/story/118814/kandungan-kopi-penunjang-tugas-mahasiswa-teknik-industri/?load=0
Kandungan Kopi Penunjang Tugas Mahasiswa Teknik Industri | Penana
arrow_back
Kandungan Kopi Penunjang Tugas Mahasiswa Teknik Industri
more_vert share bookmark_border file_download
info_outline
format_color_text
toc
exposure_plus_1
coins
Search stories, writers or societies
Continue ReadingClear All
What Others Are ReadingRefresh
X
Never miss what's happening on Penana!
G
Kandungan Kopi Penunjang Tugas Mahasiswa Teknik Industri
malik
Intro Table of Contents Top sponsors Comments (0)

Malikul Arifin
Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Malang
E-mail : [email protected]

Kopi atau Coffea Sp pertama kali di konsumsi pada abad ke-9 dan ditemukan oleh bangsa Ethiophia di benua Afrika. Setelah itu kopi terus berkembang dan menyebar ke seluruh dunia hingga di tahun 1696 mulai masuk ke Indonesia di bawa oleh kolonial bangsa Belanda. Dikutip dari Farida (2013) kopi saat ini merupakan salah satu komoditas minuman yang sudah terkenal di kalangan masyarakat hal ini dikarena cita rasa dan aromanya yang khas. Bhara (2009) berpendapat bahwa sebagian besar masyarakat di seluruh dunia akan mengkonsumsi seduhan kopi berbagai kesempatan, bahkan menjadi salah satu menu utama dalam perjamuan resmi.

Budaya minum kopi sudah menjamur di kalangan masyarakat. banyak orang yang menjadikan kopi sebagai keharusan untuk menemani sarapan pagi. Menurut Anwari(2018) dengan tayangnya film layar lebar berjudul Filosofi Kopi pada tahun 2015 dan sekuelnya Filosofi Kopi 2: Ben & Jodi di tahun 2017 merupakan sebuah tanda bahwa kopi memiliki sesuatu yang menarik untuk dapat dikonsumsi setiap harinya. Dengan booming-nya film tersebut juga mengakibatkan para remaja mulai menjadi penikmat kopi dan banyak kedai kopi yang mulai bermunculuan di sepanjang jalan kota.

Dalam kehidupan mahasiswa teknik, khususnya Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang, kopi merupakan sesuatu yang sangat penting untuk membantu agar tetap terjaga di setiap malam sewaktu mengerjakan tugas. Hal ini menjadikan fenomena baru di kehidupan mahasiswa apalagi bagi mahasiswa baru. Dengan banyaknya tugas yang didapat, menyebabkan mahasiswa diharuskan agar tetap terjaga di setiap malamnya untuk mengerjakannya, apalagi bagi mahasiswa semester akhir yang sedang membuat skripsi, mereka bisa berhari-hari tidak tidur.

Kandungan Kafein Kopi
Kopi merupakan salah satu tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia dengan beberapa varietas kopi yang di antarannya yaitu Robusta, Arabika, dan Liberika. Oktadiana (2013) berpendapat bahwa kopi yang umum di budidayakan di Indonesia yaitu Arabika, Robusta dan kopi Liberika. Cita rasa dari kopi Robusta lebih pahit dibandingkan dengan kopi Arabika, hal ini dapat terjadi karena perbedaan kandungan kafein yang terdapat didalamnya. Kandungan kafein yang terdapat di kopi Arabika sendiri sekitar 0,4-2,4% dari berat kering keseluruhan, dan kadar kafein untuk kopi Robusta 1-2% dengan rasa asam organik yang meyertainnya sampai 10,4%. Sedangkan untuk kandungan yang normal kafein bagi tubuh dalam satu gelas kopi yaitu 0,9 1,6% untuk kopi Arabika, sedangkan untuk kopi Robusta 1,4 2,9%, dan 1,7% merupakan takaran untuk kopi campuran dari Arabika dan Robusta dengan perbandingan 3 : 2. Disetiap satu biji kopi Arabika dan Robusta yang di sangrai terdapat kandungan kafein sebesar 1% jenis Arabika dan 2% untuk jenis Robusta. (Hastuti, 2018)

Kelebihan Kafein
Kafein memiliki beberapa manfaat jika di konsumsi dengan wajar dan sesuai takaran. Menurut Widyotomo (2007) takaran yang wajar untuk kopi yaitu 300 mg kafein, atau setara dengan kira-kira 3 cangkir kopi. Kelebihan dari mengkonsumsi kopi yaitu sebagai antioksidan yang dimana lebih tinggi dibandingkan cokelat dan teh, perangsang dalam melakukan berbagai aktivitas, mengurangi stress, dan kandungan boron dalam kopi dapat mencegah kanker prostat. Selain itu, kopi dapat membuat rangsangan pada kinerja otak dan kanker. Hastuti (2018) berpendapat bahwa bagi penikmat kopi yang sudah memiliki toleransi terhadap kafein yang tinggi, jika mengkonsumsinya akan menyebabkan tubuh menjadi lebih segar dan hangat. Widyotomo (2007) juga mengatakan bahwa kafein bisa digunakan untuk bahan tambahan dari obat flu yang berfungsi untuk menyeimbangkan dorongan dari efek obat berupa rasa kantuk yang muncul, dan juga dicoba sebagai campuran obat asma. Kopi dengan rendah kafein selain memberikan citarasa dengan aroma yang baik, serta akan lebih baik dikonsumsi karena dengan kopi rendah kafein akan dapat menstimulasi sistem pada saraf, dengan begitu akan memperbaiki mood sekaligus memperlama konsentrasi.

Kekurangan Kaafein
Ada kelebihan pasti ada kekurangan, jika kita mengkonsumsi terlalu banyak kopi akan menimbulkan bahaya yang mengerikan, apalagi bagi ibu hamil. Kandungan kafein dan asam organik yang terdapat pada kopi termasuk tinggi. Menurut Farida (2013) jika kandungan kafein dan asam yang berlebih dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Ada beberapa orang yang memiliki lambung yang begitu sensitif, sehingga kopi dapat menimbulkan sakit perut. Kafein dapat menyebabkan pernafasan menjadi lebih cepat, badan menjadi tremor, dan jika di akumulasikan akan mengakibatkan diabetes. Jika berlebihan dalam mengkonsumsi kafein akan membuat perubahan pada warna gigi, dapat meningkatkan tekanan darah karena kondisi adrenalin dan jantung yang bekerja terlalu cepat jika dikonsumsi di pagi hari, insomnia, serangan jantung, stroke, menimbulkan tidak suburuan pada pria, terganggunya sistem pencernaan, adiksi dan bahkan penuaan dini. Kandunga kafein dapat membuat sakit pda kepala. Hastuti ( 2018) berpendapat jika seorang wanita yang minum dua gelas kopi seduh dan lebih dalam satu harinnya akan dapat menimbulkan resiko terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Macam Biji Kopi
Adapun biji kopi sendiri terbagi menjadi 2 yang akan membuat perbedaan pada cita rasa dan kualitas dari sebuah kopi, yaitu biji kopi jantan dan betina. Biji kopi jantan hasil dari abnormalitaas dari buah, dan sebaliknya untuk biji kopi betina. Cita rasa dari biji kopi jantan lebih tinggi di bandingkan yang betina. Menurut Aditya (2015) kopi jantan lebih di gemari oleh banyak kalangan dalam negeri dan juga mancanegara, karena cita rasanya.

Kesimpulan
Dengan adanya kelebihan dan kekurangan pada kandungan kopi yaitu kafein yang dimana sangat berguna bagi tubuh apabila di konsumsi dalam batas wajar. Akan dapat membantu tubuh terjaga semalaman, karena kandunngan tersebut akhirnya banyak mahasiswa yang mengandalkan kopi sebagai penunjang agar mereka tetap terjaga semalaman. Dengan didasarkan pada takaran minum yang tepat agar tubuh tetap sehat tidak


Show Comments
BOOKMARK
Total Reading Time: 8 minutes
toc Table of Contents
bookmark_border Bookmark Start Reading >
×


Reset to default

X
×
×

Install this webapp for easier offline reading: tap and then Add to home screen.