/story/192565/peran-yang-mengagumkan/toc
Peran yang mengagumkan | Penana
arrow_back
Peran yang mengagumkan
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
G
Peran yang mengagumkan
Zalvari
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Lampu sorot itu menyilaukan mataku.

Di hadapanku, ia berdiri dengan senyum yang begitu meyakinkan, dengan tatapan yang seolah-olah hanya dimiliki untukku. Semua orang bertepuk tangan, dan aku, bodoh sekali, ikut larut dalam tepuk tangan itu.


Aku pikir itu cinta.

Aku pikir semua kata-kata manis yang meluncur dari bibirnya adalah janji.

Ternyata hanya naskah. Dialog yang dihafalkan dengan sempurna, dimainkan dengan gairah seorang aktor yang tak pernah lupa perannya.


Aku duduk di kursi penonton, sementara ia di atas panggung, menari dengan kebohongan yang ia sebut kasih sayang.

Aku terperangkap dalam pertunjukan, tak sadar bahwa tiket yang kubeli adalah tiket menuju kehancuran.


Dan malam itu, aku akhirnya tahu:

Ia bukan kekasihku. Ia hanyalah penghibur

dan aku, penontonnya yang paling setia.

Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 1 minute
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.