Please respect copyright.PENANAqVdEKuqroS
"Iya Rama mempunyai paman dan namanya sama sepertimu nak, yaitu Afgan." jawab ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANATEKshFaxFh
" Oh jadi yang menyebabkan ibu kandungku pergi dari rumah adalah ibu tiriku. " kata Afgan dalam hati.
101Please respect copyright.PENANAMZvkQp56zf
"Nak.. Boleh saya menganggap kamu sebagai anakku juga untuk mengobati rasa rinduku pada anak kedua ku?" tanya ibu Nurmala.
101Please respect copyright.PENANAVHKACj9mfR
"Ya tentu saja ibu boleh dengan senang hati." jawab Afgan.
101Please respect copyright.PENANAiJHD8eGmJo
"Alhamdulillah.." kata ibu Nurmala yang perasaannya mulai tenang.
101Please respect copyright.PENANAuEmFBMpDhy
" Ibu akan kembali ke rumah itu janjiku bukan pada ayah saja tapi juga berjanji pada ibu. " kata Afgan dalam hati.
101Please respect copyright.PENANAgWv2X1cBrz
Keesokan Harinya..
101Please respect copyright.PENANAJHE2oeSfpK
Saat jam istirahat di kampus Ayu melihat Rama dan Eka sedang bersama mereka mesra sekali membuat Ayu cemburu tetapi tidak bisa berbuat apapun.
101Please respect copyright.PENANAKojJPRtTg4
Afgan akhirnya datang dan mendengarkan semua keluh kesah dari Ayu, akhirnya Afgan membawa Ayu ke rumah Titah untuk mengajarinya berdandan layaknya perempuan pada umumnya.
101Please respect copyright.PENANAGoORcbMYmr
UNIVERSITAS AMSTERDAM
101Please respect copyright.PENANA2yOgIz5i58
"Rama dimana sih? Nah itu dia, Ram.. Itu kan Eka kenapa mereka terlihat mesra sekali sih hmm.." kata Ayu cemburu saat melihat Rama dan Eka.
101Please respect copyright.PENANAUl7X3QjiGS
"Huwa.. Hiks.. Hiks.. Huwa.. Hiks.." Ayu menangis.
ns216.73.217.114da2


