-
info_outline Info
-
toc Table of Contents
-
share Share
-
format_color_text Display Settings
-
exposure_plus_1 Recommend
-
Sponsor
-
report_problem Report
-
account_circle Login
Ketika semua orang mengagungkan Dewa Kemakmuran, Hiyori justru ingin menendangnya ke neraka.
Gunung Kouzu, tempat suci di antara Desa Shinra dan Shinrei, dipercaya menjadi tempat tinggal Dewa Kemakmuran yang katanya sakti dan dihormati.
Dewa itu menjadi kunci kemakmuran banyak orang, bahkan di luar kedua desa tersebut. Dewa itu adalah satu-satunya tempat penduduk desa meminta pertolongan.
Namun, bagi Hiyori yang selalu diminta Tetua Desa untuk mengantarkan makanan dan buah-buahan sebagai persembahan ke kediaman dewa itu, Hiyori tahu satu fakta yang tidak diketahui siapa pun:
Dewa itu genitnya minta ampun!
Dia hobi gombal, suka melempar pujian tak pantas dengan wajah tak berdosa, dan punya kebiasaan menenggak bir seolah itu teh suci. Pokoknya, dia lebih mirip dewa genit dengan misi pribadi daripada figur surgawi yang bersinar tenang.
Dan yang paling gila? Dia menyuruh Hiyori memanggilnya dengan sebutan 'Dewa Hymen', yaitu dewa perkawinan. Apa-apaan?
Jadi, waktu pertama kali Hiyori naik gunung untuk mengantarkan persembahan, dia pulang dengan terbirit-birit. Bertemu dewa bukannya membuat dia merasa aman, dia justru takut akan menjadi korban kemesuman Dewa Hymen yang selanjutnya!
0 sponsors' comments
will be deducted After each update request, the author will receive a notification!
smartphone100
→ Request update
Thank you for supporting the story! :)
Please Login first.
Reading Theme:
Font Size:
Line Spacing:
Paragraph Spacing:
Load the next issue automatically
Reset to default
