Jakarta - Indonesia
219Please respect copyright.PENANAzkqXJvblq9
GEDUNG GRAHA ZENI TNI AD
219Please respect copyright.PENANAu3e1z4LL6z
"Pastikan semuanya aman dan jangan sampai bapak dan keluarga kenapa-kenapa, mengerti?" tanya Afgan yang sedang memperingati salah satu dari ajudannya.
219Please respect copyright.PENANAamrAnXSwsy
"Siap laksanakan." jawab Rian salah satu dari ajudannya Afgan.
219Please respect copyright.PENANAabCUynWz1W
"Baik, saya sendiri harus memantau ke seluruh gedung ini." kata Afgan.
219Please respect copyright.PENANAt92sqxXHLu
Empat Puluh Lima Menit Kemudian..
219Please respect copyright.PENANAtJLVjHID6M
GEDUNG GRAHA ZENI TNI AD
219Please respect copyright.PENANAq4JxWT571D
"Hari ini adalah hari ulang tahun anak saya yang kedua, sehat selalu, murah rezeki, dan berguna bagi nusa dan bangsa, restu ayah bersamamu putraku." kata pak Roy yang memberikan sambutan.
219Please respect copyright.PENANAFaM2crkWZL
"Iya ayah, terimakasih dengan semua ini, tapi ayah ada satu yang kurang ayah." sambung Dimas.
219Please respect copyright.PENANA84oKr94wji
"Yang kurang, apa itu putraku?" tanya pak Roy penasaran.
219Please respect copyright.PENANACByUR99lKj
"Mbak Ayu, ayah." jawab Dimas yang sangat merindukan kehadiran kakaknya.
219Please respect copyright.PENANAzCEfcBy77o
"Saya harus memberikan kabar pada pak Andi." kata Wahyu.
219Please respect copyright.PENANA0vZE6sIPkA
"Afgan.."
219Please respect copyright.PENANA0odjSAFlPr
"Siap pak." jawab Afgan.
219Please respect copyright.PENANAynYdFPmaVj
"Ayah saja jangan pak." keluh pak Faisal pada Afgan.
219Please respect copyright.PENANAwdXdDZM3gK
"Maaf pak, kita sedang bertugas jadi, saya tidak bisa memanggil ayah." kata Afgan.
219Please respect copyright.PENANAhAeZSv7GyO
"Ya sudah, saya kesini ingin bertanya apakah semuanya aman?" tanya pak Faisal memastikan.
219Please respect copyright.PENANAzmIcftQbco
"Ya semuanya sudah saya periksa dan semuanya juga aman pak, banyak yang mengawasi di depan." jawab Afgan.
219Please respect copyright.PENANATy6VtB3VD7
"Bagus, baiklah sekarang kamu lanjutkan tugasmu dan saya akan melanjutkan tugas saya menjaga pak Roy." pinta pak Faisal.
219Please respect copyright.PENANAYxt3UopWEf
"Laksanakan pak." kata Afgan patuh.
219Please respect copyright.PENANAFXkpd93sut
**
219Please respect copyright.PENANA3DrgcupkQi
[Andi : Tunggu aba-aba dari saya, setelah itu baru, ingat sasaran utama kita adalah Jendral Roy.]
219Please respect copyright.PENANA3ulBtKBpso
Kata Andi memberi perintah pada Wahyu.
219Please respect copyright.PENANAHLIiDAYf91
[Wahyu : Baik pak, laksanakan.]
219Please respect copyright.PENANA0jjMmm30ZW
Kata Wahyu patuh.
219Please respect copyright.PENANAb8k06xp7TA
**
219Please respect copyright.PENANAa3eEDQdH4x
"Sekarang silahkan nikmati jamuan yang sudah di hidangkan, terimakasih." kata pak Roy.
219Please respect copyright.PENANAxy3EvOYRuA
**
219Please respect copyright.PENANA0PiLKskJ26
[Andi : Sekarang tembak..]
219Please respect copyright.PENANAjG920Rjw1n
Kata Andi yang memberikan perintah pada Wahyu, agar Wahyu menembak pak Roy.
219Please respect copyright.PENANA4kF5EdTHIJ
[Wahyu : Baik pak.]
219Please respect copyright.PENANASle3E87mfV
Kata Wahyu yang melaksanakan perintah dari Andi untuk menembak pak Roy.
219Please respect copyright.PENANAZemae3WzCe
**
219Please respect copyright.PENANA4zg9GkjLou
Wahyu pun melaksanakan perintah dari Andi (pemimpin militan radikal) yang ingin membalas dendam pada pak Roy.
219Please respect copyright.PENANAooI6c7AhgE
Wahyu memegang pistol dan siap menembak ke arah pak Roy, pak Faisal yang melihat pak Roy ingin di tembak oleh Wahyu segera menyelamatkan pak Roy, dan pak Faisal lah yang terkena tembakan Wahyu, Afgan yang mengetahui ayahnya kena tembak berlari ke arah ayahnya.
219Please respect copyright.PENANABkHYm40F7D
Sebelum pak Faisal menghembuskan nafas terakhir, pak Faisal menginginkan anak pertamanya (Arsya) pulang ke Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di Indonesia. Lalu pak Roy juga meminta Afgan untuk menjalankan misi yaitu menjaga putri pertamanya dari kelompok militan radikal.
219Please respect copyright.PENANAAOjDfGY1vs
Afgan menolak permintaan dari pak Roy, lalu pak Roy memberitahu Afgan, kalau kakak yang Afgan cari berada di Belanda. Akhirnya Afgan pun melaksanakan perintah dari pak Roy dengan cara menyamar sebagai mahasiswa di Belanda.
219Please respect copyright.PENANAAii8vXYP0Y
GEDUNG GRAHA ZENI TNI AD
219Please respect copyright.PENANAsEf5QDTyc4
"Pak Roy..!!" teriak pak Faisal menyelamatkan pak Roy.
219Please respect copyright.PENANAl9nyhdt902
"Ayah..!!" teriak Afgan yang melihat pak Faisal terbaring dengan luka tembak.
219Please respect copyright.PENANAciQ8gFz8J8
"Afgan sebelum ayah pergi, ayah ingin kamu mencari kakakmu, dia adalah saudara kandungmu, kalian terpisah dari kecil, ayah ingin kamu mencarinya dan membawanya pulang, dia berada di Belanda, bersama ibumu." pinta pak Faisal menghembuskan nafas terakhirnya.
219Please respect copyright.PENANATLei0YgYG7
"Ayah..!!" teriak Afgan lagi yang menangisi kepergian ayahnya.
219Please respect copyright.PENANAXhbn66vClV
Keesokan Harinya..
219Please respect copyright.PENANAHMRHbIo1j4
MARKAS BESAR TNI AD
219Please respect copyright.PENANANj5rSCKEls
"Assalamu'alaikum, permisi pak Roy, ada apa pak Roy memanggil saya, dan apa yang bisa saya bantu untuk pak Roy?" tanya Afgan.
219Please respect copyright.PENANAsilDcxGOiI
"Wa'alaikumussalam, silahkan masuk Afgan, jadi seperti ini, saya mempunyai seorang putri yang bernama Ayu, dia kuliah di Belanda dan saya memberikan tugas untuk kamu yaitu untuk melindungi putri saya dari ancaman Andi, Andi adalah pemimpin militan radikal." jawab pak Roy.
219Please respect copyright.PENANANjqhg4XDck
"Maaf pak, saya tidak bisa, karena saya ingin mencari.." kata Afgan yang dipotong perkataannya oleh pak Roy.
219Please respect copyright.PENANAZN5bepGSmM
"Ya saya sudah tau, ayahmu sudah menceritakan semuanya pada saya dan Belanda ada hubungannya dengan tugasmu Afgan." kata pak Roy yang memotong perkataan dari Afgan.
219Please respect copyright.PENANAWi4hmP7yOE
"Maksudnya bapak, kakak saya?"
219Please respect copyright.PENANAjvn9OxH9h8
"Ya, kakakmu ada di sana, di Belanda, dan saya baru saja mendapatkan informasi kalau kamu mempunyai keponakan bernama Rama Adhi Saputra."
219Please respect copyright.PENANAXRl2GYN0E4
"Baiklah pak, saya terima tugas dari bapak untuk melindungi putri bapak dari militan radikal." kata Afgan yang berubah pikiran.
219Please respect copyright.PENANAl9W0a1Yzqf
"Baik, kalau begitu besok kamu berangkat." pinta pak Roy.
219Please respect copyright.PENANAb2mXenFOQG
"Baik pak." kata Afgan patuh.
219Please respect copyright.PENANAEbbZWRbbzT
DI RUMAH PAK FAISAL
219Please respect copyright.PENANAE3I24Yw0WT
"Ayah sebentar lagi keinginanmu akan terwujud dan aku berjanji akan membawa kakak pulang ayah." kata Afgan yang mengucapkan sebuah janji di hadapan foto pak Faisal, diruang kerjanya.
219Please respect copyright.PENANAG2T8BuaBtl
Keesokan Harinya..
219Please respect copyright.PENANASEjxqBGpQw
Amsterdam - Belanda
219Please respect copyright.PENANAIrZlEicgsw
Di Bandara..
219Please respect copyright.PENANA4IT1FhPbSO
"Akhirnya sampai juga di bandara." kata Afgan yang sudah sampai di belanda.
219Please respect copyright.PENANANXzObS1QIR
DI RUMAH PAK ROY
219Please respect copyright.PENANADHFGUiiK0R
" Besok saya sudah mulai masuk kuliah dan sebagai mahasiswa. " kata Afgan di dalam hati.
219Please respect copyright.PENANAyloSyF7k1s
Keesokan Harinya..
219Please respect copyright.PENANA5YLGSAv7Bk
UNIVERSITAS AMSTERDAM
219Please respect copyright.PENANA3Xl1URkBLk
"Reihan kalah dan hukumannya adalah menjahili mahasiswa yang akan masuk ke kampus." kata Rama.
219Please respect copyright.PENANAvfJpaJBCb0
"Oke siapa takut." sambung Reihan.
219Please respect copyright.PENANABPWZjRFaAL
"Oke, kalau begitu dimulai dari sekarang."
219Please respect copyright.PENANAmzr2JReUp1
"Oke.."
219Please respect copyright.PENANAJChtZPUJfh
Afgan masuk ke kampus (Universitas Amsterdam) dan Reihan pun menjahili Afgan yang kalah lomba balap lari, salah satu dari teman Rama dan Ayu (Reza) mengira kalau Afgan itu adalah dosen baru untuk jurusan Accountancy and Control (akuntansi).
219Please respect copyright.PENANAfdyayoVdSy
Lalu dikelas pak Tito memperkenalkan Afgan pada Rama, Ayu, dan teman-temannya sebagai mahasiswa. Afgan pun meminta Ayu menjadi temannya, Ayu pun menolak untuk berteman dengannya.
219Please respect copyright.PENANA3P290PSNQd
Tak beberapa lama akhirnya Ayu menerima Afgan menjadi temannya, karena Afgan sudah menyelamatkan Rama yang akan jatuh dari gedung Universitas Amsterdam.
219Please respect copyright.PENANAWsn41J6I70
Di Depan Universitas Amsterdam..
219Please respect copyright.PENANAtMaYMwI7rI
"Eh tunggu dulu itu kan dosen Accountancy and Control, yang artinya itu dosen kita yang baru." kata Reza yang mengira Afgan adalah dosen mereka yang baru di Universitas Amsterdam.
219Please respect copyright.PENANAZlpygdf4Zq
"Haduh mati kita.." sorak Rama, Ayu, dan Tasya bersamaan.
219Please respect copyright.PENANAucWGIXE1MA
"Hai itu kan punya ku hem." keluh Reza.
219Please respect copyright.PENANASEs5CoJX2y
"Hehe.." Rama, Ayu, dan Tasya hanya tertawa.
219Please respect copyright.PENANAhlA6QyRhCt
"Ya sudah kita hentikan saja Reihan." kata Tasya yang mulai panik.
219Please respect copyright.PENANAJf2OP1xnyj
"Yuk za." ajak Rama.
219Please respect copyright.PENANA27Sd5DXP4K
Beberapa Jam Kemudian..
219Please respect copyright.PENANAm0MVtk4w9W
Di Ruang 209..
219Please respect copyright.PENANAfgskGLN2oE
"Selamat pagi anak-anak." kata pak Tito.
219Please respect copyright.PENANAxhi15S1AwG
"Selamat pagi pak Tito." sambung semua mahasiswa.
219Please respect copyright.PENANAdv3Cmv33DU
"Hari ini bapak ingin mengenalkan kalian kepada teman baru kalian, perkenalkan namamu dan darimana kamu berasal." pinta pak Tito.
219Please respect copyright.PENANAHLDUfx8Qy0
"Baik pak." kata Afgan patuh.
219Please respect copyright.PENANA2tiScItYaA
"Selamat pagi teman-teman, perkenalkan nama saya Afgan Syah Reza, saya biasa di panggil Afgan, saya berasal dari Jakarta, Indonesia." kata Afgan yang memperkenalkan diri di depan kelas.
219Please respect copyright.PENANAn8i70K3rpB
"Maaf pak Tito, saya potong, saya ingin bertanya boleh?" tanya Rama.
219Please respect copyright.PENANAC01Anzz7tn
"Tentu saja Adhi, boleh." jawab pak Tito.
219Please respect copyright.PENANA7NPbPE7Dtd
"Maaf usianya berapa, kenapa baru kuliah?" tanya Rama lagi.
219Please respect copyright.PENANAd2gzp0R8P6
"Saya berusia tiga puluh empat tahun, saya baru kuliah, karena saya bekerja terlebih dahulu dan saya juga menabung untuk kuliah, pasti kalian bertanya-tanya kenapa saya bisa kuliah di Universitas Amsterdam, bukan?" tanya Afgan juga.
219Please respect copyright.PENANAZSxOmdzXnD
"Ya, tolong di jawab yang itu juga." pinta Ayu.
219Please respect copyright.PENANAXN5lhr7ium
"Saya mendapatkan beasiswa." jawab Afgan.
219Please respect copyright.PENANAICH26WOf6V
"Oh..!!" sorak semua mahasiswa.
219Please respect copyright.PENANAzjVDLwYR1x
"Baik, apakah ada pertanyaan lagi anak-anak?" tanya pak Tito.
219Please respect copyright.PENANAbIqbLWYqEu
"Sudah tidak ada pertanyaan lagi pak." jawab semua mahasiswa.
219Please respect copyright.PENANAcWlvyrZnTh
"Baik, sekarang kamu boleh duduk Afgan."
219Please respect copyright.PENANAYkpEGvONE7
"Baik pak, terimakasih."
219Please respect copyright.PENANAuU5qUose9o
Di Kantin Kampus..
219Please respect copyright.PENANAqoPWjJ1MgF
"Hai Ayu." kata Afgan menyapa Ayu.
219Please respect copyright.PENANAZKdAu2HkeS
"Iya Afgan, ada apa?" tanya Ayu.
ns216.73.216.134da2


