Gua duduk di sudut kafe yang biasa, di meja yang kita pilih tanpa banyak alasan selain karena dekat jendela. Hari itu matahari juga hangat, persis seperti dulu.
181Please respect copyright.PENANAEpF679Hvj0
Aromanya masih sama kopi yang sedikit terlalu pahit tapi lu suka. Gua nggak pesan banyak, cuma segelas yang bisa nemenin gua pura pura kuat. Di meja yang sama, gua nungguin seseorang yang nggak akan dateng lagi.
181Please respect copyright.PENANACECsFygv0Q
Lu pernah bilang, “Kalau kita gak bisa bareng, setidaknya kita pernah nyoba.” Dan gua iya iya aja, padahal dalem hati nolak semua kemungkinan berpisah. Tapi ternyata waktu punya cara sendiri buat ngasih jeda.
181Please respect copyright.PENANAZ2MPfRt8UW
Gua masih di sini, bukan karena gua gak bisa move on, tapi karena gua gak pengen lupa. Gua cuma pengen inget rasanya dicintai, meski sebentar. Rasanya dihargai, didengerin, dan diajak ketawa tanpa harus mikir besok jadi apa.
181Please respect copyright.PENANAuwEs4t460q
Dan kalo suatu saat lu juga balik ke kafe ini, mungkin lu bakal duduk di meja yang beda, sama orang yang beda. Tapi gua harap lu masih inget rasanya jadi kita, walau cuma di sudut ingatan yang paling tenang.


