3814Please respect copyright.PENANA45QRLsp3RnBau Parfum yang Mencurigakan
3814Please respect copyright.PENANA1szqpiSC5S
3814Please respect copyright.PENANArAwkyVofNs
Novi keluar dari kamar mandi dengan langkah pelan. Tubuhnya masih terasa panas setelah colmek tadi, tapi hatinya tetap hampa. Ia melihat Faisal masih tertidur pulas di tempat tidur, wajahnya damai setelah mendapatkan kepuasan.
Novi menghela napas panjang. Ia berjalan ke kursi tempat Faisal meletakkan pakaian kerjanya. Biasanya ia langsung mencuci baju suaminya, tapi kali ini ada sesuatu yang berbeda.
3814Please respect copyright.PENANAWUMZk8Zphc
Saat ia mengangkat kemeja PNS Faisal, hidungnya menangkap aroma yang asing.
Parfum perempuan.
3814Please respect copyright.PENANA3cOVJZBky9
Bau manis bunga-bunga dengan sedikit nuansa vanila — bukan parfum Novi.
3814Please respect copyright.PENANAVS9gqlVDex
Wanginya cukup kuat dan masih melekat di kerah kemeja serta lengan baju. Insting Novi sebagai istri langsung berbunyi alarm.
3814Please respect copyright.PENANAJVLEsrFa4K
Ia membeku beberapa saat, jantungnya berdegup kencang. “Ini… bau siapa?” gumamnya pelan.
3814Please respect copyright.PENANAsswMlapp4k
Novi mulai menyelidiki lebih dalam. Ia memeriksa saku kemeja Faisal. Tidak ada apa-apa. Kemudian ia memeriksa jas luar PNS-nya. Masih tidak ada bukti fisik. Tapi bau parfum itu terus mengganggunya.
3814Please respect copyright.PENANA7c3N1WbkDw
Ia duduk di tepi tempat tidur, menatap wajah suaminya yang tidur. Berbagai pikiran berkecamuk di kepalanya.
3814Please respect copyright.PENANANwIzNlLzR3
“Apakah Mas Faisal… selingkuh? Setelah ia mulai berusaha memperbaiki hubungan kita?”
3814Please respect copyright.PENANAjyr04tPCdL
Air mata Novi mengalir lagi. Rasa kecewa yang tadi sempat reda kini muncul kembali dengan lebih kuat. Ia merasa ironis — ia sendiri sudah jatuh ke pelukan Kakek Imron, tapi sekarang justru curiga suaminya melakukan hal yang sama.
3814Please respect copyright.PENANAfFW5Um1tuh
Novi bangkit dan pergi ke ruang tamu. Ia duduk di sofa dalam kegelapan, memeluk lututnya sendiri. Pikirannya melayang ke berbagai kemungkinan: siapa wanita itu? Apakah rekan kerja di kantor? Apakah sudah lama? Apakah Faisal benar-benar berubah atau hanya pura-pura?
3814Please respect copyright.PENANAWiqHSrm47j
Semalaman Novi tidak bisa tidur nyenyak. Bau parfum perempuan itu terus menghantuinya.
3814Please respect copyright.PENANA9cukAEYfaL
Pagi harinya, ia berusaha bersikap biasa di depan anak-anak. Tapi setiap kali melihat Faisal, hatinya terasa perih.
3814Please respect copyright.PENANAYo6D4QjSQj
Drama baru dalam rumah tangganya baru saja dimulai.
3814Please respect copyright.PENANAaCgAgectRX
Pagi itu rumah Novi Indriani kembali dipenuhi suara tawa anak-anak. Jam 04.15, Novi sudah bangun seperti biasa. Ia sholat Subuh dengan hati yang gelisah, tapi berusaha menenangkan diri. Setelah itu, ia ke dapur menyiapkan sarapan: bubur ayam untuk Zidan, roti bakar dengan selai untuk Rafi, dan telur omelette untuk Aisyah.
3814Please respect copyright.PENANAd0nUFKyLTt
Ketiga anaknya bangun hampir bersamaan. Zidan langsung memeluk kaki ibunya. “Ibu, Zidan mimpi Ibu bawa kami ke pantai!”
3814Please respect copyright.PENANAsKtWgxb9TB
Aisyah membantu ibunya menata meja sambil bercerita tentang pelajaran hari ini. Rafi menceritakan lelucon konyolnya.
3814Please respect copyright.PENANA1MRPsYnoR0
Novi tertawa bersama mereka, menciumi kepala anak-anaknya bergantian. Momen pagi bersama ketiga anaknya selalu menjadi obat bagi hatinya yang sedang kacau.
3814Please respect copyright.PENANA92QhQKPTMW
“Anak-anak Ibu yang paling hebat,” kata Novi sambil memeluk mereka erat. Kehangatan keluarga kecil ini yang selalu membuatnya kuat.
3814Please respect copyright.PENANA63CMizyhlZ
Faisal keluar dari kamar dengan kemeja PNS yang sudah Novi setrika semalam. Ia duduk di meja makan dan mencoba bersikap manis.
3814Please respect copyright.PENANAz3Dn1IjL4x
“Pagi, Sayang. Sarapannya enak sekali seperti biasa,” katanya sambil tersenyum.
Novi menunggu sampai anak-anak sibuk dengan makanan mereka. Lalu ia bertanya dengan suara pelan tapi tegas:
“Mas, kemarin di kemeja PNS Mas ada bau parfum perempuan. Wanginya kuat sekali. Itu parfum siapa?”
3814Please respect copyright.PENANAzpq7YhGfoT
Faisal langsung terlihat gugup. Matanya berkedip cepat, tangannya memegang sendok lebih erat.
3814Please respect copyright.PENANAik9aXNBo79
“Oh… itu? Kemarin ada rekan kerja perempuan di kantor. Namanya Bu Lina. Kami rapat lama, dia duduk di sebelah Mas. Mungkin parfumnya keciprat ke baju Mas. Biasa lah, kantor penuh orang,” jawab Faisal sambil tertawa kecil, tapi tawanya terdengar dipaksakan.
3814Please respect copyright.PENANAFX1rOftson
Novi menatap suaminya tajam. “Cuma keciprat? Wanginya sangat kuat, Mas. Sampai ke kerah dan lengan baju.”
3814Please respect copyright.PENANAMjgPpN2Mqw
Faisal semakin gelisah. “Ya… mungkin waktu dia memeluk Mas waktu ada rekan kerja yang ulang tahun. Biasa, Nov. Kerja tim kan. Kamu jangan berpikiran macam-macam ya.”
3814Please respect copyright.PENANAN0RSfxBUNu
Jawaban Faisal terdengar seperti orang yang sedang mencari-cari alasan. Novi semakin yakin dalam hati: ada yang tidak beres dengan suaminya.
3814Please respect copyright.PENANAg6Sx7MWHZr
Ia tidak melanjutkan pertanyaan, tapi di dalam hatinya, keraguan itu semakin mengakar kuat. “Kalau kamu selingkuh, Mas… aku juga sudah tidak suci lagi,” pikirnya getir.
3814Please respect copyright.PENANATi632CASMd
Setelah sarapan, Novi mengantar anak-anak ke depan rumah. Faisal mencoba mencium keningnya, tapi Novi hanya memberikan pipi dingin.
3814Please respect copyright.PENANAxTxoB5J3Oc
Di sekolah, Novi mengajar dengan profesional seperti biasa. Ia tersenyum kepada murid-muridnya, menjelaskan pelajaran dengan sabar, dan memberi semangat pada mereka. Tapi pikirannya sering melayang ke bau parfum semalam dan jawaban Faisal yang mencurigakan.
3814Please respect copyright.PENANAM5C0icr6UX
Jam istirahat, ia duduk sendirian di sudut ruang guru. Bu Siti sempat mendekat, tapi Novi menolak ajakan mengobrol dengan halus. Pikirannya terlalu kacau.
3814Please respect copyright.PENANA7uS7jyzoyQ
Siang hari, setelah jam pelajaran selesai, Novi pulang dengan hati yang berat. Di tengah perjalanan, ia melihat Kakek Imron sedang istirahat di bawah pohon. Novi langsung mendekat.
3814Please respect copyright.PENANAfOsqjo2zQb
“Kek…” panggilnya pelan.
Kakek Imron tersenyum. “Bu Novi… ada apa? Wajah Ibu kelihatan sedih.”
3814Please respect copyright.PENANAe728hoZcR8
Novi duduk di samping kakek. Ia menceritakan semuanya — tentang bau parfum, jawaban Faisal yang tidak meyakinkan, dan keraguannya.
3814Please respect copyright.PENANAMoSQTuoRVx
Kakek Imron mendengarkan dengan sabar. Tangan kasarnya mengusap punggung Novi lembut.
3814Please respect copyright.PENANAWAz6yfxjTW
“Apapun yang terjadi, Kakek selalu ada untuk Ibu,” kata Kakek Imron dengan suara hangat.
3814Please respect copyright.PENANAopXTGCMSql
Novi memandang kakek tua itu dengan mata berkaca-kaca. Di tengah kekacauan rumah tangganya, Kakek Imron adalah satu-satunya tempat ia merasa benar-benar diinginkan.
3814Please respect copyright.PENANAhQlg5ah4kx
Drama dalam kehidupan Novi semakin rumit. Hatinya terbelah antara keluarga, suami, dan cinta terlarangnya kepada Kakek Imron.
3814Please respect copyright.PENANAaAfgXmAGY7
Kakek Imron melihat Novi yang sedang dilanda emosi dan kesedihan. Ia memegang tangan Novi lembut dan membawanya masuk ke dalam gubuk.
“Masuk dulu, Bu. Di sini lebih tenang,” katanya dengan suara rendah.
3814Please respect copyright.PENANAGKzglfXCGz
Begitu pintu bambu tertutup, Novi tidak bisa menahan diri lagi. Tanpa pikir panjang, ia langsung memeluk leher Kakek Imron dan menciumnya dengan ganas. Ciuman itu penuh lapar, lidah Novi masuk ke mulut kakek dengan rakus, mengisap, menjilat, seolah ingin meluapkan semua kekecewaan dan nafsunya sekaligus.
3814Please respect copyright.PENANACE27DPaQ9r
Kakek Imron terkejut sesaat, tapi langsung membalas dengan sama ganasnya. Tangan kasarnya meremas pinggang Novi, menarik tubuh istrinya itu erat ke tubuhnya yang kurus tapi kuat. Ciuman mereka semakin liar, penuh desahan kecil dan napas yang memburu.
3814Please respect copyright.PENANAVZq8QSCE0V
Novi turun ke bawah. Dengan tangan gemetar karena nafsu, ia membuka celana Kakek Imron. Kontol super besar berukuran 25 cm dengan diameter 7 cm langsung melompat keluar, sudah mengeras penuh dan berdenyut.
3814Please respect copyright.PENANAanzaXCcUEE
“Ya Tuhan… aku kangen sekali sama ini,” bisik Novi dengan suara serak.
3814Please respect copyright.PENANALIxlow0XOs
Ia langsung melahap kontol itu. Mulutnya yang hangat dan basah mengisap kepala kontol dengan rakus, lidahnya menari di sekitar urat-urat tebal. Kepalanya maju mundur cepat, berusaha menelan sebanyak mungkin hingga menyentuh tenggorokannya. Air liurnya menetes deras membasahi bola-bola tua Kakek Imron.
3814Please respect copyright.PENANAj8Ma5qmSAe
Kakek Imron mendesah keras, tangannya memegang kepala Novi. “Enak sekali… mulut Bu Guru ini… seperti surga… isap lebih dalam, Nak…”
3814Please respect copyright.PENANAb9PXXYZhc0
Novi semakin liar. Ia menjilat dari pangkal hingga ujung, mengisap bola-bola kakek, lalu kembali menelan kontol itu sekuat tenaga. Suara gluck… gluck… gluck… memenuhi gubuk kecil.
3814Please respect copyright.PENANAf5Gwku62x7
Tak lama kemudian, Kakek Imron mencapai puncaknya.
“Aarrghh!!! Keluar…!!”
3814Please respect copyright.PENANAtqD6JRkTHW
Peju kental dan banyak menyembur deras ke dalam mulut Novi. Bagian yang tidak tertelan memuncrat ke wajahnya — pipi, hidung, dahi, dan jilbabnya. Novi tersenyum binal, wajahnya penuh mani putih kental, seperti seorang jalang yang puas.
3814Please respect copyright.PENANAstKdAcF4xX
“Enak sekali peju Kakek…” katanya sambil menjilat bibirnya.
3814Please respect copyright.PENANAhXRC6PBPcG
Kakek Imron tidak memberi waktu istirahat. Ia menggendong Novi dengan kuat dan membawanya ke bale-bale tidur. Ia membaringkan Novi kasar, membuka gamisnya hingga Novi telanjang bulat.
3814Please respect copyright.PENANA3TniGWgs2E
Tanpa basa-basi, ia langsung menancapkan kontol raksasanya ke memek Novi yang sudah basah sekali.
3814Please respect copyright.PENANAlzzkhyQ6MW
“AAHHH!!! Besar banget!!! Kontol Kakek ngebor memek gue!!!” jerit Novi kasar, matanya mendongak karena sensasi penuh yang luar biasa.
3814Please respect copyright.PENANA9P0w879Lfg
Kakek Imron menggenjot dengan ganas. “Memek lo ketat banget, Bu Guru pelacur!!! Suami lo nggak bisa memuaskan lo ya? Sekarang kontol kakek yang ngentot lo setiap hari!!”
3814Please respect copyright.PENANAEIPVT4YgKB
Plak! Plak! Plak! Plak!
Suara benturan daging memenuhi gubuk. Novi mengangkat pinggulnya, menyambut setiap hantaman.
3814Please respect copyright.PENANALJyDjt5D0x
“Iya!!! Entot memek gue lebih keras, Kek!!! Suami gue brengsek!!! Kontol Kakek jauh lebih enak!!! Hancurkan rahim gue!!!”
Kakek Imron semakin kasar. Ia meremas payudara Novi kuat-kuat sambil menghunjam tanpa ampun. “Lo istri orang, tapi memek lo milik kakek!!! Bilang lo siapa?!”
3814Please respect copyright.PENANAQkGDH0Md11
“Aku pelacur Kakek Imron!!! Aku jalang lo!!! Entot aku terus!!! Isi memek gue dengan peju Kakek!!!” jerit Novi liar.
Mereka berganti posisi dengan gila. Doggy style, cowgirl, spooning — semuanya dilakukan dengan penuh nafsu dan dirty talk kasar. Novi orgasme berkali-kali, tubuhnya kejang, memeknya menyemprot cairan.
3814Please respect copyright.PENANABnjgkIwx9z
Akhirnya Kakek Imron mencapai puncak lagi. Ia menyemburkan peju panasnya ke dalam rahim Novi hingga penuh dan meluber keluar.
3814Please respect copyright.PENANAsF5cVFCF7X
Mereka berdua tergeletak lemas, saling pelukan, bernapas tersengal.
3814Please respect copyright.PENANArONuPcLROE
3814Please respect copyright.PENANAZkZp9Gak5B
Kakek Imron menarik kontolnya yang masih keras dari memek Novi yang penuh peju. Cairan kental menetes deras ke bale-bale. Ia membalik tubuh Novi ke posisi doggy style, pinggulnya diangkat tinggi.
3814Please respect copyright.PENANA8DDKn6Co01
Tanpa aba-aba, ia menghunjam keras dari belakang.
3814Please respect copyright.PENANAjam7sXXHTF
“AAAKKKHHH!!! DALEM BANGET!!! KONTOL KAKEK NYAMPE RAHIM GUE!!!” jerit Novi nyaring, tangannya mencengkeram bale-bale.
3814Please respect copyright.PENANAvqr6teg6m0
Kakek Imron menggenjot dengan ritme brutal. Setiap hantaman membuat pantat Novi bergoyang hebat. Tangan kasarnya menampar pantat Novi keras hingga memerah.
3814Please respect copyright.PENANA33MccFBsbG
“Plak! Plak! Plak!”
“Memek lo enak banget, Bu Guru!!! Ketat dan basah!!! Lo memang lahir buat ngentot sama kakek!!” hardik Kakek Imron sambil menarik rambut Novi ke belakang.
Novi semakin liar. “Iya!!! Gue lahir buat jadi pelacur Kakek!!! Entot lebih keras!!! Hancurkan memek suci gue yang dulu cuma buat suami!!!”
3814Please respect copyright.PENANA3xUFdePwTm
Kakek Imron menarik Novi hingga berdiri, lalu mengangkat satu kaki Novi tinggi dan menghunjam dari samping (standing fuck). Posisi ini membuat kontolnya masuk sangat dalam. Novi menjerit-jerit kenikmatan, payudaranya bergoyang-goyang liar.
3814Please respect copyright.PENANAMiFFR42mi7
“Gue cum lagi!!! Aaaahhhhh!!! Memek gue meledak, Kek!!!”
3814Please respect copyright.PENANAvk7pWtUNyo
Tubuh Novi kejang hebat, cairan squirt menyembur membasahi paha Kakek Imron.
3814Please respect copyright.PENANA3cx91JULHz
Kakek Imron tidak berhenti. Ia membaringkan Novi kembali dan menindihnya (missionary). Gerakannya semakin cepat dan kuat, kontolnya menghantam rahim Novi berulang kali.
“Bilang lo milik siapa?!” bentak Kakek Imron sambil meremas payudara Novi kuat-kuat.
3814Please respect copyright.PENANAmhcALkHWAW
“Aku milik Kakek Imron!!! Aku jalang lo!!! Isi rahim gue penuh peju Kakek!!! Gue nggak peduli suami gue lagi!!!” jerit Novi dengan suara parau.
3814Please respect copyright.PENANAEeveb20Itt
Mereka berganti posisi lagi. Novi naik ke atas (cowgirl) dan menggoyang pinggulnya liar. Payudaranya bergoyang tepat di depan wajah Kakek Imron yang langsung menghisap dan menggigit putingnya.
3814Please respect copyright.PENANAeyzl7OST6b
“Goyang lebih cepat, pelacur!!! Goyang memek lo yang sudah rusak itu!!” perintah Kakek Imron.
3814Please respect copyright.PENANA6EiHCz7AMc
Novi patuh. Ia naik turun dengan cepat, memeknya melahap seluruh kontol raksasa itu hingga pangkal. Desahannya semakin mesum dan tak terkendali.
3814Please respect copyright.PENANAkLDRt7zQQs
Akhirnya Kakek Imron mencapai puncak untuk ketiga kalinya. Ia menekan pinggul Novi kuat-kuat dan menyemburkan peju panas kentalnya langsung ke dalam rahim Novi.
3814Please respect copyright.PENANAjOQlUsArCD
Mereka berdua ambruk, tubuh saling pelukan, berkeringat, dan bernapas tersengal. Novi mencium dada Kakek Imron dengan lembut, wajahnya masih penuh peju.
3814Please respect copyright.PENANAejDJqeF9G7
Kakek Imron masih belum puas. Kontolnya yang luar biasa besar kembali mengeras hanya dalam beberapa menit. Ia menarik Novi berdiri, membalik tubuhnya menghadap dinding gubuk, lalu mengangkat satu kaki Novi tinggi dan menghunjam dari belakang dengan satu dorongan kuat.
3814Please respect copyright.PENANAYur6woJ0yy
“AAAAAHHH!!! KONTOLNYA MASIH KERAS BANGET!!! NYAMPE PERUT GUE, KEK!!!” jerit Novi nyaring, tangannya menempel di dinding kayu.
3814Please respect copyright.PENANAy87e9rqnyM
Kakek Imron menggenjot dengan kekuatan penuh. Setiap hantaman membuat tubuh Novi naik turun. Tangan kirinya meremas payudara Novi kasar, tangan kanannya menggosok clit Novi dengan cepat.
3814Please respect copyright.PENANAbrksmDqZ6o
“Memek lo milik kakek sepenuhnya!!! Lo sudah nggak bisa balik lagi ke suami lo!!!” raung Kakek Imron sambil menampar pantat Novi berulang kali.
3814Please respect copyright.PENANAFPHeYjM6L3
Novi semakin gila. “Iya!!! Gue sudah rusak!!! Kontol Kakek yang nguasai gue sekarang!!! Entot lebih keras!!! Hancurkan istri orang ini!!!”
3814Please respect copyright.PENANAtSb8Np4gsW
Kakek Imron membalik Novi lagi, mengangkat kedua kakinya dan menyetubuhinya sambil berdiri (full nelson). Kontol raksasanya menghunjam sangat dalam hingga Novi menjerit-jerit tanpa kendali. Payudaranya bergoyang liar di depan wajah kakek yang langsung menghisap putingnya kuat-kuat.
3814Please respect copyright.PENANARVM6lb9ZDF
Mereka berpindah ke bale-bale lagi. Kakek Imron menindih Novi dan menggenjot dengan ritme gila. Tubuh mereka saling bertabrakan keras, keringat bercampur, desahan dan jeritan memenuhi gubuk.
Novi orgasme berkali-kali. Tubuhnya kejang hebat, memeknya menyemprot cairan berulang kali.
3814Please respect copyright.PENANAIsmYRy96iZ
Di puncak gairah yang paling tinggi, Kakek Imron menatap mata Novi dalam-dalam sambil terus menghunjam.
3814Please respect copyright.PENANACKplSkYntd
“Bu Novi… aku cinta kamu,” bisiknya dengan suara serak penuh perasaan. “Bukan cuma nafsu… aku benar-benar jatuh cinta sama kamu. Dari pertama lihat kamu yang baik hati itu… aku mau kamu jadi milikku selamanya.”
3814Please respect copyright.PENANAGjLTJ9Qcjs
Novi menatap mata kakek tua itu dengan air mata bercampur kenikmatan. Di tengah hantaman kontol yang luar biasa, ia menjawab dengan suara gemetar:
“Aku… aku juga cinta Kakek… Terima kasih sudah membuat aku merasa diinginkan… Aku terima cinta Kakek… Aku milik Kakek sekarang…”
3814Please respect copyright.PENANA4LYawSG4lj
Kata-kata pengakuan cinta itu membuat mereka berdua mencapai klimaks bersama yang paling hebat. Kakek Imron menyemburkan peju panas kentalnya sangat banyak ke dalam rahim Novi sambil mencium bibirnya mesra.
3814Please respect copyright.PENANAnKPxflEcnR
Mereka berpelukan erat setelahnya, tubuh saling menempel, napas tersengal, dan hati yang sudah saling terikat.3814Please respect copyright.PENANAU4pv6c9Hg1


