Titah masuk kedalam ruang Rektor atau ke ruangan pak Hans, lalu Afgan menyanyikan sebuah lagu dengan judul yang sama yaitu "Panah Asmara".
95Please respect copyright.PENANAFuG98h8DpG
Masih Di Ruang Rektor Universitas Amsterdam..
95Please respect copyright.PENANAdarIry343g
....
95Please respect copyright.PENANAcjkrEafE1W
Afgan - Panah Asmara (Reff)
95Please respect copyright.PENANA5n4YF1RBNQ
Sudah katakan cinta
95Please respect copyright.PENANA6QVCkvpzND
Sudah kubilang sayang
95Please respect copyright.PENANATL1LWU1kBc
Namun kau hanya
95Please respect copyright.PENANAGBTzYPqgJO
Diam tersenyum kepadaku
95Please respect copyright.PENANAeKqDHS0867
Kau buat aku bimbang
95Please respect copyright.PENANAubvQJ2Lrbq
Kau buat aku gelisah
95Please respect copyright.PENANA91UJOACgSU
Ingin rasanya kau jadi milikku
95Please respect copyright.PENANAm0KQxcDwcV
....
95Please respect copyright.PENANAM8ygCtg5tu
"What are you, hem ..., excuse me, Mr. Hans." kata Titah yang mengeluh saat melihat Afgan dan saat Afgan bernyanyi didepan Titah.
95Please respect copyright.PENANAz4son08RgG
"Have a Mr. Major Afgan Syah Reza." keluh pak Hans.
95Please respect copyright.PENANAdUELgQNPtw
"Look at that Mr. Hans, he teases me with a romance arrow song." keluh Titah lagi.
95Please respect copyright.PENANAPpzHpkUjNh
"Okay, Miss Titah Kesumawardani, I'm taking care of it, Mr. Afgan Syah Reza." kata pak Hans.
95Please respect copyright.PENANAxjY4rrHKGh
"Yes what is Mr. Hans?" tanya Afgan.
95Please respect copyright.PENANA43Uh5Kdp5t
"Miss Titah Kesumawardani is the youngest lecturer here and there is something you need to know Mr. Major Afgan Syah Reza." jawab pak Hans.
95Please respect copyright.PENANAnI1POoQ1rm
"What about Mr. Hans?" tanya Afgan yang berbisik pada pak Hans.
95Please respect copyright.PENANA1BYcGS4Qjx
"All you have to know is a cousin of Miss Titah Kesumawardani is a general and also his cousin is your boss in the office, in Indonesia I mean." jawab pak Hans yang berbisik pada Afgan.
95Please respect copyright.PENANArT4Fe5eZQL
"Oh yes, beautiful, young, and make me ..." kata Afgan yang memandang Titah.
95Please respect copyright.PENANAWT27pK9FP8
"Than you are old, big in class, and really embarrassing, hem ..., excuse me Mr. Hans, I want to get out of your room." kata Titah yang memandang Afgan dan pergi dari ruangan pak Hans.
95Please respect copyright.PENANAUS89cryV2x
"Yes please miss Titah Kesumawardani."
95Please respect copyright.PENANAvrFVI8JXgi
"Really beautiful he ya Mr. Hans, teasing."
95Please respect copyright.PENANAfwDKCF3Yq7
"Has returned to your class Mr. Major Afgan Syah Reza."
95Please respect copyright.PENANAVYwVPwUFzo
"Okay Mr. Hans, excuse me, Mr. Hans." kata Afgan yang meninggalkan pak Hans di ruangannya.
95Please respect copyright.PENANABmUJaYpIWC
"Okay Mr. Major Afgan Syah Reza."
95Please respect copyright.PENANAIYvHT5dk15
Keesokan harinya Rama mengumumkan di mading kampus, kalau ternyata Rama menyewakan satu kamar di rumahnya. Lalu akhirnya Afgan yang menyewa kamar di rumahnya, ketika ibunya berada di daur ibunya merasakan kehadiran Afgan berada di rumah Arsya, anaknya.
95Please respect copyright.PENANA2Rlq00pWok
Ibunya mengeluarkan keluh kesahnya yang merindukan Afgan, Afgan ingin mengatakan yang sesungguhnya kalau dia adalah anaknya yang selama ini dirindukan nya, tapi Afgan menyadari kalau waktu ini bukan waktu yang tepat untuk jujur pada ibunya dan juga Arsya (kakaknya).
95Please respect copyright.PENANAWFx6gWgSCz
Keesokan Harinya..
95Please respect copyright.PENANAwGlQfj1a4s
DI RUMAH PAK ROY
95Please respect copyright.PENANAkocMzDMJfK
Di Depan Rumah Pak Roy..
95Please respect copyright.PENANA0yuFXyfTVI
"Kabar baik pak Roy, saya sudah berteman dengan anak bapak, kabar Ayu baik, di sini juga dia banyak teman, dan saya juga sudah memberikan perintah pada Rian dan Eko untuk memantau Ayu." kata Afgan yang memberikan kabar pada pak Roy lewat telepon.
95Please respect copyright.PENANAglYJIiiK09
UNIVERSITAS AMSTERDAM
95Please respect copyright.PENANAWfb6CiFH2F
Di Mading Universitas Amsterdam..
95Please respect copyright.PENANAFmBcZ9OLV5
"Sekarang sudah beres." kata Rama yang menempelkan pengumuman untuk menyewakan kamarnya yang kosong di rumahnya.
95Please respect copyright.PENANADLhS6lu24y
"Penyewaan kamar kosong, satu, saya yang akan menempati kamar tersebut di rumahmu kakak Arsya." kata Afgan yang melihat pengumuman di mading kampus.
95Please respect copyright.PENANAtwGofNJ7fB
Di ruang 308..
95Please respect copyright.PENANAAWeEapOSMn
"Rama Adhi Saputra." kata Afgan yang menghampiri Rama.
95Please respect copyright.PENANA6Tzw3vyiq2
"Iya, eh Afgan darimana kamu tau nama lengkap saya?" tanya Rama.
95Please respect copyright.PENANAc2OYruNLpu
"Dari pak Hans kemarin, hehe." jawab Afgan yang beralasan pada Rama.
95Please respect copyright.PENANA8JHUfcQZiv
"Oh, tapi kamu panggil saya Adhi saja ya jangan Rama." pinta Rama.
95Please respect copyright.PENANAou1eshtMks
"Oke.." seru Afgan.
95Please respect copyright.PENANAwPAxA88VDg
"Oke, oh ya ada apa Afgan tadi kamu memanggilku bukan, oh ya satu lagi itu apa yang kamu pegang?"
95Please respect copyright.PENANAdWsiFZR0v1
"Ini pengumuman di mading kampus, saya mau tanya sudah ada yang menyewa kamar kosong ini belum, kalau belum untuk saya saja, rumah yang saya tinggalin sekarang jauh dari kampus."
95Please respect copyright.PENANAwbCozFnCbP
"Oh ya masih ada dan belum ada penyewanya kok, kalau memang benar kamu mau menyewa kamar itu di rumahku ya sudah ambil saja masalah harga sewa kamu bisa obrolin dengan papaku atau nenekku langsung."
95Please respect copyright.PENANAKueBLJKrNy
"Oh oke, nanti setelah pulang kuliah saya ke rumahmu ya."
95Please respect copyright.PENANAaJgYvXRDaR
"Oke.."
95Please respect copyright.PENANAx0ByvxSWxm
DI RUMAH ARSYA
95Please respect copyright.PENANApvgEn3McxK
Di Ruang Tengah..
95Please respect copyright.PENANABG5m5hZJjt
"Bu, ibu lihat istriku tidak?" tanya Arsya.
95Please respect copyright.PENANA38dgr1XBef
"Tidak, mungkin dia ke pasar membeli keperluan bulanan kita, Arsya." jawab ibu Nurmala.
95Please respect copyright.PENANAamsuNg4qaS
"Oh begitu." seru Arsya.
95Please respect copyright.PENANAGoB1w9GKNl
"Ya.." sambung ibu Nurmala.
95Please respect copyright.PENANAXwpRpafzs9
Di Ruang Tamu..
95Please respect copyright.PENANAbHNyQ3hgXS
"Assalamu'alaikum." Afgan dan Rama memberikan salam pada ibu Nurmala dan Arsya.
95Please respect copyright.PENANAGC6rGqRjgf
Di Ruang Tengah Lagi..
95Please respect copyright.PENANAE2SzOFcj6s
"Wa'alaikumussalam." ibu Nurmala dan Arsya menjawab salam dari Afgan dan Rama.
95Please respect copyright.PENANATOIg5ZdFpy
"Siapa?" tanya ibu Nurmala.
95Please respect copyright.PENANAKwWW6awX0s
"Entah bu, coba Arsya lihat dulu ya di depan." jawab Arsya.
95Please respect copyright.PENANAQ4X5FnO7tr
"Ya sudah sana, ibu mau ke dapur." kata ibu Nurmala.
95Please respect copyright.PENANAYWHTKCtYUr
Di Ruang Tamu lagi..
95Please respect copyright.PENANATwjpxyfXvV
"Itu dia papa ku, pah." kata Rama menunjuk ke arah Arsya.
95Please respect copyright.PENANAJCqb18TWIt
"Iya, siapa Rama, teman kamu?" tanya Arsya.
95Please respect copyright.PENANAN7haFUR1qj
"Iya pah, teman kuliah ku." jawab Rama.
95Please respect copyright.PENANAHL4lp0mwUj
Di Dapur..
95Please respect copyright.PENANALyuH9FveZC
"Afgan, putraku, saya merasakannya dia berada disini, apakah dia ada disini, di rumah ini, atau hanya perasaanku saja." kata ibu Nurmala yang merasakan kehadiran Afgan.
95Please respect copyright.PENANADAWXLH5z3Q
Di Ruang Tamu Lagi..
95Please respect copyright.PENANAz2JtVMxrOw
"Oh teman kuliahmu." kata Arsya.
95Please respect copyright.PENANAJvqrccfLST
"Oh ya pah, dia mau menyewa kamar kosong di rumah kita." kata Rama yang memberitahu Ayahnya, kalau Afgan ingin menyewa kamar kosong di rumah Rama.
95Please respect copyright.PENANAkSRMC5rdc3
"Oh ya tentu saja boleh, saya ingin bertanya siapa namamu?" tanya Arsya.
95Please respect copyright.PENANAtavvzLy5qy
"Nama saya Afgan, tuan." jawab Afgan.
95Please respect copyright.PENANAoL3CTHct5Z
"Oh, tadi siapa namamu, Afgan?" tanya Arsya memastikan.
95Please respect copyright.PENANATaeLGcNkIF
"Iya, kenapa?" tanya Afgan juga.
95Please respect copyright.PENANAaEOwfPgXcN
"Tidak, namamu seperti nama adikku." jawab Arsya.
95Please respect copyright.PENANAAQSt3ghZSS
"Maaf papa, Afgan, kalian berdua lanjutkan saja obrolannya saya mau ke kamar dulu." kata Rama yang pergi meninggalkan Afgan dan Arsya.
95Please respect copyright.PENANAV5GK2G81L2
"Oke.., oh ya Rama, jangan lupa kamu jemput ibumu di pasar ya." kata Arsya yang memperingati Rama untuk menjemput Tiara.
95Please respect copyright.PENANAatjgIJE1j0
"Oke pah, sekarang juga berangkat dan tidak jadi ke kamar." kata Rama yang pergi keluar rumah untuk menjemput ibunya, Tiara.
95Please respect copyright.PENANAfHDyxygUlT
"Oh ya mari ikut saya untuk lihat dulu kamarnya, kalau kamu cocok langsung kita obrolin saja harga sewanya." kata Arsya mengajak Afgan pergi ke kamar yang akan disewa oleh Afgan.
95Please respect copyright.PENANA2PsasuvGk1
"Oh Oke.." kata Afgan yang mengikuti Arsya.
95Please respect copyright.PENANA8LJCWNm6oT
Di Depan Kamar Ibu Nurmala..
95Please respect copyright.PENANARPJSJFEhcf
"Selesai juga akhirnya masak." kata ibu Nurmala.
95Please respect copyright.PENANARVNfI34Aw5
" Ibu.. " kata Afgan didalam hati ketika melihat ibunya, ibu Nurmala.
95Please respect copyright.PENANAWUgPy13Gep
"Afgan, putraku.." kata ibu Nurmala yang merasakan kehadiran Afgan.
95Please respect copyright.PENANAGLwC3fmODa
Di Depan Kamar Afgan..
95Please respect copyright.PENANANS6wIVX4Jb
"Nah Afgan ini kamar kamu." kata Arsya yang menunjukkan kamar Afgan.
95Please respect copyright.PENANAPsZqb7zIKv
"Oh iya terimakasih tuan. Maaf tuan boleh saya minta tolong jangan panggil saya Afgan." pinta Afgan.
95Please respect copyright.PENANAjlSeCaDnsL
"Mengapa saya tidak boleh memanggil kamu Afgan, bukankah itu nama kamu dan juga kamu memperkenalkan namamu Afgan pada saya?" tanya Arsya penasaran.
95Please respect copyright.PENANAWpU2f8Lqd8
"Saya hanya di panggil Afgan ketika di kampus saja dan ketika di rumah Saya di panggil Eza." jawab Afgan agar tidak mencurigainya, karena dia masih sedang menyamar dan juga menjalani misinya untuk menjaga anak jenderalnya dari kelompok militan radikal.
95Please respect copyright.PENANAxXH9p2ZxGQ
"Oh begitu, baiklah Afgan.. Eh maksud saya, Eza.. Kalau begitu saya pamit ke kamar saya." kata Arsya meninggalkan Afgan.
95Please respect copyright.PENANAPfdoxErwva
"Assalamu'alaikum nak." ibu Nurmala memberikan salam pada Afgan yang sudah di belakangnya ketika Afgan ingin masuk ke dalam kamarnya.
95Please respect copyright.PENANAxpXTSJzQDT
"Wa'alaikumussalam bu." jawab Afgan yang akan memasuki kamarnya dan Afgan langsung berbalik rupanya ibunya sudah ada di belakangnya.
95Please respect copyright.PENANAlqYJ3QycfW
" Dia seperti anakku Afgan. " kata ibu Nurmala di dalam hati melihat anaknya berdiri di depannya.
95Please respect copyright.PENANAFuN4qX4wIY
" Ibu ini aku putramu bu, Afgan. " kata Afgan di dalam hati melihat ibu ketika berdiri di depan ibunya.
95Please respect copyright.PENANAgYCYI4ywcY
"Kamu persis anakku nak, maaf nama kamu siapa kalau boleh ibu tau?" tanya ibu Nurmala dengan penasaran.
95Please respect copyright.PENANAKk5dAnX3F1
"Nama saya Eza bu, saya teman kuliahnya Adhi." jawab Afgan berbohong pada ibunya.
ns216.73.216.64da2


