Setelah membaca memo tersebut, badanku terasa panas dingin dan lemas. Bagaimana aku harus selalu telanjang dalam setiap aktifitasku selama beberapa hari ke depan. Jika ada tamu yang datang kerumah, pasti aku tidak akan bisa menemuinya karena kondisiku yang tanpa selembar kainpun menempel pada tubuhku. Belum lagi jika aku harus belanja ke tukang sayur yang biasanya melewati depan rumah.60491Please respect copyright.PENANA8EkkBxHwVZ
60491Please respect copyright.PENANAODmFxIS70q
Pikiranku menjadi kalut memikirkan apa yang akan terjadi setelah ini namun disamping itu aku juga sangat penasaran dengan tantangan ini. Rasa penasaran ini membuat puttingku mengeras, vaginaku berkedut-kedut tanda terangsang. Kenapa aku menjadi begini?60491Please respect copyright.PENANAYoatWIFZzO
60491Please respect copyright.PENANAWkFE7eiUuQ
Kuraba vaginaku, terasa sakit. Mungkin ke 5 kuli tersebut mengerjain tubuhku habis-habisan selama aku pingsan. Aku ingat betul saat masih sadar, bagaimana aku mengalami orgasme beruntun yang terus sambung menyambung hingga aku lemas dan akhirnya pingsan karena kehabisan tenaga. Setelah itu aku sama sekali tidak tahu apa yang terjadi.60491Please respect copyright.PENANApMfX9AxrCb
60491Please respect copyright.PENANAB3PHEDacSJ
Sekarang aku merasakan sangat lapar. Perutku keroncongan minta segera diisi. Aku berjalan menuju lemari es untuk mencari apa saja yang bisa dimakan. Aku melihat ada nasi bungkus dan minuman teh di atas lemari es. Aku buka nasi bungkusnya, isinya adalah nasi goreng yang masih hangat. Tanpa berpikir panjang, aku langsung melahap nasi goreng tersebut sampai habis. Setelah makanan dan minuman habis, aku kembali ke kamar dan menonton tv.60491Please respect copyright.PENANAhkPMaqRvpu
60491Please respect copyright.PENANA5yeOTELqbO
Aku tersenyum sendiri mengingat apa yang telah terjadi. Rupanya kuli-kuli itu perhatian juga. Mereka menggarap aku di atas karpet di ruang tamu hingga pingsan. Setelah puas, mereka membawaku yang tidak sadarkan diri ke kamar untuk diistirahatkan. Lampu mereka nyalakan. Makanan dan minuman juga mereka sediakan sehingga saat sadar aku bisa langsung makan. Aku jadi tersanjung. Setelah lama mengingat-ingat peristiwa yang telah terjadi dan memikirkan apa yang akan terjadi besok, aku tertidur lelap sekali.60491Please respect copyright.PENANA7vZhjZSjNz
60491Please respect copyright.PENANAWztEfjQYiU
Tidak terasa, sinar matahari sudah menembus kamarku melalui celah-celah gorden di jendela. Aku bangun dan menggeliatkan tubuhku yang telanjang ini. Kemudian aku berjalan ke belakang untuk mandi dan keramas. Kamar mandiku menyatu dengan rumah tetapi pintunya menghadap ke belakang sehingga jika mau ke kamar mandi, aku harus keluar rumah dulu.60491Please respect copyright.PENANAk8ltZMC54Z
60491Please respect copyright.PENANACBwMNpledX
Saat itu aku melihat kasiman dan Jupri sedang mengaduk pasir dan semen di dekat pintu kamar mandi. Aku menjadi ragu untuk mandi karena harus melewati mereka dalam keadaan telanjang. Meskipun kemarin mereka sudah menikmati tubuhku dan mengetahui seluruh lekuk-lekuk tubuhku, tetapi rasa malu masih sangat mendominasi.60491Please respect copyright.PENANANlQBo1KzI6
60491Please respect copyright.PENANACOLVkNeHOM
Aku berencana menunggu sampai mereka tidak berada di situ baru secepatnya aku masuk ke kamar mandi. Setelah mandi nanti aku bisa keluar dengan melilitkan handuk yang ada di kamar mandi sesuai memo yang mereka tulis. Rupanya aku cukup beruntung karena tidak lama kemudian Jupri dan kasiman di panggil pak Kardjono sehingga mereka meninggalkan tempat itu.
Begitu mereka sudah pergi, cepat-cepat aku masuk ke kamar mandi dan setelah sampai di dalam aku bernafas lega karena tidak ketahuan oleh mereka . Aku mandi dengan tenang hingga bersih. Setelah selesai aku keluar dengan melilitkan handuk pada tubuhku. Handuk ini cukup kecil, bagian atas hanya bisa menutup separuh payudaraku dan bagian bawah hanya 2-3 cm dari selangkanganku. Namun aku tidak punya pilihan lain, toh ini lebih baik dari pada tidak tertutup sama sekali.60491Please respect copyright.PENANAiwbw8WbcbU
60491Please respect copyright.PENANAbKpbBooGUo
“Pagi mbak Irma…. Segar banget, wangi lagi…Hhmmm….” sapa Jupri kepadaku.60491Please respect copyright.PENANArpVXUR6j9A
60491Please respect copyright.PENANAhYS9WHQ3e7
“ Pagi juga……” aku menjawab dengan tersenyum manis. Mata Jupri dan Kasiman memandangi seluruh tubuhku dengan semangat sekali seolah-olah mereka bisa menembus handuk yang aku pakai. “Permisi ya… “ jawabku lagi sambil cepat-cepat mau masuk ke dalam rumah.60491Please respect copyright.PENANAsHagvUizzP
60491Please respect copyright.PENANAibSDIXxBT1
“Sebentar mbak…keburu-buru amat sih…..” kata Jupri lagi.60491Please respect copyright.PENANAEBbiGmdDOh
60491Please respect copyright.PENANA5AVVQHbNSn
“Ada apa..??” tanyaku60491Please respect copyright.PENANARsaUiYIz3n
60491Please respect copyright.PENANA8javbRSdvE
“bikinkan kami kopi panas donk… 5 cangkir aja..” pinta Jupri60491Please respect copyright.PENANA6WSuVvHfxy
60491Please respect copyright.PENANADE8Co2d617
“maaf Jup… aku gak bisa” aku menolak dengan halus.60491Please respect copyright.PENANAIXDgqVXW4C
60491Please respect copyright.PENANA5Iu34P3VpT
“ Gak boleh begitu mbak, mbak harus menuruti kemauan kami, dan kami tidak akan menyakiti mbak kok… kalau mbak gak mau nurutin kami…Hmmm…ntar mbak nyesel lho…” ancam Jupri dengan halus pula.60491Please respect copyright.PENANA9PjXXsIAI5
60491Please respect copyright.PENANABGsasIMVok
“Emank kenapa…?” tanyaku mulai khawatir.60491Please respect copyright.PENANAmMUmi26cX8
60491Please respect copyright.PENANAGL6WDxVZFO
“Heheheh… ada deh… kami bisa melakukan apa aja lho mbak….misalkan, kalau kami marah, kami bisa menyakiti mbak, atau bisa memberikan foto mbak yang lagi keenakan itu ke suami mbak, atau..masih banyak lagi deh…hehehehe….” Jawab Jupri. Ancaman Jupri ini sangat halus sekali tapi resikonya sangat besar. Sekarang aku menjadi benar-benar khawatir.60491Please respect copyright.PENANAU3WvM0LsIF
60491Please respect copyright.PENANA5jDba1qjHX
“Iya mbak…kemarin kami memfoto mbak waktu ngesex ama kita…. Mbak seksi banget lo..” timpal Kasiman.60491Please respect copyright.PENANAuMgMzCWqfc
60491Please respect copyright.PENANAtt9BhO1vgq
“Eh, jangan…jangan….” Cegahku,60491Please respect copyright.PENANAeqlMWHgmrm
60491Please respect copyright.PENANANJc9pOpZAM
“i..iya deh, aku bikinkan. Bentar ya…”kataku dengan ketakutan. Toh hanya kopi, apa susahnya aku menuruti permintaan mereka itu. Mereka nampak senang dengan persetujuanku. Aku segera membuatkan mereka kopi. Setelah selesai aku taruh diatas nampan dan mengantarkannya kepada mereka.60491Please respect copyright.PENANAPkXuqqmkRn
60491Please respect copyright.PENANAlJ56KU8DAS
Jupri dan Kasiman senang sekali, Pak Kardjono, Santo dan Nyoto yang baru mengetahui aku membuatkan kopi untuk mereka juga terlihat senang sekali. Mereka bersuit-suit menggodaku.60491Please respect copyright.PENANA13kAqdLPoM
60491Please respect copyright.PENANABEU8iMhdM6
“wah..wah…wah… yang nganter kopi cantik dan seksi. Pasti kopinya enak tuh” teriak Nyoto60491Please respect copyright.PENANAofx1k6Ee1n
“Apalagi kalau di tambah susu… hahahaha….” Teriak Santo. Mereka semua tertawa senang sekali. Meskipun malu, mau tak mau aku menjadi tersipu mendengar godaan mereka. lelaki manapun pasti menggodaku karena tidak tahan melihat penampilanku saat itu (narsis.com). Aku mengantarkan kopi dengan hanya handuk kecil yang dililitkan ke tubuh saja.60491Please respect copyright.PENANANubMaKHQZ3
60491Please respect copyright.PENANANtpixY570Y
“Stop dulu mbak Irma… tunggu sebentar” teriak Jupri.60491Please respect copyright.PENANARip6nvvRev
60491Please respect copyright.PENANALKb0NR6qUd
Dia mendekatiku dan berkata “ begini lho mbak….”60491Please respect copyright.PENANAqPqz5bkQ4E
60491Please respect copyright.PENANALHKVjbcz0B
Tangan Jupri menuju ujung handuk yang aku selipkan ke tubuhku dan menariknya pelan sehingga handuk tersebut melorot.60491Please respect copyright.PENANABNIfK2NDMQ
60491Please respect copyright.PENANAyyucLw8Kx5
“Aih…………………” teriakku karena kaget. Handuk tersebut jatuh di bawah kakiku. Kini aku telanjang bulat di depan mereka sambil membawa nampan. Aku sama sekali tidak bisa menutupi payudara dan vaginaku karena membawa nampan berisi kopi panas. Kalau aku jatuhkan, kopi panas akan menyiram tubuhku. Aku hanya bisa berteriak malu tanpa bergerak. Payudaraku terpampang dengan putting yang tegang. Vaginaku juga terlihat jelas seolah-olah menggoda mereka untuk menjamahnya.60491Please respect copyright.PENANA28T1Pceycw
60491Please respect copyright.PENANATaKQrIk0Az
“Wooowwwww…. Indahnya…..” teriak Nyoto bersemangat. Wajahku semakin merah.60491Please respect copyright.PENANAZWNBIPfxli
60491Please respect copyright.PENANA6eiiLVubZb
“ini di taruh dimana..?”tanyaku60491Please respect copyright.PENANACpXeBFvv6U
60491Please respect copyright.PENANAD6Xd98I4kH
“di sini aja mbak Irma…” jawab Pak Kardjono menunjuk tempat yang agak rata.60491Please respect copyright.PENANA5wZAqaDbYH
60491Please respect copyright.PENANAPueDMzKRuZ
Aku berjalan kea rah yang di tunjukkan pak Kardjono. Pada saat berjalan, mereka semakin heboh. Payudaraku bergoyang-goyang indah dan pantat serta pinggulku melenggok-lenggok menggoda. Jantungku berdegub keras, aku merasa sangat seksi.60491Please respect copyright.PENANA1RUo7E0DCI
60491Please respect copyright.PENANAoM8wBuo4gZ
“Ah…terlanjur malu..ya udah…di nikmati aja” kataku dalam hati.60491Please respect copyright.PENANAbP5Vkhia3B
60491Please respect copyright.PENANAPujrTeEqhX
Begitu sampai ditempat yang ditunjuk pak Kardjono, aku meletakkan kopi-kopi tersebut dengan membungkuk, dan kedua kakiku sengaja tidak aku tekuk sehingga kedua payudaraku menggantung indah dan vaginaku menjadi terbuka dan bisa dilihat dengan jelas dari belakang. Siapapun yang ada di belakangku pasti bisa melihat vaginaku merekah dan basah oleh cairan.60491Please respect copyright.PENANAsxZFpEP8LE
60491Please respect copyright.PENANAifvtoeDsC3
“eeehhhh… jangan disitu nanti kena kotoran. Di sini aja…” kata pak Kardjono sambil menunjuk tempat yang ada di depannya. Aku tahu itu hanya alasannya saja tapi aku menurutinya60491Please respect copyright.PENANAXqvN0axqnr
60491Please respect copyright.PENANAQ9GQlmPHbl
Aku mengambil kembali kopi-kopi yang sudah aku letakkan dan beralih ke tempat yang di tunjuk pak Kardjono. Di tempat itu, terpaksa aku harus berada di depan Pak Kardjono yang saat itu sedang berjongkok. Posisi pantatku tepat berada di depan wajah Pak Karjono sehingga saat akan meletakkan kopi, vaginaku yang sudah basah dan merekah sangat dekat dengan wajahnya.60491Please respect copyright.PENANAgxnpPIKyfN
60491Please respect copyright.PENANALGNfGkuORL
Tiba-tiba “AAAHHH……………” aku kembali menjerit kaget karena merasakan ada yang lunak basah tepat menyentuh klitorisku. Aku tidak bisa menegakkan tubuhku. Masih ada kopi panas di tanganku. Aku menoleh ke belakang ternyata itu adalah lidah Pak Kardjono yang menusuk-nusuk klitorisku. Sangat nikmat sekali.60491Please respect copyright.PENANAwz7dNRI65T


