-
info_outline Info
-
toc Table of Contents
-
share Share
-
format_color_text Display Settings
-
exposure_plus_1 Recommend
-
Sponsor
-
report_problem Report
-
account_circle Login
Saat membuka mata, aku melihat langit malam dengan bulan purnama bersinar di antara awan tebal. tubuhku berbaring di tempat yang keras dan tidak nyaman. Aku mencoba meraba salah satu benda di bawahku, dingin, bundar tapi penyok dan keras—kaleng bekas? Aku tidak tahu pasti. Pencahayaan redup, tak ada lampu jadi susah untuk melihat.
“Ugh... di sini bau busuk!” aku menggerutu, seketika menutup hidungku. Baunya seperti nasi basi yang dibiarkan berhari-hari dalam keadaan basah. Dari mana bau ini berasal? Sekitarku hanya terlihat bukit-bukit sampah menjulang di segala arah, bau yang menyengat, tak ada lampu ataupun tanda-tanda manusia. Terlihat seperti TPA. Kenapa aku bisa ada di sini? Kepalaku berdenyut ketika aku berusaha mengingat apa yang sedang terjadi.
0 sponsors' commentsAfter each update request, the author will receive a notification!
smartphone100
→ Request update
Thank you for supporting the story! :)
Please Login first.
Reading Theme:
Font Size:
Line Spacing:
Paragraph Spacing:
Load the next issue automatically
Reset to default

