/story/191460/niteclipse/?load=0
Niteclipse | Penana
arrow_back
Niteclipse
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
G
Niteclipse
river
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Sudah dua minggu tubuh ini terapung diatas sehelai rambut tipis kehidupan, mata yang telah bertahun-tahun melihat dunia ini mulai menggelap, tubuh yang lelah terus kelaparan, walau diberi makan benda ini masih saja meminta sisah-sisah yang dibuang, entah karena makanan yang tak berisi atau usus ini yang tak lagi dapat menyerap nutrisi, indra yang memudar membuat segalanya buram tetapi penciuman terasa kuat dan menyengat, mual, jijik, muntah, seakan ada kelereng di tenggorokan yang tak dapat dikeluarkan, tubuh yang dulu penuh energi ini sekarang sudah tak mau lagi mendengarkan otak dan hanya tergeletak di dalam sunyi, benda ini telah menjadi kantong darah tampa hati, mayat hidup tanpa jiwa yang berjalan sempoyongan ke gang sempit untuk beristirahat, lelah rasanya hidup tanpa jiwa, tanpa tujuan dan makna, andai kantong darah ini bocor, adakah yang akan menangisinya atau malah memarahi mayat yang mengotori lantai dengan darahnya?

Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 2 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.