(Dokter Zelena dan Dokter Zein kini sedang bertatap muka dengan Bos Gareng)
420Please respect copyright.PENANA80D9z7ZuDC
420Please respect copyright.PENANA4E0j6tVoVL
"Cepat katakan, ada apa kau memanggilku?!", kata Dokter Zelena membentak Bos Gareng.420Please respect copyright.PENANAe64KIYDcF6
420Please respect copyright.PENANAY3yd1scSRE
Mendengar Dokter Zelena yang tanpa basa basi dan langsung mengatakan inti pokok permasalahannya, membuat Bos Gareng sedikit terkejut.420Please respect copyright.PENANADg1kFN8nxL
420Please respect copyright.PENANAG6bNGKr5Az
"Hei nona cantik, tenanglah. Jangan terlalu galak begitu", kata Bos Gareng sambil tersenyum.420Please respect copyright.PENANAf31EIY78Mp
420Please respect copyright.PENANAqLsdrhStr3
"Aku tidak punya banyak waktu!! Kau mengganggu waktuku saja. Jika kau memanggilku hanya karena urusan waktu itu, aku pasti akan bertanggung jawab. Aku akan pastikan bahwa kau tidak akan membayar sepeser pun di RS ini", kata Dokter Zelena tegas.420Please respect copyright.PENANAywZJE1F7xA
420Please respect copyright.PENANALe1YKmlVoz
Dokter Zein yang mendengar Dokter Zelena berkata seperti itu, juga sedikit terkejut.420Please respect copyright.PENANAWlf5F0Dd0i
420Please respect copyright.PENANAfVnEwCEyQx
'Wow, perempuan ini tegas juga ya?', kata Dokter Zein dalam hati dan cukup mengagumi ketegasannya.420Please respect copyright.PENANAfgd7Dy8rXb
420Please respect copyright.PENANAtto8bYCuu0
"Nona cantik, tenanglah. Apa aku terlihat seperti orang yang kekurangan uang?", kata Bos Gareng bertanya lagi lalu melanjutkan.420Please respect copyright.PENANAiJTh0Rryo1
420Please respect copyright.PENANAWZcC9zEPjB
"Aku beri kau dua penawaran. Penawaran pertama. Kau jadi kekasihku, maka semua yang kau lakukan padaku akan aku anggap selesai", kata Bos Gareng.420Please respect copyright.PENANAe3Sbfk6834
420Please respect copyright.PENANAQbRa4PrLCS
"Penawaran kedua. Kau tidurlah denganku selama sebulan tiap malam. Kau tidak perlu menjadi kekasihku, hanya melayaniku saja. Itu juga sudah ku anggap selesai. Selain itu, kau juga akan kuberi uang setiap kali melayaniku. Seratus juta per malam. Bagaimana? Apa kau tertarik?", kata Bos Gareng yang tersenyum lebar. Bos Gareng sudah sangat yakin jika dokter wanita cantik ini pasti tidak akan keberatan dan bahkan akan langsung mengiyakannya.420Please respect copyright.PENANAmYSB2Lgcbp
420Please respect copyright.PENANAafZogcsDUY
"Memangnya kau pantas?!", kata Dokter Zein tiba-tiba ikut dalam pembicaraan itu.420Please respect copyright.PENANAva1oWMxpWh
420Please respect copyright.PENANAfrQpi7QR4J
Mendengar dokter pria tampan di sebelah Dokter Zelena yang tiba-tiba berbicara padanya, muka Bos Gareng menjadi suram kemudian berkata.420Please respect copyright.PENANASQZVB2GPDR
420Please respect copyright.PENANATAkcyLv8N1
"Hei.. Apa maksudmu anak muda?", tanya Bos Gareng tidak senang.420Please respect copyright.PENANA3HcNaoH1Ih
420Please respect copyright.PENANAhhoV2oLG2K
"Aku tidak bermaksud apa-apa. Tapi sebaiknya kau memegang cermin sekarang. Cobalah lihat dirimu sendiri. Kau itu kurus kerempeng seperti tengkorak hidup. Sedangkan Dokter Zelena itu tinggi, langsing tapi berisi dan juga... sangat cantik. Selain itu, satu hal yang ingin ku katakan padamu adalah... Kau ini... Sangat jelek", kata Dokter Zein tersenyum jijik sambil mengeluarkan jurus ceplas-ceplosnya.420Please respect copyright.PENANA0MByTusm50
420Please respect copyright.PENANAMmwKr98T64
Mendengar bos nya dihina seperti itu, anak buah Bos Gareng tidak marah, justru mereka semua malah langsung bermuka merah karena tidak kuat menahan tawanya. Terutama pria yang bertopi cowboy itu.
Akhirnya pria bertopi cowboy itu langsung berjalan keluar dari ruang rawat inap itu dan dia dengan tanpa dosa melepas semuanya. Pria bertopi cowboy itu saat ini sedang tertawa terbahak-bahak mengingat kembali perkataan Dokter Zein.420Please respect copyright.PENANAQtyXbZNXM0
420Please respect copyright.PENANALwohk9FNMt
Dokter Zelena pun tidak bisa menahan tawanya. Tapi tetap memasang ekspresi wajah yang serius. Tidak kuat, akhirnya Dokter Zelena juga menampakkan raut merah di pipinya. Raut merah yang menandakan bahwa dia sedang menahan tawanya. Juga merasa malu karena Dokter Zein tadi mengatakan bahwa dirinya sangat cantik.420Please respect copyright.PENANA3p9eUBi1fX
420Please respect copyright.PENANAmmy8LNdYea
'Ahh.. seperti melayang di udara rasanya dipuji seperti itu', pikir Dokter Zelena membayangkan kesenangan itu bersama Dokter Zein.420Please respect copyright.PENANAyypxYx0zvD
420Please respect copyright.PENANA4LHfTHUQ03
Bos Gareng saat mendengar hujatan dari Dokter Zein dan juga melihat anak buahnya yang tidak membela tapi justru malah menertawakannya, bukan main marahnya Bos Gareng ini. Segera dia berkata.420Please respect copyright.PENANA5KKNceM6sS
420Please respect copyright.PENANAbf3KNhWtzt
"Kalian semua diam.. tidak usah ikut tertawa!!!. Hei, anak muda!! Jaga bicaramu!!, apa kau tidak tau siapa aku?!", kata Bos Gareng seperti sedang menunjukkan identitasnya.420Please respect copyright.PENANAS7PmLUQ6wL
420Please respect copyright.PENANAVzDpuV0NVK
"Kamu ya kamu. Setahuku kau cuma pria kurus kerempeng jelek yang hidup. Pantas saja kau dipanggil Gareng. Kalau identitasmu lainmu, aku tidak peduli", kata Dokter Zein berbicara dengan santai.420Please respect copyright.PENANAZofowUcsqS
420Please respect copyright.PENANAPlQtH9Jdbm
Kini, anak buah Bos Gareng semuanya keluar dari ruangan rawat inap dan tertawa terbahak-bahak di luar. Mereka tertawa geli bahkan sampai meneteskan air mata.420Please respect copyright.PENANAqNFoIjs11u
420Please respect copyright.PENANALiXJW1FENi
Dokter Zelena pun juga tertawa hingga merasa sakit perutnya. Dokter Zein ini ternyata sedikit gila dan mempunyai selera humor yang tinggi, pikirnya.420Please respect copyright.PENANAgjJLU1aFtZ
420Please respect copyright.PENANAWcr2iGUyPS
"Bagus, bagus.. Kau tahu hei bocah, nama asliku adalah Andy Arjito, putra tunggal dari Dony Arjito, pejabat kota ini", kata Bos Gareng yang akhirnya menunjukkan siapa identitasnya.420Please respect copyright.PENANAM2wfQKZpLu
420Please respect copyright.PENANAg6RtzVg7sM
"Oh, jadi kau anak Dony Arjito?!", kata Dokter Zein mengangguk.420Please respect copyright.PENANAG348XKOjsd
420Please respect copyright.PENANAO9P6tfJw82
"Benar.. sekarang kau takut kan, sudah terlambat bocah, ha ha ha", kata Bos Gareng tertawa420Please respect copyright.PENANALSTfx0bl39
420Please respect copyright.PENANA11dClFemmf
"Apa aku bilang takut padamu? Yang ku tahu si Dony brengsek itu hanyalah seorang pejabat korup di kota ini", kata Dokter Zein blak-blakan.420Please respect copyright.PENANAOP4ZkXHeSi
420Please respect copyright.PENANAMlu2LfIviE
"Mungkin sebentar lagi juga akan ditangkap polisi", kata Dokter Zein melanjutkan ucapannya.420Please respect copyright.PENANAI6iWnxoT4J
420Please respect copyright.PENANANOC4YNFVwc
Mendengar ayahnya disebut brengsek oleh Dokter Zein dan akan segera ditangkap oleh pihak kepolisian, murkalah Bos Gareng.420Please respect copyright.PENANAh6LYWFCLMf
420Please respect copyright.PENANAIreoiapnek
"Bajingan... Kau sudah keterlaluan hei bocah. Hei kalian semua yang ada di luar!! Apa kalian sudah puas menertawakanku hah?! Semuanya masuk, hajar bocah sialan ini!!", kata Bos Gareng berteriak memanggil anak buahnya.420Please respect copyright.PENANAP9tidIpjM8
420Please respect copyright.PENANAk3gKEvnlOx
Mendengar Bos Gareng berteriak memanggil mereka, spontan anak buah Bos Gareng langsung masuk dan mengepung Dokter Zein dan juga Dokter Zelena.420Please respect copyright.PENANAjqZEtTS5PY
420Please respect copyright.PENANAeqYQghCB4o
"Hajar bocah sialan itu sampai mati, dan tangkap wanita ini untukku!!", perintah Bos Gareng.420Please respect copyright.PENANA3ZvsbdvuMe
420Please respect copyright.PENANA9tE1qvmqRS
"Siap boss!!!", kata anak buah Bos Gareng serempak. Mereka kemudian mengepung Dokter Zein. Dokter Zelena yang melihatnya pun spontan berdiri di sebelah Dokter Zein dan akan bersiap melawan mereka.420Please respect copyright.PENANAzwmeRdjmJR
420Please respect copyright.PENANAl28z3umTDX
"Hei nona cantik tidak usah mempedulikan dia, kau di sini saja bersamaku", kata Bos Gareng kepada Dokter Zelena.420Please respect copyright.PENANAzEK4zoQkYk
420Please respect copyright.PENANA2CvXA1Zve2
"Diam kau kerempeng. Tentu saja aku harus membantunya. Dia kan pacarku!!", kata Dokter Zelena membantah.420Please respect copyright.PENANA4siaGtwwFO
420Please respect copyright.PENANADDD6atgOF4
Mendengar dirinya juga dipanggil kerempeng, apalagi oleh seorang wanita cantik, sontak Bos Gareng penuh dengan rasa kemurkaan. Dan setelah itu berkata.420Please respect copyright.PENANADkCiWBz1Hw
420Please respect copyright.PENANA3ZtERNEkfY
"Tampar wanita jalang ini 10 kali dan telanjangi dia..!!!", perintah Bos Gareng.420Please respect copyright.PENANAOipGU35xTZ
420Please respect copyright.PENANAnbuHnjJo9C
"Siaapppp..!!", kata anak buah Bos Gareng serempak.420Please respect copyright.PENANA3NU5wrIPFF
420Please respect copyright.PENANAysSxF9CpnH
Anak buah Bos Gareng pun selanjutnya berhamburan dari segala arah hendak mengeroyoki Dokter Zein dan Dokter Zelena. Mereka sudah melayangkan tinjuan maut dan diarahkan kepada kepala milik kedua dokter itu. Sebelum tinju mereka sampai, mendadak terdengar suara teredam.420Please respect copyright.PENANAV37beFm2dS
420Please respect copyright.PENANA6H1M40ZgJC
Deppp.. Deppp.. Deppp.. Deppp.. Deppp420Please respect copyright.PENANAqFiG1Ha9xc
420Please respect copyright.PENANATIlQl3kZgw
Tampak seorang laki-laki tinggi, tegap dan kekar, berambut kecoklatan dan sedikit acak-acakan serta mempunyai brewok tebal, tiba-tiba masuk ruangan dan menembak dengan sebuah pistol yang sudah diberi peredam.
Lima kali tembakan dan lima kali pula tubuh ke lima anak buah Bos Gareng tersungkur di lantai. Tembakan itu mengarah tepat ke kaki lima anak buah Bos Gareng. Sebelum anak buah Bos Gareng berteriak kesakitan, laki-laki berbrewok tebal itu memukul hidung kelima anak buah Bos Gareng. Semuanya pingsan dalam waktu 5 detik saja.420Please respect copyright.PENANA0QxR3HhFK7
420Please respect copyright.PENANA5T2L95CPvl
Anehnya dari lelaki itu adalah dia melakukan semua itu dengan tersenyum. Wajahnya terlihat seperti orang yang sangat ceria. Murah senyum adalah ciri khas dari lelaki ini.
Dia adalah Sergej Bojan, 46 tahun, mantan pasukan militer elite dari Negara Rusia, yang kini diam-diam menjaga Dokter Zein dari segala mara bahaya. Dengan murah senyumnya, tidak ada yang akan menyangka bahwa dia adalah salah satu mantan pasukan elite Negara Rusia yang sangat berbahaya.420Please respect copyright.PENANAtSia9Zqk31
420Please respect copyright.PENANAikOQ5DYNK7
«Эй, босс, Как вы?»420Please respect copyright.PENANAUIjyZz1n0D
420Please respect copyright.PENANAaESulKzl9w
("Hai bos, apa kabar?"), kata Sergej tersenyum bahagia.420Please respect copyright.PENANAKMCfb7wXL9
420Please respect copyright.PENANAXYCr6nyorb
«Сергей? Приятно познакомиться? У меня очень хорошие новости»420Please respect copyright.PENANAfsOAwOkitB
420Please respect copyright.PENANAWDyqkKZ7db
("Sergej? Apa kabar? Kabarku sangat baik"), kata Dokter Zein membalas sambil tersenyum.420Please respect copyright.PENANA7yBo4htTfz
420Please respect copyright.PENANA5SJzcvp08A
«Это здорово. Наконец-то мой пистолет заряжен»420Please respect copyright.PENANAsVhDXo7jha
420Please respect copyright.PENANAzQ7MGh6wL8
("Itu bagus, akhirnya pistolku bisa makan juga, haha"), kata Sergej yang tertawa bahagia.420Please respect copyright.PENANA54GjtkWpWK
420Please respect copyright.PENANAtq4Vmme4O8
«Установи немедленно!!»420Please respect copyright.PENANAHMhJkQ84jz
420Please respect copyright.PENANAejVtPeouHY
("Bereskan segera"), kata Dokter Zein.420Please respect copyright.PENANAgivERyTZqV
420Please respect copyright.PENANAcp6zvsw8hb
"подземный"420Please respect copyright.PENANAq462rwU84y
420Please respect copyright.PENANAZLAXIhrAX3
("Dimengerti"), kata Sergej yang langsung mengikat kelima anak buah Bos Gareng, kemudian mengangkat dan melempar tubuh mereka itu keluar lewat jendela RS Derisa. Di bawah sudah ada truk sampah yang menunggu. Untung saja tidak ada orang atau sekuriti yang melihatnya. Setelah berpamitan, Sergej secepat kilat pergi mengendarai truk sampah itu.420Please respect copyright.PENANA4IEjo7bkKX
420Please respect copyright.PENANACDk8AaP8Pb
Bos Gareng yang melihat aksi tak terduga itu, sangat terkejut dan ketakutan setengah mati. Begitu juga dengan Dokter Zelena yang merasa takjub. Zelena baru tahu jika Dokter Zein menguasai Bahasa Rusia. Sesaat Dokter Zelena menatap lekat Dokter Zein, dan berkata dalam hati, 'Kekasihku ini bukan orang biasa', pikirnya.420Please respect copyright.PENANAHcwnaZXduM
============================420Please respect copyright.PENANAQ9n3h5qwgU
420Please respect copyright.PENANA4FaqpHETu8


