Bab 4 : pesta
213Please respect copyright.PENANAGT422iSWDQ
Pukul 21 : 30
213Please respect copyright.PENANAQybSJpKNyW
Pada suatu malam, gadis remaja berusia 17 tahun sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan orang lain, berempat berencana untuk berpesta disebuah Klub Malam untuk merayakan kelulusan mereka.
213Please respect copyright.PENANANEH5J6QigR
"Halo Seol In... Saat ini aku sudah berada di depan rumahmu, aktifkan kau keluar sekarang???", Tanya Ye Seo, melalui panggilan telepon.
213Please respect copyright.PENANAuKaMya08WX
"Oh... Ye Seo!!! Jadi sekarang kau berada di depan rumahku??? Baiklah aku akan segera keluar... Tunggulah sebentar!!!", Ucapkan Seol In, sambil memakai sepatu hak tinggi.
213Please respect copyright.PENANAJYRuaNkzUg
Tak lama kemudian Seol Segera keluar dari gerbang dan masuk ke dalam mobil Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAHSYgez9EBN
Saat diperjalanan, Ye Seo pun kembali menghubungi kedua teman mereka yang kebetulan sedang menunggu mereka di rumah Yeo Dam (teman mereka).
213Please respect copyright.PENANAoq5I75o2TO
"Halo Yeo Dam...Apakah saat ini Ae Ryeon sudah berada di rumahmu???", Tanya Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAACqJ65yFlZ
"Iya sudah... Dia baru saja datang ke rumahku... Apakah kau sudah menuju kemari???", Tanya Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANAsqkICC5jkA
"Iya sudah... Aku barusaja bertemu Seol In...", Jawab Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANA60M6a9Vaa7
"Baiklah kalau begitu, kami akan segera bersiap juga...", Ucap Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANAizBNs67XzH
"Hmm baiklah kalau begitu...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANA3ERJkhWb2n
"Ini masih jam 21:45... Kita masih punya banyak waktu, jadi tenanglah saja!!!", Ucap Seol In.
213Please respect copyright.PENANApBh1YGwjJA
"Kau benar... Tapi alangkah lebih baik, jika kita bisa sampai ke Klub Malam lebih awal...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAV6jSuMhT6X
"Aaahh apakah kau ingin menemui seseorang disana??? Apakah dia mengatakan bahwa dia akan datang lebih awal???", Tanya Seol In, sambil tersenyum.
213Please respect copyright.PENANAsMt4r7GeiU
"Oh hahaha, ampun itu tidak benar...", Sangkal Ye Seo, sambil tersenyum.
213Please respect copyright.PENANAbDWgLWMWNk
"Benarkah??? Apa kau yakin???", Tanya Seol In.
213Please respect copyright.PENANAbd06cgAa4T
"Iya benar...", Jawab Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAuG9b2la1gp
Tak lama kemudian mobil Ye Seo pun tiba di depan rumah Yeo Dam, disana Yeo Dam dan Ae Ryeong menanti mereka dengan mengenakan gaun pendek yang sangat terlihat.
213Please respect copyright.PENANAWebLaC7m6J
Kedua pun segera masuk ke dalam mobil Ye Seo, dan akhirnya mobil mereka pun segera melaju ke arah Klub Malam.
213Please respect copyright.PENANAV0m3QfDUJE
Setibanya mereka berempat di sebuah Klub Malam ternama di Seoul, akhirnya mereka berempat pun segera memasukki Klub malam tersebut. Seluruh area tempat itu dipenuhi oleh suara musik yang sangat keras, lampu berwarna - warni yang berkelap - kelip area klub malam.
213Please respect copyright.PENANAKLxzCvPoar
Segera setelah mereka berempat masuk ke area Klub Malam, seorang pria muda yang tampang pun segera menemui mereka.
213Please respect copyright.PENANABgWVzuYaf8
"Hai... Kalian semua akhirnya datang juga... Perkenalkan namaku Joon Ho... Jin Joon Ho...", Ucap Joon Hoo, memperkenalkan diri.
213Please respect copyright.PENANAAaOd3jBEKG
"Siapa dia???Apakah dia pria itu, Ye Seo???", Tanya Seol In, tersenyum.
213Please respect copyright.PENANAMeOGVPF8CT
"Hai Joon Ho oppa, perkenalkan mereka semua adalah teman sekelasku...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANANBTaKxBUcY
"Hai... Perkenalkan namaku Shin Yeo Dam...", Ucap Yeo Dam, memperkenalkan diri.
213Please respect copyright.PENANAyeW08gO6zx
"Aku Yoon Seol In... Panggil saja aku Seol In...", Ucap Seol In.
213Please respect copyright.PENANARDH5AQcILU
"Aku Ae Ryeong... Yang Ae Ryeong... Senang bertemu dengan Joon Ho oppa...", Ucap Ae Ryeong, memperkenalkan diri.
213Please respect copyright.PENANA2Z8mcZLUVE
"Teman - teman perkenalkan ini adalah kenalanku Joon Ho oppa... Saat ini dia telah menjadi mahasiswa semester 4...", Ucap Ye Seo, memperkenalkan Joon Ho kepada teman - temannya.
213Please respect copyright.PENANAUs8g9O8e3D
"Ohh jadi ini kenalan Ye Seo, yang sering diberitahukan oleh Seol In...", Ucap Yeo Dam, berbisik pada Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANABqc1TkiBwx
Ae Ryeong pun mengangguk perlahan.
213Please respect copyright.PENANA7rw7WpKhS0
"Kalau begitu bagaimana kalau kita berlima duduk di sana??? Mari kita bersantai sambil menikmati musik yang fantastis malam ini...", Ucapkan Joon Ho, sambil tersenyum.
213Please respect copyright.PENANArs2W7WmWnj
"Baiklah oppa... Baiklah kalau begitu ayo kita semua duduk disana!!!", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAdOcJZXMTXx
"Baiklah...", Ucap Yeo Dam, Seol In, Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAHeNvCHKaIr
Mereka berlima akhirnya saling duduk bersebelahan disebuah kursi panjang.
213Please respect copyright.PENANA7QOAeT01Ma
"Apa kalian ingin memesan sesuatu untuk dimakan atau diminum???", Tanya Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAfgDRGGkhwy
"Aku ingin memesan kentang mashed dan sebotol bir...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANASXZmqxNM8F
"Aku mau salad ayam dan jus jeruk saja...", Ucap Seol In.
213Please respect copyright.PENANANNLN6AClmR
"Aku mau steak dan minumnya jus alpukat saja...", Ucap Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANAzTBncgonRm
"Kalau aku mau pasta vongole dan sebotol bir...", Ucap Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAy7MIlbfpzh
"Baiklah kalau begitu aku ingin memesan yang sama dengan Ye Seo saja... di atas aku tadi sudah makan di rumah...", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANA20JgLNTFbT
"Baiklah kalau begitu akan kucatat semua pesanan anda...", Ucap Pelayan Klub Malam.
213Please respect copyright.PENANAFUIPHqB9q4
"Oh iya saya juga ingin memesan sebotol anggur merah untuk sebuah acara...", Ucap Joo Ho.
213Please respect copyright.PENANAia3WV4FAQs
"Wahh terima kasih oppa...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAfmts3ZseDX
"Sama - sama, lagipula hari ini selain acara kelulusan mu, ini juga akan menjadi event kita juga Ye Seo...", Ucapkan Joon Hoo, genggam tangan Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAAiinXaHshd
Ye Seo pun tersenyum sambil membocorkan wajah Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAz7dL1o4LgL
Semua teman - teman pun membocorkan mereka sambil tersenyum tipis.
213Please respect copyright.PENANA0ZDPxOXBsg
Tak lama kemudian saat makanan dan minuman yang telah mereka pesan, akhirnya mereka berlima pun bersantai, sambil menikmati hidangan mereka.
213Please respect copyright.PENANA4XHGvnYQTP
"Sebenarnya kapan kalian berdua memulai hubungan kalian???", Tanya Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAB7qN7AnO0R
"Kami mulai berkenalan saat kami berdua sedang mengikuti kelas memasak disebuah tempat memasak...", Jawab Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAz6BowqHxi5
"Ohh jadi dulu kalian berdua pernah kursus bersama???", Tanya Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAz8MEFy8Qnb
“Iya..”, Jawab Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAsJqbHrX2bA
"Apa dulu kau pernah punya pacar sebelumnya???", Tanya Seol In, secara tiba - tiba.
213Please respect copyright.PENANAZwqzqrO9Um
"Heyy Yoon Seol In!!!", Bentak Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAx7RJ74FriZ
"Pernah, tapi dulu sekali...", Jawab Joon Ho, santai.
213Please respect copyright.PENANA266h5b4oH6
"Dulu???Apakah kalian berdua sudah lama sekali tidak bertemu???", Tanya Ye Seo, penasaran.
213Please respect copyright.PENANAXH10xsmU7s
"Kami berdua sudah putus, sekitar 3 tahun yang lalu, saat kami berdua masih seusia kalian, jadi kurang lebih aku telah melupakannya...", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANADmotysDpYF
"Ooo jadi begitu...", Ucap Seol In.
213Please respect copyright.PENANANsHiLV3QS4
Tiba - tiba sesosok hantu pria muda pucat berjas hitam pun mengungkapkan kaku ke arah mereka berlima yang sedang menikmati santai, sambil menikmati hidangan.
213Please respect copyright.PENANAW5wIJ79AdV
Pukul 22 : 30
213Please respect copyright.PENANAD3iLblpCJ0
Yeo Dam, Ae Ryeong dan Seol Dalam memutuskan untuk bergabung dengan Klub Malam lainnya, mereka bertiga pun menari dan meloncat - loncat mengikuti alunan musik DJ yang semakin mengeraskan dan memekukkan telinga, meninggalkan Ye Seo dan pengunjung Joon Ho menyaksikan keduanya.
213Please respect copyright.PENANAFNi8GHHKNb
Joon Ho memeluk Ye Seo, Ye Seo pun tersenyum dan mengarah ke Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANANUQbEOa6Jj
Mereka berdua juga saling bersulang dan meminum segelas anggur merah, yang sebelumnya mereka pesan berdua.
213Please respect copyright.PENANA8pKqoRhwh6
"Teman - temanmu itu... Mereka bertiga masih terlihat sangat polos dan lucu...", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAWtqEnlIRaP
"Iya, kau benar oppa... Mereka bertiga terutama Seol In, sebenarnya adalah seorang gadis rumahan... Dia adalah yang paling polos di antara kami...", Ucap Ye Seo, sambil tersenyum dan meminum anggur merahnya.
213Please respect copyright.PENANAPyGT3DP874
Saat Joon Ho mulai mendekat pada wajah Ye Seo, tiba - tiba saja mereka berdua dikejutkan oleh suara gelas Ye Seo yang terjatuh dari meja, seperti ada seseorang yang sengaja menjatuhkannya.
213Please respect copyright.PENANAHQz4xr4eDR
Hasil anggur itupun tumpah dan mengenai gaun pendek Ye Seo yang berwarna coklat muda.
213Please respect copyright.PENANAbCt4qnl1UE
"Ahhh!!!", Teriak Ye Seo, sambil mencoba membersihkan gaunnya.
213Please respect copyright.PENANA1IBaOFkzmK
"Ahh tunggu sebentar!!!", Ucap Joon Ho, sambil mencoba membersihkan gaun Ye Seo dengan sapu tangan.
213Please respect copyright.PENANAMiCy87F8S8
"Oh tidak apa - apa oppa... Aku akan ke toilet sebentar untuk membersihkan ini lagi...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAIUVrCHLM6q
"Baiklah...", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAkcet9dEo54
Ye Seo pun segera berdiri dan melangkah cepat menuju ke toilet wanita dan mulai membersihkan tantangannya yang terkena bercak merah dari anggur merah tersebut dengan udara.
213Please respect copyright.PENANA6jEy5k3duP
Joon Ho pun merasa aneh, karena sedari tadi meletakkan gelas mereka tidak terlalu berada dipinggir meja, tidak mungkin gelas itu dengan mudah terjatuh, sampai mengenai tantangan Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAe4eQSfF5i6
Saat semua orang telah keluar dari kamar mandi, Ye Seo masih menetap disana untuk membersihkan gaunnya.
213Please respect copyright.PENANA43OKyZVvVQ
"Sial... Ini adalah gaun yang baru kubeli, untuk merayakan hari jadiku dan Joon Ho oppa... Mengapa semuanya harus jadi seperti ini!???", Ucap Ye Seo, sambil terus membersihkan gaunnya.
213Please respect copyright.PENANAzIjPNQEAOx
Tiba - tiba seluruh lampu kamar mandi berkedap - kedip lalu mati dan tiba - tiba pintu kamar mandi tertutup dengan kencang.
213Please respect copyright.PENANA53JSlbnHYn
Ye Seo pun panik dan langsung menggedor - gedor pintu kamar mandi wanita dengan kencang.
213Please respect copyright.PENANARxC527QbP6
Saat dia menoleh ke belakang, Ia pun melihat sosok hantu wanita berambut pendek, berambut panjang dan bergaun berwarna hitan.
213Please respect copyright.PENANAABvlsOlIOi
"Arrrrggghhhh!!!", Teriak Ye Seo, sebelum akhirnya jatuh pingsan.
213Please respect copyright.PENANANSG3pZm0W5
Hantu wanita itupun melangkah mendekati Ye Seo, yang masih bermasalah tidak sadarkan diri dan bersimpuh, agar dapat melihatnya dengan jelas.
213Please respect copyright.PENANAtHjj5GiUkL
Pukul 23 : 15
213Please respect copyright.PENANAMzFKVMLq9S
"Oppa!!! Dimana Ye Seo??? Mengapa dia tidak ada disini???", Tanya Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANAsYyS5SUI0Q
"Oh tadi dia berpamitan akan ke toilet di mana-mana karena mau membersihkan gaunnya yang terkena noda anggur, tapi mengapa sampai sekarang masih belum juga kembali??? Oh tunggu sebentar aku akan menghubunginya...", Ucapkan Joon Ho, menggunakan ponselnya.
213Please respect copyright.PENANAZ7xamFU3qF
Tiba - tiba Ye Seo pun kembali dari toilet kosong dan rambut berantakan.
213Please respect copyright.PENANAZYSt51snVN
"Hey Ye Seo!!! Ada apa denganmu Ye Seo??? Hey Kang Ye Seo???", Tanya Yeo Dam, sambil memegang pundak Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANA62SMOHTHzW
"Iya ada apa denganmu Ye Seo???", Tanya Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAKIcvWWNOIc
Tiba - tiba Ye Seo melihat tajam ke arah Joon Ho, Joon Ho pun terkejut dan ketakutan melihat Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAiHRz1LNTfc
"Ye... Ye Seo!!! Ada apa denganmu???", Tanya Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANA2zN9yjMWMN
Tiba - tiba Ye Seo mulai menyerang dan mencekik leher Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANA8MohelBNn1
"Hey Ye Seo!!! Ada apa denganmu Ye Seo??? Ye Seo hentikan!!!", Teriak Yeo Dam, sambil mencoba menarik lengan Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANASB5S4hCXjB
"Ahhh Ye Seo!!! Apa yang kau lakukan Ye Seo!!!", Teriak Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAJK785qdZ57
"Ye Seo!!! Mengapa kau tiba - tiba jadi begini???", Tanya Seol In.
213Please respect copyright.PENANANhdIo3BkvW
"Mengapa kau lakukan itu padaku Oppa??? Mengapa kau lakukan itu padaku??? Apa salahku sampai kau melakukannya padaku Joon Ho???", Teriak Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANACtoKIq7DYB
Joon Ho pun berhasil melepaskan cekikan Ye Seo dan berlari keluar dari Klub Malam, setelah itu hantu keluar dari tubuh Ye Seo, meninggalkan Ye Seo dalam keadaan pingsan.
213Please respect copyright.PENANAZzMulptNKU
"Ye Seo!!!", Teriak Yeo Dam, Ae Ryeong dan Seol In.
213Please respect copyright.PENANA8YNZYxAOfg
Akhirnya mereka mencoba mengangkat Ye Seo ke atas sofa dan berusaha menyadarkannya.
213Please respect copyright.PENANAovAyqQXhWh
"Ye Seo!!! Ye Seo sadarlah!!!", Ucap Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANA24VLlEIUof
Tak lama kemudian Ye Seo pun segera sadar dan merasa bingung dengan suasana sekitarnya.
213Please respect copyright.PENANAr8z8I9Zg8w
"Oppa!!! Oppa!!! Dimana Joon Ho oppa???", Tanya Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAnePvZtolsE
"Apa??? Tunggu sebentar!!! Apa tadi kau tidak akan ingat apa yang kau lakukan pada Joon Ho???", Tanya Ae Ryeong, bingung.
213Please respect copyright.PENANAHYFbIe9L6w
"Apa??? Apa maksudmu Ae Ryeong???", Tanya Ye Seo, bingung.
213Please respect copyright.PENANAv53jkB3n96
Ae Ryeong pun membocorkan kedua orang temannya, dan kedua temannya pun perlahan-lahan.
213Please respect copyright.PENANATOgCUmn4BD
"Hmm mungkin saja saat ini kau sedang mabuk Ye Seo... Bagaimana kalau kami saja yang mengantarmu pulang???", Tanya Yeo Dam, sambil memeluk Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAtZmDWU2lzH
"Ohh bingung... Joon Ho oppa??? Mengapa dia meninggalkan aku sendiri???", Tanya Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAsUn7goql1k
"Mungkin saja dia sedang ada urusan... Pulanglah saja dulu bersama Yeo Dam, Ye Seo!!!", Ucap Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAUhR423s4Zp
Yeo Dam pun membantu Ye Seo berdiri dan membawanya pulang naik taksi.
213Please respect copyright.PENANAyAOBWnDqX7
"Tolong kau bawa mobil Ye Seo!!!", Ucap Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANAdzeOdQphLu
"Aku akan membawa mobil Ye Seo pulang, bersama dengan Seol In... Kau tenang saja Dam...", Ucap Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAYGA1VLJElp
"Baiklah kalau begitu, aku pergi terlebih dahulu...", Ucap Yeo Dam, membawakan Ye Seo keluar dari Klub Malam.
213Please respect copyright.PENANAvk2406CeAa
"Ya... Hati - hati Yeo Dam!!!", Ucap Ae Ryeong dan Seol In.
213Please respect copyright.PENANAvlBEPBN120
"Ayo Seol In... Kita juga pulang!!!", Ucap Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAhyIj01Hzbb
"Iya... Ayo, ini sudah sangat larut...", Ucap Seol In.
213Please respect copyright.PENANAwLstAXV9iL
Mereka berduapun segera melangkah menuju mobil Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAeuKPfKAfmM
Joon Ho pun merasa sangat ketakutan untuk melarikan diri sejauh - jauhnya dari Klub Malam, diikuti oleh arwah gadis bergaun pendek berwarna hitam.
213Please respect copyright.PENANAHs72Ks9ZN6
Saat itu Joon Ho berlari ketakutan, sampai tidak menyadari bahwa didepannya saat ini ada mobil Ye Seo yang dikendarai Ae Ryeong melaju kencang ke arah belakang.
213Please respect copyright.PENANA8HgCjEYJ9W
"Ahhh Ae Ryeong!!! Awas!!!!", Teriak Seol In.
213Please respect copyright.PENANAyuZLeYwlp9
"Ahhh aaaarggghhhh!!!!", teriak Ae Ryeong sambil menginjak rem sekencang - kencangnya.
213Please respect copyright.PENANA27sKaW1OYH
Lampu mobil yang menyorot Joon Hoo, pun mengingatkan Joon Ho tentang peristiwa 3 tahun yang lalu.
213Please respect copyright.PENANAsm1BBXdmcM
Malam saat itu Joon Ho yang sedang mabuk, dengan sewenang - wenang mengejar Kang Yeon Hee (hantu bergaun hitam) yang sedang berlari dengan menggunakan mobilnya, sampai akhirnya adik Joon Ho (Jin Yoon Ho) keluar dari mobilnya dan akhirnya berlari mengejar Yeon Hee dan memeluknya, melindunginya dari mobil kakaknya.
213Please respect copyright.PENANACfvarxTJbS
"Ahhh Yoon Ho!!!", Teriak Joon Ho sambil mencoba menginjak rem.
213Please respect copyright.PENANAC2KwqdeaxA
Tapi karena jarak mereka terlalu dekat dan mobil Joon Ho melaju dengan sangat kencang, Joon Ho pun sempat menghindar dan akhirnya menabrak Yoon Ho dan Yeon Hee dengan kencang, hingga tubuh mereka berdua terlempar jauh ke belakang mobil Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANASHe7HZn4wI
Joon Ho pun segera keluar dari mobilnya dan berlari ke arah Yoon Ho dan Yeon Hee yang tergeletak berlumuran darah.
213Please respect copyright.PENANAiL2Ml7vbpE
"Yoon Ho!!!", teriak Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAzR6WpitMAi
Yoon Ho yang saat itu dalam keadaan sadar pun mengarah ke arah Yeon Hee yang sedang didekati.
213Please respect copyright.PENANAXZ1sqUsM9v
Joon Ho pun melihat ke arah Yeon Hee, yang saat itu tiada.
213Please respect copyright.PENANA43NIttHDa3
"Dia sudah meninggal Yoon Ho!!! Jangan hiraukan dia dan ayo kita ke Rumah Sakit!!!", Ucap Joon Ho, bersujud memeluk Yoon Ho.
213Please respect copyright.PENANA7pSAHxsP8e
"Hyeong!!! Pergilah!!!
Se... Sebelum... Polisi datang!!!", Ucap Yoon Ho, terputus - putus.
213Please respect copyright.PENANAkJwiX5J77v
"Yoon Ho aku tidak mungkin meninggalkan adikku dalam keadaan begini, maafkan aku Yoon Ho!!! Aku hanya sedang emosi... Aku tidak menyangka bahwa kau harus menjadi korbannya, maafkan aku Yoon Ho!!!", Ucap Joon Ho, memeluk Yoon lingkaran cahaya
213Please respect copyright.PENANAgYFGIYjA2C
Yoon Ho pun tersenyum pada kakaknya, sebelum akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya, di pelukan kakak yang menabraknya.
213Please respect copyright.PENANAnpMV61nPpg
"Yoon Ho!!! Yoon Ho!!! Jin Yoon Ho!!!", Bangunlah!!! Bangunlah Jin Yoon Ho!!!", Teriak Joon Ho, menangis keras.
213Please respect copyright.PENANAFKiX3rqV5J
Setelah itu akhirnya Joon Ho pun memutuskan untuk segera bergerak cepat, Ia segera melepaskan pelukannya pada Yoon Ho.
213Please respect copyright.PENANAcDZYWNX4El
"Maafkan Hyeong, Yoon Ho!!!", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAvEtM4gakxG
Akhirnya Joon Ho pun segera membersihkan kaca depan mobilnya dari noda darah Yoon Ho dan Yeon Hee, sebelum akhirnya Ia pun masuk kedalam mobilnya.
213Please respect copyright.PENANAYKvHRMHcXZ
Sebelum masuk ke dalam mobil, Joon Ho pun menyempatkan diri melihat dengan sedih, ke arah kekasih jasad dan mantannya yang masih terbaring di jalan yang sepi.
213Please respect copyright.PENANAa6bOVVP6Ua
Akhirnya ia pun segera melajukan mobilnya dengan kencang, meninggalkan jasad Yoon Ho dan Yeon Hee.
213Please respect copyright.PENANAllS95Y32WA
"Arrgghhhhh Yoon Ho!!! Maafkan Hyeong!!! Yeon Hee Maafkan aku!!!", Ucap Joon Ho, bersujud pada arwah Yoon Ho dan Yeon Hee yang kini berada dihadapannya.
213Please respect copyright.PENANA9rBjX8XXoK
Ae Ryeong dan Seol Dalam pun segera turun dari mobil Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAWIQZmKAu8B
"Maafkan aku yang dulu karena aku Yeon Hee yang telah memutuskanku secara sepihak akhirnya aku pun melenyapkan adikku sendiri Jin Yoon Ho bersama dengan Yeon Hee, lalu aku melaporkan diri, sepulangnya dari Klub Malam yang sama...", Ucap Joon Ho, sambil terus bersujud dan menangis keras.
213Please respect copyright.PENANAXys6hn2XYf
"Apa???", Tanya Ae Ryeong, kaget.
213Please respect copyright.PENANAHt1jrlu2df
Seol In pun turut merasa terkejut, saat mendengar kutipan Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAHuaoBrCI7R
"Setelah itu aku berkata orang tuaku yang mengira kematian Yoon Ho adalah sebuah kecelakaan tabrak lari yang dilakukan orang lain, bahwa aku akan tinggal di luar negeri untuk sementara agar aku dapat menyatakan diri atas kepergian Yoon Ho... Akhirnya orang tuaku mengirimku ke tempat tinggal keluarga kami di Jepang...", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAee99MfO8HQ
"hyeong Yoon Ho!!! Yeon Hee!!! Aku bertanggung jawab atas segala perbuatanku dan akan menyerahkanMaafkan diri ke Kantor Polisi agar arwah kalian berdua bisa tenang... Hyeong meminjam!!!", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAeqqDBllzJ4
Arwah Yeon Hee dan Yoon Ho pun tersenyum pada Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAJZea3w6VyU
"Hyeong!!! Terima kasih...", Ucap Arwah Yoon Ho, tersenyum.
213Please respect copyright.PENANAYwByBdAeNg
"Oppa... Maafkan aku dan juga terima kasih...", Ucap Arwah Yeon Hee, tersenyum.
213Please respect copyright.PENANARpLAnlG1qZ
Pukul 01 : 30
213Please respect copyright.PENANAvy2nq2pIfj
Mobil polisi pun menemui Joon Ho, seorang polisi mendekati Joon Ho yang masih syok dan kemudian memborgol kedua kalinya, dengan menyaksikan oleh orang kedua yaitu Ae Ryeong dan Seol In.
213Please respect copyright.PENANA4SZe0DyFYs
Sebelum Joon Ho dibawa ke dalam mobil polisi, Joon Ho pun menyempatkan diri melihat ke arah Ae Ryeong dan Seol In.
213Please respect copyright.PENANAn1WIH0MEJ3
"Tolong yang kalian sampaikan maafku juga pada Ye Seo... Dia adalah gadis yang baik hati, aku yakin dia pasti bisa segera mendapatkan pria yang jauh lebih baik dariku... Kini aku menyadari bahwa dia terlalu baik untukku, aku tidak pantas untuk mendapatkannya dan diluar sana dia bisa mendapatkan yang jauh lebih segalanya dariku...", Ucap Joon Ho, air mata mengalir.
213Please respect copyright.PENANAv8YOeN1FGt
Akhirnya polisi pun membawa Joon Ho masuk ke dalam mobil polisi dan akhirnya rombongan polisi bersama Joon Ho pergi meninggalkan tempat itu.
213Please respect copyright.PENANAfGu6jD3HJX
"Entah apa yang akan dikatakan Ye Seo, saat Ia mengetahui ini semua???", Tanya Seol In.
213Please respect copyright.PENANAjCAGi9DHS4
"Aku juga tidak tahu, karena saat ini Ye Seo juga sedang berada dalam kondisi yang tidak baik...", Ucap Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAsurtCceVxP
"Kalau begitu ayo kita pulang dulu saja... Ini sudah jam 1 pagi...", Ucap Ae Ryeong, masuk ke dalam mobil Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAAPiCL3DFms
"Iya, ayo...", Ucap Seol In, masuk ke dalam mobil Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAgMHoSlCZkn
Mereka berempat pun menginap di kediaman keluarga Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAjF6uef4jHz
Pagi itu Yeo Dam dan Ae Ryeong memeluk dan menghibur Ye Seo, yang masih menangis karena syok.
213Please respect copyright.PENANAfUkyEZna8X
"Tenanglah... Semuanya akan berakhir baik - baik saja Ye Seo...", Ucap Yeo Dam sambil memeluk Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAsjDORnXyJT
"Aku... Aku tidak percaya bahwa aku mencekiknya dengan tanganku sendiri...", Ucap Ye Seo, menangis.
213Please respect copyright.PENANAvUd8aMN7Zs
"Lagipula seperti yang dia katakan... Benar bahwa kau terlalu baik untuk pria seperti dia... Pria yang telah melenyapkan adik sekaligus mantan kekasihnya yang baru memutuskannya karena dia memiliki temperamen yang buruk...", Ucap Ae Ryeong, marah .
213Please respect copyright.PENANAwjc3FwPWey
"Di Kantor Polisi mana dia ditahan???", Tanya Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANA8r1rfe54XM
"Apa yang akan kau lakukan Ye Seo???", Tanya Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAY3avPggmfH
"Kau tidak mau mengunjungi pria seperti itu kan di Kantor Polisi???", Tanya Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANAORsHgoXMYK
"Ada sesuatu yang harus kubicarakan dan juga kuberikan padamu...", Ucap Ye Seo, lemah.
213Please respect copyright.PENANAL2yrxhaYly
Pukul 10 : 00
213Please respect copyright.PENANAy3XcZCCKqE
Ye Seo pun mengunjungi Joon Ho di ruang kunjungan Polisi.
213Please respect copyright.PENANApvk5MpZZdM
Joon Ho duduk menghadapi Ye Seo, dan mengungkapkan wajahnya.
213Please respect copyright.PENANA8YopjCNux9
"Ini adalah kunjungan pertama dan terakhirmu disini, kuharap aku tidak perlu bertemu lagi disini, setelah ini...", Ucap Joon Ho, dingin.
213Please respect copyright.PENANACpl6SUtvxp
"Oppa... Apa oppa sekarang baik - baik saja???", Tanya Ye Seo, cemas.
213Please respect copyright.PENANAmmsj2RkhOF
"Hmm... Aku baik - baik saja jadi jangan datang kemari lagi dengan wajahmu yang seperti itu!!!", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAF1vrPNIEoO
"Maafkan aku oppa!!!", Ucap Ye Seo, air mata pun mengalir.
213Please respect copyright.PENANAVpy67o8MN3
"Ada apa??? Mengapa kau menangis seperti itu???", Tanya Joon Ho, cemas.
213Please respect copyright.PENANA4IttQutz7Y
"Kemarin aku hanya sedang tidak sadar... Aku... Aku sama sekali tidak bermaksud untuk mencekikmu oppa...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAN9SHVBE67a
"Sudah pasti dulu!!! Ini dulunya semua hal yang terjadi kemarin juga bahwa kita saling mengenal dan saling mengenal!!! Jadi setelah kau keluar dari ruangan, menganggap saja bahwa aku tidak pernah ada dalam pertanyaan!!! Kau mengerti Ye Seo ? ??", Tanya Joon Ho, tegas.
213Please respect copyright.PENANAw2z6bOhMXv
"Bagaimana mungkin hal itu terjadi oppa??? Bagaimana mungkin aku bisa melupakanmu begitu saja??? Oppa paling tidak mengizinkan aku sering - sering mengunjungimu!!! Kumohon!!!", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANATcBPh5u8o5
"Tidak!!! Tidak boleh!!! Kau jangan menungguku !!! Kau ini gadis yang baik, carilah diluar sana kau bisa mencari pria yang jauh lebih baik dariku... Jadi jangan berpikir dengan bodoh untuk menungguku disini!!!" , Ucap Joon Ho, beranjak dari kursinya.
213Please respect copyright.PENANAAi4tJNVXCz
"Aku memiliki sesuatu untukmu... Meskipun saja ini hadiah pertama dan terakhirku...", Ucap Ye Seo, sambil memberikan sebuah gelang emas rantai berbandul sebuah bintang permata berwarna putih.
213Please respect copyright.PENANACJvRGop8Uq
Joon Ho pun mengungkapkan Ye Seo sekali lagi dan menerima hadiah dari Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAFIjNE5vO0f
"Oppa... Jagalah dirimu baik - baik disini, jaga kesehatanmu, makanlah dengan teratur dan istirahatlah yang teratur!!! Aku yakin kau adalah orang yang sangat kuat oppa... Jadi jaga dirimu baik-baik saja!!!", dengan sangat jelas! Ye Seo, air mata mengalir.
213Please respect copyright.PENANARqEJv1ML0D
Joon Ho saat itu tidak berani mengungkapkan wajah Ye Seo, namun akhirnya benteng yang Ia bangun pun runtuh dan air matanya ikut mengalir.
213Please respect copyright.PENANAsFbfOc3F5g
Joon Ho pun menerima hadiah dari Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAnCo9Dr7lqx
"Terima kasih... Terima kasih Ye Seo...", Ucap Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANALBlhwV2Omt
Setelah polisi pun membawa Joon Ho kembali ke selnya, meninggalkan Ye Seo yang masih menangis ditempatnya duduk di ruangan itu.
213Please respect copyright.PENANALTb8iFkgdF
Didalam selnya air mata Joon Ho pun terjatuh saat ia menggenggam gelang pemberian Ye Seo dengan erat, dan ia pun menangis sesenggukan sambil memeluk erat dalam genggamannya.
213Please respect copyright.PENANAeKXwOFXuKo
Saat melangkah keluar dari Kantor Polisi, Ye Seo pun menyempatkan diri untuk menoleh ke belakang dan air mata mengalir.
213Please respect copyright.PENANAUrlZq9inDB
Ye Seo pun membocorkan Kantor Polisi itu dengan senyum tipis, sebelum akhirnya meninggalkan area Kantor Polisi itu.
213Please respect copyright.PENANAno9rLXDlKc
Pukul 12 : 00
213Please respect copyright.PENANAD9oUQNY2sY
Yeo Dam, Seol In dan Ae Ryeong pun mengantar Ye Seo ke Bandara.
213Please respect copyright.PENANA4TC9VlQuKU
"Aku tidak menyangka pesta pesta kemarin malam akan menjadi pesta perpisahan kita Ye Seo...", Ucap Seol In.
213Please respect copyright.PENANAvZ4a762dMJ
"Tenang saja... Aku akan menyegarkan pikiranku lagi di Zurich, latihan itu seperti rencana awalku???", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAjGMkLRbvKN
"Bicara apa kau??? Aku sudah mendengar dari orang tuamu, bahwa sepulang waktumu dari Zurich, mereka akan segera mengirimkanmu kuliah di Inggris kan??? Kau tidak akan memiliki banyak bersama dengan kami...", Ucap Yeo Dam, sedih .
213Please respect copyright.PENANAiywswRGy9x
“Oh…Benarkah???”, Tanya Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAI9CFO88AI4
"Iya... Mereka berkata mereka melakukan itu, agar kau bisa segera melupakan semuanya dan kembali sebagai Kang Ye Seo yang baru...", Ucap Ae Ryeong.
213Please respect copyright.PENANAMM74G4ZmET
"itu yang akan terjadi... Sejauh mungkin dan segeralah kembali setelah kau bisa melupakan segalanya Ye Seo!!!", Ucap Seol In, sambil tersenyum.
213Please respect copyright.PENANAOMPFjf3ysZ
Akhirnya mereka berempat pun saling berpelukan sebentar, sebelum akhirnya Ye Seo mendengar panggilan untuk segera masuk ke dalam ruang tunggu.
213Please respect copyright.PENANAFBxWK5y1KE
"Aku sudah mendengar suara paggilan... Aku masuk dulu...", Ucap Ye Seo.
213Please respect copyright.PENANAPVHwKor3Ze
"Hmmm hati - hati dijalan Ye Seo!!! Kembalilah dengan selamat!!!", Ucap Yeo Dam.
213Please respect copyright.PENANAbw7NMgCG4N
"Hmmm kalian juga... Jaga diri kalian baik - baik... Jangan sering berpesta tanpaku!!!", Ucap Ye Seo, sambil tersenyum.
213Please respect copyright.PENANAIX5szVxY8D
"Hmm kami hanya akan berpesta saat ada kau disini, bersama kami Ye Seo...", Ucap Seol In.
213Please respect copyright.PENANAamPgqnDJFS
Ye Seo pun berbalik dan meninggalkan teman-teman temannya masuk ruang asrama.
213Please respect copyright.PENANAHtFxQS7yLo
Sebelum Ia benar - masuk ke dalam, Ia menyempatkan diri untuk melihat teman - temannya lagi, sambil tersenyum meskipun air mata kembali saat ia benar-benar akan membantu Joon Ho.
213Please respect copyright.PENANAXb5FQ7VpMb
Lalu akhirnya Ye Seo pun melangkah memasukki ruang tunggu Bandara Incheon.
~~~
213Please respect copyright.PENANAXqujlXw3pW


