Karakteristik pendidik dalam perspektif pendidikan Islam, yaitu meliputi: (1) Kompetensi Pedagogik; (2) Kompetensi personal (kepribadian), (3) Kompetensi sosial; dan (4) Kompetensi profsional. 23
357Please respect copyright.PENANAmRP3D4Vyiw
1. Kompetensi Pedagogik, yang meliputi:
357Please respect copyright.PENANAjn88CnV6fi
a. Pemahaman wawasan dan landasan kependidikan.
357Please respect copyright.PENANAFbjuSLDvT6
b. Pemahaman terhadap peserta didik.
357Please respect copyright.PENANAPgSpVx0EoE
c. Pengembangan kurikulum.
357Please respect copyright.PENANAuR75Hd3kjw
d. Pelaksanaan pendidikan yang mendidik dan dialogis.
357Please respect copyright.PENANAXTxdoOOnda
e. Perencanaan pembelajaran
357Please respect copyright.PENANAodDnTnM9HG
f. Pemanfaatan tehnologi
357Please respect copyright.PENANA7JsPq0tGml
2. Kompetensi Personal-religius (kepribadian), meliputi:
357Please respect copyright.PENANAn1XHwr40wQ
a. Kepribadian yang mantap dan terkontrol.
357Please respect copyright.PENANA2IkYoov6hL
b. Istiqomah/stabil
357Please respect copyright.PENANASNwjjWv3cv
c. Dewasa (usia dan pendidikannya)
357Please respect copyright.PENANAiLkVEZRNYk
d. Arif dan bijaksana
357Please respect copyright.PENANADpD0aZOT7R
e. Berwibawa
357Please respect copyright.PENANAd1m9A3xy17
f. Uswah hasanah(Menjadi teladan yang baik)
357Please respect copyright.PENANA9AbN8t2pwg
g. Berakhlak mulia
357Please respect copyright.PENANAoDKLYeLSpj
h. Ihlash
357Please respect copyright.PENANA1zOPYpPE8d
i. Taqwal
357Please respect copyright.PENANADxicd4oUqW
j. Sabar (dalam mengajarkan ilmu)
357Please respect copyright.PENANAVVu5KUkWbm
k. Jujur
357Please respect copyright.PENANAyZJd9cuVHs
L. Adil.
357Please respect copyright.PENANAhGs28vbzT7
4. Kompetensi Sosial-religius.
357Please respect copyright.PENANAiu2XkDthNz
Kemampuan Sosial-religius bagi pendidik adalah menyangkut ajaran dakwah Islam, seperti: Sikap gotong royong. tolong menolong berkomunikasi dan bergaul secara efektif dan efesien, menjaga hubungan sekolah dengan masyarakat, peran guru di masyarakat, dan Sikap toleransi.
357Please respect copyright.PENANAlKDpof4NAH
5. Kompetensi Profesional-religius.
357Please respect copyright.PENANAB1YRGVY2kJ
Kemampuan ini menyangkut kemampuan untuk menjalankan tugas keguruannya secara profesional, dalam arti mampu membuat keputusan keahlian atas beragamnya kasus serta mampu mempertanggung jawab-kan berdasarkan teori dan wawasan keahliannya dalam perspektif Islam. Seperti Mengetahui hal-hal yang perlu diajarkan, Menguasai keseluruhan bahan materi yang akan disampaikan pada anak didiknya, Mempunyai kemampuan menganalisis materi yang diajarkan dan menghubungkannya dengan kontek keseluruhan komponen-komponen secara keseluruhan melalui pola yang diberikan Islam tentang bagaimana cara berfikir (way of thinking) dan carahidup (way of life) yang perlu dikembangkan melalui proses edukasi, Mengamalkan terlebih dahulu informasi yang telah didapat sebelum disajikan pada anak didiknya, Mengevaluasi proses dan hasil pendidikanyang sedang dan sudah dilaksanakan, Memberi hadiah (tabsyir/reward) dan hukuman (tandzir/punishment) sesuai dengan usaha dan upaya yang dicapai anak didik dalam rangka memberikan persuasi dan motivasi dalam proses belajar
357Please respect copyright.PENANA6KX9ojbtT4
Dalam Islam sebenarnya empat kompetensi tersebut sudah ada dalam diri Rasulullah SAW (QS. Al-Ahzab [33]: 21) sebagai seorang utusan Allah SWT. Jauh sebelum peraturan pemerintah dan undang undang tentang guru dibuat, maka islam telah mengajarkan bahwa dalam diri Rasulullah ada keteladanan yang diambil. Rasulullah sebagai pendidik pertama umat islam sepatutnya dicontoh dan diaplikasikan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita mengacu pada peraturan undang undang tentang kompetensi guru, maka akan bisa ditarik benang merah bahwa empat kompetensi yang ada dalam undang undang tersebut sebenarnya ada pada sifat wajib yang dimiliki rasulullah, yaitu siddiq, amanah, tabligh, fathonah. Dalam perspektif Islam, mengemban amanat sebagai guru bukan terbatas pada pekerjaan atau jabatan seseorang, melainkan memiliki dimensi nilai yang lebih luas dan agung yaitu tugas ketuhanan, kerasulan dan kemanusiaan. Dikatakan sebagai tugas ketuhanan karena mendidik merupakan sifat "fungsional" Allah (sifat ruhubiyah) schagai "Rabh" yaitu sebagai "guru" bagi semua makhluk. Allah mengajar semua makhluknya lewat tanda-tanda alam (sign). dengan pengajar dan pembimbing, (4) pelajar (learner), (5) komunikator terhadap masyarakat setempat, (6) pekerja administrasi, serta (7)
ns216.73.216.75da2


