Jakarta - Indonesia
255Please respect copyright.PENANAk4EMyaVUXi
GEDUNG GRAHA ZENI TNI AD
255Please respect copyright.PENANAFUWzp7mRdg
"Pastikan semuanya aman dan jangan sampai bapak dan keluarga kenapa-kenapa, mengerti?" tanya Afgan yang sedang memperingati salah satu dari ajudannya.
255Please respect copyright.PENANAoAd7H2oLnC
"Siap laksanakan." jawab Rian salah satu dari ajudannya Afgan.
255Please respect copyright.PENANAOWHhQ583Op
"Baik, saya sendiri harus memantau ke seluruh gedung ini." kata Afgan.
255Please respect copyright.PENANApCpmTDjT0I
Empat Puluh Lima Menit Kemudian..
255Please respect copyright.PENANAKbtzT1YkHK
GEDUNG GRAHA ZENI TNI AD
255Please respect copyright.PENANAiFEr23Xkzb
"Hari ini adalah hari ulang tahun anak saya yang kedua, sehat selalu, murah rezeki, dan berguna bagi nusa dan bangsa, restu ayah bersamamu putraku." kata pak Roy yang memberikan sambutan.
255Please respect copyright.PENANA12WBQbNfcD
"Iya ayah, terimakasih dengan semua ini, tapi ayah ada satu yang kurang ayah." sambung Dimas.
255Please respect copyright.PENANAXXGZT2I8ik
"Yang kurang, apa itu putraku?" tanya pak Roy penasaran.
255Please respect copyright.PENANAhP4meFSLSx
"Mbak Ayu, ayah." jawab Dimas yang sangat merindukan kehadiran kakaknya.
255Please respect copyright.PENANARYoIFunILW
"Saya harus memberikan kabar pada pak Andi." kata Wahyu.
255Please respect copyright.PENANAaZ62ifm9YH
"Afgan.."
255Please respect copyright.PENANAHclz5Erle2
"Siap pak." jawab Afgan.
255Please respect copyright.PENANAcTAncJ0qzi
"Ayah saja jangan pak." keluh pak Faisal pada Afgan.
255Please respect copyright.PENANAuFnBSzoGLS
"Maaf pak, kita sedang bertugas jadi, saya tidak bisa memanggil ayah." kata Afgan.
255Please respect copyright.PENANAMhhfQQF849
"Ya sudah, saya kesini ingin bertanya apakah semuanya aman?" tanya pak Faisal memastikan.
255Please respect copyright.PENANAzYVrToZ5dv
"Ya semuanya sudah saya periksa dan semuanya juga aman pak, banyak yang mengawasi di depan." jawab Afgan.
255Please respect copyright.PENANAAkV07ukjbU
"Bagus, baiklah sekarang kamu lanjutkan tugasmu dan saya akan melanjutkan tugas saya menjaga pak Roy." pinta pak Faisal.
255Please respect copyright.PENANAKOamznB6dM
"Laksanakan pak." kata Afgan patuh.
255Please respect copyright.PENANA4uaFCFfYSx
**
255Please respect copyright.PENANAY9osyCFLFc
[Andi : Tunggu aba-aba dari saya, setelah itu baru, ingat sasaran utama kita adalah Jendral Roy.]
255Please respect copyright.PENANAAlYRKFoCRE
Kata Andi memberi perintah pada Wahyu.
255Please respect copyright.PENANAjgQ9vpc9u4
[Wahyu : Baik pak, laksanakan.]
255Please respect copyright.PENANAjlEyVsOTU1
Kata Wahyu patuh.
255Please respect copyright.PENANAExzX6hzdov
**
255Please respect copyright.PENANAbtkUSY7ZHe
"Sekarang silahkan nikmati jamuan yang sudah di hidangkan, terimakasih." kata pak Roy.
255Please respect copyright.PENANA5wk1NR2IWn
**
255Please respect copyright.PENANALPSs3AdxS4
[Andi : Sekarang tembak..]
255Please respect copyright.PENANAPEHlpUio2H
Kata Andi yang memberikan perintah pada Wahyu, agar Wahyu menembak pak Roy.
255Please respect copyright.PENANAsSUMhLMbue
[Wahyu : Baik pak.]
255Please respect copyright.PENANAQiYkFA0pUV
Kata Wahyu yang melaksanakan perintah dari Andi untuk menembak pak Roy.
255Please respect copyright.PENANAfUeFRbzNwh
**
255Please respect copyright.PENANA7UEUSSSRip
Wahyu pun melaksanakan perintah dari Andi (pemimpin militan radikal) yang ingin membalas dendam pada pak Roy.
255Please respect copyright.PENANAH9vhfKPqgo
Wahyu memegang pistol dan siap menembak ke arah pak Roy, pak Faisal yang melihat pak Roy ingin di tembak oleh Wahyu segera menyelamatkan pak Roy, dan pak Faisal lah yang terkena tembakan Wahyu, Afgan yang mengetahui ayahnya kena tembak berlari ke arah ayahnya.
255Please respect copyright.PENANADgV7IQ2g9S
Sebelum pak Faisal menghembuskan nafas terakhir, pak Faisal menginginkan anak pertamanya (Arsya) pulang ke Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di Indonesia. Lalu pak Roy juga meminta Afgan untuk menjalankan misi yaitu menjaga putri pertamanya dari kelompok militan radikal.
255Please respect copyright.PENANAsFyCikuR1M
Afgan menolak permintaan dari pak Roy, lalu pak Roy memberitahu Afgan, kalau kakak yang Afgan cari berada di Belanda. Akhirnya Afgan pun melaksanakan perintah dari pak Roy dengan cara menyamar sebagai mahasiswa di Belanda.
255Please respect copyright.PENANA3q9ZR3gG0h
GEDUNG GRAHA ZENI TNI AD
255Please respect copyright.PENANA4ZLLrjr7Lf
"Pak Roy..!!" teriak pak Faisal menyelamatkan pak Roy.
255Please respect copyright.PENANAAlPUgGdbVr
"Ayah..!!" teriak Afgan yang melihat pak Faisal terbaring dengan luka tembak.
255Please respect copyright.PENANA1D2B5HOjR8
"Afgan sebelum ayah pergi, ayah ingin kamu mencari kakakmu, dia adalah saudara kandungmu, kalian terpisah dari kecil, ayah ingin kamu mencarinya dan membawanya pulang, dia berada di Belanda, bersama ibumu." pinta pak Faisal menghembuskan nafas terakhirnya.
255Please respect copyright.PENANA291zIqKVrW
"Ayah..!!" teriak Afgan lagi yang menangisi kepergian ayahnya.
255Please respect copyright.PENANAOZlzASL2bO
Keesokan Harinya..
255Please respect copyright.PENANAjGaVXsFkmr
MARKAS BESAR TNI AD
255Please respect copyright.PENANAu7Qm1Og6G5
"Assalamu'alaikum, permisi pak Roy, ada apa pak Roy memanggil saya, dan apa yang bisa saya bantu untuk pak Roy?" tanya Afgan.
255Please respect copyright.PENANAh6GjXw8nJj
"Wa'alaikumussalam, silahkan masuk Afgan, jadi seperti ini, saya mempunyai seorang putri yang bernama Ayu, dia kuliah di Belanda dan saya memberikan tugas untuk kamu yaitu untuk melindungi putri saya dari ancaman Andi, Andi adalah pemimpin militan radikal." jawab pak Roy.
255Please respect copyright.PENANA9bwrYbSH8U
"Maaf pak, saya tidak bisa, karena saya ingin mencari.." kata Afgan yang dipotong perkataannya oleh pak Roy.
255Please respect copyright.PENANAP2d3oLXadN
"Ya saya sudah tau, ayahmu sudah menceritakan semuanya pada saya dan Belanda ada hubungannya dengan tugasmu Afgan." kata pak Roy yang memotong perkataan dari Afgan.
255Please respect copyright.PENANAueGUUVShYj
"Maksudnya bapak, kakak saya?"
255Please respect copyright.PENANAiCJB9vqetv
"Ya, kakakmu ada di sana, di Belanda, dan saya baru saja mendapatkan informasi kalau kamu mempunyai keponakan bernama Rama Adhi Saputra."
255Please respect copyright.PENANAA6JZUOZGKh
"Baiklah pak, saya terima tugas dari bapak untuk melindungi putri bapak dari militan radikal." kata Afgan yang berubah pikiran.
255Please respect copyright.PENANAsTY4prtQwA
"Baik, kalau begitu besok kamu berangkat." pinta pak Roy.
255Please respect copyright.PENANAlOnbkQABiW
"Baik pak." kata Afgan patuh.
255Please respect copyright.PENANALT0zv3mcoQ
DI RUMAH PAK FAISAL
255Please respect copyright.PENANAyugvTUIAUG
"Ayah sebentar lagi keinginanmu akan terwujud dan aku berjanji akan membawa kakak pulang ayah." kata Afgan yang mengucapkan sebuah janji di hadapan foto pak Faisal, diruang kerjanya.
255Please respect copyright.PENANAqBt0cvPgiX
Keesokan Harinya..
255Please respect copyright.PENANACwLcoyLxoH
Amsterdam - Belanda
255Please respect copyright.PENANAvkaVpSjhnX
Di Bandara..
255Please respect copyright.PENANAVa2sLfnkEU
"Akhirnya sampai juga di bandara." kata Afgan yang sudah sampai di belanda.
255Please respect copyright.PENANAKHXgNpKwM6
DI RUMAH PAK ROY
255Please respect copyright.PENANAKT8yIFkHb5
" Besok saya sudah mulai masuk kuliah dan sebagai mahasiswa. " kata Afgan di dalam hati.
255Please respect copyright.PENANAxK0ymKJ6W4
Keesokan Harinya..
255Please respect copyright.PENANA44GioQ2nKA
UNIVERSITAS AMSTERDAM
255Please respect copyright.PENANAESHItMuUtP
"Reihan kalah dan hukumannya adalah menjahili mahasiswa yang akan masuk ke kampus." kata Rama.
255Please respect copyright.PENANAghnWAfIAr4
"Oke siapa takut." sambung Reihan.
255Please respect copyright.PENANAAvt6QnPCj2
"Oke, kalau begitu dimulai dari sekarang."
255Please respect copyright.PENANAgVbkcXRSTt
"Oke.."
255Please respect copyright.PENANAOp73V8c7A7
Afgan masuk ke kampus (Universitas Amsterdam) dan Reihan pun menjahili Afgan yang kalah lomba balap lari, salah satu dari teman Rama dan Ayu (Reza) mengira kalau Afgan itu adalah dosen baru untuk jurusan Accountancy and Control (akuntansi).
255Please respect copyright.PENANAhKuW4UoFen
Lalu dikelas pak Tito memperkenalkan Afgan pada Rama, Ayu, dan teman-temannya sebagai mahasiswa. Afgan pun meminta Ayu menjadi temannya, Ayu pun menolak untuk berteman dengannya.
255Please respect copyright.PENANATCXQfQMifa
Tak beberapa lama akhirnya Ayu menerima Afgan menjadi temannya, karena Afgan sudah menyelamatkan Rama yang akan jatuh dari gedung Universitas Amsterdam.
255Please respect copyright.PENANABGg1k9AzlC
Di Depan Universitas Amsterdam..
255Please respect copyright.PENANAZOraySxUC3
"Eh tunggu dulu itu kan dosen Accountancy and Control, yang artinya itu dosen kita yang baru." kata Reza yang mengira Afgan adalah dosen mereka yang baru di Universitas Amsterdam.
255Please respect copyright.PENANAumkb9iToOl
"Haduh mati kita.." sorak Rama, Ayu, dan Tasya bersamaan.
255Please respect copyright.PENANAaNCoRGlKYP
"Hai itu kan punya ku hem." keluh Reza.
255Please respect copyright.PENANA5Ex3mdczuU
"Hehe.." Rama, Ayu, dan Tasya hanya tertawa.
255Please respect copyright.PENANAunncOyRPmc
"Ya sudah kita hentikan saja Reihan." kata Tasya yang mulai panik.
255Please respect copyright.PENANALQNSj8Ozlk
"Yuk za." ajak Rama.
255Please respect copyright.PENANAIEJZyLKMRO
Beberapa Jam Kemudian..
255Please respect copyright.PENANAtAgFBAylhW
Di Ruang 209..
255Please respect copyright.PENANAy7ueOoljYM
"Selamat pagi anak-anak." kata pak Tito.
255Please respect copyright.PENANAO54jg7SHmR
"Selamat pagi pak Tito." sambung semua mahasiswa.
255Please respect copyright.PENANAW5CIYWEiJT
"Hari ini bapak ingin mengenalkan kalian kepada teman baru kalian, perkenalkan namamu dan darimana kamu berasal." pinta pak Tito.
255Please respect copyright.PENANAtLbNzt5HHw
"Baik pak." kata Afgan patuh.
255Please respect copyright.PENANAHuQD6zZv9X
"Selamat pagi teman-teman, perkenalkan nama saya Afgan Syah Reza, saya biasa di panggil Afgan, saya berasal dari Jakarta, Indonesia." kata Afgan yang memperkenalkan diri di depan kelas.
255Please respect copyright.PENANA6G6xXYfPaN
"Maaf pak Tito, saya potong, saya ingin bertanya boleh?" tanya Rama.
255Please respect copyright.PENANARMiW5IqJAn
"Tentu saja Adhi, boleh." jawab pak Tito.
255Please respect copyright.PENANAqdH4YfYiaV
"Maaf usianya berapa, kenapa baru kuliah?" tanya Rama lagi.
255Please respect copyright.PENANAmaNzY2E4ea
"Saya berusia tiga puluh empat tahun, saya baru kuliah, karena saya bekerja terlebih dahulu dan saya juga menabung untuk kuliah, pasti kalian bertanya-tanya kenapa saya bisa kuliah di Universitas Amsterdam, bukan?" tanya Afgan juga.
255Please respect copyright.PENANAsnPHPCdesm
"Ya, tolong di jawab yang itu juga." pinta Ayu.
255Please respect copyright.PENANAwq8nHHCyyi
"Saya mendapatkan beasiswa." jawab Afgan.
255Please respect copyright.PENANAM5q9CehYMa
"Oh..!!" sorak semua mahasiswa.
255Please respect copyright.PENANAviJ03tUTwV
"Baik, apakah ada pertanyaan lagi anak-anak?" tanya pak Tito.
255Please respect copyright.PENANAOZHnix77Np
"Sudah tidak ada pertanyaan lagi pak." jawab semua mahasiswa.
255Please respect copyright.PENANAoU6Huu2byE
"Baik, sekarang kamu boleh duduk Afgan."
255Please respect copyright.PENANArpSwAHfS6W
"Baik pak, terimakasih."
255Please respect copyright.PENANAb8BKB2VhDT
Di Kantin Kampus..
255Please respect copyright.PENANAPVtuJk8AyV
"Hai Ayu." kata Afgan menyapa Ayu.
255Please respect copyright.PENANAvnY2F6p8ER
"Iya Afgan, ada apa?" tanya Ayu.
ns216.73.217.114da2


