439Please respect copyright.PENANAZ3iSZvKsV3
439Please respect copyright.PENANACAaPnOZfJI
Satu kata yang tepat menggambarkan kondisi gadis itu hari ini.439Please respect copyright.PENANAbJNaNLkRfF
439Please respect copyright.PENANAdYKHh2vxUa
Lelah.439Please respect copyright.PENANAKG1RoX9tkj
439Please respect copyright.PENANAbIMZtDa8YT
Yap, Siren lelah. Segala kejadian yang berlangsung di sekolah tadi benar-benar menguras tenaga.439Please respect copyright.PENANAMrIffFUPyv
439Please respect copyright.PENANA0DiD8oG2y2
Mulai dari bersitegang dengan Shea, hingga penolakan Aran, serta cibiran yang dilayangkan kepadanya.439Please respect copyright.PENANAPtekrTEBaF
439Please respect copyright.PENANAjJKeSE2Alu
Siren lelah sekali. Gadis itu memang bisa tersenyum lepas meski hatinya terluka. Namun senyumannya itu membutuhkan energi besar.439Please respect copyright.PENANAYCmXyWkvoP
439Please respect copyright.PENANAsIyzkne0od
Gadis berambut cokelat panjang bergelombang itu segera menjatuhkan tubuhnya ke kasur Queen Size nya. Tidak peduli seragam sekolahnya belum diganti.439Please respect copyright.PENANAJX3dSdSAs2
439Please respect copyright.PENANAlrhLXHFHYn
Memandangi langit-langit kamarnya yang berwarna pastel, mata Siren perlahan memanas.439Please respect copyright.PENANAimHHVNwtKr
439Please respect copyright.PENANABtgFLIrf0K
Ketika sendirian, seorang Siren yang selalu tersenyum lebar dan tertawa lepas itu, akan menunjukkan sisi yang tidak pernah diketahui siapapun kecuali Shea.439Please respect copyright.PENANAvVa7UAGD1H
439Please respect copyright.PENANAibAEwvHbqM
Sisi rapuhnya.439Please respect copyright.PENANA2FnDeKQUfd
439Please respect copyright.PENANAYIgCe9Q7ni
Gadis itu menangis dalam diam. Menumpahkan segala emosi yang tertimbun dalam hatinya.439Please respect copyright.PENANARw9rgv4uMr
439Please respect copyright.PENANABHURkgFvSq
"Selamat, She." Bisiknya parau.439Please respect copyright.PENANA5HKJj4HSKG
439Please respect copyright.PENANA0VYIqxozv9
Tetapi tidak ada seorang pun yang tahu.439Please respect copyright.PENANAeoG1miXzpo
439Please respect copyright.PENANA2KpArHjPZX
Bahwa di tempat lain, seseorang tengah gemetar menulis di atas selembar kertas putih.439Please respect copyright.PENANAM3vTaQhF7q
439Please respect copyright.PENANAdIG2Jq1v46
Menyampaikan segala rasa dalam goresan tinta.439Please respect copyright.PENANAy8l9EtxfsT
439Please respect copyright.PENANAJzxvy3MiUw
***439Please respect copyright.PENANAZber9T5z2G
439Please respect copyright.PENANAWCl6bL3Bkr
439Please respect copyright.PENANAvjv2WGvg7W
Hari ini, tidak biasanya bagi seorang Siren. Aktivitasnya menyapa semua orang yang dijumpai sambil tersenyum ceria, sepertinya tidak berlaku pagi ini.439Please respect copyright.PENANAjyz5u8gspT
439Please respect copyright.PENANAHd8t9dhMDn
Gadis itu tidak menyapa sama sekali. Dan hanya membalas sapaan orang-orang saja. Siren menghindari semua kontak mata lantaran matanya sebenarnya bengkak.439Please respect copyright.PENANAmLAibULc8n
439Please respect copyright.PENANAHSN391wfVY
Efek menangis hebat seharian membuat mata Siren bengkak dan merah. Inginnya tadi mengenakan kacamata hitam. Namun berbagai rentetan pertanyaan akan menghujaninya. Jadi lebih baik gadis itu menghindari kontak mata saja.439Please respect copyright.PENANAU50XEZCSve
439Please respect copyright.PENANAotO1e1Zj8D
"Pagi, Ren." Sapaan hangat Shea hanya dibalas Siren dengan anggukan singkat.439Please respect copyright.PENANASrGqzoqSaO
439Please respect copyright.PENANAVKqsZ1bqWL
Gadis berambut cokelat itu segera duduk di kursi sebelah Shea. Setelah kembali berbicara kemarin, Siren memutuskan untuk kembali duduk bersama Shea.439Please respect copyright.PENANAoPyDIch79B
439Please respect copyright.PENANAd5nezcDiSp
Siren terus menunduk menyembunyikan wajahnya. Gadis itu begitu lesu tak bertenaga. Benar-benar berbanding terbalik dengan kesehariannya.439Please respect copyright.PENANAA5dNdkO3RF
439Please respect copyright.PENANAT7hRMojf00
"Kamu kenapa?" Tanya Shea khawatir. Gadis itu intens memperhatikan tingkah Siren yang cukup ganjil.439Please respect copyright.PENANAL20wUsbRmP
439Please respect copyright.PENANAz00HhE0bgn
"Hatiku sakit." Balas Siren tanpa sadar.439Please respect copyright.PENANAngY31nzNdn
439Please respect copyright.PENANAxO0OWRRJ0I
Hal itu membuat perasaan bersalah menyelinap di hati gadis berkacamata itu.439Please respect copyright.PENANABJyCs4XsIt
439Please respect copyright.PENANAmLGxubPfBt
"Maaf ya, Ren." Ujar Shea penuh rasa bersalah.439Please respect copyright.PENANAlbDK6als7z
439Please respect copyright.PENANAr3MHGzHLVF
Sukses saja kepala Siren yang dibaringkan di atas meja terangkat. Mata gadis itu melotot.439Please respect copyright.PENANAxYBVIIMiUM
439Please respect copyright.PENANAqtUGtaDFrS
"Maaf apaan sih. Enggak perlu elah. Aku nggak apa-apa kok." Jelas Siren cepat-cepat.439Please respect copyright.PENANAI6tEiqVijS
439Please respect copyright.PENANAvKug88qU9t
Namun mata Shea menangkap kelopak hitam di bawah mata Siren dan mata bengkak gadis itu. Melihat wajah sahabatnya itu, gadis berkacamata itu semakin merasa bersalah.439Please respect copyright.PENANAdVo1Ua3Nv5
439Please respect copyright.PENANANDUnhhOBYv
"Aku minta maaf, Ren. Pasti karna aku kamu jadi kayak gini. Aku sahabat yang buruk." Shea menyalahkan dirinya sendiri.
"Jangan nyalahin diri kamu. Lama-lama juga bakalan membaik kok." Tuturnya mencoba menghilangkan rasa bersalah Shea.439Please respect copyright.PENANAJkGUlPgnTN
439Please respect copyright.PENANAAM0BZKaMRd
Shea masih tidak enak. Gadis itu menatap Siren canggung.439Please respect copyright.PENANAPfn0oy7Nkg
439Please respect copyright.PENANA22qKV2go6h
"Aku ngerasa bersalah banget, Ren."439Please respect copyright.PENANAb2n3EBbOHr
439Please respect copyright.PENANAQXxzb4Zo86
Siren menepuk bahu Shea, menenangkan gadis berkacamata itu. "Udah, enggak apa-apa kok, She." Seraya memberikan senyuman terbaiknya.439Please respect copyright.PENANAh7rdnbeK5n
439Please respect copyright.PENANAmD74fCSfEa
Shea balas tersenyum. Perasaan lega sedikit menyelimuti hatinya.439Please respect copyright.PENANAbyDRkrXxS9
439Please respect copyright.PENANASYnHO2aTEk
'Aku nggak akan buat kamu cemas lagi, She.' Benak gadis berambut cokelat itu.439Please respect copyright.PENANAnPFLXQhH9g
439Please respect copyright.PENANAIS0u7xLsfC
Dalam hati Siren bertekad, dia tidak akan membiarkan sahabatnya merasa bersalah lagi padanya. Keputusan gadis itu sudah bulat.439Please respect copyright.PENANAZEiD91KH2d
439Please respect copyright.PENANAlN2hRGExjS
***439Please respect copyright.PENANA3ReFt3Uz6O
439Please respect copyright.PENANASG2LzFJt67
439Please respect copyright.PENANAaGqfkIqsXL
Ketika melengok ke laci meja hendak meletakkan bukunya, mata gadis itu menangkap sesuatu berwarna jingga. Tangannya bergerak mengambil benda itu. Keryitan tercetak di dahinya.439Please respect copyright.PENANAt427ov8Mbu
439Please respect copyright.PENANAuz1AHlEG0z
Matanya bergerak memindai benda itu, sebuah amplop mungil berwarna jingga yang polos. Wajah gadis itu begitu heran sekaligus bingung. Ketika jam pelajaran pertama akan berlangsung, dia menemukan sebuah amplop di laci mejanya.439Please respect copyright.PENANAkomMk3xNcs
439Please respect copyright.PENANAnPSLltcbeU
Namun gadis itu mengurungkan niatnya untuk segera membuka amplop itu. Bisa jadi bahan teguran dirinya apabila melakukannya di depan guru Kimianya.439Please respect copyright.PENANA5XRG6gE1S9
439Please respect copyright.PENANAw2ssxky8Wj
Walaupun matanya mengarah pada papan tulis dimana Ibu Eri tengah menjelaskan materi Isomer, namun pikiran gadis itu tidak pada tempatnya.439Please respect copyright.PENANALtzZ5A7dD8
439Please respect copyright.PENANA6AhwWErJPF
Sambil menggigit bibir, dia menerka-nerka. Mengapa surat itu diletakkan di laci mejanya, apakah surat itu untuk dia, dan siapa sebenarnya pengirim surat itu.439Please respect copyright.PENANAG1mRCn0sQG
439Please respect copyright.PENANAaUBiq5pTkr
***439Please respect copyright.PENANAVoYOOPJKhI
439Please respect copyright.PENANA1QiPqqcBDi
439Please respect copyright.PENANAPv8lN9mYXo
Siren hendak menceritakan kepada Shea apa yang baru saja ditemukannya. Namun keinginannya itu tertunda. Shea bilang kepadanya ada rapat Klub Jurnalistik mendadak, dan dalam sekejap gadis berkuncir kuda berkacamata itu hilang dari pandangan.439Please respect copyright.PENANAnPWJzoUdGX
439Please respect copyright.PENANA7FAwz99l53
Siren menghela nafas gusar. Gadis itu memandangi amplop surat itu lama. Kemudian gadis itu menoleh ke kanan dan ke kiri, kondisi kelas cukup ramai. Para gadis tengah bergosip dan para cowok bermain game di pojokan. Melihat kondisi yang cukup ribut ini, Siren akhirnya memutuskan melangkah ke luar kelas.439Please respect copyright.PENANAGwALqM93PP
439Please respect copyright.PENANA0qjqiZ75xr
Langkah kaki Siren membawanya ke taman belakang sekolah yang rimbun. Gadis itu lantas duduk di kursi taman.439Please respect copyright.PENANAeQJwaJRe8Q
439Please respect copyright.PENANAjbiTFSFnFu
Menghirup nafas dalam-dalam, lantas menghembuskannya perlahan. Siren memantapkan hatinya untuk membuka amplop itu.439Please respect copyright.PENANAHJwDqAQ5QZ
439Please respect copyright.PENANAUtwDytTg8d
Kertas putih dengan tulisan tangan rapi menyambut mata Siren. Dengan saksama gadis itu membaca isi kertas itu. Perasaannya campur aduk. Siren tertegun. Tak percaya dengan apa yang dibacanya.439Please respect copyright.PENANAFynSrUwMKK
439Please respect copyright.PENANAN7eL7rQhdI
439Please respect copyright.PENANALvxKC0Zpek
Untuk Seorang Gadis yang Secerah Mentari.439Please respect copyright.PENANAvOp9mRP6kw
439Please respect copyright.PENANAnCo1OdaUEO
439Please respect copyright.PENANAgFx970SWpF
439Please respect copyright.PENANAI9VHGNv3s2
Tahu tidak? Kamu punya senyuman paling cerah yang pernah kulihat. Tatapan mata paling berbinar yang pernah kutemukan. Tingkah penuh semangat dan percaya diri yang tidak dimiliki semua orang.439Please respect copyright.PENANA2FEdjBmo3J
439Please respect copyright.PENANAa2IzUUyWGI
Kamu bersinar. Primadona sekolah. Segala mata selalu tertuju mengagumimu.439Please respect copyright.PENANABLGfeXyrwQ
439Please respect copyright.PENANArHoipFuNVv
Termasuk aku. Seseorang yang bahkan tak akan pernah menyangka dirinya seberani ini menuliskan surat untukmu.439Please respect copyright.PENANAmAgERgBRcv
439Please respect copyright.PENANAGpxcMa3qUm
Setiap tingkahmu selalu tak luput dari perhatianku. Selalu. Kamu selalu bisa menarikku untuk memperhatikanmu. Apakah kamu punya magnet, Sirena Putri? Atau malah gravitasi yang membuatku selalu jatuh.439Please respect copyright.PENANAn0gcBrjJiT
439Please respect copyright.PENANAUhuz9Brt2v
Hingga malam itu, malam ketika semuanya terbongkar. Tentang perasaanmu dan sahabatmu. Kalian menyukai teman yang sama. Dan ironisnya lagi, dia temanku. Aku sedih. Namun sejak dulu aku telah yakin, kamu tidak akan pernah menyadari.439Please respect copyright.PENANAYuf5HCYuxD
439Please respect copyright.PENANAjU3gEfftTb
Bahwa ada seseorang yang diam-diam selalu memperhatikanmu.439Please respect copyright.PENANAnQu1LTDdzq
439Please respect copyright.PENANAuUODPtxXH6
Tolong jangan mengira aku stalker, walaupun memang sedikit mirip dengan itu. Aku tidak ingin membuatmu takut. Aku hanya pengagum rahasia yang tidak pernah menunjukkannya pada siapapun.439Please respect copyright.PENANAjIKoBsGMwQ
439Please respect copyright.PENANAP9lK2WMx1L
Dan maaf telah mengambil sebagian waktumu untuk membaca surat ini. Kamu boleh marah. Namun setidaknya, aku bersyukur menit-menitmu habis untuk memikirkanku.439Please respect copyright.PENANAmtOPJSXqGi
439Please respect copyright.PENANAoT5vpemsS2
Terimakasih banyak gadis yang secerah Mentari. Terima kasih telah membuatku merasakan perasaan ini.439Please respect copyright.PENANAKADqoFu9dI
439Please respect copyright.PENANAHw3rpfTWjr
Perasaan yang tak akan pernah berani terucap.439Please respect copyright.PENANAl4m5LHDpUm
439Please respect copyright.PENANAvMHEuyUlXp
Namun cukup berani untuk dituliskan.439Please respect copyright.PENANAGRFERuSvNB
439Please respect copyright.PENANAhSHDWwDpXE
Aku tidak meminta apa-apa. Sama sekali tidak ada. Kamu membacanya saja aku senang luar biasa.439Please respect copyright.PENANApJ9lx8TRob
439Please respect copyright.PENANAUzGWCRfOn4
Sekali lagi terima kasih.439Please respect copyright.PENANAPCPslaotkr
439Please respect copyright.PENANAAIfgtsu6EM
Dariku.439Please respect copyright.PENANA5yY04qouh8
439Please respect copyright.PENANAbuHT0xnh6S
Si Pendiam yang bertingkah pengecut.439Please respect copyright.PENANA2KPWettm3z
439Please respect copyright.PENANAICSf5xptXS
439Please respect copyright.PENANADJh88d4fOo
439Please respect copyright.PENANAjh3eeEfw2h
Lama gadis itu termenung. Memikirkan siapa yang paling tepat sebagai pengirim surat itu.439Please respect copyright.PENANA7ieTiixuq4
439Please respect copyright.PENANAOVAQCr20QY
***439Please respect copyright.PENANAk2RPNc3sZZ
439Please respect copyright.PENANAYzROMkmpok
439Please respect copyright.PENANAJlDkoTHs7K
Cowok itu memandang jauh ke luar jendela yang berada di samping bangkunya. Merenungi apa yang baru saja dilakukannya hari ini.439Please respect copyright.PENANAIvpuTrQ5ri
439Please respect copyright.PENANA2O0OAZKkcS
Menghela nafas pelan, cowok itu mulai merutuki tindakannya dalam hati.439Please respect copyright.PENANAPCZFeslr3T
439Please respect copyright.PENANA7B0LsC2h2A
Namun walaupun rasa penyesalan itu sedikit menyelinap, cowok itu juga merasa lega.439Please respect copyright.PENANA1dbj0fIybb
439Please respect copyright.PENANAOLDCIWotWe
Akhirnya perasaannya tersampaikan walaupun dalam bentuk selembar kertas.439Please respect copyright.PENANAcYZu8Z5ubP
439Please respect copyright.PENANAqhMTKLwbma
Memang ini tindakan pengecut. Namun ketahuilah, tidak semua orang berani mengungkapkan perasaan walau hanya dalam selembar kertas saja.439Please respect copyright.PENANArWdwuXONB4
439Please respect copyright.PENANADLyQgzZLO7
Tepukan di bahunya menyadarkannya dari lamunannya. Cowok itu tersentak kaget. Lalu menatap datar seseorang yang mengagetkannya itu.439Please respect copyright.PENANAiyF2XNWlCz
439Please respect copyright.PENANAEolFtPrdf6
Aran memasang cengiran lebar. Wajah cowok itu berseri-seri. Begitu bahagia sekali. Entah apa yang terjadi antara dirinya dan Shea hari ini.439Please respect copyright.PENANAQEjqxaWDui
439Please respect copyright.PENANAQMBl1FPO9c
Sebenarnya cowok itu sedikit kesal. Bisa-bisanya Aran menyakiti hati gadis itu dengan menolaknya. Tetapi setiap orang memiliki pilihan. Dan memang sedari awal Aran telah memilih si gadis berkacamata.439Please respect copyright.PENANAB0WuyVzsBW
439Please respect copyright.PENANAadg5ValDoa
"Jangan keseringan melamun, bro. Nanti kerasukan." Ujar Aran sambil terkekeh.439Please respect copyright.PENANASXCPOmbj9l
439Please respect copyright.PENANAFGdPl5jwLW
Cowok itu mendengus. Mengabaikan kekehan Aran, dirapikannya buku-buku dan peralatan tulisnya unruk dimasukkan ke dalam tas.439Please respect copyright.PENANAIodZMUTyaf
439Please respect copyright.PENANArhoTHCS4B4
Aran menghela nafas kecewa. "Ahh... Aku diacuhin." Serunya berpura-pura kesal.439Please respect copyright.PENANAss87UDyY9P
439Please respect copyright.PENANA51HkwgQ9Sv
Namun tetap saja cowok itu tidak memberikan respon berarti. Dia malah sibuk sendiri dengan kegiatannya.439Please respect copyright.PENANAwYFdf6IBh2
439Please respect copyright.PENANA4PEpAXi1qi
"Eh, Kamu tahu, Ton? Aku udah bicara sama Shea tentang hubungan kami."439Please respect copyright.PENANAFkWkIjbpLc
439Please respect copyright.PENANAhFlZe9HETi
Kegiatannya seharusnya sudah selesai jika saja cowok itu tidak sengaja memperlambat gerakannya. Niatnya untuk berlama-lama agar Aran meninggalkannya sendiri seketika buyar. Cowok itu malah tertarik dengan topik pembahasan Aran.439Please respect copyright.PENANAlQFkxQj02b
439Please respect copyright.PENANAWfSwWfzLZz
Aran tersenyum. "Aku dan Shea udah mutusin buat nggak pacaran. Kami mau fokus ngejar cita-cita kami. Dan itu pasti buat kami fokus dengan kesibukkan masing-masing."439Please respect copyright.PENANAKQkUb88Xzp
439Please respect copyright.PENANAJxs38oQ1hf
"Gimana ketika masa sibuk-sibuknya kalian ngejar cita-cita itu, perasaan kalian perlahan hilang?" Tanya cowok itu penasaran. Aran sukses besar menarik seluruh atensinya.439Please respect copyright.PENANAkvPA6NTvYq
439Please respect copyright.PENANAuev63p9v3z
Aran tetap tersenyum. Mata cowok itu memancarkan suatu kemantapan. "Toh, kalaupun karna kesibukkan ini kami jadi saling lupa, aku enggak masalah dengan itu. Lupa sejenak boleh. Tapi bukan berarti perasaan itu hilang. Aku udah teguh bakalan ngejaga perasaanku. Aku enggak tahu gimana dengan Shea. Tapi aku yakinin diriku dia ngelakuin hal yang sama."439Please respect copyright.PENANANd62zmhhFb
439Please respect copyright.PENANA4564CkEJBD
Penjelasan Aran membuat cowok itu tercenung. Tak menyangka temannya yang jarang terlihat serius bisa memiliki pemikiran sedewasa itu. Pengaruh perasaan benar-benar hebat. Bisa mengubah seseorang.439Please respect copyright.PENANAeE83yF4sUj
439Please respect copyright.PENANA7utP8vVNZg
"Semangat, Ran." Dukung cowok itu dibalas Aran dengan anggukan mantap.439Please respect copyright.PENANAjoEJek3CRl
439Please respect copyright.PENANAEiDZfwrAGC
"Aku duluan ya, bro. Mau jemput Mama yang lagi di RS. Dah."439Please respect copyright.PENANA8X89ZCzSWi
439Please respect copyright.PENANAUDQoey8Upj
Aran melambaikan tangan, yang dibalas cowok itu dengan anggukan.439Please respect copyright.PENANA5M7L0Lquf5
439Please respect copyright.PENANAC5QoiBQnN2
Kemudian cowok berambut hitam cepak itu bergegas meninggalkan ruang kelas.439Please respect copyright.PENANAftwnXihcGa
439Please respect copyright.PENANAMg1Q7UO7hb
Menyisakan cowok berambut cokelat gelap itu sendirian.439Please respect copyright.PENANA7BwrvA4YQe
439Please respect copyright.PENANAVBae9WN1Da
Dengan pikiran yang diselimuti banyak hal.439Please respect copyright.PENANASOB9XQ7ten
439Please respect copyright.PENANAZucl8kyaAh
***439Please respect copyright.PENANA7NAOkugkHx
439Please respect copyright.PENANAtuQO5odGIE
Cowok itu berdiri di halte bus. Matanya memandangi tetesan air yang jatuh mengguyur Bumi. Indonesia dengan musim pancarobanya yang tak terduga. Semula cuaca cerah namun mendadak hujan lebat terjadi.439Please respect copyright.PENANAS7PvqI8AOk
439Please respect copyright.PENANAQeXDfPWsBp
Hanya dirinya yang duduk di halte bus itu. Beberapa menit sebelumnya ketika meninggalkan kelas, kondisi sekolah benar-benar sunyi. Mungkin dirinya lah siswa terakhir yang keluar dari sekolah. Sehingga masuk akal jika hanya dia yang tersisa di halte bus itu.439Please respect copyright.PENANAYCXbBdG8Pf
439Please respect copyright.PENANAzVZwpzHrGe
Mata cowok itu tak henti-hentinya memandangi tetesan air yang jatuh. Pikirannya berkelana jauh memikirkan banyak hal.439Please respect copyright.PENANAptW7CS4Pi6
439Please respect copyright.PENANALkp7sCjpvH
Tentang persahabatan dan tentang perasaan.439Please respect copyright.PENANASczPuqEaJ7
439Please respect copyright.PENANAlAcu0m0vez
Sungguh jalan kehidupan berlangsung tanpa terduga.439Please respect copyright.PENANAk7mdKCY02T
439Please respect copyright.PENANAucHuo2IsCN
Tanpa disadarinya seseorang yang baru saja menerobos hujan mengambil posisi yang agak jauh darinya.439Please respect copyright.PENANAlmUyQN91nq
439Please respect copyright.PENANAoNnNzgBeSx
Seseorang itu sedikit menggerutu memegangi rambutnya yang basah dan lepek. Hatinya sedikit kesal lantaran rapat Klub Menggambar baru bisa selesai beberapa menit yang lalu.439Please respect copyright.PENANAgpIyU9NKBR
439Please respect copyright.PENANAzH6gsEgfhG
Seseorang itu lalu menoleh ketika menyadari bahwa dia tak sendirian. Matanya seketika membelalak. Alangkah terkejutnya dia mendapati orang itu duduk menunggui bus bersamanya.439Please respect copyright.PENANAQkpSjXhRHn
439Please respect copyright.PENANAdg92o679FH
Cepat-cepat dialihkannya pandangan. Wajahnya mendadak canggung.439Please respect copyright.PENANAP1re0APVUB
439Please respect copyright.PENANA0F8lnf3xgq
Cowok itu tersadar dari lamunan. Dia menyadari tak duduk sendirian. Kemudian menoleh ke arah seseorang yang duduk agak jauh darinya itu. Alangkah kagetnya dia melihat siapa orang itu.439Please respect copyright.PENANA8oBCITGmFw
439Please respect copyright.PENANALGBdx5iyB0
Buru-buru cowok itu mengalihkan pandangan. Rona merah seketika menyebar di wajahnya.439Please respect copyright.PENANARK0ErWEM6v
439Please respect copyright.PENANAlxi5Mt42RN
Gadis itu meremas tangan. Sepanjang hari di sekolah dia selalu menebak-nebak siapa sebenarnya pengirim surat itu. Dan ketika rapat di ruang Klub Menggambar, dirinya tiba-tiba tersadar akan sesuatu. Pikirannya seketika tertuju pada seorang cowok yang menjadi teman sebangku cowok yang disukainya.439Please respect copyright.PENANAGVoJ4zJd4c
439Please respect copyright.PENANAyGLdwEQ2z8
Entah apakah ini benar atau tidak. Namun gadis itu merasa yakin sekali dialah pelakunya.439Please respect copyright.PENANArpBEI9ICd4
439Please respect copyright.PENANAPtHWeYQj50
Dan sekarang, gadis itu terjebak dalam kondisi yang benar-benar canggung. Duduk bersama di halte bus, dengan cuaca yang tidak memungkinkannya melarikan diri.439Please respect copyright.PENANATe2XALpkJf
439Please respect copyright.PENANAEuWV7hUePc
Jika saja gadis itu bisa, dia ingin segera pergi dari tempat itu. Namun dia tidak senekat itu untuk menerobos hujan lagi sehingga seragamnya semakin basah kuyup.439Please respect copyright.PENANANb4SPfVPtP
439Please respect copyright.PENANAl2P1kouOuP
'Sekarang gimana? Eh, tapi gimana kalo aku salah?' Batinnya bingung.439Please respect copyright.PENANA2P5NN3NNmd
439Please respect copyright.PENANAAtm4ziF0O9
Sementara cowok itu tidak menoleh sama sekali ke arah gadis itu. Wajahnya memerah mengingat tindakan nekatnya pagi tadi.439Please respect copyright.PENANArKrH35JOqU
439Please respect copyright.PENANAwiRFuTpMpB
Hening menyelimuti kedua insan.439Please respect copyright.PENANAFCbOn7hHdg
439Please respect copyright.PENANAsRLjYZ7w5B
Hingga akhirnya gadis itu yang tidak pernah menyukai keheningan, memecah sunyi.439Please respect copyright.PENANAYkHYJX78xS
439Please respect copyright.PENANAm5sq074HJF
"Hai. Lagi nunggu bus juga?" pertanyaan anehnya meluncur begitu saja akibat kecanggungannya.439Please respect copyright.PENANAatgdeJGEH1
439Please respect copyright.PENANA8432L8LRhf
Sedangkan cowok itu mengerutkan alis. Heran dengan pertanyaan gadis itu. Memangnya untuk apa orang menunggu di halte bus selain untuk menunggu bus?439Please respect copyright.PENANAf7Hv8OK0h2
439Please respect copyright.PENANAK7bV9IePaz
"Menurutmu?" Namun pertanyaan malah dibalasnya juga dengan pertanyaan.439Please respect copyright.PENANAfT7PUmN2c0
439Please respect copyright.PENANAAKMbZYTRpO
Gadis itu salah tingkah. "Me-menunggu bus?" Tanyanya sedikit gugup.439Please respect copyright.PENANAW34heQ94bU
439Please respect copyright.PENANAEHDLEEsJG7
Cowok itu mengangguk pelan. "Tepat." Ucapnya datar.439Please respect copyright.PENANAuAdaqfBcXQ
439Please respect copyright.PENANAH75Ca3jIf2
Keheningan kembali menyelimuti.439Please respect copyright.PENANAb8gDS0QrAR
439Please respect copyright.PENANAzgpdaUOrPG
Gadis itu mengembungkan pipi. Sedikit kesal dengan respon singkat cowok itu.439Please respect copyright.PENANA9dNEecZ92y
439Please respect copyright.PENANASf7MwnnFx5
'Apa jangan-jangan memang bukan dia orangnya? Dia keliatan biasa aja.' Benaknya kembali menduga.439Please respect copyright.PENANA68oqRKxFrn
439Please respect copyright.PENANATxqT22getz
'Aku enggak akan tahu kalo nebak-nebak terus kayak gini. Gimana kalo kutanya langsung?'439Please respect copyright.PENANAmBzfKUZdwD
439Please respect copyright.PENANAEw4P6cOM8t
'Eh, tapi gimana kalo aku salah orang?'439Please respect copyright.PENANAZSUyEPd1NK
439Please respect copyright.PENANAK9oclLr2qZ
Gadis itu menggeleng-geleng sendiri. Si pengirim surat itu benar-benar berhasil membuat kepalanya pusing.439Please respect copyright.PENANA2mWcAgA241
439Please respect copyright.PENANAoS0XalBXeK
Dengan keberanian yang ada, akhirnya gadis itu memutuskan untuk bicara.439Please respect copyright.PENANAq5HeRfkzEP
439Please respect copyright.PENANAL3Vsm9nWi9
"Ton, kamu tahu siapa yang naruh amplop warna jingga di laci mejaku? Secara kan kamu selalu datang pagi. Siapa tahu kamu tahu pelakunya." Tanya gadis itu penasaran. Dia sengaja tidak langsung bertanya untuk melihat respon cowok itu.439Please respect copyright.PENANASeW03jI1iF
439Please respect copyright.PENANA6c1u5xToSZ
Skakmat!!!439Please respect copyright.PENANAJjUXg5Cd88
439Please respect copyright.PENANAY8TNTWBRFq
Cowok itu membatu. Kini dia dihadapkan dalam situasi sulit. Jika dia menggeleng, otomatis dia telah berbohong. Namun jika mengangguk, dia harus mengatakan yang sebenarnya. Cowok itu tidak siap jujur bahwa dialah pengirim surat itu.439Please respect copyright.PENANABEjsgWfz5V
439Please respect copyright.PENANAlFdL2Tfj9e
"Kamu kenapa Anton? Kok diam?" Tanya gadis itu mulai curiga.439Please respect copyright.PENANAbCzjEURvPl
439Please respect copyright.PENANAzbBwX00XWy
Cowok itu masih terdiam. Rasanya dia akan ketahuan sekarang juga.439Please respect copyright.PENANAO3kcTt4pbL
439Please respect copyright.PENANAITpGAgUNc7
"Apa jangan-jangan kamu pelakunya ya?" Tuding gadis itu sengaja memancing cowok itu.439Please respect copyright.PENANAlEBVcRT7wz
439Please respect copyright.PENANA3YvsCUGfhj
Terungkap sudah.439Please respect copyright.PENANA9Wz7T612lx
439Please respect copyright.PENANAcSkw8kioT0
Cowok itu tak bisa mengelak lagi. Patah-patah dia mengangguk. Seorang Anton Fernandes jika ditanyai tentang kebenaran tidak bisa berbohong. Cowok itu akan jujur walaupun situasinya segawat apapun.439Please respect copyright.PENANAxYCCK9M6mi
439Please respect copyright.PENANATM6t44c4U1
Gadis itu tersenyum tipis. Ternyata benar dugaannya. Cowok itu pelakunya.439Please respect copyright.PENANA0TY6V9Hwq6
439Please respect copyright.PENANAhFACIiSAw1
"Aku nggak yangka kamu ternyata pengagum rahasiaku, Ton. Padahal kamu tuh pendiam banget di kelas. Enggak disangka ya, seorang pendiam dan peraih rangking pertama paralel berturut-turut bisa suka sama gadis kayak aku." Kekehnya pelan.439Please respect copyright.PENANAAn8uGVrEuE
439Please respect copyright.PENANAOkAPfZlNAX
Cowok itu tersenyum kaku. Lidahnya begitu kelu untuk membalas kata-kata gadis itu.439Please respect copyright.PENANAIawInKJA8J
439Please respect copyright.PENANAInPDyw5Jxr
Siren menoleh ke arah Anton. Gadis itu memandangi cowok itu penuh penghargaan.439Please respect copyright.PENANAmUxhQjZiLe
439Please respect copyright.PENANA6Vtq1WRYvF
"Makasih banyak ya udah suka dengan aku, Ton. Dan maaf banget aku ngggak bisa balas perasaan kamu." Ucapnya penuh rasa bersalah.439Please respect copyright.PENANATN53qCzkXi
439Please respect copyright.PENANAJh22BOu82g
Cowok itu menggeleng pelan. Wajahnya bergerak kaku menghadap wajah gadis itu.439Please respect copyright.PENANAjpImGM5cF6
439Please respect copyright.PENANAxV4H1sezEf
"Aku ngerti. Nggak apa-apa kok." Ujarnya dengan memaksakan sedikit senyuman.439Please respect copyright.PENANAE67kJFspWg
439Please respect copyright.PENANAm8KAHdkxQk
Gadis itu menatap penuh rasa bersalah. "Sekali lagi maafin aku, Ton. Maafin aku yang nggak bisa suka sama kamu. Aku udah suka Aran sejak dulu."439Please respect copyright.PENANAWVH5gXhEZg
439Please respect copyright.PENANAI8DYKfUEvE
"Enggak apa-apa. Aku paham."439Please respect copyright.PENANAscBXlXeZRP
439Please respect copyright.PENANANleGaQavLn
Anton walaupun terluka namun berusaha untuk terlihat baik-baik saja.439Please respect copyright.PENANAm5Du64Gian
439Please respect copyright.PENANABgG3tiIjOd
"Kita senasib ya, Ton." Siren memandang jauh ke arah jalanan yang dibasahi hujan.439Please respect copyright.PENANA2SbMrmKfwq
439Please respect copyright.PENANAcWJNHrGpMe
"Menyukai seseorang tapi nggak berbalas." Gadis itu tertawa getir.439Please respect copyright.PENANAxTQecka80D
439Please respect copyright.PENANAdf6Pn7h5mp
Anton bisa merasakan kesedihan Siren. Cowok itu paham bagaimana perihnya.439Please respect copyright.PENANAg811U9xAxH
439Please respect copyright.PENANAaTWN2vKVOj
"Sakit banget, Ton. Tapi aku udah bisa ikhlasin Aran buat Shea." Senyuman tipis terulas cantik di bibir gadis itu.439Please respect copyright.PENANAikVo1LDv10
439Please respect copyright.PENANA7q6q949YCI
"Itu hebat, Ren. Nggak semua orang bisa lepasin orang yang dia suka buat orang lain." Ucap Anton yang semakin mengagumi gadis itu.439Please respect copyright.PENANABnLcOpCBFA
439Please respect copyright.PENANAuXF2RCPIXM
Siren terkekeh pelan. Tidak hambar namun manis didengar. Gadis itu menatap serius raut wajah cowok itu.439Please respect copyright.PENANAUbC7fWrsC6
439Please respect copyright.PENANAXLhPxI999R
"Kalo misalnya aku sama orang lain, kamu ikhlas nggak, Ton?" Tanyanya sengaja menggoda Anton.439Please respect copyright.PENANAyGMYN6g4j1
439Please respect copyright.PENANA4gHBbRbach
Wajah Anton berubah keruh. Cowok itu menatap tak suka. Tanpa sadar dia mengucapkan sesuatu yang kemudian membuatnya malu.439Please respect copyright.PENANAqjHNx45T7r
439Please respect copyright.PENANANQioSbzZIW
"Enggak."439Please respect copyright.PENANAk9KZ8KDjYd
439Please respect copyright.PENANAEz5XBH3EDw
Sontak saja kekehan Siren berganti menjadi tawa hebat. Tak disangkanya seorang pendiam seperti Anton bisa seperti itu.439Please respect copyright.PENANAAzVsyfCp67
439Please respect copyright.PENANASihntIZGAp
Anton segera mengalihkan pandangan. Wajah cowok itu kembali memerah.439Please respect copyright.PENANAktDIE91m7y
439Please respect copyright.PENANAqK0nhbT355
"Kamu lucu banget, Ton. Nggak nyangka aku." Siren geleng-geleng kepala tak percaya sambil tertawa.439Please respect copyright.PENANA7MxNIF0EOL
439Please respect copyright.PENANA8qW9t3TQzR
Anton mati-matian menyembunyikan wajahnya yang memerah.439Please respect copyright.PENANAvdjOvzX94W
439Please respect copyright.PENANA36p0rUI5v5
Berada sedekat ini dengan seseorang yang disukai, membuat perasaan Anton menjadi hangat. Walaupun dirinya ditolak, Anton sangat bahagia bisa menyaksikan tawa dan senyuman Siren lebih dekat.439Please respect copyright.PENANAde5e2CZeEV
439Please respect copyright.PENANA2LwnAn1JvZ
Dan bagi Siren, bersama Anton hari ini menunggui bus bukanlah hal yang begitu buruk.439Please respect copyright.PENANA5s7xzI4tVm
439Please respect copyright.PENANAS0WRsqneI8
Anton ternyata cukup menarik. Cowok itu cepat sekali malu dengan kata-katanya. Baru kali ini Siren melihat wajah seorang cowok memerah.439Please respect copyright.PENANAgsfMuA5nLY
439Please respect copyright.PENANAVwBbS89Kp8
Kedua insan itu lega dengan perasaan mereka masing-masing.439Please respect copyright.PENANAgp0ABvmORU
439Please respect copyright.PENANAHA1E4XKU7w
Perasaan yang telah tersampaikan.439Please respect copyright.PENANAljuVMTuQy3
439Please respect copyright.PENANAdEEPa1q2lG
Dan sebuah awal untuk mengenal dan berteman baik.439Please respect copyright.PENANAIGyQyLY25r
439Please respect copyright.PENANAs7mwOfmhxR
Mungkin ini langkah bagus untuk sebuah perjalanan yang panjang.439Please respect copyright.PENANATWr1uGd4EV
439Please respect copyright.PENANA0f8UqUv0WQ


