Bab 4: Doggy Style yang Mengguncang
497Please respect copyright.PENANAsrtxnqQeIs
Sore itu berlalu dengan Laras berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah sambil menahan sensasi aneh di memeknya. Setiap kali berjalan, sperma Rio yang masih tersisa di dalam tubuhnya sedikit menetes, membuat paha dalamnya licin dan lengket. memeknya terasa agak longgar dan berdenyut pelan, mengingatkan betapa dalam kontol Rio menghunjamnya tadi. Payudaranya masih merah bekas remasan, puting-putingnya sensitif setiap tersentuh kain seragam.
497Please respect copyright.PENANA8Nik4DvFfO
Menjelang malam, saat Pak Budi belum pulang, Rio memanggil Laras lagi ke kamarnya. Kali ini suaranya lebih tegas melalui pesan: “Datang telanjang. Jangan pakai apa-apa.”
497Please respect copyright.PENANAsFnw5w0UoO
Laras berdiri di depan pintu kamar Rio dengan tubuh telanjang bulat. Kulit sawo matangnya mengkilap karena keringat gugup dan sisa nafsu. Begitu pintu terbuka, Rio langsung menarik tangannya masuk dan mengunci pintu.
497Please respect copyright.PENANAVmhz6iAj5b
“Posisi sekarang,” perintah Rio sambil melepas bajunya sendiri. kontolnya sudah setengah tegang, besar dan berat.
497Please respect copyright.PENANAz3G5xFL5KG
Laras merangkak naik ke tempat tidur, lutut dan tangannya bertumpu. Bokong monster-nya terangkat tinggi, memeknya yang masih basah terpampang jelas dari belakang. Rio berdiri di belakangnya, tangannya meremas bokong besar itu kuat-kuat hingga meninggalkan bekas merah.
497Please respect copyright.PENANAzcHChEtLR1
“Bagus. Bokongmu ini benar-benar milik aku sekarang,” katanya sambil menampar pelan. “Plak!”
497Please respect copyright.PENANAlQRmfDG7xp
Laras menggigit bibir, desahan kecil keluar. “Ahh… Mas Rio…”
497Please respect copyright.PENANAA1pXoik4Ov
Rio menampar lagi lebih keras. Suara tamparan bokong “plak! plak!” bergema. Kulit sawo matang Laras memerah indah. memeknya semakin banjir, cairan orgasme bening menetes ke seprai.
497Please respect copyright.PENANAiGgYy2e61H
Tanpa banyak kata, Rio mengarahkan kontolnya yang sudah keras maksimal ke pintu memek Laras. Kali ini ia tidak pelan. Dengan satu hentakan kuat, seluruh kontolnya masuk hingga pangkal.
497Please respect copyright.PENANA2pJth4PtbR
“Aaaahhh!!” Laras menjerit keras. Sensasi robek yang lebih kuat dari tadi membuat memeknya terasa diregang paksa. Posisi doggy membuat penetrasi lebih dalam, kepala kontol Rio langsung menekan dinding paling dalam. “Penuh… terlalu dalam… Mas!!”
497Please respect copyright.PENANAItpCmldkL5
Rio menggeram puas. “memekmu masih sangat sempit meski sudah aku isi tadi siang.” Ia menarik rambut Laras ke belakang dengan satu tangan, membuat punggung pembantu itu melengkung indah. Tangan satunya memegang pinggul lebar Laras.
497Please respect copyright.PENANA6vnvXLAvkz
Lalu ia mulai menggoyang pinggulnya dengan irama ganas. “Plok-plok-plok-plok!” Suara benturan bokong monster Laras dengan pangkal paha Rio memenuhi kamar. Setiap hentakan membuat payudara besar Laras bergoyang liar ke depan dan belakang.
497Please respect copyright.PENANAYXBepVHv36
“Enak… Mas… hancurkan memek saya…” Laras menangis kenikmatan. Air matanya jatuh ke seprai. Rambutnya ditarik Rio membuat kepalanya mendongak, lehernya terbuka. Sensasi sakit di kulit kepala bercampur nikmat luar biasa dari kontol yang menghantam dalam memeknya.
497Please respect copyright.PENANAvBL3Ix7uY8
Rio menarik rambut lebih kuat, mempercepat hentakan. kontolnya keluar masuk cepat, membawa keluar masuk cairan orgasme bening Laras yang kental. Bau nafsu semakin pekat. Keringat menetes dari tubuh Rio ke punggung Laras yang mengkilap.
497Please respect copyright.PENANAMfHDN58Y0H
“Bilang kamu budakku,” perintah Rio sambil menampar bokongnya lagi.
497Please respect copyright.PENANAYeBTmsDtGM
“Saya… ahh… budak Mas Rio! memek saya milik kontol Mas!!” Laras menjerit, suaranya pecah karena kenikmatan.
497Please respect copyright.PENANAiWH6fjTM70
Rio tertawa puas dan semakin ganas. Ia melepaskan rambut Laras sebentar hanya untuk memegang kedua pinggulnya dan menghantam lebih dalam. Setiap kali kontolnya masuk penuh, Laras merasakan tekanan berat di perut bawahnya, seolah-olah kontol itu ingin menembus rahimnya.
497Please respect copyright.PENANAtbVROSWPGo
Kaki Laras mulai gemetar hebat. Ceri kecilnya berdenyut setiap kali kontol Rio lewat. “Saya… mau keluar lagi… Mas… tolong!!”
497Please respect copyright.PENANAuXNvQBTxYY
“Keluarlah sambil jerit nama aku,” Rio memerintah sambil menarik rambut Laras kuat-kuat lagi.
497Please respect copyright.PENANAcO6MPdqoIc
Tubuh Laras mengejang keras. memeknya menggenggam kontol Rio dengan denyutan kuat. cairan orgasmenya squirt deras, menyembur ke paha Rio dan seprai. “Riooo…!! Aaahhh!!” jeritannya panjang dan pecah.
497Please respect copyright.PENANAKfGdJUgzke
Sensasi orgasme yang kuat membuat Laras hampir ambruk. Tapi Rio tidak berhenti. Ia terus menghantam memek yang semakin basah dan longgar itu dengan irama brutal. Beberapa menit kemudian, Rio mengerang panjang.
497Please respect copyright.PENANAAK97NvrfaT
“Mau isi lagi… terima sperma aku yang banyak!”
497Please respect copyright.PENANAhQkXJ7Ygsr
kontolnya berdenyut hebat di dalam memek Laras. Semprotan sperma panas menyembur deras, memenuhi rahim dan membuat perut bawah Laras terasa kembung penuh. Beberapa sperma terdorong keluar saat Rio menarik kontolnya, menetes kental dari memek yang terbuka.
497Please respect copyright.PENANAfcdUIlsqs4
Laras ambruk ke tempat tidur, tubuhnya kejang sisa orgasme. Bokongnya masih terangkat sedikit, memeknya menganga pelan mengeluarkan campuran sperma putih kental dan cairan orgasme beningnya sendiri. Air mata mengalir deras di pipinya, tapi bibirnya tersenyum kecil karena kenikmatan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
497Please respect copyright.PENANA13ZoRPIuZT
Rio menepuk bokongnya pelan. “Besok Ayah ikut. Siapkan tubuhmu untuk dua kontol sekaligus.”
497Please respect copyright.PENANA6YpaWM3ngY
Laras hanya bisa mengangguk lemah. Tubuhnya sudah ketagihan. Pikirannya mulai goyah malu sebagai pembantu, tapi nafsu sebagai budak seks semakin kuat.
497Please respect copyright.PENANAkDFSzarA1b
Malam semakin larut. Di rumah mewah itu, Laras semakin tenggelam ke dalam permainan ayah dan anak yang gelap dan penuh kenikmatan.
LANJUTAN CERITA https://lynk.id/novelhambilah 497Please respect copyright.PENANAxYJopHfQcc
LINK ALTERNATIF https://lynk.id/hambilah497Please respect copyright.PENANAuc1Ten5u69
497Please respect copyright.PENANAagzXZCO46M


