Setelah mengeluarkan ledakan birahi, tubuh Irna kian melemah, nafasnya tersengal sengal. Namun dirinya merasa sangat puas. "Apakah seperti ini kenikmatan itu?" Batinnya bertanya. Namun ia tak terlalu memikirkannya. Ia hanya berusaha merasakan sisa sisa kenikmatan yg kian berlalu.
Wajah pak Pono yg masih berada diselangkangan Irna. Setelah ia rasa Irna dapat mengatur nafas ia kembali menjilat memek istri Rian itu. Ia ingin membersihkan semua cairan di memeknya. Meneguk rasa lendir kewanitaan sang hajah. Menjilatnya sampai bersih tak bersisa.
20041Please respect copyright.PENANAy5hYie5oWe
20041Please respect copyright.PENANAOE5nzhfFA0
Kembali terasa ngilu Irna rasakan saat pak Pono kembali menjilak liang kenikmatannya. Ia senang saat pak Pono membersihkan memeknya yg basah. Perlahan ngilu itu berubah menjadi gatal yg nikmat.
20041Please respect copyright.PENANA72RGA3UeLn
20041Please respect copyright.PENANAYfUPDP5b2K
Saat masi menikmati kenikmatan lidah hangat pak Pono yg menggelitik lapisan memeknya, tiba tiba saja pak Pono berhenti dan berdiri. Kemudian pak Pono menghampiri Irna yg berbaring dan masih menggunakan gamis tersingkap. Pak Pono menurunkan celana serta celana dalamnya memperlihatkan kejantannya.
20041Please respect copyright.PENANAr8pSOV524E
20041Please respect copyright.PENANAmdNIsAxwWj
Irna sangat terkecut sekaligus berdecak kagum melihat kontol pembantunya yg sudah menegang. Ukurannya sangan besar, mungkin 25 cm dengan diameter 6cm. Warnanya yg hitam, di tambah hiasan urat urat yg tercetak keluar di kulit kontolnya semakin membuat Irna menegak ludahnya.
20041Please respect copyright.PENANAZhyO9qJJmE
20041Please respect copyright.PENANAYbXfL5NpYQ
Namun ia seperti malu malu melihat kejantan pak Pono. Irna mengalihkan pandangan yg kadang kadang mencuri curi pandang juga.
20041Please respect copyright.PENANAm8HCeBMekr
20041Please respect copyright.PENANAZVgHXzQAzF
Melihat tingkah imut majikannya. Pak Pono langsung mengambil tangan Irna lalu mengarahkannya ke batangnya. Tampak genggaman tangan irna tak mampu mengepal abis batang itu.
20041Please respect copyright.PENANAuLz4MAhhLz
20041Please respect copyright.PENANAaamofWvtQZ
Irna kebingungan saat menggenggam batang jumbo pak Pono. Terasa hangat batang sangar itu. Ia mendiamkan tangan nya disana tanpa tau harus berbuat apa, karena ini pertama kalinya i menggenggam kemaluan pria.
20041Please respect copyright.PENANAH5nqBJi8cz
20041Please respect copyright.PENANAsFS9wMv2OS
Pak Pono memaklumi hal tersebut. Ia sadar jika wanita di depannya itu adalah wanita alim sehingga ia hanya tau ngentot saat bercinta tanpa tau foreplay. Jadi pak Pono menuntun Irna untuk mengocok kemaluannya.
20041Please respect copyright.PENANA2PObYXUxQL
20041Please respect copyright.PENANAX41mWZ3joq
"Kocokin bu hajah" Perintah pak Pono sambil menuntun tangan irna mengurut ngurut kejantanannya.
20041Please respect copyright.PENANAl2DvFosRz7
20041Please respect copyright.PENANAw4SslW6SeZ
Irna yg sudah tau apa yg harus dilakukannya kini mengurut lembut kejantanan sang pembantu. Ia gerakkan tanganna naik turun mengurut batang kontol pembantunya.
"Uuhh... Lembut sekali tangan mu bu hajah" Puji pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAESTflAHyoz
Irna tetap mengocok kemaluan pak Pono sambil menatap kagum batang hitam itu. Terasa ada denyutan sesekali saat dia memegang batang besar Pak Pono. Hangatnya batang itu seperti menambah bisikian setan di hati Irna yg membuat kocokannya makin intens.
20041Please respect copyright.PENANAEOjFl4uMOz
20041Please respect copyright.PENANAm44PGr6mjC
Pak Pono sangat kenikmatan merasakan tangan halus mulus itu mengurut ngurut pusakanya. Ia menyuruh Irna berhenti, dan Irna pun berhenti.
20041Please respect copyright.PENANAjGoeaPWzae
20041Please respect copyright.PENANAubLOm5N1Mg
Pak Pono kembali turun dari kasur. Menggapai kaki Irna, memposisikannya mengangkang sehingga kini kemaluan Irna berada tepat di depan batang kokoh yg siap masuk menerobos lorong kehangatan.
20041Please respect copyright.PENANALJmp5JZFlX
20041Please respect copyright.PENANAhDky6Z0QoQ
Bisikan setan yg sedari tadi bergeming di telinganya masuk ke hatinya membuat Irna tidak memberikan penolakan kepada pak Pono. Ia malah melebarkan pahanya memberi akses batang itu agak mudah memasukinya.
20041Please respect copyright.PENANAkPWY7k8FZ2
20041Please respect copyright.PENANAGv1clctcgj
"Siap untuk merasakan apa itu kenikmatan bu hajah?" Tanya pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAhQ5BxCkyoR
20041Please respect copyright.PENANAoBo2YupmWP
"Aahh... Pakk.Jangan" Mulut Irna masi saja menunjukkan kemunafikan. Ia mengangkangkan kakinya, namun ia berkata jangan. "Sungguh perempuan munafik" gumam batin pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAeDS8wGSkrj
20041Please respect copyright.PENANApgPBKjgkU5
Pak Pono tidak memperdulikan ucapan hajah Irna. Ia meludahi ujung kontolnya lalu menempelkannya di bibir memek Irna yg becek.
20041Please respect copyright.PENANAp7alJDbEhb
20041Please respect copyright.PENANABkGQBukTBW
"Tahan bu hajah... Ini sedikit sakit... Soalnya memek bu hajah sempit... Hehehe. " Ucap pak Pono menggesek dan menyuntul permukaan memek Irna.
20041Please respect copyright.PENANAZRvC3VuV6C
20041Please respect copyright.PENANAWyqHyTMYpc
Irna kegelian saat benda tumpul itu menggesek gesek memeknya. Geli yg ia rasakan makin merangsang dinding memeknya untuk mengeluarkan cairan cintanya.
20041Please respect copyright.PENANAfzDYJUB2oc
20041Please respect copyright.PENANAbjHjtbxmNq
Setelah berhasil memancing nafsu Irna dan membuat memeknya semakin becek. Pak Pono perlahan mendorong kontolnya masuk ke lubang kehangatan Irna. Terasa sangat sempit memek irna. Kontolnya terjepit kuat di dalam sana. Hangat memek Irna menambah kenikmatan yg dirasakan oleh kontol yg bergerak masuk itu.
"Oogghhh.... Sakiiittt paaakk... Cabuttt... Vagina saya periihhh.. " Erang Irna kesakitan menerima kontol jumbo itu. Memek nya terasa terkoyak saat kontol itu membelah vaginanya.
20041Please respect copyright.PENANARhkQvo8bB0
20041Please respect copyright.PENANA3RwOx8u5Hz
"Uuhh... Tahan bentar bu... Awal nya doang sakit... Ntar juga enak, saya jamin bu" Ucap pak Pono menenangkan Irna.
20041Please respect copyright.PENANAwHH59w65WK
20041Please respect copyright.PENANAZJw4k41hNh
Kontol itu makin dalam tenggelam dilobang surgawi irna. Denyutan memek Irna seakan memberikan pijatan terapi di kontok Pak Pono. Pak Pono meringis kenikmatan merasakan jepitan kuat dan hangat di batang perkasanya.
20041Please respect copyright.PENANAWkcYr6NYDk
20041Please respect copyright.PENANAnR5hKqFaly
"Oogghhh.... Sakiittt... Punya bapak besar sekali paakk..."
20041Please respect copyright.PENANA2GZaxpn4hE
20041Please respect copyright.PENANAK3VyoatAto
"Tahan bentar bu hajah... Memek ibu juga sempit kek perawan bu.. Uhh..."
20041Please respect copyright.PENANAXR70E9mDCZ
20041Please respect copyright.PENANAX2QoiqwIO1
Mendengar pujian yg di lontarkan pak Pono membuat Irna senang sehingga ia mencoba untuk menahan sakit itu. Jaminan pak Pono membuatnya sedikit lega.
20041Please respect copyright.PENANAFXFyveOPnN
20041Please respect copyright.PENANAhwmalDaszg
Kini batang itu sudah sampai di titik ujung lorong berlendir milik Irna. Pak Pono mendiamkan sejenak batangnya, memberi waktu adaptasi kepada memek irna agar terbiasa dengan ukuran kontol besarnya.
20041Please respect copyright.PENANAZ0uabRbFqU
20041Please respect copyright.PENANAtLl6aWfFwg
Irna masi meringis kesakitan dengan lobang memeknya yg tersumpal dengan ukuran besar kontol pak Pono. Namun rasa sakit itu teralihkan saat pak Pono meremas buah dadanya, mencumbu bibirnya sehingga dapat mengurangi sedikit rasa sakit yg diterimanya.
20041Please respect copyright.PENANAm9HOzhSfm2
20041Please respect copyright.PENANA6J9rA6QmxY
Detik demi detik, rasa perih yg melanda itu semakin memudar. Berganti dengan rasa nikmat yg mulai muncul.
20041Please respect copyright.PENANACGqxGZqH1O
20041Please respect copyright.PENANAU3m8EcGEZ5
Melihat Irna yg sudah mulai terbiasa dengan keberadaan kontolnya di memek sang hajah, pak Pono mulai bergerak pelan. Ia tarik pelan pelan kontolnya hingga hampir keluar, lalu setelah menyisakan kepala kontolnya, ia dorong lagi kontol itu masuk secara perlahan. Hal itu di lakukannya berulang kali, membuat lapisan memek Irna ikut tertarik keluar masuk.
20041Please respect copyright.PENANAa3aOg26RG2
20041Please respect copyright.PENANA44eK9j7Qqb
Sangat nikmat rasanya saat kontol pak Pono bergesekan dengan rahim sang hajah. Hangat pijatan di kontolnya membuat nafsu pak Pono menggebu gebu.
Irna juga merasakan hal yg sama. Setiap gesekan di dinding rahimnya menambah licinya lorong yg tengah di tusuk tusuk itu. Kenikmatan berupa ekspresi merem melek tak mampu ia sembunyikan dari pak Pono.
Desahan yg tertahan di tambah dengan mata yg merem melek menandakan dirinya kini menikmati persetubuhan itu.
20041Please respect copyright.PENANAt0GToKeM5s
20041Please respect copyright.PENANAjpA7L8yCPi
"Hhmmppp... Hhhsss... Eeehhmmpp..."
20041Please respect copyright.PENANAz3lTGmOmLn
20041Please respect copyright.PENANAMtp2q5yMUk
"Sudah mulai enak kan bu hajah...? Ayo mendesah bu hajah... Jangan malu..."
20041Please respect copyright.PENANAj9KnlHOmSQ
20041Please respect copyright.PENANAAgiMcKcBbH
Pak Pono memaju mundurkan pinggulnya dengan irama pelan. Kenikmatan demi kenikmatan dirasaka oleh Irna. Tubuhnya terbuai kedalam lembah nikmat yg selama ini belum pernah ia rasakan. Mulutnya gelagapan ingin mengeluarkan desahan kenikmatan, namun lubuk hatinya yg masih berisi keimanan menyuruhnya untuk menahan. Ia menahan setengah mati desahan agar tak keluar dari bibir sucinya. Kini ia seperti org mengigau, mulutnya ngap ngapan tanpa suara.
20041Please respect copyright.PENANAqy5v2sPJKg
20041Please respect copyright.PENANAggPXycYh8t
Melihat korbannya yg masi menahan gengsi, pak Pono menghentakkan pinggulnya yg membuat hajah itu tersintak dan spontan terpekik.
20041Please respect copyright.PENANAvJWRGRSFFe
20041Please respect copyright.PENANAWDGAfDu3c1
"Aakkhhh.... Aauuhh"
20041Please respect copyright.PENANAeElsQHwdUY
20041Please respect copyright.PENANABIAgIsT2tO
"Hehehe.Masih malu malu ya bu hajah?" Pak Poni bergoyang sedikit agak kuat.
20041Please respect copyright.PENANAWzSB7VelnU
20041Please respect copyright.PENANARknu9Vn9RW
"Akkhh... Akkhh... Haaahh.."
20041Please respect copyright.PENANA16p989IWiE
20041Please respect copyright.PENANAZYjWWON1MT
"Uuhhh.... Memek bu hajah memang trbaik... Uuhhh... Kontol saya keenakan bu"
20041Please respect copyright.PENANAFoPyilYVVW
20041Please respect copyright.PENANAd6v0n9KeBw
Mendengar kata kata kasar itu membuat sang hajah makin bergairah nafsu. Tubuhnya makin terjerumus dalam kenikmatan goyangan serta perkataan pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAYKqxP2yWdO
20041Please respect copyright.PENANAJQHf2MDe4Q
"Aahhh.... Hmmmppp... Haaahh... Hahhh... Paakk.... Uugghh"
20041Please respect copyright.PENANA2MUyfQtiwU
20041Please respect copyright.PENANAP5O1b5g2cx
"Kenapa bu hajah? Enak ya memek nya di entot kontol saya?"
Kepala Irna bergerak ke kiri dan ke kanan menahan nikmat yg di berikan oleh tusukan pak Pono. Pinggulnya terangkat. Nafasnya memburu seperti org berlari. Nafsu birahi kini menguasai diri hajah Irna.
20041Please respect copyright.PENANAXurHN10TSl
20041Please respect copyright.PENANAMXihsb735T
Pak Pono kian mengencangkan goyangan pinggulnya menyodok nyodok memek pink mulus ala ukhti. Terlihat jelas perbedaan di mana daging memek berwarna pink itu di aduk aduk oleh kontol hitam.
20041Please respect copyright.PENANAZRMJktOEOJ
20041Please respect copyright.PENANAT4WSTsevX3
Plookkksss.... Plookkksss.Plookksss..
20041Please respect copyright.PENANA8kyobmjFfF
20041Please respect copyright.PENANAez2N2nV3Aw
Bunyi peraduan pinggul pak Pono dengan pantat kenyal Irna. Pantat itu bergetar getar saat di hentak pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANA1vidWXKPhR
20041Please respect copyright.PENANANbTr7tBwuQ
Sungguh kenikmatan luar biasa yg kini Irna alami. Ia bagaikan terbang ke langit ke tujuh saat menerima kenikmatan yg tidak dapat di jelaskan oleh kata kata.
20041Please respect copyright.PENANAOaqhxkzLCA
20041Please respect copyright.PENANA95x7n82Mwo
Saat sedang nikmatnya menerima sodokan demi sodokan yg membuat nya semakin mabuk birahi. Kini Ia merasa akan ada sesuatu tg ingin ia lepaskan. Sesuatu yg rasanya ingin meledak dari dalam dirinya, maka Irna meremas sprei nya dengan kuat lalu mulai mengangkkat pinggulnya.
20041Please respect copyright.PENANAkPi2S7JN19
20041Please respect copyright.PENANAk0NFoM68KJ
Sedetik saat gelombang itu akan meledak tiba tiba pak Pono menghentikan goyangan, spontan mencabut kontolnya. Irna yg menyadari ada sesuatu yg hilang lgsg tersentak dan mencari cari rudal pak Pono dengan mengarah ngarahkan pinggulnya kekiri, kekanan, dan mundur mundur. Namun tak ia dapati sehingga membuatnya sangat kecewa dan frustasi. Lalu Irna menatap pak Pono dengan tatapan nanar.
20041Please respect copyright.PENANAgvSKOcMzNU
20041Please respect copyright.PENANABWJ7qDQS2U
"Kenapa pak?"
20041Please respect copyright.PENANAxK2pvuKf9r
20041Please respect copyright.PENANAKlr7RGt0ah
"Kalau saya crot nanti saya ga bisa ngentot lagi dengan ibu Irna. Kan perjanjian sama tuan cuma sekali saja, itu artinya sekali crot bu... Hehehe... Jadi saya tunda dulu crotnya.Biar bisa nagih janji lagi sama tuan.
20041Please respect copyright.PENANASzy6eSstUd
20041Please respect copyright.PENANArzBEOVjBJI
"Irna kecewa berat mendengar penuturan pembantunya. Ia tak sanggup melawan. Lagi lagi ia harus di buat kentang. Nafsu birahinya masih bersemanyam di dalam dirinya"
Pak Pono sengaja mempermainkan psokologis dan nafsu Irna. Ia ingin Irna menyerahkan tubuhnya sendiri sehingga ia dapat menikmati majikannya kapanpun. Ia dapat melihat kegundahan Irna dengan wajah murung hajah itu.
20041Please respect copyright.PENANAtMc6x3zjXa
20041Please respect copyright.PENANAjSqzQWwV6q
"Kecuali ibu memperboleh kan saya untuk ngentot ibu seterusnya tapi saya yakin ibu ga mau karna itu dosa besar" Ucap Pak Pono mulai memainkan psikologis Irna.
20041Please respect copyright.PENANAGrBwrmVUYr
20041Please respect copyright.PENANAGRlONNIPME
Tentu saja Irna setuju dengan ucapan pembantunya itu. Ia tidak akan mau lagi setelah ini. Itu zina, itu dosa. Namun tubuh dan pikiran nya berkata lain. Tubuh dan pikirannya terus menuntut kepuasan. Hanya kepuasan.
20041Please respect copyright.PENANAGfu5M9QujH
20041Please respect copyright.PENANAJnBbjKErwT
"Ibu hanya ada dua pilihan. Pertama, kita nikah bu"
20041Please respect copyright.PENANA8DZNEhqwWP
20041Please respect copyright.PENANAuVoXRaO6Au
"Jangan gila pak, saya sudah bersuami!" Kecam irna dengan tegas.
20041Please respect copyright.PENANARH8w1tPLee
20041Please respect copyright.PENANA2Vstob824v
"Hehehe.Jangan marah marah bu hajah. Saya ga memaksa kok"
20041Please respect copyright.PENANAlekMseG1WQ
20041Please respect copyright.PENANAlQoF8pZrdF
Irna semakin frustasi dengan dirinya yg selalu ingin kepuasan. Pikirannya juga tak mau tenang. "Kontol... Ngentot... Puass. " Hanya itu yg terlintas, di tambah bayangan film porno yg ia tonton membuat pikiranjya makin berkecamuk untuk menuntaskan hasrat liarnya.
20041Please respect copyright.PENANAqjHxiBAqs4
20041Please respect copyright.PENANAEI3wvuEgPP
Dalam kondisi yg frustasi itu irna bertanya ke Pak Pono. "Trus yg kedua?" Menandakan dirinya memang mengharapkan kepuasan birahi.
20041Please respect copyright.PENANAMRuuGEBsQu
Pak Pono yg sadar kini Irna mulai terjerumus dengan permainan setannya tersenyum kecut.
20041Please respect copyright.PENANA7elS6SpwEU
"Jadi budak saya bu hajah. Saya pernah baca jika seorang budak bebas di gauli" Ucap pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAosVqFlmn5N
20041Please respect copyright.PENANAf7ThLP3Y1m
Hal itu membuat batin irna terkejut setengag mati. Mana mungkin hal itu ia lakukan. Itu sama sekali ia tak memiliki harga diri dalam hidup. Bahkan seorang lonte saja masih bisa merdeka dan tidak pernah menjadi budak seseorang. Ditambah lagi dengan statusnya yg seorang hajah dan majikan. Mana mungkin itu akan ia lakukan.
20041Please respect copyright.PENANAV4YVucgKsJ
20041Please respect copyright.PENANABiMh84tvrq
"Astagfirullah" Ucapnya spontan.
"Dengar ya, Saya ini hamba merdeka. Wanita terhormat!"
20041Please respect copyright.PENANANLlQ6JovXU
20041Please respect copyright.PENANAFl59XLSlS5
Pak Pono yg di bentak oleh majikannya, dengan santai mendekati Irna. Lalu membelai pipi Irna dan mengelusnya. Irna yg tadinya emosi setengah mati kini tak berkutik apapun.
20041Please respect copyright.PENANAUz00kp93mp
20041Please respect copyright.PENANAJWvJ9DoEQn
"Yasudah gpp bu hajah. Saya ga maksa. Tapi tetap saja saya masi harus melaksanakan perintah tuan hehehe" Ucapnya lalu ia meremas toket Irna dan memasukkan jarinya ke memek yg masi becek.
20041Please respect copyright.PENANABrKFIymgTH
20041Please respect copyright.PENANAPm6lprdY4P
"Uhhss... Hmmppp"
20041Please respect copyright.PENANAsM0Y6Zr7WT
20041Please respect copyright.PENANAGuVkcQIFvC
Serangan nafsu itu kembali datang dan naik pada tubuh sintal sang hajah.
20041Please respect copyright.PENANAAhOGwNviEC
20041Please respect copyright.PENANAMWeVJlh0wQ
Kini pak Pono sudah menghentikan remasannya mencabut jarinya lalu menyantap jari yg berlumur lendir Irna. Walaupun hanya sesaat namun nikmatnya terbayang bayang oleh Irna. Ditambah dengan aksi pak Pono yg sengaja memancing birahinya saat menikmati lendirnya.
20041Please respect copyright.PENANA5a5gVKUwjg
20041Please respect copyright.PENANAuOqjxzvb1V
Beberapa saat kemudian pak Pono sudah merapikan pakaiannya lalu bergerak meninggalkan Irna yg masi dalam keadaan acak acakan.
20041Please respect copyright.PENANAzv9gQ3b3fW
20041Please respect copyright.PENANASQIdPJNqti
"Pikir pikir saja pilihannya bu hajahSiapa tau bu hajah berubah pikiran" Ucapnya lalu pergi meninggalkan kamar Irna.
20041Please respect copyright.PENANA6THxRJIUt9
Hati Irna tiba tiba saja gelisah, dirinya terpikir dengan pilihan yg dikatakan pembantunya. Entah mengapa dirinya harus memikirkan itu. Keduanya adalah hal yg tidak mungkin bahkan mustahil di lakukan.
20041Please respect copyright.PENANA8Bnf2T2NHk
20041Please respect copyright.PENANABIfoGZsaKy
Namun tiba tiba ia menangis. Entah kenapa dirinya hatinya menuntut untuk menentukan pilahan, sehingga dia menangis sejadi jadinya.
20041Please respect copyright.PENANArmqEP6ieaa
20041Please respect copyright.PENANAViOYOsCIsf
Malam harinya saat hendak tidur bersama sang suami nafsunya kembali bangkit. Lalu ia mencoba menggoda dan meminta nafkah batin dari suaminya. Lalu Rian bertanya.
20041Please respect copyright.PENANAf5OUVNlFq4
20041Please respect copyright.PENANA9b9mGG1vDy
"Loh tadi ga jadi ya pak Pono nya mi?" Batin Irna bergetar. Ia tidak tau harus balas apa.
"Umi menolak bi"
20041Please respect copyright.PENANA2vpZy81VZU
20041Please respect copyright.PENANAZhg8cDVgyX
"Eh umi ga boleh gitu dong sayang. Kan umi sendiri yg tersiksa harus nahan nafsu umi"
20041Please respect copyright.PENANA0nrQUHkvL5
20041Please respect copyright.PENANA7Q6k6J7GkP
"Pokoknya sebelum umi bersetubuh sama pak Pono. Umi harus puasa dulu dari abi" Ucap Rian membalikkan badan lalu tertidur.
20041Please respect copyright.PENANAXrOnKmpt7Z
20041Please respect copyright.PENANANgdebi5SIw
Kembali Irna harus menangis memikirkan rumah tangganya. "Apa yg terjadi pada suaminya sehingga begitu terobsesi dengan dirinya yg harus berzina demi mendapat kepuasan. Mengapa itu harus terjadi. Bagaimana asalnya obsesi fantasi itu" Batinnya bertanya.
20041Please respect copyright.PENANAXrMSUru37J
20041Please respect copyright.PENANAVfGpLoS8gw
Ia harusnya marah besar kepada suaminya. Namun ia tak sanggup. Ia hanya wanita yg tercipta untuk menuruti suaminya. Namun perintah yg di katakan suaminya adalah perintah yg bertentangan dengan nilai dan norma. Harusnya ia membantah namun tidak. Ia harus di harapi dengan semua pilihan dan keputusan yg rumit.
20041Please respect copyright.PENANAB97WfKAemX
20041Please respect copyright.PENANAKCKzjVOuhD
Besok paginya saat irna selesai memasak, ia pun mencuci peralatan yg ia gunakan. Saat sedang membasuh peralatan masaknya, ia di kejutkan dengan sebuah pelukan hangat dari belakang.
20041Please respect copyright.PENANASrCmFq4gNP
20041Please respect copyright.PENANAsdEZOadUns
"AwwAbiii" Pekiknya terkejut.
20041Please respect copyright.PENANA4B8SNUZCCG
20041Please respect copyright.PENANALltv2QHOxJ
"Hehehe.Ini saya bu hajah"
20041Please respect copyright.PENANA9hJsLIWFlV
20041Please respect copyright.PENANA2zZMIqcXP3
Irna spontan menoleh ke belekang. Memastikan siapa di belakangnya yg tengah memeluk tubuhnya.
Sangat terkejut batinnya saat menemukan bahwa yg kini memeluknya bukan suaminya namun pembantu nya. Spontan saja di meronta ingin melepas kan pelukan. Namun dekapan pak Pono lebih kuat daripada perlawanannya.
20041Please respect copyright.PENANAPglAmnqr0d
20041Please respect copyright.PENANAR6K9A3jS9F
"Lepaskan sayaaa paakkk" Ronta Irna.
20041Please respect copyright.PENANAtJ4PoEOXiZ
20041Please respect copyright.PENANAwVInvWFga1
Pak Pono melepas pelukannya. Lalu Irna membalikkan badannya menghadap pbantunya dengan sedikit ketakutan akan mengulangi kejadian semalam.
20041Please respect copyright.PENANAPe17lIZqYd
20041Please respect copyright.PENANAKId7AamIFW
"Apa yg bapak lakukan disini? Bukannya bapak seharusnya mengantar mas Rian".
"Tuan nyuruh saya tinggal bu, lanjutin tugas kemarin. Ibu siihh pakai bilang ga jadi... Kan saya jadi enak hehehe..."
20041Please respect copyright.PENANAHow900cXX9
20041Please respect copyright.PENANAZd2kljbrXJ
" Cukup pak... Jangan lakukan lagi... Saya tidak mau..."
20041Please respect copyright.PENANAFABnm9UKNX
20041Please respect copyright.PENANA9AQAvDFzPd
"Yakin ibu ga mau... Kok ibu nya bilang ga jadi sama tuan? Itu kan artinya ibu pengen ulangi lagi hehehe..."
20041Please respect copyright.PENANAufu4HfimQk
20041Please respect copyright.PENANAdvLxRFkLbH
"Cukupp Pak... Cukupp!" Bentak Irna.
20041Please respect copyright.PENANAom9LPgsemm
20041Please respect copyright.PENANAaR3KVtCQc2
Bukannya takut, pak pono malah semakin mwndekati Irna. Irna semakin mundur kebelakang, dirinya yg tadinya marah tiba tiba menciut ketakutan. Ia takut jika pak Pono berbuat kasar padanya. Hal yg ditakuti oleh semua wanita.
20041Please respect copyright.PENANAgZJy163YZY
20041Please respect copyright.PENANADZTWyVPKbP
Ketika pak Pono mengangkat tangannya, disitulah Irna memejamkan matanya seperti org rekleks terkejut. Ia berpikir jika dirinya hendak ditampar.
20041Please respect copyright.PENANAdwMTWybW9o
20041Please respect copyright.PENANAvxrU8q36zj
Namun yg dirasakan Irna hanyalah sebuah tangan yg menyentuh dagunya kemudian mengangkat kepalanya. Irna pun kemudian membuka kedua matanya.
20041Please respect copyright.PENANAaEgkUu37hz
20041Please respect copyright.PENANAZRXBsQJjsi
Saat matanya mulai dapat menvisualisasi kan objek, disitulah ia melihat jika bibir tebal hitam pak Pono datang mendekat, dan mendarat tepat di mulutnya.
20041Please respect copyright.PENANAG3M5vuo8kP
20041Please respect copyright.PENANAwjhtLFNCqy
Disituasi seperti itu entah kenapa badan Irna seperti terikat. Kepalanya terdiam kaku tanpa bergerak sedikitpun. Ia menerima ciuman telak Pak Pono tanpa melakukan perlawanan. Dia biarkan bibir pak Pono memagut magut bibir tipis merah merekah yg kesehariannya selalu digunakan untuk melakukan hal hal baik.
20041Please respect copyright.PENANAlctr9JwhOr
20041Please respect copyright.PENANAp26aESForO
Saat tubuh itu hanya bisa pasrah dan diam, disaat itu mulai bangkit hasratnya. Irna merasakan sensasi aneh saat di cium oleh lelaki yg bukan mahromnya. Pikirannya berbicara untuk menikmati setiap detik pagutan pembantunya.
20041Please respect copyright.PENANA4KZRbuiyOH
20041Please respect copyright.PENANAXQWC63e4BF
Beberapa detik terdiam dengan situasi itu, Pak Pono melepas bibirnya. Lalu kembali menatap wajah cantik majikannya yg sekian detik lalu marah, namun kini wajah itu memerah, tersipu menahan malu.
"Pak aku mohon jangan ulangi lagi... Cukup yg kemarin saja" Ucap Irna menolak. Namun tubuh dan pikiran syahwatnya tidak berkata demikian.
20041Please respect copyright.PENANAdrbr79vsCl
20041Please respect copyright.PENANAKyD61XarKr
"Ada apa bu hajah... Saya di tugaskan untuk." Belum menyelesaikan kalimatnya. Irna datang memotong.
20041Please respect copyright.PENANASuqGGA6e1g
20041Please respect copyright.PENANAmXUVaPItrR
"Itu menjijikkan pak.Sangat memalukan".
20041Please respect copyright.PENANAU9mqoSrpUi
20041Please respect copyright.PENANAEWsY9XKvkw
"Tapi saya liat semalam bu hajah menikmatinya kok. " Ucap Pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAU04PXHNtRL
20041Please respect copyright.PENANATg0QMzcxxk
Irna sangat malu mendengar ucapan pembantunya. Dirinya seperti dihina secara halus. Harga dirinya sebagai pembantu serta marwahnya sebagai seorang istri sekaligus hajah serasa di pijak pijak oleh pembantunya sendiri.
20041Please respect copyright.PENANA9e7VOiJzhn
20041Please respect copyright.PENANAPNfHoXB3LX
Pak Pono memulai ciuman yg keduanya. Untuk ciuman yg kedua ini, Pak Pono melakukannya dengan agresif. Ia melumat mulut Irna, menjilat bibir ranum itu. Perlahan Irna mulai membalas pagutan pak Pono. Hatinya tidak bisa mengendalikan dirinya, pikirannya terus melakukan apa yg di inginkan oleh tubuhnya namun di tolak oleh hatinya.
20041Please respect copyright.PENANAsCX2iPRAWV
20041Please respect copyright.PENANAxhShi1g8oO
Saat lidah pak Pono menjilat bibir nya. Irna makin terbakar nafsu, entah apa yg merasukinya, ia membuka mulutnya seolah memberi izin kepada lidah itu agar masuk kedalam rongga hangat mulutnya.
20041Please respect copyright.PENANAIP4vo4aiAP
20041Please respect copyright.PENANAR80VdxJJR6
Tentu saja pak Pono tahu apa maksud Irna. Dengan ganas ia memasukkan lidahnya, mencari cari lidah Irna agar saling bergulat. Saat lidah pak Pono berhasil menyentih lidahnya, saat itu pula lidahnya bergerak seperti terkena panggilan alam, ia tahu harus melakukan apa. Akhirnya lidah mereka saling lilit, saling menukar ludah.
20041Please respect copyright.PENANAesN2NLNKK9
20041Please respect copyright.PENANALIJZAA24CM
Ciuman panas itu berlangsung sekitar 5 menit. Saling lumat, saling jilat, saling hisap antar kedua bibir dam lidah. Irna tak lagi sungkan membalas lumatan dan jilatan pak Pono. Nafsunya menggebu gebu mengalir dalam darah.
20041Please respect copyright.PENANAlmggmy512v
20041Please respect copyright.PENANA4uYMEY8w3e
Saat liur mereka sudah merembes keluar mulut, saat itu pula melepas gulatan mulut mereke, lalu memutar balikan tubuh Irna, sehingga kini tangannya bertumpu di wastafel meja masaknya.
20041Please respect copyright.PENANAPNXVdQTX3U
20041Please respect copyright.PENANAcxoJdAJge5
Irna tersentak sadar. Aksi ciuman dirinya dengan pembantunya membuatnya terlena akan syahwat hingga melupakan siapa dirinya.
"Pakk... Tolong hentikan..." Ucapnya saat tersadar jika dirinya tadi terbawa nafsu.
20041Please respect copyright.PENANAi1XulxVMXV
20041Please respect copyright.PENANAeIOgnu3GNz
"Ada apa bu hajah..?" Tanya pak Pono sambil meremas pantat montok istri Rian.
20041Please respect copyright.PENANADsUpFWK4Zr
20041Please respect copyright.PENANAKVJ0wAhkfz
"Hmmpp... Hentikan paakkhh" Irna mendesah saat pantatnya di remas.
20041Please respect copyright.PENANAirciDyKB9F
20041Please respect copyright.PENANAaU72006LdV
"Apanya yg di hentikan bu?" Tanya pak Pono di samping telinga Irna. Hal itu membuat Irna kegelian nikmat.
20041Please respect copyright.PENANA6FTfqIEhhG
20041Please respect copyright.PENANA0g4jLvt9Ir
Pak Pono sengaja memancing nafsu majikannya dengan terus memberikan rangsangan rangsangan di area senstif wanita. Tangannya meremas pantat Irna sesekali melebarkan pipi pantatnya, lalu menekan nekan belahan pantat itu dengan jarinya. Membuat Irna makin gelojotan di mabuk birahi.
20041Please respect copyright.PENANA0kdVgvB1kS
20041Please respect copyright.PENANA0oPsl6W07B
"Eehhmmmpp... Hhsshhh... Mmmppphh" Desisan Irna terdengar, nafasnya memburu, menjadi alarm jika dirinya sudah di kuasi nafsu.
20041Please respect copyright.PENANAb2MTqoamMm
20041Please respect copyright.PENANAfedbhCvDL3
"Paakk... Sudaahhh... Hentikaann... Aahhh" Irna masih berusaha melawan hawa nafsunya.
20041Please respect copyright.PENANAZhJB7OQHzp
20041Please respect copyright.PENANAFWjwbOvCVA
Pak Pono tak memperdulikan ucapan Irna. Kini ia makin bertindak lebih. Ia singkap rok yg dikenakan oleh majikannya, Ia masukkan tangannya kedalam celana dalam Irna lalu ia mainkan memek Irna dengan jarinya.
20041Please respect copyright.PENANAXEG5ZNnD0l
20041Please respect copyright.PENANAh8ODhwngle
"Aauuhh... Paakkk.... Ngapain... Aahhh" Desah Irna yg tak tertahankan lagi. Birahinya yg sudah mencapai level maksimal tidak bisa menahan dirinya untuk mengekuarkan desahan, walaupun ia sudah setengah mati menahan untuk tidak menikmati perlakuan pak Pono terhadap dirinya.
20041Please respect copyright.PENANAgbZ4RaTKkL
20041Please respect copyright.PENANAQLbPEaHUEJ
"Lagi buat bu hajah enak hehehe. " Ucap Pak Pono cengengesan.
20041Please respect copyright.PENANAM97xMDlV2V
20041Please respect copyright.PENANABIoRebwtEH
"Ckloosss... Cklookkkss.Cklooosss" Bunyi kocokan jari pak Pono di memek Irna yg sudah basah sejak ciuman tadi.
20041Please respect copyright.PENANAWQsdh6Kpw0
20041Please respect copyright.PENANAjbrZA7hcR7
"Bu hajah jangan jangan aja... Tapi ini memeknya dah basah" Ucap pak Pono mengejek.
Hancur hatinya saat mendengar cemo'oh pembantunya sendiri. Dirinya dicap sebagai wanita murahan yg dengan mudah membiarkan tubuhnya dimainkan oleh org lain. Namun ia tak dapat menyalahkan dirinya. Tubuhnya memang menginginkannya. Dirinya perlu memenuhi hasrat sexnya.
20041Please respect copyright.PENANAytFF1rdzeI
20041Please respect copyright.PENANAypTNmtbFFB
"Aaahhh.... Aaahhh... Haahh" Desah Irna.
20041Please respect copyright.PENANAwaSelFypYU
20041Please respect copyright.PENANAd9DfRRdPeY
"Enakkan bu hajah?" Tanya Pak Pono mengencangkan kocokannya di liang nikmat Irna.
20041Please respect copyright.PENANAaTVupanGc7
20041Please respect copyright.PENANAFHp7VXAjQS
Irna yg sudah kepalang nikmat membuang harta dan martabatnya lalu menganggukan kepalanya pelan. Mengikuti permainan setan pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANASsHP15gcwp
20041Please respect copyright.PENANAtn9N3KfgJn
Saat rasa nikmat itu semakin jadi, pak Pono melepaskan jarinya dari memek Irna. Dan lagi, Irna harus gagal orgasme, yang membuatnya kecewa.
20041Please respect copyright.PENANAqelWX0BscB
20041Please respect copyright.PENANAkQ54ReRCpm
Pak Pono mendekati Irna, mencium wanita sholeha itu yg di balas juga dengan Irna walau dirinya masih merasa kecewa. Lalu pak Pono menaik turun celana pendeknya, dan mencuatlah kontol besar milik pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANADYe6ux8E08
20041Please respect copyright.PENANAs66mdLJQRQ
Walaupun sudah pernah melihat pusaka pak Pono, namun dirinya masih belum bisa berhenti mengagumi benda sangar itu.
20041Please respect copyright.PENANAK6IgWDOefU
20041Please respect copyright.PENANABmHQEECAHr
Pak Pono kemudian mengambil tangan Irna. Irna pun sudah paham apa keinginan pembantunya.
20041Please respect copyright.PENANAtUyYqP7DKN
20041Please respect copyright.PENANA0kbytGl8mM
Tanpa di beri aba aba Irna mengenggam batang kemaluan super pak Pono. Hangat yg di hasilkan oleh darah dari batang kejantanan pak Pono mengalir ke telapak tangan Irna. Meningkatkan gairah Irna sehingga tangannya naik turun mengocok kontol pak Pono dengan sendirinya.
20041Please respect copyright.PENANAwK9gM5KujA
20041Please respect copyright.PENANAUl4mD29FrM
"Uuhhhsss. " Lenguh pak Pono saat jari lentik Irma menari nari di kelaminnya.
20041Please respect copyright.PENANAmZapEBw0Ws
20041Please respect copyright.PENANAIxzmlwCeP2
Mendengar lenguhan nikmat akibat kocokannya membuat Irna makin semangat. Otak nya mendorong perasaan nafsu hanya dengan menyentuh kemaluan pembantunya.
20041Please respect copyright.PENANAZ6mTCxI4SX
20041Please respect copyright.PENANAFLdz3yd44O
Pak Pono merasakan makin lama kocokan majikannya itu makin kuat dan kencang, terlihat ada perkembangan dari kocokan sebelumnya. Pak Pono tersenyum bangga, melihat ada bakat binal yg ada pada diri Irna.
Irna semakin kehilangan akal sehat nya. Semua kesadarannya sudah terambil alih oleh nafsu dari bisikan iblis. Saat sedang mengocok kontol Pak Pono, ia diingatkan oleh bayangan seorang wanita sedang mengulum kontol pria. Teringat bagaimana wanita itu sangat bergairah, dan bersemangat. Sehingga kini pikirannya tertantang ingin melakukan hal yg sama.
20041Please respect copyright.PENANAFCojGDmqVP
20041Please respect copyright.PENANA8Q9VDev6HX
Sambil masih menggenggam kontol pembantunya, Irna berlutut di hadapan pak Pono, menatap penuh kekaguman kontol jongosnya. Perlahan ia dekatkan wajahnya.
20041Please respect copyright.PENANAXN6LeOzCOO
20041Please respect copyright.PENANAm5UNhRt37i
Tercium lah bau khas selangkangan laki laki yg di rasa asing olehnya, namun cukup membuat dirinya terangsang. Bau yg menghipnotis dirinya untuk semakin mendekatkan wajahnya. Kini hidungnya yg agak mancung menempel di batang kejantanan pak Pono yg bediri gagah.
20041Please respect copyright.PENANAxahgSj6lwW
20041Please respect copyright.PENANAvldwqa4Suq
Dirinya semakin tak kuasa menahan nafsu saat merasakan kulit wajahnya merasakan kehangatan dari batang besar itu. Tanpa sadar Irna menghirup aroma dalam dalam kejantanan pak Pono yg agak masam khas keringat di selangkangan.
20041Please respect copyright.PENANALcl9aCZbaa
20041Please respect copyright.PENANAVwcTCasbvI
Setelah terbius dengan aroma kejantanan pembantunya, kini akalnya mendorongnya untuk melakukan hal yg lebih. Dia kecup batang kelamin pak Pono, pertanda ia mengaguminya, lalu ia julurkan lidah nya, ia sapu batang hangat itu dengan lidah lengketnya.
20041Please respect copyright.PENANASroEATBFUA
20041Please respect copyright.PENANA3fM00h8LtX
Tubuh pak Pono bergetar saat merasaakn ada benda lengket yg hangat menjalar di batang kontolnya. Geli dan nikmat tercampur menyerang tubuhnya nya.
20041Please respect copyright.PENANADnN8rUM523
20041Please respect copyright.PENANADja4EjY98O
"AaahhhSejak kapan pinter begini bu hajah" Lenguh pak Pono merasakan kehangatan lidah penghafal kitab suci.
20041Please respect copyright.PENANAIOQD0Ha4aj
20041Please respect copyright.PENANAJOkZJAkk4Q
Merasa jika ada yg dilakukannya membuat batang itu kenikmatan, maka Irna meningkatkan kualitas jilatannya. Ia sengaja mengumpulkan banyak liur di lidahnya untuk disapukan di batang kontol pak pono. Kepala jamur pak Pono pun tak luput dari serangannya. Bahkan Irna sampai melakukan hal yg "gila", yaitu meyibakkan ujung kepala jamur itu, melebarkan lubang kencing di kontol pak Pono. Kemudian menggelitik lubang kencing pak Pono dengan ujung lidahnya. Terasa sedikit kecut dan asin akibat lendir bening dari lubang itu keluar, menandakan pak Pono sudah bernafsu.
20041Please respect copyright.PENANAGw3vh47Dqr
20041Please respect copyright.PENANAfr7KFBXpyV
"Aahh... Uhhhsss... Kok jadi pinter gini sih bu hajah.... EnaakkkBelajar dimana bisa buat nikmat ginih.... Uuhhh" Racau Pak Pono merasakan seluruh tubuhnya kenikmatan menahan jilatan sang hajah.
Irna juga tak sangka dirinya bisa melakukan hal ini secara otodidak. Dorongan dirinya untuk mencari kenikmatan membuat bakat binal dalam dirinya hadir. Dia dapat belajar dengan cepat bagaimana memberikan pelayanan dengan lidah dari video yg ia tonton.
20041Please respect copyright.PENANAsk66BjBXVo
20041Please respect copyright.PENANATJoNgL4u8d
Merasa semua bagian kontol pembantunha sudah berhasil ia mandikan, kini ia mencoba hal yg telah ia lihat semalam. Ia membuka mulutnya, mencoba mengulum batang jumbo milik pak Pono. Pelan pelan mulutnya memasukkan kepala jamur itu. Saat adanya permuan antar bibir swxynya dengan kepala kontol milik pembantunya, di saat itu pak Pono sedikit meringis merasakan ngilu bercamput nikmat yg luar biasa. Ada rasa bangga saat kontolnya berhasil menodai mulut alim majikannya.
20041Please respect copyright.PENANAxKjkOLORgt
20041Please respect copyright.PENANALx20huV00D
Irna sedikit kesusahan setelah melewati kepala jamur itu. Batang pak Pono yg besar membuat mulut mungil itu kesusahan untuk melanjutkan perjalanannya. Namun Irna masih berusaha memasukkan kontol pak Pono ke mulutnya. Langit langit dan dinding mulutnya menyentuh kontol yg hanya bisa masuk kurang dari setengahnya saja. Namun kenikmatan luar biasa sudah dirasakan oleh pak Pono. Kontolnya dapat merasakan dinding pipi bagian dalam Irna yg lembut dan hangat. Kepala kontolnya menyentuh langit langit Irna yg lengket dan hangat.
20041Please respect copyright.PENANA8z2iFHktX0
20041Please respect copyright.PENANARfC0uLRua2
"Aaarrgghhh..... Aaahhhh..... Nikmat bukan mainn" Erang pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANATKFR3eEzTG
20041Please respect copyright.PENANAz3EdG7cIvj
Irna masih mendiamkan sembentar kontol Pak Pono di liang mulutnya. Membiasakan ukurab kontol itu, melumurinya dengan cairan liur di seluruh batang yg masuk.
20041Please respect copyright.PENANAhBVfl90S9U
20041Please respect copyright.PENANAv3zN2BdNel
20041Please respect copyright.PENANA3K290kplf2
Gairah pak Pono makin menjadi jadi, ingin sekali ia menjambak kepala berjilbab majikannya itu. Lalu menggerakkan pinggulnya menyodok mulut hangat Irna sampai kontolnya mentok. Namun ia tak ingin teburu buru, ia ingin melatih dan mempermainkan majikannya dahulu. Sehingga untuk saat ini ia harus berusaha menahan gairahnya dan menikmati permainan lembat Irna.
20041Please respect copyright.PENANA7fVCor3Py5
20041Please respect copyright.PENANAtB1wJNWHGk
Setelah ia rasakan sedikit nyaman, barulah Irna menggerakkan mulutnya mengulum kontol gagah yg ia kagumi. Dirinya makin bergairah, walaupun kontol itu tak masuk seluruhnya, namun ia juga merasakan nafsu birahi hanya dengan menyepong majikannya, memeknya mulai basah, kepalanya semakin liar maju mundur.
20041Please respect copyright.PENANAbGRBR7mbEV
20041Please respect copyright.PENANAnN2rq6XvIw
"Aahh... Terusss.... Teruusss buu.... Enak.... Nikmaatt... Aahh" Rintih pak Pono kenikmatan.
20041Please respect copyright.PENANAqBSj4wIHDf
20041Please respect copyright.PENANA7ngpTlsQuX
Saat semakin terbakar nafsunya hanya dengan mengulum kontol pak Pono. Pak Pono melepas kontolnya dari mulut Irna. Sehingga Irna kembali kecewa saat kenikmatannya kembali tertunda.
"Berdiri bu..." Pak Pono berkata sambil mengangkat Irna. Membalikkan tubuh Irna yg bertumpu di wastafel lalu menunggingkannya sedikit.
20041Please respect copyright.PENANAFJSOyFGN8r
20041Please respect copyright.PENANARNZF5JWUd9
"Giliran saya bu..."
20041Please respect copyright.PENANAis5mKvzamR
20041Please respect copyright.PENANAisjQjX32z2
Pak Pono langsung membenamkan kepalanya di bongkahan pantat Irna yg sudah ia lebarkan pipi pantat Irna. Irna tersintak saat kepala pak Pono menyeruduk pantatnya, kaget + nikmat terasa saat hidung pembantunya berada di kulit perbatasan antara memek dan anusnya.
20041Please respect copyright.PENANAN1GQnoJdkO
20041Please respect copyright.PENANAnJC0JQMoiv
"Aakkkhhh" Pekik Irna.
20041Please respect copyright.PENANAjsiSI4B513
20041Please respect copyright.PENANABBlWpHadtt
Pak Pono menggerakkan kepalanya kekiri dan kekanana, menyelamin bongkahan pantat sexy Irna.
Aroma khas liang kewanitaan ditambah dengan aroma anus masuk kedalam hidung pak Ponosehingga membius dirinya untuk semakin menggila dalam menyeruduk selangkangan majikannya.
20041Please respect copyright.PENANAlO8mUdFV15
20041Please respect copyright.PENANAI4VLkLwf7r
"Aakkhhh.... Aaarrhhh... Haaahh.... Eehmmpppsss... Uuhhhsss. " Rintih Irna merasaka memek dan anusnya tersentuh hidung dan bibir pak Pono, yg menghasilkan nikmat luar biasa.
20041Please respect copyright.PENANAeMn9naTChd
20041Please respect copyright.PENANAV1yY6gdpQ0
Tak berselang lama, pak Pono menjulurkan lidahnya, menyapu belahan memek majikannya, masuk mengorek ngorek liang kenikmatan Irna seperti mencoboki, hanya saja menggunakan lidah.
20041Please respect copyright.PENANA1bgbWYCV7Z
20041Please respect copyright.PENANAM1xbXXG25W
Irna kelojotan menerima pembalasan pembantunya. Gatal, geli, ngilu bersatu menjadi satu paket kenikmatan yg selama ini ia cari. Klitoris, bibir memek, hingga anus semua menjadi bulan bulanan lidah pembantunya.
20041Please respect copyright.PENANA1Pijqkki75
20041Please respect copyright.PENANAmWZQ6sNUIC
"Paakkk.... Jorok... Najiss... Akhh" Ucapnya saat lidah pak menari nari di liang pembuangannya.
20041Please respect copyright.PENANAXLmeRHaHvQ
20041Please respect copyright.PENANAI9gnHfUo5K
Pak Pono tak memperdulikan ucapan majikannya, ia malah memaksa lidahnya untuk masuk menerobos anus Irna. Membuat Irna makin terbuai kenikmatan. Sehingga hal yg di anggapnya menjijikan malah ia nikmati, bahkan manahan kepala pak Pono agar tidak melepaskan lidahnya.
20041Please respect copyright.PENANAODgkYMIhoR
20041Please respect copyright.PENANA4P8O02alyZ
"Aaahh.... Jorokkk... Enaakk... Najiiisss.... Nikmat" Erang Irna tak karuan entah mwngutuk atau menikmati.
20041Please respect copyright.PENANAS6GU6D8zz2
20041Please respect copyright.PENANA1qTdMeGHCK
"Nikmati bu... Saya sebagai pembantu siap melayani" Ucap pak Pono di sela sela jilatannya.
Sluuppp.... Slurrrppp... Slurrrpppsss....
20041Please respect copyright.PENANAuI4YIFFZ5u
20041Please respect copyright.PENANAyB20itNKdY
Tak hanya menjilat anus, Jarinya juga ikut bermain di memek Irna. Satu jari tengah kini sibuk keluar masuk selangkangan hajah alim itu.
20041Please respect copyright.PENANAImsxkzj467
20041Please respect copyright.PENANABRDskcWS6P
Ckloookkksss.... Cklloooookkk.... Cklooookksss...
20041Please respect copyright.PENANAbLZ0gpyuW9
20041Please respect copyright.PENANAMYgnnY8GGE
"Aahhh... Aahh... Hmmppp... Paakk... Mau pipiss.... Aahh..."
20041Please respect copyright.PENANAvo2TMX3hLR
20041Please respect copyright.PENANAfBRPGfCsRM
Mendengar ucapan majikannya yg hendak orgasme. Pak Pono lgsg menghentikan permainan lidah dan jarinya di kedua lubang kenikmatan Irna. Lagi lagi Irna harus menahan puncak kenikmatan yg hendak meluap.
20041Please respect copyright.PENANAM5L1YmernJ
20041Please respect copyright.PENANAUo7zw1KEVX
Pak Pono lalu berdiri. Irna menatapnya dengan tatapan penuh kecewa dan penuh harap agar pak Pono mau membiarkan dirinya orgasme. Tapi dirinya ingat akan janjinya sendiri, sehingga ia sadar jika pak Pono tak membiarkannya orgasme sebelum ia menentukan pilihan yg di berikan.
20041Please respect copyright.PENANAgOOe3fOraG
20041Please respect copyright.PENANAAYKsfJNJEv
"Kentang ya bu hajah?"
20041Please respect copyright.PENANA6cmt5BhD56
20041Please respect copyright.PENANAirHlWzYcH6
Irna hanya diama saja menatap pak Pono dengan tatapan sayu. Namun di balas dengan senyuman licik oleh pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAuCVOHIZt9n
20041Please respect copyright.PENANAJz6NzSHQQN
Pak Pono kemudian membalikkan tubuh Irna, lalu menaikkannya di atas wastatafel. Kini Irna tersusuk diatas wastafel dapur rumahnya dan berhadapan dengan pembantunya.
20041Please respect copyright.PENANA2v2WZs6Kjm
20041Please respect copyright.PENANAj7laopw4Fb
Cuppphh.... Cuuupphhh....
20041Please respect copyright.PENANATS1L5j2WFP
20041Please respect copyright.PENANAYuBPNqKbI5
Pak Pono lgsg menyambar bibir Irna. Irna yg nafsunya tak jadi jadi mencapai puncak, tentu saja dengan mudah terangsang kembali dengan lumatan pembantunya. Ia membalas ciuman birahi pembantunya tanpa malu lagi.
20041Please respect copyright.PENANAPYScGLu86Z
20041Please respect copyright.PENANAzcpT6zjTeP
Saat sedang terhanyut dengan ciuman pembantunya itu, Irna merasakan jika jari pak Pono menyentuh bibir memeknya, tentu saja Irna terlonjak dalam ciuman panasnya. Nafasnya menembak nembak memburu akibar di dera kenikmatan saat bergumul bibir.
Kaki Irna otomatis melebar dan mengangkat memudahkan akses tangan pak Pono bermain di memeknya. Tak dapat ia pungkiri apa pun yg dilakukan oleh pembantunya terhadap tubuhnya, direspon positif oleh tubuhnya sehingga menikmati apa saja perlakuan pak Pono trhadapnya.
20041Please respect copyright.PENANAzrQm4drjOy
20041Please respect copyright.PENANAKfCC3IOEXo
"Hhmmmppss.... Heemmmppsss.... Eeehhhmmmpp" Irna melepas pagutanya dan melenguh kenikmatan merasakan tarian tangan pak Pono di area sensitif nyaa.
20041Please respect copyright.PENANAGs9Tjdd877
20041Please respect copyright.PENANAM5KEBAUO5W
"Boleh saya masuki ga bu?" Tanya pak Pono yg sudah mengarahkan penisnya tepat di bibir memek Irna.
20041Please respect copyright.PENANAxmlXGuTV3Y
20041Please respect copyright.PENANA5sNrZpIb0t
Irna hanya menatap sayu kearah pembantunya, namun tidak mengatakan sepatah katapun, hanya anggukan lemahenyetujui permintaan pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAB1W2OReg6t
20041Please respect copyright.PENANATS5GRxYTrv
Pak Pono yg telah diberi izin tidak lgsg memasukkan kontolnya ke memek pink Irna, tapi ia menggesek gesek kontol nya di belahan bibir memek irna, mempermainkan syahwat sang hajah, membuat Irna semakin tersiksa.
20041Please respect copyright.PENANAXaEkkvnDWk
20041Please respect copyright.PENANA6AF2q5QkBT
"Aakkhh... Hmmppp... Geliihhh... Ouuhh... Paakkhh" Desah Irna kegelian nikmat.
20041Please respect copyright.PENANAHJHpqs3san
20041Please respect copyright.PENANA1bHIM0dKkQ
"Iyaa.Trus gimana bu hajah?" Goda Pak Pono tetap menggesek kontolnya.
20041Please respect copyright.PENANAkXzrr0rZdH
20041Please respect copyright.PENANApWRUNkB7VX
Irna masih saja menahan gengsi nya untuk tidak mengatakan keinginannya dan terus merintih tak karuan, memeknya sudah gatal tak tertahankan namun Irna masih mencoba mempertahankan harga dirinya.
20041Please respect copyright.PENANAXSVJ6d1zeB
Pak Pono semakin senang melihat majikannya tersiksa menahan gatal dan gwli di memeknya, kini ia buka memek Irna dengan satu tangannya, memperlihatkan kelentit Irna. Lalu satu tangannya lagi mwngarahkan kontolnya untuk menyundul dan menggesek itil majikannya. Membuat pinggul Irna terangkat tersintak menahan sensani gatal dan geli yg menyiksa.
20041Please respect copyright.PENANAkG6OA27v8N
20041Please respect copyright.PENANAbUDtD0cpfD
"Paakkhh... Pliss." Rengek Irna yg sudah frustasi.
20041Please respect copyright.PENANAzPjrh9SgIH
20041Please respect copyright.PENANAryMt6L2Xc0
"Ada apa bu hajah?"
"Aku udah ga tahaaann... Paakkkhh..."
20041Please respect copyright.PENANAT88UTV86r5
20041Please respect copyright.PENANAVVK3CzpVtr
"Jadi saya kudu gimana bu? Kita sudahi saja yaa?" Tanya Pak Pono berakting ingin meninggalkan tempatnya.
20041Please respect copyright.PENANAGtdxZKLmD5
20041Please respect copyright.PENANAbDlMUIdBca
Namun Irna seperti mengait kakinya menahan pinggul pak Pono. Walaupun tak kuat, namun pak Pono merasa jika Irna tidak ingin menyudahi percintaan mereka.
20041Please respect copyright.PENANAnm6RfsgatK
20041Please respect copyright.PENANAT8VhxLpCob
"Paakk... Masukiinnn..." Pinta Irna akhirnya kalah melawan nafsunya.
20041Please respect copyright.PENANAOHEYFtAj5H
20041Please respect copyright.PENANAd7R7BlZZ6a
Pak Pono senyum sumringah, namun ia mencoba tetap tenang dan kalem.
20041Please respect copyright.PENANARgPcXCesyE
20041Please respect copyright.PENANAW1AShELisg
"Masukin apa bu hajah? Mobil ya bu?" Tebaknyanya pura pura bodoh.
20041Please respect copyright.PENANAQnFZqtcYAP
20041Please respect copyright.PENANAEReVXp4QPE
"Masukin... Punya bapakk..."
20041Please respect copyright.PENANAkd6EUNdvw3
20041Please respect copyright.PENANA0rTqeFbMSQ
"Apanya bu hajah? Punya saya yg mana?" Tanya pak Pono sengaja menggoda Irna.
20041Please respect copyright.PENANAITznqqbR0c
20041Please respect copyright.PENANAY2et3PfVa0
"Penis bapak..." Ucap Irna yg sudah sangat frustasi menahan gatal di memek nya.
20041Please respect copyright.PENANAxHKpbkb9Dn
20041Please respect copyright.PENANARxHyabdx55
"Ini bu?" Tanya pak Pono yg masi menggesek kontolnya di area memek Irna. Terkadang ia gesek ke paha dalam irna.
20041Please respect copyright.PENANAf3eR0FsjKS
20041Please respect copyright.PENANA5bjJUQj5FA
"Iyaahh... Ituu..." Irna menjawab mulai mengikuti permainan pembantunya.
20041Please respect copyright.PENANATwusMwk8Zb
20041Please respect copyright.PENANAOSsVIZIV5Q
"Masukin kemana bu hajahku?" Goda pak Pono. Ungkapan "ku" dari pak Pono membuat Irna senang dan tersipu.
20041Please respect copyright.PENANA7vm1mUDoqs
20041Please respect copyright.PENANA5Bu4OULeJW
"Ke punya saya paak..." Ucap Irna pelan.
20041Please respect copyright.PENANAbKoop0a7p4
20041Please respect copyright.PENANAhxGTY71NyF
"Ini namanya memek bu..." Ucap Pak Pono membelai memek Irna.
"Kalau Ini namanya kontol..." Sambungnya kemudian kembali menampar itil Irna.
20041Please respect copyright.PENANAumCyXOlvIv
20041Please respect copyright.PENANAmKADAibBMO
"Uuugghhhss... Iyaahh paakk..." Desahnya merasakan nikmat saat biji kelentitnya di tampar kontol.
20041Please respect copyright.PENANAaNZr0CPmPl
20041Please respect copyright.PENANAUXjNxNZSOD
"Ayoo bilang yg benar dong bu... Biar saya paham" Ucap Pak Pono menggoda.
20041Please respect copyright.PENANAkbTo8wxTcM
20041Please respect copyright.PENANAKWELaOZCxz
"Aaahh.... Hmmmppp... Masukin kontol bapak..." Ucapnya terputus putus karena kenikmatan.
20041Please respect copyright.PENANAslOQ4wAoCn
20041Please respect copyright.PENANA2AB6LS6ouO
"Kurang lengkap bu hajah..." Ucap pak Pono menahan kepala kontol ya di pintu gerbang memek Irna.
20041Please respect copyright.PENANAOEOZpuLz2F
20041Please respect copyright.PENANAfWsHrj7tEs
"Aakkhhh... Masukin kontol bapak ke memek saya!" Irna dengan frontal berbicara kotor, ini pertama kalinya dia mengucapkan kalimat yg tidak pantas untuk di ucapkan. Namun setelah dia melepaskan kata kata itu, dirinya merasa lega, seperti ada sesuatu yg terlepas dari dirinya.
20041Please respect copyright.PENANATaBHQgoKHI
20041Please respect copyright.PENANAiurp3k7HZp
"Siaapp... Bu hajah... Saya bakal masukin kontol saya ke memek bu hajah... Hehehe..." Ucap Pak Pono mengulangi kalimat Irnan. Namun saat irna mendengar kalimat itu dirinya semakin bergairah.
20041Please respect copyright.PENANAH0puhGKrvP
20041Please respect copyright.PENANAonTo7Jyym5
Perlahan kejantanan pak Pono masuk membelah memek sempit sang hajah. Banyaknya lendir yg keluar dari memek Irna, memudahkan batang perkasa pak Pono tenggelam di lorong hangat milik hajah cantik dan alim.
20041Please respect copyright.PENANAIouypbFvt7
20041Please respect copyright.PENANAcW39dZ3U8j
"Uuuuuggghhhhsss." Rintih Irna menerima kontol pak Pono masuk perlahan melebarkan rongga memek Irna.
20041Please respect copyright.PENANAiJwLXCQalu
20041Please respect copyright.PENANAsYhpRHFyIy
"Memek bu hajah sempit sekali" Puji pak Pono membuat batin Irna berbunga mendengarnya.
20041Please respect copyright.PENANAazgXxy9olS
20041Please respect copyright.PENANASDNXGdURqF
Pak Pono terus mendorong kontolnya hingga mentok di ujung liang peranakan Irna. Terasa sesak di dalam rahimnya namun terasa nikmat saat sesak itu menerpa. Kini kontol pak Pono masi terdiam di lorong hangat itu.
20041Please respect copyright.PENANAdgB8oLP1GZ
20041Please respect copyright.PENANAKLlhIViWKi
"Hhhmmmppp.... Hhhhffff.... Hhhsssss." Irna berdesis menahan memeknya yg penuh, nafasnya tersengal sengal.
20041Please respect copyright.PENANA2GV8GucEJy
20041Please respect copyright.PENANAqFFirJfrp9
"Memeknya licin banget bu... Udah gatel ya bu? Tanya pak Pono mencoba menggoda majikannya.
"Aaahh.... He'em... Huuuhhfff..." Gumam Irna menjawab.
20041Please respect copyright.PENANAaXiNLV859k
20041Please respect copyright.PENANAe4vnzGFJgo
Kini pak Pono mencoba menggoyangkan pinggulnya perlahan, menusuk nusuk memek Irna yg sudah kemerahan akibat di dera rasa gatal yg menjadi jadi.
20041Please respect copyright.PENANA8lQEUJtw7J
20041Please respect copyright.PENANASNoraTBh6S
"Saya goyang ya bu hajah"
20041Please respect copyright.PENANAEubfXAQwNY
20041Please respect copyright.PENANAkiZsNmLWj5
Irna yg matanya terpejam, bibir bawah yg tergigit menahan sesak nan nikmat Irna menanggukkan kepalanya pelan, menyetujui ucapan pembantunya.
20041Please respect copyright.PENANAWIIEcn9yeX
20041Please respect copyright.PENANAb4ABB9AUZI
Pak Pono kemuadian menarik kontol nya keluar hingga menyisakan pelanya saja yg masi berada di dalam memek Irna. Terlihat batang itu mengkilat akibat lendir dinding memek Irna. Lalu di dorongnya lagi pinggul itu memasukab kontolnya hingga di perujungan rahim Irna.
20041Please respect copyright.PENANAHbibTgfgIo
20041Please respect copyright.PENANA7KhuxBU510
Terasa sensasi nikmat yg tak dapat di jelaskan saat dinding memeknya dilalui oleh batang besar pembantunya. Lenguhan demi lenguhan keluar dari mulut Irna.
20041Please respect copyright.PENANAzpRNUCyzfX
20041Please respect copyright.PENANAYyvzum2ekV
"Aaahhh.... Uuuhhkkksss.... Aahhhh..... Aahhh... Haaahhh" Erangan panas keluar dari mulut suci Irna.
20041Please respect copyright.PENANA2jK697HobF
20041Please respect copyright.PENANAa4HKloKeVM
Pinggul Pak Pono kini bergoyang maju mundur dengan irama sedang. Benturan antara kedua selangkangan itu pun menambah syahdunya moment percintaan mereka.
20041Please respect copyright.PENANAj6wEY05Id1
Ploookksss.... Plookkkksss.... Ploooksss.....
20041Please respect copyright.PENANADuL8Fh4I65
Irna hanya mendongakkan kepalanya, menutup matanya dan kepalanya bergerak kw kiri dan ke kanan menahan nikmat yg mengalir di seluruh tubuhnya. Sedang asik merasakan kenikmatan akibat sodokan itu, tiba tiba pak Pono menurunkan tempo genjotannya, membuatnya merasa kehilangan sesuatu.
20041Please respect copyright.PENANA0D7YMh6tFc
20041Please respect copyright.PENANARdiTBhd40V
Dengan menurunnya kecepatan goyangan pak Pono, Irna kini sudah bisa membuka ledua matanya.
Kini sodokan itu makin lama makin pelan nyaris berhenti, membuat Irna yg tadi mendongakkan kepalanya menjadi menurunkan kepalanya menatap pak Pono seakab bertanya apa yg terjadi.
"Lihat kebawah bu hajah..." Ucap Pak Pono.
Irna menatap bingung kearah pembantunya.20041Please respect copyright.PENANAPvuv3ro5Gx
20041Please respect copyright.PENANAwn6k5PLClh
20041Please respect copyright.PENANAR4Ej6guRLh
"Lihat bagaimana kontol saya masuk ke memek ibuk... Rasakan gairahnya dengan melihat langsung... Ibu pasti langsung sange."
20041Please respect copyright.PENANAceoBrG8D48
Irna yg sudah dikuasai nafsupun mengikuti perkataan pembantunya. Dengan sedikit tenaga di tangannya ia menggerakkan badannya lalu melihat kearah selangkangannya.
20041Please respect copyright.PENANAoR057iCAj8
20041Please respect copyright.PENANAPj3zflmKwU
Disitu sang wanita religius menyaksikan bagaimana memeknya membuka lebar saat kontol pak Pono masuk, bagaimana daging lapisan memeknya tertarik keluar saat pak Pono menarik kontolnya.Terlihat pula kilat batang kontol itu yg terkena cairan lendirnya yg memutih di batang yg hitam. Ia juga melihat memeknya memerah saat ini.
20041Please respect copyright.PENANAyaEIbbmHos
20041Please respect copyright.PENANAo6rDQCCFbU
Benar apa yg dikatakan pak Pono Irna merasakan gairah dan nafsunya meningkat saat melihat pemandangan pertemuan dua kelamin itu. Gatal di memek nya kembali terasa, panas di tubuhnya kembali naik, nafasnya mulai memburu.
"Saya goyang lagi ya bu... Ntar bu hajah mendesah aja... Lepasin semuaa"
20041Please respect copyright.PENANAY2m0mDVhrb
Plloookkksss.... Plookksss... Plookkksss... Ploookksss.... Plookksss... Plookksss....
20041Please respect copyright.PENANAPisJXo9sNx
Pak Pono bergoyang dengan irama yg sedang lalu mengencang lalu menyedang lagi, membuat Irna blingsatan menahan kenikmatan duniawi. Dirinya tak habis pikir jika akan ada kenikmatan yg seperti ini. Senang bercampur bahagia Irna rasakan, namun jauh di lubuk hatinya tetap saja merasakan perasaan bersalah akibat dosa yg tengah ia lakukan.
20041Please respect copyright.PENANAsgHOuYoE71
20041Please respect copyright.PENANAQFseCEx4UH
"Aakhhh... Hhaahh... Haaahh... Paakk... Akhh"
20041Please respect copyright.PENANA8iUuWgDmlz
"Plookkkss.... Plokksss... Enak ga bu hajah? Katakan kalau enak bu... Jangan maluuBiar saya semangat genjot memek ibu" Ucap pak Pono mengotori pikiran majikannya.
20041Please respect copyright.PENANArHKKVowxYU
"Aakkhhh.... Iyaahhh... Enakk Pakkh... Haaahh... Haaahh... Enakk.... Terus. "
20041Please respect copyright.PENANAyXApQEV7Ms
"Naahh.... Gitu bu... Kan saya jadi ikutan seneng... Aahh... Memek ibu sempit..."
20041Please respect copyright.PENANAikQuzL9lhu
20041Please respect copyright.PENANA45QjILqCgR
"Aahhh... Ouugghh... Iyaahhh.... Enaakk.... Lagiihhh... Lagiihhh... Uuhhsstt..."
20041Please respect copyright.PENANAfzi0F9HyG2
20041Please respect copyright.PENANAa5kbQOn5QH
Tubuh sintal Irna terombang ambing menerima genjotan pembantunya. Nikmat tiada tara mengalir dalam setiap aliran darahnya. Ia sudah lupa akan statusnya dan hanya ingat untuk meresapi semua kenikmatan yg dirasakannya.
20041Please respect copyright.PENANAwbJaTFBwV7
20041Please respect copyright.PENANAnLWo78ei7L
"Uuhh... Andai ibuk mau milih antara 2 pilihan yg saya kasih... Saya jamin ibu pasti lebih kenikmatan dari ini..." Ucap Pak Pono.
20041Please respect copyright.PENANAtj6ShjxyZC
20041Please respect copyright.PENANApyM4MJZsSQ
Seketika Irna tersadar oleh perkataan itu. Ingatan akan janjinya membuat dia tidak fokus lagi menikmati sodokan kontol pak Pono. Hatinya sedih menerima jika kenikmatan ini hanya akan dia rasakan sekali saja, namun Akal, nafsu, dan tubuhnya sangat ingin ini terjadi berulang kali.
20041Please respect copyright.PENANAxWG3Qkj0kV
20041Please respect copyright.PENANA5zFs7YLuz5
"Gimana bu... Belum mau milih yaa?" Tanya pak Pono sambil menurunkan tempo goyangannya.
20041Please respect copyright.PENANAgkhJH5r1Cm
20041Please respect copyright.PENANACYPqfHj6HX
"Kalau gitu saya sudahi dulu bu.. Saya takut ibu keluar... Sayang kalau ga bisa dapat memek sempit ibu lagi hehehe..." Ucap pak Pono mencabut kontolnya.
20041Please respect copyright.PENANA3cLM2CskLh
20041Please respect copyright.PENANAjySBBBeeFZ
Irna terlihat sangat tidak menerima perlakuan seperti itu, Ia masih ingin, ia belum tuntas. Kecewa, sedih, marah kini bersatu dalam emosional Irna. Namun dirinya juga sadar jika semua ini adalah kesalahan dirinya. Dirinya mengikuti permintaan suaminya, hingga kini ia terjerumus dalam permainan nafsu. Sampai akhirnya terjebak dengan 2 pilihan yg akan menghancurkan hidupnya.
20041Please respect copyright.PENANA0awyBrA2SD
20041Please respect copyright.PENANAV445525trD
Dengan santai pak Pono memasang kembali celananya meninggalkan Irna yg masih termenung.
20041Please respect copyright.PENANAzshvktwBRY
20041Please respect copyright.PENANAZTFQI0ccgc
"Hehehe.... Nanti kalau tuan nanya lagi... Ibu bohong aja lagi... Biar kita masi bisa enak enak walaupun kentang bu hajah..." Ucapnya lalu pergi.
20041Please respect copyright.PENANAAkikn21dJW
20041Please respect copyright.PENANAgVxTHI9yhL
20041Please respect copyright.PENANAnP5JEm0zJ3
Karya ini gratis dan diusahakan berlanjut...!!
Cek karya lainnya : https://karyakarsa.com/Oom1234


