Bab 1: Perjumpaan Tak Terduga
10800Please respect copyright.PENANAMc7OPcq5q4
Matahari hari mulai terbenam di ufuk barat ketika Bima Simalindra, yang lebih akrab dipanggil Bima, baru saja bangun dari tidurnya.
10800Please respect copyright.PENANAovMsPgCxYR
Dengan mata masih mengantuk, Bima berusaha bangun dan mengambil handuk yang kemudian dililitkan dipinggangnya.
10800Please respect copyright.PENANAmNNNKv5yzK
Kemudian dia berjalan menuju sungai, yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumahnya.
10800Please respect copyright.PENANALEfziIGA09
Pemuda berusia 16 tahun, berwajah ganteng dan bertubuh atletis ini berjalan melintasi persawahan sambil bernyanyi kecil.
10800Please respect copyright.PENANARZEOv64zlu
Bima adalah figur pemuda kampung yang supel, ramah dan pintar bergaul.
10800Please respect copyright.PENANAk213jYtzJc
Ayahnya Pak Brata adalah seorang petani yang cukup berhasil. Pak Brata memiliki tiga orang istri. Bima anak satu-satunya dari isteri ketiga Pak Brata.
10800Please respect copyright.PENANAWAi9gpa7NS
Ibunya bernama Ani, biasa dipanggil Bu Ani, seorang penjual kue dipasar yang letaknya tidak begitu jauh dari kampungnya.
10800Please respect copyright.PENANAQndNkeXHFa
Menurut cerita orang-orang kampung, Bima bukanlah anak kandung Pak Brata. Ibunya sudah hamil tiga bulan ketika dikawin Pak Brata.
10800Please respect copyright.PENANAQkcjIKTI5R
Ibunya dihamili majikannya sewaktu ibunya masih menjadi TKW di Arab. Makanya, wajah Bima mirip dengan orang Arab.
10800Please respect copyright.PENANA4tQIYiupYY
Singkat cerita, Bima sudah hampir sampai disungai.
10800Please respect copyright.PENANA5GAF7zEynH
Sore ini, Bima merasakan ada sesuatu yang lain dari biasanya. Dimana sungai tempatnya mandi, biasanya ramai.
10800Please respect copyright.PENANAmQfhWdDJyn
Tumben hari ini sepi sekali. Oh, mungkin aku bangun kesorean, pikir Bima dalam hati. Sambil melanjutkan langkahnya berjalan.
10800Please respect copyright.PENANASL7alUNbMR
Bima dikejutkan oleh suara seorang perempuan sedang merintih dan mendesah-desah.
10800Please respect copyright.PENANA4oreCCZiJM
Suara itu datangnya dari arah sungai. Bima merasa penasaran oleh suara-suara itu. Dia mendekati arah suara itu.
10800Please respect copyright.PENANAk9N79xmUqA
Alangkah terkejutnya Bima melihat pemandangan didepannya, yang membuat berdiri terpaku.
10800Please respect copyright.PENANA5JuLL1nnxf
Pemandangan yang baru pertama kali dilihatnya langsung. Dimana, Mbak Siti tetangganya, sedang mandi sambil meraba-raba buah dadanya.
10800Please respect copyright.PENANAlEco2BFaaK
Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Bima segera mencari tempat yang agak tersembunyi, mengintip Mbak Siti.
10800Please respect copyright.PENANABKRg7Tfodu
Mbak Siti yang dalam keadaan telanjang bulat, tidak menyadari kalau didepannya seseorang sedang melihatnya dengan mata melotot dan jakun yang naik turun.
10800Please respect copyright.PENANAxDh86uxSfa
Wanita berusia 25 tahun, yang sudah setahun ditinggal suaminya menjadi TKI ini, semakin asyik meremas-remas buah dadanya.
10800Please respect copyright.PENANAPKihSIfnNu
“Akh.., ohh.., oohh.., ” desahan-desahan nikmat yang keluar dari mulutnya, membuat Bima semakin terpukau memandangnya. Bima merasakan penisnya menegang dibalik celana dalamnya. Tanpa sadar dia menyusupkan tangan ke balik celana dalamnya.
10800Please respect copyright.PENANAVx2TjasEP4
Bima meraba-raba kemaluannya yang makin lama makin mengeras. Bima semakin bernafsu saat Mbak Siti, meraba-raba vaginanya sendiri. Kemudian Mbak Siti memasukkan jari-jarinya ke dalam vaginanya.
10800Please respect copyright.PENANABTOLX5rmRI
Dicucuk-cucuknya vaginanya sendiri sambil mulutnya mendesah-desah. Membuat Bima semakin tak kuat menahan nafsu birahinya.
10800Please respect copyright.PENANApCZ3P1wvcf
Bima melepaskan handuk dan celana dalamnya lalu mengeluarkan penisnya yang sudah berdiri tegak.
10800Please respect copyright.PENANAPXOa81kcog
Diraihnya kemaluannya, kemudian dikocok-kocoknya.
10800Please respect copyright.PENANAXH5wcURlo2
Saat Bima sedang asik mengocok-ngocok penisnya. Tanpa disadarinya Mbak Siti telah berdiri tanpa busana didepannya.
10800Please respect copyright.PENANAuBUmr4uSza
“Kamu lagi ngapaain Bima,” tanya Mbak Siti.
10800Please respect copyright.PENANAP8D7vYsGXf
“Maaf.., Mbak.., maaf,” sahut Bima tergagap, tanpa melepaskan pandangan dari tubuh telanjang Mbak Siti.
10800Please respect copyright.PENANAc4o46heVX7
“Kamu lihat ini ya,” tanya Mbak Siti sambil menunjuk vaginanya.
10800Please respect copyright.PENANA1mfEYZ1pnQ
Bima hanya diam, tak menyahut. Hatinya berdebar-debar melihat tatapan mata Mbak Siti.
10800Please respect copyright.PENANA5R8vwgQioQ
“Kamu suka Bima,” tanya Mbak Siti sambil tersenyum.
10800Please respect copyright.PENANAwmBfWGYH7j
10800Please respect copyright.PENANAXLtCKQXAxw
Tanpa menunggu jawabab Bima, Mbak Siti menggerakkan tangannya meraih penis Bima.
10800Please respect copyright.PENANAYdzqcanHyd
“Aow, penismu gede sekali Bima, panjang lagi,” jerit Mbak Siti.
10800Please respect copyright.PENANAOtOZ1fuSiO
10800Please respect copyright.PENANAyhHsF29Dnp
Mbak Siti mengelus-elus lembut penis Bima dengan tangan kanannya.
10800Please respect copyright.PENANA14sgDgnvLe
Sementara tangan kirinya meraba-raba buah pelir Bima.
10800Please respect copyright.PENANA5TMVLlXqhG
10800Please respect copyright.PENANA6VtJRLWalu
Bima merasakan badannya panas dingin. Baru kali ini penisnya dipegang dan dielus-elus seorang wanita.
10800Please respect copyright.PENANAU8JBekr3z5
Mbak Siti yang sudah berpengalaman bersetubuh dengan laki-laki, sangat tahu kalau Bima sangat menginginkannya.
10800Please respect copyright.PENANA7oNoZmoDhu
Tanpa melepaskan kocokkannya pada penis Bima, Mbak Siti mendekatkan mulutnya ke mulut Bima.
10800Please respect copyright.PENANAsxfLJzIBZh
10800Please respect copyright.PENANA62MEr0L9rf
Kelanjutannya ada di link bawah ini.
https://victie.com/novels/pejantan-kampung-tangguh
ns216.73.216.250da2


