/story/182109/wewe-gombel-cantik-slice-of-life/?load=0
Wewe Gombel Cantik (Slice of Life) | Penana
arrow_back
Wewe Gombel Cantik (Slice of Life)
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
G
Wewe Gombel Cantik (Slice of Life)
sumberbarokah
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (1)

Aku, Firman, mahasiswa rantau dari Jawa, sedang terpuruk di semester akhir kuliahku di Universitas Indonesia. Skripsiku macet, lamaran kerjaku ditolak mentah-mentah, dan status jombloku makin perih melihat temen-temen pamer mesra di medsos. Untuk kabur dari kepala yang penuh sesak, aku melangkah ke danau tersembunyi di hutan UI, tempat sepi yang selalu menenangkanku. Di bawah sinar senja, aku melempar kerikil ke air, tak sadar kabut tipis mulai menyelimuti danau, membawa sesuatu yang bakal mengubah malamku.

Tiba-tiba, dari kabut itu, sosok wanita melayang muncul di depanku. Jantungan, tapi mataku terpaku—dia cantik luar biasa, dengan kulit pucat bercahaya, mata besar polos, dan gaun putih tipis yang ketat, nyaris tembus pandang, memamerkan lekuk tubuhnya yang seksi bak MILF dalam mimpi. Dia bilang dia Wewe Gombel, tapi lugunya bikin aku bingung—hantu kok cekikikan kayak anak kecil? Dengan senyum genit tapi naif, dia duduk melayang di sampingku, mendengar curhatku tentang skripsi dan hidup yang kacau, seolah dia bukan hantu, tapi temen lama.

Show Comments (1)
BOOKMARK
Total Reading Time: 2 hours 10 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.