Tiga Hari Setelah Pelaksanaan UN.
6825Please respect copyright.PENANAvTEwu5LxOK
"Jadi, kira-kira pelaksanaan perpisahan kelas 6 akan diadakan dimana? Apakah ada usul?" kata Pak Sulai di tengah-tengah rapat.
6825Please respect copyright.PENANAM7iXrKYECe
Hari ini para Guru mengadakan rapat untuk pelaksanaan perpisahan. Seluruh guru berkumpul di ruang guru untuk membahas segala-gala tentang perencanaan ini. Mulai dari pembentukan panitia, tempat, tanggal hingga konsep.
6825Please respect copyright.PENANAXlbJxlS0Jm
"Sepertinya belum seluruh guru berkumpul disini. Bu Lena ya belum hadir. Coba Jaka kamu cari Bu Lena, siapa tau lagi di kelas atau dimana gitu." suruh Pak Sulai.
6825Please respect copyright.PENANAyan14mG0DA
Gw mencari Bu Lena di setiap kelas. Mulai dari kelas 4 sampai 6, musholla, kelas 3-1 tiap kamar mandi tetapi waktu Gw cek kamar mandi guru lantai 1, Gw denger suara. Kecil banget, bahkan hampir samar. Karena penasaran, Gw cek juga kamar mandi siswa laki-laki sama perempuan, semakin hilang suaranya. Tiba-tiba Bu Nisa menghampiri Gw.
6825Please respect copyright.PENANAmYZPvTuEno
"Jak?" panggilnya bingung dengan tingkah Gw.
6825Please respect copyright.PENANAYXnllkPrtS
"Bu, denger gak?"
6825Please respect copyright.PENANAt6GbXFKb4J
"Apa??"
6825Please respect copyright.PENANAhIeSW53dCJ
"Coba ibu diem."
6825Please respect copyright.PENANArmgtOzL2mS
Ketika kami berdua diam. Sangat hening sekali. Lalu terdengar suara denyitan kayu dan suara dua buah benda yang sedang beradu *Rnyitt rnyittt plok plok plok* tetapi sangat pelan sekali.
6825Please respect copyright.PENANAQYmGh6eLQw
"Kayak suara orang ngentot, Bu." kata Gw.
6825Please respect copyright.PENANAcN0uyDkmsq
"Siapa?? Bang Sani??" tanya Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANA3RFdw1DOo1
"Iya kali. Sama siapa tapi?" tanya Gw balik.
6825Please respect copyright.PENANAOZA4AAyzbg
"Bu Lena??" tebaknya.
6825Please respect copyright.PENANA1dnPfCgBwy
"Ahh yang bener. Coba yuk periksa." ajak Gw.
6825Please respect copyright.PENANAv5xvAZu3Pz
"Periksa dari mana??" tanya Bu Nisa bingung.
6825Please respect copyright.PENANA10LPZm0XmV
"Jendela kamarnya langsung ke luar ya. Ventilasinya juga. Apa tungguin aja di depan pintu?"
6825Please respect copyright.PENANAHASH2jFph1
"Boleh tuh, Jak."
6825Please respect copyright.PENANA8Q5skale8p
Kami pun menuju ke pintu kamar Bang Sani, OB Sekolah yang berada di paling pojok lorong lantai satu. Sangat terpencil, jarang di lalui orang. Anehnya adalah, ketika berada di depan pintu Bang Sani, malah suara itu hilang. Gw pun terheran-heran dengan Bu Nisa. Kok bisa sebegitu kedap suaranya kamar Bang Sani ini.
6825Please respect copyright.PENANAFadQlKf9QB
"Bu, kalo kita bisa manfaatin Bang Sani. Kita bisa ngentot disini terus Bu. Enggak usah nunggu pulang sekolah. Hehehe."
6825Please respect copyright.PENANA4JylLt8GTX
"Ihh, kamu Jak. Emang kamu mau ngentot lagi sama saya?"
6825Please respect copyright.PENANAMP8MhFzY42
"Mau lah, Bu."
6825Please respect copyright.PENANAAcHjLU9jpg
Lalu tanpa babibu Gw langsung menyambar bibir Bu Nisa. Juga toketnya yang menantang tak lupa Gw remas-remas saking gemasnya.
6825Please respect copyright.PENANAkE3GebmAY8
"Jakkhh,, sebemmmm ntar."
6825Please respect copyright.PENANA35d9Man6TR
*Spluurrppp. Gw sedot seluruh air liurnya.
6825Please respect copyright.PENANAX3FuVf8anS
"Jangan duluu atuhhhh. Kita lagi tungguin Bu Lena kan."
6825Please respect copyright.PENANAzSnus5uscy
Gw pun melepaskan ciuman Gw dari Bu Nisa. Bajunya yang tadi Gw berantakin sudah Gw rapihkan tak ada lecekan. Tiba-tiba dari dalam kamar Bang Sani terdengar suara.
6825Please respect copyright.PENANAR4znGwHGhG
*Stekk. Kunci pintunya dibuka dari dalam.
6825Please respect copyright.PENANAqJGCe6SiTl
Bang Sani keluar dari kamarnya dan terkaget melihat kami berdua. Dia diam mematung bahkan hampir terjatuh. Bu Lena dibelakangnya terlihat sedang memakai BH nya. Toketnya yang lebih besar terlihat menggantung, seakan minta dihisap saja. Memeknya yang berbulu lebat ia tutup dengan tangannya. Beda dengan memek Bu Nisa yang hampir gundul, hanya menyisakan rambut-rambut kecil.
6825Please respect copyright.PENANA8Q3qS6g1BS
"Cieee. Abis ngapain nih?"
6825Please respect copyright.PENANAmk4r3EwUBq
"Bu Nisa!! Jaka!! Kenapa disini!!??" tanya Bang Sani.
6825Please respect copyright.PENANAXvx5N0FMaC
"Ehhh, Ya ampun." Bu Lena nampak terkaget-kaget dengan kehadiran kami.
6825Please respect copyright.PENANAnKm4TUhKk2
"Abis ada yang mainnya seru banget. Hahahaha." ledek Gw.
6825Please respect copyright.PENANA6WW6q6unXt
"Ehh, gak gitu. Enggakk gituu." kata Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAtfD2XDSOmU
"Yaudah ayuk Jak, kita balik ke ruang guru. Bu Lena, dicariin Pak Sulai tuh ditungguin buat rapat." kata Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAZk54bV5w47
Lalu tiba-tiba tangan Gw ditarik oleh Bang Sani.
6825Please respect copyright.PENANASHGyLBfW99
"Jak, tolong jangan bilang siapa-siapa yaa." kata Bang Sani.
6825Please respect copyright.PENANA48UUoYtjf9
"Tenang, Bang. Saya sama Bu Nisa mah orang baik. Asal Abang sama Bu Lena baik aja. Hahahaha."
6825Please respect copyright.PENANAcfw3kIv7AX
Lalu kami pun menuju ke ruang rapat untuk memenuhi panggilan Pak Sulai.
6825Please respect copyright.PENANAMbyMUfSsMU
Hasil rapat telah ditentukan. Perpisahan kali ini dilaksanakan seminggu lagi di daerah puncak. Bu Lena ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana, karena dirinya adalah pemilik villa tempat pelaksanaan acara. Konsep acara hanya hiburan-hiburan saja, jadi orang tua siswa tidak diikutkan. Bu Lena menunjuk Bu Putri, Pak Rizki, Bu Nisa dan Gw untuk menjadi panitia acara.
6825Please respect copyright.PENANAzQb7GAGY7H
Dua hari setelah rapat, panitia perpisahan meminta izin untuk mengunjungi villa milik Bu Lena untuk meninjau kegiatan yang akan dilaksanakan nanti. Gw baru mengetahui ternyata Bu Lena adalah orang kaya. Dia mau menjadi guru karena sudah menjadi cita-citanya dari dulu, dan juga ketika dimasa sulit uang honor mengajarnya lah yang menjadi modal suaminya berjualan di Tanah Abang hingga menjadi sesukses sekarang.
6825Please respect copyright.PENANAryWajTBW0i
Kami berangkat dari sekolah jam 8 pagi menggunakan mobil Bu Lena. Pak Rizki yang mengandarainya. Sesampainya disana ternyata villanya lumayan luas. Kira-kira terdapat 8 kamar. Yang telah kami bagi menjadi 2 untuk siswa laki-laki dan 2 untuk siswi perempuan. Lalu 1 untuk guru laki-laki dan 2 untuk guru perempuan.
6825Please respect copyright.PENANA8Lk4ooq4O0
Pak Rizki dan Bu Putri berkeliling untuk melihat tempat disebelah mana yang bisa dijadikan tempat api unggun. Disaat hanya kami bertiga, Bu Nisa bertanya kepada Bu Lena perihal perselingkuhannya dengan Bang Sani.
6825Please respect copyright.PENANA3DGYMFWgCv
"Udah berapa lama Bu?" Bu Nisa mengawali pembicaraan.
6825Please respect copyright.PENANAdNQFlwPeWi
"Udah lama apanya?"
6825Please respect copyright.PENANAlFmCh4zcGC
"Sama Bang Sani itu lohh. Hihihi."
6825Please respect copyright.PENANAlz7OHOIukJ
"Gapapa, Bu. Kami mah bisa jaga mulut." timpal Gw.
6825Please respect copyright.PENANAR69A67J4Lh
"Bener ya tapi."
6825Please respect copyright.PENANA1kQxci9OxM
"Iyaa." jawab Gw dan Bu Nisa bersamaan.
6825Please respect copyright.PENANAnleNTEZpu7
"Jadi tuh baru dua bulan. Aku juga bingung mau gimana lagi. Suami aku udah impoten, dia udah enggak mau bantu aku puasin diri. Dia udah sibuk sama usahanya. Tadinya aku mau sama gigolo tapi takut. Sampe akhirnya aku liat Bang Sani, terus aku tawarin main sama aku dan aku bayar 200 ribu. Dia mau, tapi dia enggak bisa bikin aku keluar."
6825Please respect copyright.PENANANauzWAwJ5I
"Hahahaha. Salah orang kamu berarti." kata Bu Nisa sambil melirik Gw. Gw hanya bisa mengerenyitkan mata tanda tidak setuju untuk di umbar pergelutan antara Gw sama Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAQBT94a3TCD
"Abis gimana lagi. Aku kan lebih sering di sekolah daripada di rumah." kata Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANA2Smk1QOUgX
"Loh, saya jarang liat ibu kalo sampai sore disini." kata Gw.
6825Please respect copyright.PENANAD0fA6ER6tE
"Aku kadang di kelas 3, di pantry atau di ruang ngerokok temenin Pak Rizki sama Bu Putri pacaran. Biar enggak ada fitnah katanya." jelas Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAU0UCpFgNva
"Ibu salah orang kali. Coba ibu mainnya sama Jaka, bisa keluar terus." kata Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANA8EMCRqZMSa
"Ahh, bercanda aja kamu."
6825Please respect copyright.PENANAmjsAsqstgu
Lalu Bu Nisa berbisik kepada Bu Lena. Gw enggak bisa mendengar pembicaraan mereka, yang Gw tau adalah ekspresi Bu Lena yang terlihat kaget setelah dibisiki Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANATbUVJPrfHU
"Ya ampun, Bu Nisa." kata Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAD8e3KcgIZS
"Gapapa, Wlee. Yang penting dapet puasnya. Daripada kamu cuma dapet zinah nya doang. Hahahaha." kata Bu Nisa meledek Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANApgD7d7sePE
"Tapi apa bener, Jak?" tanya Bu Lena ke Gw.
6825Please respect copyright.PENANAlGCcmKdrrZ
"Bener apanya, Bu?" tanya Gw heran.
6825Please respect copyright.PENANAexu9rrvCV5
"Coba, Jak. Kamu kasih unjuk kontol kamu ke Bu Lena. Bu Lena penasaran sama benda yang udah bikin saya puaasssss." Bu Nisa menyuruh Gw.
6825Please respect copyright.PENANAmo2TlUJE0v
Akhirnya Gw bukalah celana Gw untuk menunjukkan kontol Gw ke hadapan dua orang ibu rumah tangga ini. Yang satu belum punya anak, yang satu sudah beranak 2.
6825Please respect copyright.PENANA8Ca23q0Gdk
"Bu Lena jagain ya. Takutnya Pak Rizki sama Bu Putri nanti liat."
6825Please respect copyright.PENANA4NuG0BmEou
Lalu Bu Nisa berlutut di hadapan Gw. Dia genggam kontol Gw lalu dikocoknya perlahan. Bu Nisa mengawali dengan menjilati kepala kontol Gw, batang lalu ke biji Gw. Dengan lahap dia telannya itu kedua buah zakar kedalam mulutnya.
6825Please respect copyright.PENANA8GGxbk4Yk6
"Slurppp. Ahhh. Ini nih yang dicari-cari warga." candanya.
6825Please respect copyright.PENANAhQsH0ZHCjw
"Bu, pelan-pelan. Geli tau." kata Gw.
6825Please respect copyright.PENANAV4T8Kt16uJ
Bu Lena hanya bisa bengong menyaksikan dua orang guru sekolah dasar Islam sedang melakukan perbuatan dosa itu. Bu Nisa tidak peduli, yang dia rasakan adalah nikmatnya menjilati kontol yang memuaskan syahwatnya.
6825Please respect copyright.PENANAxTyAytcF4c
*Slurrpphh sluurrpp
6825Please respect copyright.PENANAPEaHoFlosO
*Hlock hlockk hlockk
6825Please respect copyright.PENANAZf6UnFuKpg
Bu Nisa menyodokkan kontol Gw hingga menyentuh kerongkongannya hingga mengeluarkan bunyi seperti itu. Dengan tempo sedang, Bu Nisa menyedot kontol Gw dan menaik turunkan kepalanya.
6825Please respect copyright.PENANAW1Ynct0u7h
*Slurpp slurpp slurpp
6825Please respect copyright.PENANABJjSKhlvfF
"Ahhhh, enak banget Jak."
6825Please respect copyright.PENANAKu8riml7dm
"Sepongan ibu yang enakkk."
6825Please respect copyright.PENANAWrtt4LcNnT
Bu Lena yang melihat perbuatan kami, diam tak berkutik. Daripada menganggur, Gw ajaklah bergumul bersama kami.
6825Please respect copyright.PENANAPSLaGzFiuI
"Bu Lena, sini ikut." ajak Gw.
6825Please respect copyright.PENANAeB9kVcAvSi
"Nanti ada Pak Rizki sama Bu Putri gimana?" tanya Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAb1SCD9g52o
Bu Nisa hanya tersenyum lalu melanjutkan sepongannya. Semua titik dijilatinya tanpa sisa. Dia kecupnya kepala kontol Gw hingga bawah. Lalu dia ulangi menyedot kontol Gw sambil menaik turunkan kepalanya. Merasakan kenikmatan, Gw memegang kepala Bu Nisa yang tertutup jilbab itu dan ikut menggerakkan kepalanya. Semakin nikmat Gw rasakan, semakin cepat Gw naik turunkan kepala Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAGutdsGST5W
*Hurkkk hurkkk hurkk
6825Please respect copyright.PENANAfrcksniOaE
Kontol Gw menyentuh kerongkongan Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAK6SKgF0Rdt
"Bu, udah mau keluar nih." ucap Gw memberitahu Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAMQbN1iHYqp
"Bu Lena yang tampung ya." kata Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAdDIEqT2lOC
Lalu Bu Nisa bangun dan menuntun Bu Lena untuk menyepong Gw. Dengan malu-malu Bu Lena memasukkan kontol Gw ke dalam mulutnya. Dia mengikuti gerakan yang tadi ditunjukkan Bu Nisa. Dia hisap sambil memainkan kontol Gw dengan lidahnya. Bu Lena juga menuntun tangan Gw untuk meremas toketnya dari dalam bajunya.
6825Please respect copyright.PENANAmbIfMDhStq
"Iyaa Buu. Dikit lagiiii."
6825Please respect copyright.PENANAYxPZvD60bP
Bu Lena semakin mempercepat gerakan kepalanya dan Gw pun menyemburkan cairan hangat itu ke dalam mulut Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAqemS0KsIOK
*Crotttt crootttt.
6825Please respect copyright.PENANAThb6bc5wwM
*Glukkk glukkk glukkkk.
6825Please respect copyright.PENANAhtsLIXM4S3
"Ahhh, Jakaaaaa." ucap Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAcJUxy2i0Hw
"Banyak banget iniii. Sampai jadi haus saya." sambungnya.
6825Please respect copyright.PENANAlYu1EXe5zz
Bu Lena langsung menuju dapur untuk mencari air minum. Melihat itu Bu Nisa hanya tertawa kecil. Gw hanya bisa bersyukur karena telah disepongi oleh dua orang MILF yang baik hati.
6825Please respect copyright.PENANAijJnLC3bhi
Beberapa menit kemudian Pak Rizki dan Bu Putri kembali dan menjelaskan idenya tentang acara perpisahan ini. Setelah pembicaraan yang rumit, sore harinya kami balik ke sekolah untuk pulang ke rumah masing-masing.
6825Please respect copyright.PENANAdMnojXqqpr
"Jaka."
6825Please respect copyright.PENANAi3Q0w2MWlK
Bu Nisa mengirim pesan lewat WA ke Gw
6825Please respect copyright.PENANAO9doCAAQbM
"Iya, Bu?"
6825Please respect copyright.PENANAspWUIgz7GU
"Lagi dimana??"
6825Please respect copyright.PENANAeVT7XkaRiq
"Ruang Guru, Bu. Nemenin Bu Farhah."
6825Please respect copyright.PENANAVIr7RX1LHJ
"Oh, yaudah. Saya nyusul."
6825Please respect copyright.PENANAnmWA5tvxrm
Bu Nisa berniat menimbrung bersama Gw dan Bu Farhah yang sedang melakukan kegiatan sore kami seperti biasa.
6825Please respect copyright.PENANAiTJG5VRbG1
"Siapa tuh? Pacarnya ya?" tanya Bu Farhah.
6825Please respect copyright.PENANAsoipMi7MmL
"Bukan lah. Bu Nisa ini, mau gabung kesini."
6825Please respect copyright.PENANAoXpZ9plt3M
"Yaah, enggak jadi berduaan dong." candanya.
6825Please respect copyright.PENANAhf5kMZAj0z
Semenjak Gw bantu untuk menginput nilai siswa, Farhah semakin dekat dengan Gw. Hampir tiap malam kami chattingan hanya untuk menanyakan kabar. Tetapi tiap Gw tawarkan untuk pulang bareng, dia selalu menolah. Entah kenapa Gw juga belum tau.
6825Please respect copyright.PENANARH5bgyBG20
"Emang kenapa kalo bertiga? Maunya berduaan aja emangnya? Hahahaha."
6825Please respect copyright.PENANAvn8qnMRqw6
"Enggak juga sihh. Nanti ada setannya dong."
6825Please respect copyright.PENANAE6HRnUaDW7
"Assalamualaikum." Bu Nisa memasuki ruang guru.
6825Please respect copyright.PENANAhuExfpO5jL
"Nah, tuh setannya." canda Gw yang dilanjutkan oleh tawa Farhah.
6825Please respect copyright.PENANA7FbMWmnbH5
"Ihh, anak muda. Orang masuk beri salam, bukannya dijawab malah dikatain setan." protes Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAecZFQ4PBn3
"Au tuh, Jaka."
6825Please respect copyright.PENANARGgAMGXgh5
"Kamu lagi apa, Far?"
6825Please respect copyright.PENANAyJDxztd1Vp
"Enggak lagi apa-apa. Tadi mah biasa, lagi nyicil input nilai. Sekarang udah selesai."
6825Please respect copyright.PENANAoEtx1rYpZi
"Mau pulang sekarang?"
6825Please respect copyright.PENANADF7GlDLO7l
"Enggak tau deh. Niatnya sih masih mau disini."
6825Please respect copyright.PENANAjhvJK95RX4
"Mau berduaan sama Jaka ya."
6825Please respect copyright.PENANAyFzXqfjDRn
"Iyaaa. Tapi gara-gara ibu dateng jadi ada setannya." kata Gw.
6825Please respect copyright.PENANAMJCgslzwDj
"Ihh nih anak." kata Bu Nisa sambil melempar spidol ke arah Gw.
6825Please respect copyright.PENANAlIDNHBa4MV
"Ett, gak kena. Hahaha."
6825Please respect copyright.PENANABdQMawCTE7
*Pltakkk
6825Please respect copyright.PENANAphqCkmuSb3
Spidol yang kedua yang dilempar oleh Farhah tepat mengenai hidung Gw.
6825Please respect copyright.PENANA2JKOETFRR6
"Tuh, bu saya bantuin. Enak aja bilang lagi berduaan."
6825Please respect copyright.PENANA2k5g7AjRp2
"Hahahaha. Rasain kamu, Jak."
6825Please respect copyright.PENANAnXwLra8vnM
"Duh, parah nih dikerjain dua cewek." kata Gw.
6825Please respect copyright.PENANAkmL2KDEmVr
"Threesome dong. Hahahaha." kata Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAd5Ip0u5WYK
Gw dan Farhah bingung mendengar Bu Nisa tertawa. Dan juga bingung, apa itu arti threesome.
6825Please respect copyright.PENANAqElWwoRPSP
"Threesome itu apa, Bu?" tanya Bu Farhah.
6825Please respect copyright.PENANAxf4KCQ6ysi
"Ada dehh. Suatu saat juga kamu bakal tau. Wkwkwk."
6825Please respect copyright.PENANAarWtr1yY8r
"Ayo, Bu Farhah. Kita pulang." ajak Gw.
6825Please respect copyright.PENANAiB1AmANsvj
"Ehh, kamu sama Bu Nisa aja. Aku naik ojol aja seperti biasa."
6825Please respect copyright.PENANAXF3PheN8eQ
"Udahh, gapapa. Sekali-kali saya yang naik ojol. Kan rumah kalian yang berdekatan. Masa saya mulu yang bareng Jaka."
6825Please respect copyright.PENANAv9DeHgFP0r
"Tapi jatahnya enggak berkurang kan, Bu?" tanya Gw.
6825Please respect copyright.PENANAQG2WEFgmy7
"Enggak atuh laa. Kan kamu tinggal minta sama Farhah. Hahaha."
6825Please respect copyright.PENANAfd3rAjuBns
Gw mulai berpikiran aneh. Tentang jatah yang dimaksud Bu Nisa. Mungkin yang dimaksud minta jatah ke Farhah adalah upah. Tapi bagaimana jika yang dimaksud Bu Nisa adalah jatah ngentot. Sejak kejadian sama Bu Nisa waktu itu, pikiran Gw selalu menjadi mesum. Ditambah kejadian dua sepongan dari Bu Nisa dan Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAXRQRceVHDQ
"Bu, gara-gara ngomongin jatah saya jadi pengen ngentot lagi nih."
6825Please respect copyright.PENANAVVvJLzNGgG
"Yeh, kamu. Ada Farhah nih. Gimana."
6825Please respect copyright.PENANABKbtBxnlY2
"Di kamar Bang Sani aja yuk."
6825Please respect copyright.PENANAKKSbN10Ejp
"Ayuk, deh. Tapi sebentar aja ya."
6825Please respect copyright.PENANAUR14Q7JRub
"Iya. Bu Nisa pura-pura ke kamar mandi gih. Nanti saya nyusul."
6825Please respect copyright.PENANATnJkKsfAnb
Karena kepengen, Gw minta Bu Nisa untuk merasakan ngentot lagi. Tapi karena ada Farhah, kami bingung untuk melakukannya.
6825Please respect copyright.PENANATwTLM5YwlD
"Aku mau pup dulu ya. Kalian jangan macam-macam berdua disini." kata Bu Nisa meninggalkan Ruang Guru.
6825Please respect copyright.PENANAQyf4sL8ueo
"Ihh, enggak lah Bu." kata Farhah.
6825Please respect copyright.PENANARuBVcAHuxJ
"Far, aku mau ngerokok dulu yah." kata Gw.
6825Please respect copyright.PENANAKVMtdaM7A9
"Yaudah gih."
6825Please respect copyright.PENANAO0SK45w6h4
"Tapi jangan pulang dulu yaa. Jadi bareng kan?"
6825Please respect copyright.PENANAw2EqGtb3nk
"Hmmm, gimana yah?".
6825Please respect copyright.PENANApo4MBncuHN
"Udah, bareng aja."
6825Please respect copyright.PENANAlGoXoMCpTq
"Yaudah deh."
6825Please respect copyright.PENANAxX9ucZtOAL
Lalu Gw menyusul Bu Nisa ke kamar Bang Sani. Dia sudah duduk di kasur masing dengan pakaian lengkap.
6825Please respect copyright.PENANAayATkQkBOL
"Bang Sani nya mana, Bu?"
6825Please respect copyright.PENANAmC1a0EApcN
"Tadi saya udah ngomong, pake aja katanya."
6825Please respect copyright.PENANAf44IqtQZJy
"Oke dehh."
6825Please respect copyright.PENANAmQdJoyHXHR
Lalu Gw langsung membuka seluruh pakaian Gw, begitu juga Bu Nisa. Dia langsung telentang di atas kasur dengan membuka pahanya.
6825Please respect copyright.PENANAZ1ELr6PRYp
"Bu, kemaren Bu Nisa sama Bu Lena jilatin kontol saya. Kalo saya jilatin memek Bu Nisa itu bisa gak sih?" tanya Gw yang masih polos ini.
6825Please respect copyright.PENANAx1mfkJYojY
"Hahahaha. Bisa atuh, Jak. Cobain aja."
6825Please respect copyright.PENANAfuQqSyXQ8X
Lalu Gw mulai mendekati memek Bu Nisa. Bulunya tipis, memeknya juga masih merah agak kehitaman. Lalu Gw belai dengan ibu jari Gw.
6825Please respect copyright.PENANAJR8v20Sfcv
"Ini apa sih Bu." tanya Gw sambil membelai-belai sesuatu yang menonjol di atas memeknya.
6825Please respect copyright.PENANAz3Dp4nxVTj
"Itu namanya klitoris, atau itil. Itu tempat paling geli buat cewek. Sumber nikmatnya ada disitu."
6825Please respect copyright.PENANAINyZ4eBVSl
Lalu Gw langsung menjilati klitoris Bu Nisa. Sambil sesekali Gw sedot.
6825Please respect copyright.PENANA3B5g4xx8ZW
"Ahhhh, Jaakkk." Bu Nisa menjambak Gw.
6825Please respect copyright.PENANA6UvCR92YWK
"Mpphhhh, Jakaa. Geliii tauuu."
6825Please respect copyright.PENANAhYukVswgIn
Lalu Gw hisap seluruh memeknya. Gw masukkan lidah Gw ke dalam liang kenikmatannya. Tak diam, tangan Gw meremas toket indahnya itu.
6825Please respect copyright.PENANAyrN9mEsPcZ
"Jakk, ayuk langsung aja. Ada Farhah nungguin."
6825Please respect copyright.PENANAjehglV6429
Gw langsung bangun, lalu mengarahkan kontol Gw ke memek Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAGtJ3YSKyYC
"Masukin ya, Bu." izin Gw.
6825Please respect copyright.PENANA37K57B2rh4
Gw pun langsung memasukkan kontol Gw ke memek Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAfLnFpjyQQU
*Blessss
6825Please respect copyright.PENANA5oQzvPN3dV
"Ayo, Jak. Puasin saya." ucap Bu Nisa. Dia hanya bisa pasrah menerima sodokan kontol Gw yang bertubi-tubi.
6825Please respect copyright.PENANAcYlBejgUIQ
"Bu Nisa udah pernah selingkuh belum sih sebelumnya??" tanya Gw sambil memompa memek Bu Nisa. Kasur reot itupun mengeluarkan bunyi yang cukup mengganggu.
6825Please respect copyright.PENANAEfshVWtSvM
"Ahh,, ahh belum Jak. Baru sama kamu,, aja ini Jak." jawabnya terputus-putus karena merasakan kenikmatan yang diberikan oleh kontol Gw.
6825Please respect copyright.PENANA0x6CXaQC1L
"Bu, cepet aja ya. Saya udah mau keluar." ucap Gw.
6825Please respect copyright.PENANA2OdThG95Ij
"Iyaa, Jaakk. Keluarin ajaa. Saya juga mau keluar. Ahhhh."
6825Please respect copyright.PENANA1QPLg07KMj
*Crott crottt
6825Please respect copyright.PENANAoT6NeIrnGW
Gw merubuhkan tubuh Gw di atas tubuh gempalnya Bu Nisa. Bu Nisa juga tampak senang, ia merangkul Gw sambil tersenyum.
6825Please respect copyright.PENANAIQJfQTspxA
"Anget banget peju kamu, Jak."
6825Please respect copyright.PENANA0duxqBHBn0
"Peju tuh apa, Bu?"
6825Please respect copyright.PENANAcyQAvjvbrC
"Ihh, kamu kayak anak kecil aja. Peju tuh sperma, air mani."
6825Please respect copyright.PENANArHc1G2B80R
Kata Bu Nisa menjelaskan, dia masih merangkul Gw bagaikan seorang Ibu yang memeluk anaknya dengan penuh kasih sayang.
6825Please respect copyright.PENANA73w0ySJB3A
"Kamu mau jadi anak saya atau suami saya, Jak?" tanyanya.
6825Please respect copyright.PENANAV8sl1B2lLS
"Bedanya apa, Bu?"
6825Please respect copyright.PENANA0sW3xE4JM8
"Enggak ada bedanya, dua-duanya juga bakal saya ngentotin kalo macemnya kayak kamu mah. Hehehehe."
6825Please respect copyright.PENANA34IJxqWcOy
Dasar Bu Nisa. Padahal dia adalah guru sekolah dasar yang lumayan disegani di lingkungannya. Image nya sebagai guru begitu terbalik disaat kami melakukan perbuatan seperti ini.
6825Please respect copyright.PENANAUGQ34wtJNi
"Ehh ini dua guru mainnya asik amat. Kasur saya nanti rusak dah." kata Bang Sani dari luar pintu kamarnya.
6825Please respect copyright.PENANAzapdYGswje
Kami memang tidak menyadari bagaimana keadaan tempat kami bergumul tadi. Tanpa terasa ternyata benar bahwa kasur Bang Sani sudah agak miring akibat perbuatan kami.
6825Please respect copyright.PENANAJdxG3QjznB
Setelah kami mengenakan pakaian lengkap, kami membuka pintu kamar Bang Sani lalu meminta maaf kepadanya.
6825Please respect copyright.PENANAkUm15gIpoG
"Bang, maaf ya. Kasurnya jadi begini." ucap Gw.
6825Please respect copyright.PENANAZV67Fd8BjM
"Ya atuh mau gimana lagi. Emang udah tua." kata Bang Sani pasrah.
6825Please respect copyright.PENANAYaM7l5jlrX
"Tenang Bang. Nanti saya minta Bu Lena buat bagusin kamar Bang Sani. Asal bisa buat kami ngentot ya. Hehehe." ucap Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAKrKfp29Uqe
"Yah, terserah deh. Saya mah ikut ajahh." jawabnya.
6825Please respect copyright.PENANAjCftPlMROX
Kami berduapun kembali ke Ruang Guru untuk menemani Farhah. Mudah-mudahan saya dia tidak curiga dengan kami berdua yang kembali dengan bercucuran keringat dan baju yang berantakan.
6825Please respect copyright.PENANAOBoGq2KPuw
"Pulang yuk, Far. Udah lega aku." ajak Bu Nisa ke Farhah.
6825Please respect copyright.PENANAHNkgXrUcXV
"Ayukk."
6825Please respect copyright.PENANA3jlx474VX9
"Jadinya kamu sama Jaka kan?"
6825Please respect copyright.PENANAvuGHxORKHk
"Ehh, Bu Nisa gimana nanti?"
6825Please respect copyright.PENANAXMU1MdH0aC
"Sama seperti kamu kemarin-kemarin. Ojol, hahahaha."
6825Please respect copyright.PENANAr741vgRc3Z
"Yahh, ibu. Saya jadi enggak enak kan."
6825Please respect copyright.PENANApi4EE4x4ps
"Gapapa. Lagipula saya juga bosen sama Jaka. Dia mulu, dia mulu."
6825Please respect copyright.PENANA4iT3JnVQCw
"Ehh, bosen? Oke kalo begitu." sambung Gw.
6825Please respect copyright.PENANA0IDxfNYwN2
"Iyaa, kenapaa." balas Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAEDuLsqZVxl
"Gapapa. Lumayan bisa berduaan sama Bu Farhah. Heheheh."
6825Please respect copyright.PENANAMxhTWsxkJS
"Ehh, awas kamu yaa." sambung Farhah.
6825Please respect copyright.PENANAEwnW3jAneX
"Enggak, enggak. Bercandaa." ucap Gw.
6825Please respect copyright.PENANAHq5gH6omcY
"Yaudah, yuk. Saya udah dapet drivernya nih." kata Bu Nisa.
6825Please respect copyright.PENANAnHSV1KPDac
__--__
6825Please respect copyright.PENANABWVgNKHNcx
"Jaka, kamu harus baca!!"
6825Please respect copyright.PENANAhFGdRfxlDC
Tiba-tiba Bu Nisa mengirimkan history chatnya dengan Bu Lena. Tanpa membalas, Gw pun langsung membaca isi chat itu.
6825Please respect copyright.PENANAVsj1feFqXc
Bu Lena :
"Assalamualaikum, Bu Nis."
6825Please respect copyright.PENANA4pgiAyNWel
Bu Nisa :
"Waalaikum salam, Bu Len. Ada apa??"
6825Please respect copyright.PENANA6pbsugw3ST
Bu Lena :
"Soal yang waktu di villa itu."
6825Please respect copyright.PENANASFtheisCNK
Bu Nisa :
"Kenapa, Bu? Mau nyepong Jaka lagi? Hihihi."
6825Please respect copyright.PENANAtepbxpQwEF
Bu Lena :
"Ehh, kamu frontal banget dehh."
"Sebelumnya aku mau tanya dulu."
"Emang bener kamu pernah ngentot sama Jaka?"
6825Please respect copyright.PENANA0IjHyPu1Z5
Bu Nisa :
"Iyaa, pernah. Keluar tiga kali akuu dibikinnya."
"Padahal itu pertama kali dia ngentot."
"Aku yang ambil perjakanya. Hehehe."
6825Please respect copyright.PENANAM22xYpxpL1
Bu Lena :
"Olaahh. Iri aku."
6825Please respect copyright.PENANAKJvSdJe8dJ
Bu Nisa :
"Pengen yahh? Hahahaha."
6825Please respect copyright.PENANANyOACh0E4p
Bu Lena :
"Iyaahhh  "
"Suami aku udah enggak mau bantu aku lagi."
"Kalo kemarin-kemarin aku masih dikocokin kadang dimasukin dildo sama dia. Sekarang udah enggak mau lagi."
"Makanya aku main sama Bang Sani."
"Tapi tetep aja, kurang enak."
6825Please respect copyright.PENANAnu5lw3OD17
Bu Nisa :
"Hahahaha. Makanya main sama Jaka."
"Kalo kamu mau, aku izinin kok. Tapi ada syaratnya."
6825Please respect copyright.PENANAtH8v2IXBMk
Bu Lena :
"Oalah pake izin-izinan."
"Apa tuh syaratnya?"
6825Please respect copyright.PENANApQz7ZdwxVl
Bu Nisa :
"Tanya sendiri deh sama Jaka. Hahaha."
6825Please respect copyright.PENANAzvVfgUHqjQ
Selesai membaca isi chat itu. Benar saja, Bu Lena langsung mengechat Gw.
6825Please respect copyright.PENANANy6YKUAPyz
Bu Lena :
"Jaka."
6825Please respect copyright.PENANAMY1KdRrMuj
Jaka :
"Iya, Bu Lena?"
"Ada apa?"
6825Please respect copyright.PENANATjUAcmUSYP
Bu Lena :
"Kamu lagi dimana?"
6825Please respect copyright.PENANAKQ521RVzf4
Jaka :
"Baru pulang nongkrong, Bu."
"Kenapa?"
6825Please respect copyright.PENANAUrc1MaapCG
Bu Lena :
"Saya minta tolong nih. Boleh gak?"
"Urgent banget."
6825Please respect copyright.PENANAAK8cbhhLwa
Jaka :
"Dimana, Bu?"
6825Please respect copyright.PENANAIlziOEALVz
Bu Lena :
"Di rumah saya."
6825Please respect copyright.PENANA5VkZPqNFfx
Jaka :
"Oke, Bu. Segera meluncur."
6825Please respect copyright.PENANAkPXqi61b0n
Akhirnya, apa mungkin kali ini Bu Lena bakal minta dientotin sama Gw? Mudah-mudahan aja. Baru keluar kelas, udah dipanggil untuk ngeluarin peju, hahahaha. Iya, itu yang dibilang Bu Nisa. Peju, artinya sperma.
6825Please respect copyright.PENANAtQJBlloDQ1
"Assalamualaikum."
6825Please respect copyright.PENANAYggi2VPjkd
Gw ucapkan salam di depan gerbang rumah Bu Lena. Besar, tetapi bukan tipe rumah komplek. Hanya rumah yang paling besar yang berdiri disekitar perkampungan penduduk. Terdapat gerbang didepannya, tetapi tanpa satpam atau security. Ada garasi yang muat untuk dua mobil. Tetapi hanya ada satu mobil pick up sedang terparkir saat itu.
6825Please respect copyright.PENANAAiLUVM1TfX
"Assalamualaikum." ucap Gw lagi.
6825Please respect copyright.PENANAN3ETneX7hU
"Dek, tekan belnya aja. Kalo dipanggil enggak bakal kedengaran." kata salah satu penduduk sekitar yang kebetulan sedang lewat.
6825Please respect copyright.PENANAJYkrfqR60q
Gw tidak menyadari ada yang sedikit tersembunyi disamping gerbangnya. Mungkin untuk menghindar dari kejahilan anak kecil yang suka memencet bel tanpa alasan.
6825Please respect copyright.PENANAvwEWz54P8k
"Ehh, Jakaa. Masuk Jak." Bu Lena keluar dari dalam rumahnya lengkap dengan gamisnya seperti ibu-ibu yang baru pulang dari pengajian.
6825Please respect copyright.PENANAVcZMnTYgbh
"Duduk, Jak. Disini dulu yah."
6825Please respect copyright.PENANA4zG4AE2iZm
"Iya, Bu."
6825Please respect copyright.PENANAXNR3lJHaWQ
Gw melihat sekeliling rumah Bu Lena. Lumayan luas, sepertinya terdapat 5 kamar. Tetapi modelnya tidak seperti rumah mewah orang kayak, walaupun bagus tetapi tetap sederhana.
6825Please respect copyright.PENANATIGvjOyqei
Tidak ada pembantu, satpam, supir dll. Karena seperti yang pernah diceritakan Bu Lena. Keluarga dulu susah, jadi walaupun sudah jadi orang berada seperti saat ini, mereka tetap bisa mandiri.
6825Please respect copyright.PENANAO5HNA52qzv
"Jaka, sini Jak."
6825Please respect copyright.PENANAhpLVa417iU
Gw menghampiri sumber suara itu. Bu Lena memanggil Gw dari kamarnya, sepertinya. Apa benar Bu Lena ingin merasakan kontol Gw?
6825Please respect copyright.PENANAcWi6jhvMqS
"Iya, Bu. Ibu perlu bantuan apa?"
6825Please respect copyright.PENANAHM4d1pPArs
"Sini, Jak. Duduk." kata Bu Lena menyuruh Gw duduk di pinggir tempat tidurnya.
6825Please respect copyright.PENANACMeRXrK9MA
"Aku mau nanya. Apa bener kamu pernah berhubungan suami istri sama Bu Nisa?" tanya Bu Lena.
6825Please respect copyright.PENANAL3IsNOqa1e
*Degg
6825Please respect copyright.PENANArlgE48Ft3p
Ini dia nih.
6825Please respect copyright.PENANANyN0BLw4NC
"I,, iyaa. Bu."
6825Please respect copyright.PENANAZ6TzhJqYlg
"Jadi, Jak. Saya mau minta bantuan ke kamu tuh, bisa gak kamu bikin aku puas sama kayak kamu puasin Bu Nisa."
6825Please respect copyright.PENANALSR6XFyVi4
"Hmm, insya Allah bisa, Bu."
6825Please respect copyright.PENANAoKFuFKJIOh
"Jadi, kamu mau ngentot sama saya?"
6825Please respect copyright.PENANAC9zhYdK3Vm
"Ya mau dong, Bu."
6825Please respect copyright.PENANA0P5coBoNaF
"Kalo gitu bukain gamis saya, Jak." Bu Lena membalikkan badan untuk Gw turunkan resleting gamisnya.
6825Please respect copyright.PENANAaCfzbaui66
*srrrttttt
6825Please respect copyright.PENANAOLXrVvp0TR
Bu Lena membuka gamisnya6825Please respect copyright.PENANAdUG1Aur9Ld


