Bab 1: Perjumpaan Tak Terduga
10798Please respect copyright.PENANABa18ODXoav
Matahari hari mulai terbenam di ufuk barat ketika Bima Simalindra, yang lebih akrab dipanggil Bima, baru saja bangun dari tidurnya.
10798Please respect copyright.PENANAfn9Rypjjvr
Dengan mata masih mengantuk, Bima berusaha bangun dan mengambil handuk yang kemudian dililitkan dipinggangnya.
10798Please respect copyright.PENANAAyOunn1Cjs
Kemudian dia berjalan menuju sungai, yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumahnya.
10798Please respect copyright.PENANAip80OouHe1
Pemuda berusia 16 tahun, berwajah ganteng dan bertubuh atletis ini berjalan melintasi persawahan sambil bernyanyi kecil.
10798Please respect copyright.PENANA16i9FIfGGG
Bima adalah figur pemuda kampung yang supel, ramah dan pintar bergaul.
10798Please respect copyright.PENANAfxziT0Lgqv
Ayahnya Pak Brata adalah seorang petani yang cukup berhasil. Pak Brata memiliki tiga orang istri. Bima anak satu-satunya dari isteri ketiga Pak Brata.
10798Please respect copyright.PENANAyDRVZV88cL
Ibunya bernama Ani, biasa dipanggil Bu Ani, seorang penjual kue dipasar yang letaknya tidak begitu jauh dari kampungnya.
10798Please respect copyright.PENANAVFz72Kcivh
Menurut cerita orang-orang kampung, Bima bukanlah anak kandung Pak Brata. Ibunya sudah hamil tiga bulan ketika dikawin Pak Brata.
10798Please respect copyright.PENANACi8CDCSFhb
Ibunya dihamili majikannya sewaktu ibunya masih menjadi TKW di Arab. Makanya, wajah Bima mirip dengan orang Arab.
10798Please respect copyright.PENANAEna4YHmwgq
Singkat cerita, Bima sudah hampir sampai disungai.
10798Please respect copyright.PENANAyb22yBDmmx
Sore ini, Bima merasakan ada sesuatu yang lain dari biasanya. Dimana sungai tempatnya mandi, biasanya ramai.
10798Please respect copyright.PENANAs66JFLL53A
Tumben hari ini sepi sekali. Oh, mungkin aku bangun kesorean, pikir Bima dalam hati. Sambil melanjutkan langkahnya berjalan.
10798Please respect copyright.PENANAXxHt5FcN2K
Bima dikejutkan oleh suara seorang perempuan sedang merintih dan mendesah-desah.
10798Please respect copyright.PENANApXyCY8f0sP
Suara itu datangnya dari arah sungai. Bima merasa penasaran oleh suara-suara itu. Dia mendekati arah suara itu.
10798Please respect copyright.PENANAzrDUB5Sgme
Alangkah terkejutnya Bima melihat pemandangan didepannya, yang membuat berdiri terpaku.
10798Please respect copyright.PENANAbJcNUAlfyM
Pemandangan yang baru pertama kali dilihatnya langsung. Dimana, Mbak Siti tetangganya, sedang mandi sambil meraba-raba buah dadanya.
10798Please respect copyright.PENANASUq9PjnJld
Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Bima segera mencari tempat yang agak tersembunyi, mengintip Mbak Siti.
10798Please respect copyright.PENANAmkUmwbtKWa
Mbak Siti yang dalam keadaan telanjang bulat, tidak menyadari kalau didepannya seseorang sedang melihatnya dengan mata melotot dan jakun yang naik turun.
10798Please respect copyright.PENANASgFiobNbl6
Wanita berusia 25 tahun, yang sudah setahun ditinggal suaminya menjadi TKI ini, semakin asyik meremas-remas buah dadanya.
10798Please respect copyright.PENANA0Umzu9g8FN
“Akh.., ohh.., oohh.., ” desahan-desahan nikmat yang keluar dari mulutnya, membuat Bima semakin terpukau memandangnya. Bima merasakan penisnya menegang dibalik celana dalamnya. Tanpa sadar dia menyusupkan tangan ke balik celana dalamnya.
10798Please respect copyright.PENANAvgK9I86mzc
Bima meraba-raba kemaluannya yang makin lama makin mengeras. Bima semakin bernafsu saat Mbak Siti, meraba-raba vaginanya sendiri. Kemudian Mbak Siti memasukkan jari-jarinya ke dalam vaginanya.
10798Please respect copyright.PENANAYpo9nkgSJF
Dicucuk-cucuknya vaginanya sendiri sambil mulutnya mendesah-desah. Membuat Bima semakin tak kuat menahan nafsu birahinya.
10798Please respect copyright.PENANASVzkXJqwyI
Bima melepaskan handuk dan celana dalamnya lalu mengeluarkan penisnya yang sudah berdiri tegak.
10798Please respect copyright.PENANAewNZHRPoRh
Diraihnya kemaluannya, kemudian dikocok-kocoknya.
10798Please respect copyright.PENANA9dXBS7kQ2i
Saat Bima sedang asik mengocok-ngocok penisnya. Tanpa disadarinya Mbak Siti telah berdiri tanpa busana didepannya.
10798Please respect copyright.PENANAuSvSJSVOkD
“Kamu lagi ngapaain Bima,” tanya Mbak Siti.
10798Please respect copyright.PENANAwOGwvrH9KL
“Maaf.., Mbak.., maaf,” sahut Bima tergagap, tanpa melepaskan pandangan dari tubuh telanjang Mbak Siti.
10798Please respect copyright.PENANAO7R795AMMo
“Kamu lihat ini ya,” tanya Mbak Siti sambil menunjuk vaginanya.
10798Please respect copyright.PENANAbLAc0lroxp
Bima hanya diam, tak menyahut. Hatinya berdebar-debar melihat tatapan mata Mbak Siti.
10798Please respect copyright.PENANAOdifTGo8VH
“Kamu suka Bima,” tanya Mbak Siti sambil tersenyum.
10798Please respect copyright.PENANA2fE9DGe2Sw
10798Please respect copyright.PENANADrA7iK1kZ9
Tanpa menunggu jawabab Bima, Mbak Siti menggerakkan tangannya meraih penis Bima.
10798Please respect copyright.PENANAqZPnzYlnkC
“Aow, penismu gede sekali Bima, panjang lagi,” jerit Mbak Siti.
10798Please respect copyright.PENANA6rhtgtTayN
10798Please respect copyright.PENANAK0YIFXlZ61
Mbak Siti mengelus-elus lembut penis Bima dengan tangan kanannya.
10798Please respect copyright.PENANA9iIAqJFUFM
Sementara tangan kirinya meraba-raba buah pelir Bima.
10798Please respect copyright.PENANAln2YIjxhVy
10798Please respect copyright.PENANAKLZ30Y1FDn
Bima merasakan badannya panas dingin. Baru kali ini penisnya dipegang dan dielus-elus seorang wanita.
10798Please respect copyright.PENANAD9t6l9RO3I
Mbak Siti yang sudah berpengalaman bersetubuh dengan laki-laki, sangat tahu kalau Bima sangat menginginkannya.
10798Please respect copyright.PENANAr4vwZmnDkV
Tanpa melepaskan kocokkannya pada penis Bima, Mbak Siti mendekatkan mulutnya ke mulut Bima.
10798Please respect copyright.PENANA7M06LrRdIc
10798Please respect copyright.PENANAW0TeaMBdCI
Kelanjutannya ada di link bawah ini.
https://victie.com/novels/pejantan-kampung-tangguh
ns216.73.216.250da2


